Teori Akuntansi

Oleh Nofia Sari

16 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Teori Akuntansi

NAMA
NIM
KELAS

: NOFIA SARI
: 161520025
: AK5C
“ANALISIS LAPORAN KEUANGAN”
RESUME
AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Tidak bisa dipungkiri lagi perkembangan dunia usaha di Indonesia yang semakin kompetitif
menuntut setiap perusahaan untuk dapat mengolah dan melaksanakan manajemen perusahaan
menjadi lebih profesional. Bertambahnya pesaing disetiap saat, baik pesaing yang berorientasi
lokal maupun pesaing yang berorientasi international (multinational corporation), maka setiap
perusahaan harus berusaha menampilkan yang terbaik, baik dalam segi kinerja perusahaan, juga
harus ditunjang dengan strategi yang matang dalam segala segi termasuk dalam manajemen
keuangan.
Selain manajemen yang baik, dalam suatu perusahaan juga memerlukan analisis terhadap
laporan keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mengatasi masalah-masalah
keuangan perusahaan serta mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Melalui analisis laporan
keuangan, manajemen dapat mengetahui posisi keuangan, kinerja keuangan dan kekuatan
keuangan (financial strength) yang dimiliki perusahaan. Selain berguna bagi perusahaan dan
manajemennya, analisis laporan keuangan juga diperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan
lain seperti kreditor, investor dan pemerintah untuk menilai kondisi keuangan perusahaan dan
perkembangan dari perusahaan tersebut.
Seorang akuntan dituntut untuk mempu menilai kondisi dan perkembangan perusahaan
melalui laporan keuangan agar dapat mempertahankan keberadaaan perusahaan dan mampu
meningkatkan pertumbuhan perusahaan ditengah pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat dan
persaingan usaha yang semakin ketat. Berdasarkan uraian tersebut di atas maka kami tertarik
untuk menulis makalah mengenai, “AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN”
1.2.Rumusan Masalah
1. Apakah Pengertian Laporan Keuangan ?
2. Apakah Tujuan Laporan Keuangan ?

BAB II
AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN
A.

Pengertian Laporan Keuangan
Dalam praktiknya laporan keuangan oleh perusahaan tidak dibuat secara sembarangan.
Tetapi harus dibuat dan disusun sesuai dengan aturan atau standar yang berlaku. Hal ini perlu
dilakukan agar laporan keuangan mudah dibaca dan dimengerti. Laporan keuangan yang
disajikan perusahaan sangat penting bagi manajemen dan pemilik perusahaan. Di samping itu,

banyak pihak yang memerlukan dan berkepentingan terhadap laporan keuangan yang dibuat
perusahaan, seperti pemerintah, kreditor, investor, maupun para supplier.
Dengan pengertian sederhana, laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan
kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu. Maksud laporan
keuangan yang menunjukkan kondisi perusahaan saat ini adalah merupakan kondisi terkini.
Kondisi perusahaan terkini adalah keadaan keuangan perusahaan pada tanggal tertentu (untuk
neraca) dan periode tertentu (untuk laba rugi). Biasanya laporan keuangan dibuat per periode,
misalnya tiga bulan, atau enam bulan untuk kepentingan internal perusahaan. Sementara itu,
untuk laporan lebih luas dilakukan satu tahun sekali.
Ada beberapa macam laporan keuangan yang dipakai dalam praktiknya seperti: Neraca,
Laporan laba rugi, Laporan perubahan modal, Laporan catatan atas laporan keuangan, Laporan
arus kas
B.

Tujuan Laporan Keuangan
Secara umum laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi keuangan suatu
perusahaan, baik pada saat tertentu maupun pada periode tertentu. Berikut ini beberapa tujuan
pembuatan atau penyusunan laporan keuangan yaitu:
1.
Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah aktiva (harta) yang dimiliki perusahaan
pada saat ini.
2.
Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah kewajiban dan modal yang dimiliki
perusahaan pada saat ini.
3.
Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah pendapatan yang diperoleh pada suatu
periode tertentu.
4.
Memberikan informasi tentang jumlah biaya dan jenis biaya yang dikeluarkan perusahaan
dalam suatu periode tertentu.
5.
Memberikan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi terhadap aktiva, pasiva,
dan modal perusahan.
6.

Memberikan informasi tentang kinerja manajemen perusahaan dalam suatu periode.

7.

Memberikan informasi tentang catatan-catatan atas laporan keuangan

8.

Informasi keuangan lainnya.

Jadi dengan memperoleh laporan keuangan suatu perusahaan, akan dapat diketahui kondisi
keuangan perusahaan secara menyeluruh.

Judul: Teori Akuntansi

Oleh: Nofia Sari


Ikuti kami