Tugas Akuntansi

Oleh Yuliana Maesha

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Akuntansi

ARTIKEL I
MEMBAHAS MASALAH ADOPSI IPSAS PARIPURNA DAN
REFORMASI BASIS AKUNTANSI MENJADI BASIS AKUNTANSI
HAK-KEWAJIBAN PARIPURNA (FULL ACCRUAL BASIS) TAHUN 2009

Empat strategi utama pembangunan SAP suatu bangsa dalam itikad harmonisasi PSAP dengan
IPSAS, yaitu strategi :
1. Adopsi
a. Adopsi paripurna yaitu seluruh kumpulan IPSAS di adopsi seluruhnya
b. Adopsi sebagian kumpulan IPSAS tersebut
Dalam strategi adopsi teks IPSAS sulit dipahami dalam konteks Indonesia.
Permasalahan utama muncul dalam adopsi IPSAS yaitu terjemahan IPSAS kedalam
bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengimplementasiannya yang sulit dan tidak dapat
dipahami Indonesia.
2. Adaptasi
Dalam strategi adaptasi dapat dilakukan dengan :
a. Metode perkecualian. Caranya memberi surat keputusan untuk mengadopsi standar
asing, namun dalam keputusan tersebut disebutkan adanya paragraf yang tidak
berlaku diindonesia dan membuat kalimat pengganti paragraph.
b. Metode terjemahan sekaligus merubah setiap kalimat standar asing
c. Mengambil hikmah dan intisari standar asing dengan mengarang sendiri standar
indonesia
Pada strategi adaptasi lebih memungkinkan metode mengambil hikmah dan intisari
standar asing, karena tidak menerjemahkan kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Jika
menerjemahkan standar asing akan adanya keracuan pemahaman, kalimat bahasa
Indonesia terasa aneh, kata-kata disusun dengan standar bahasa asing. Karena sebagian
orang lebih memahami teks asli dalam bahasa inggris.

3. Menciptakan sendiri
Strategi dalam menciptakan sendiri dapat berupa:
a. Menciptakan murni karna tak ada contoh pada IPSAS atau rujukan kompeten yang
lain
b. Membaca contoh-contoh standar Negara lain, melakukan riset, lalu menciptakan
sendiri.
Strategi menciptakan sendiri makin pudar sinarnya karna adanya konsep ekonomis, trend
globalisasi,

harmonisasi

bahwa

IPSAS

yang

berterima

gobal,

proyek-proyek

pengembangan akuntansi berbasis IPSAS mendapat donasi atau pinjaman lunak bank
Dunia. Negara lain lebih mengikuti pengembangan akuntansi berbasis IPSAS. Dengan
mengikuti program IMF atau semacamnya, berarti melakukan investasi dalam corporate
governance. Yang didalamnya terdapat modernisasi system akuntansi kepemerintahan,
perbendaharaan, keuangan dan auditing.
4. Campuran dari ketiganya
Suatu bangsa dapat menggunakan strategi kombinasi dengan urutan
a. Adopsi standar asing
b. Adaptasi standar asing bila sebagian cocok atau dipersempit opsi-opsi perlakuan
akuntansi
c. Menciptakan sendiri standar yang dibutuhkan oleh Indonesia
Dalam adopsi IPSAS yang dilakukan Indonesia harus banyak melakukan uji coba dan
kepatutan serta pendapat public sebelum standar tersebut dilaksanakan. Semakin banyak
nomor-nomor yang dapat diadopsi, makin memudahkan bangsa tersebut dalam pergaulan
akuntansi global dan mendapatkan country rating internasional. Nilai tambah bagi suatu
bangsa menerbitkan opini LK auditan BPK sesuai IPSAS dengan keuntungan yang
diharapkan pendapatan perkapita menjadi lebih baik, karena RI telah mengadopsi IPSAS.

ARTIKEL II
STUDI KASUS SEBAGAI STRATEGI RISET UNTUK MENGEMBANGKAN
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
Dalam ilmu akuntansi, riset memiliki peran yang sangat penting antara lain :
a. Untuk memberikan pengaruh terhadap praktik akuntansi, sehingga praktik
akuntansi tidak sekedar asal jalan akan tetapi didasarkan atas riset yang kemudian
lebih diperluas (dielaborasikan) dalam teori.
b. Untuk memperbaiki pemahaman tehadap lingkungan akuntansi agar praktik
akuntansi tidak dipahami sebagai suatu yang diterima begitu saja.
Secara garis besar tujuan dilakukan riset akuntansi adalah untuk mendeskripsikan, menjelaskan,
dan memprediksi fenomena akuntansi.
Riset akuntansi pada dasarnya dapat dilakukan melalui beberapa metodologi, jika ditinjau dari
pendekatan filosofis yang digunakan terdapat beberapa aliran filsafat metodologi penelitian
seperti :
1. Positivisme


Secara ontologis positivisme berpandangan bahwa realitas dapat dipecah-pecah dan
dapat dipelajari secara independen, dieliminasi dari objek lain, dan dapat dikontrol.



Secara epistimologi positivisme menuntut dipisahkannya subyek penelitian dengan
obyek penelitian agar diperoleh hasil yang obyektif.



Secara aksiologi positivisme menuntu agar penelitian itu bebas nilai (value free).

Pendekatan positivistic mengandung beberapa kelemahan sehingga memunculkan aliran
post-positivisme antara lain rasionalisme,
modern.
2. Rasionalisme

interpretive social science, feminisme, dan post-

Post-positivisme rasionalistik menggunakan rasionalisme dalam menyusun
kerangka teori dan memberikan interpretasi atas hasil penelitian serta menggunakan
empirisme dalm menguji obyek penelitiannya.
Menurut rasionalisme kemmpuan manusia unruk menggunakan daya pikir dan
nalar bisa memberikan arti yang lebih berarti daripada empiric iinderawi.
Kelemahan dalam rasionalisme adalah terlalu percaya pada empiric logic serta
menngabaikan phenomena berupa persepsi dan keyakinan subyek tertentu diluar subyek
yang bersifat transenden.
3. Interpretive Social Science (ragamnya meliputi: interpretif grounded research,
constructionism, ethnometodologi, cognitive, phenomenology, semiotic, heuristic,
hermeneutic, dan holistic
Pendekatan interpretive social science mengakui adanya kebenaran empiric etik
yang memerlukan akal budi untuk melacak kebenaran, menjelaskan fenomena, dan
berargumentasi.
4. Critical Social Science
Critical Social Science menggabungkan antara pendekatan monothetic dengan
ideografic. Critical social scienceseringkali diasosiasikan dengan teori konflik, dialektika
materialism, pertentangan kelas, dan strukturalis.
5. Post-Modern (POSMO)
Posmo menolak semua ideology, system keyakinan yang terorganisasi (doktrin),
termasuk menolak semua teori social.
Pada tahap awal penelitian akuntansi iwarnai oleh pendekatam normative kemudian
mengalami sedikit kemajuan dengan mulai digunakan investigasi yang terstruktur dalam bentuk
pendekatan deduktif. Namun ditahun 1978 Watt dan Zimmerman mengembangkan riset
akuntansi yang mengarah pada pembangunan teori akuntansi positif (deskriptif) yang
investigasinya menggunakan pendekatan induktif.

Orientasi riset akuntasni sector public adalah untuk memperbaiki kebijakan (policy).
Berdasarkan karakteristik akuntansi sector public, salah satu strategi yang dipandang cocok
untuk mengembangkan akuntansi sector public adalah pendekatan studi kasus.
Pemilihan studi kasus sebagai strategi riset untuk mengembangkan akuntansi sector public
memiliki beberapa alasan yaitu :
a. Studi kasus merupakan teknik riset yang paling fleksibel.
b. Riset studi kasus mengeksplorasi secara detail dan mendalam atas suatu permasalahan
baik melalui studi kasus tunggal maupun multikasus.
c. Studi kasus dapat membantu peneliti menghubungkan kasus mikro kedalam kasus makro.
Sebagai sebuah strategi riset, studi kasus bisa digunakan dalam banyak setting penelitian yaitu :
1) Riset kebijakan, ilmu politik, dan administrasi public
2) Sosiologi dan psikologi massa
3) Penelitian manajemen dan organisasi
4) Riset perecanaan wilayah dan tata kota
5) Penulisan disertasi dan tesis di bidang ilmu social.
Pengembangan riset akuntansi sektor publik perlu terus dilakukan untuk menciptakan teori
dan praktik akuntansi sektor publik yang lebih baik. Tanpa dilakukannya riset secara
berkelanjutan, akuntansi sektor public akan tertinggal baik secara teori maupun praktiknya
dengan akuntansi bisnis. Pada dasarnya terdapat beberapa pendekatan untuk melakukan
penelitian akuntansi sektor publik, salah satu strategi riset yang layak dilakukan adalah
pendekatan studi kasus. Pendekatan riset studi kasus pada dasarnya merupakan bentuk field
research yang bersifat empiris (grounded research). Pendekatan riset empiris seperti ini akan
memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan teori akuntansi sektor publik. Studi kasus
dalam ilmu sosial, termasuk dalam ilmu akuntansi sektor publik, memiliki peran yang signifikan.
Temuan-temuan dalam riset studi kasus dapat memberikan implikasi terhadap suatu kebijakan
publik dan juga pengembangan teori akuntansi sector publik. Telah banyak riset yang dilakukan
dalam akuntansi sector public tinggal bagaimana pemerintah dapat memilih dan menelaah
pendekatan mana yang akan dipakai dalam akuntansi sector publicnya.

Judul: Tugas Akuntansi

Oleh: Yuliana Maesha


Ikuti kami