Teori Akuntansi

Oleh Nona Silvani

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Teori Akuntansi

LABA (INCOME)
KELOMPOK 10 :
1. ANTONIA SILVANI J. (14230042)
2. PUTRI TINUR (14230010)
3. Y D O J MIANINGRUM (14230025)

Laba
Teori Akuntansi

Akuntansi

Perpajakan

Laba = Pendapatan - Biaya

Tujuan Pelaporan Laba










Pengukur efisiensi
Pengukur prestasi atau kinerja badan usaha dan manajemen
Dasar penentuan besarnya pengenaan pajak
Alat pengendalian alokasi sumber daya ekonomi suatu negara
Dasar penentuan dan penilaian kelayakan tarif dalam
perusahaan publik
Alat pengendalian terhadap debitor dalam kontrak utang
Dasar kompensasi dan pembagian bonus
Alat motivasi manajemen dalam pengendalian perusahaan
Dasar pembagian deviden

Dua pendekatan yang harus dipertimbangkan dalam
Akuntansi Laba :

Satu laba untuk
berbagai tujuan

Beda tujuan, beda laba

Konsep Laba Konvensional
Kelemahan laba konvensional :






Laba akuntansi belum didefinisikan secara semantic dan jelas sehingga
laba tersebutsecara intuitif dan ekonomis dapat bermakna.
Penyajian dan pengukuran laba masih difokuskan pada pemegang saham
biasa atauresidual.
Prinsip akuntansi diterima umum sebagai pedoman pengukuran laba
masihmemberi peluang untuk terjadinya inkonsistensi antar perusahaan.
karena didasarkan pada konsep kos historis, laba akuntansi secara umum
belummemperhitungkan pengaruh perubahan daya beli dan harga.
Dalam menilai kinerja perusahaan secara keseluruhan, investor dan
kreditur memandang informasi selain laba akuntansi juga bermanfaat
atau bahkan lebih bermanfaat sehingga ketepatan laba akuntansi belum
menjadi tuntutan yang mendesak.

Konsep laba dalam tataran semantik
 Konsep laba dalam tataran semantik disini berkenaan

dengan masalah makna apa yangharus dilekatkan oleh
perekayasaan pelaporan keuangan pada simbol atau
unsur laba sehinggalebih bermanfaat dan bermakna
sebagai informasi. Pemaknaan laba secara sintaktik :
1. Pengukur kinerja perusahaan
2. Ponfirmasi harapan investor
3. Estimator laba ekonomik

MAKNA LABA
 Laba adalah kenaikan aset dalam suatu periode akibat

kegiatan produktif yang dapat dibagi atau
didistribusikan kepada kreditor, pemerintah,
pemegang saham, tanpa memengaruhikeutuhan
ekuitas pemegang saham semula” ( Suwardjono)

KARAKTERISTIK LABA SECARA KONSEPTUAL
A. kenaikan kemakmuran.
B. Perubahan terjadi dalam suatu kurun -aktu sehingga

harus diidentifikasi kemakmurana-al dan
kemakmuran akhir.
C. perubahan dapat dinikmati, didistribusi, atau ditarik
oleh entitas yang menguasaikemakmuran asalkan
kemakmuran a-al dipertahankan

PENGERTIAN KAPITAL DALAM KONTEKS LABA
AKUNTANSI

ASET

UTANG

EKUITAS

LABA VS KAPITAL
 Kapital dapatdihubungkan dengan persediaan atau

potensi jasa. Sehingga, kapital dapat dilihat
sebagai persediaan kemakmuran pada saat tertentu.
Sementara itu, laba dapat dihubungkan dengan
alirankemakmuran. Sehingga, laba adalah aliran
potensi jasa yang dapat dinikmati dalam kurun aktutertentu dengan tetap mempertahankan tingkat
potensi jasa sebelumnya

Konsep pemertahanan kapital
 Konsep ini dilandasi oleh entitas (perusahaan atau

investor) berhak mendapatkan kembalian/imbalan atau
return dan menikmatinya setelah kapital (investasi)
dipertahankan keutuhannya atau pulih seperti sedia
kala.
 Laba adalah “tambahan kemampuan ekonomik yang
ditandai dengan kenaikan kapital dalam suatu periode
yang berasal dari kegiatan produktif dalam arti luas
yang dapat dikonsumsi atau ditarik oleh entitas
pengusaha/pemilik kapital tanpa mengurangi
kemampuan ekonomi kapital mula (awal periode)

Konsep laba dalam tataran sinantik
 Konsep laba harus dioperasionalkan dalam bentuk

standar dan prosedur akuntansi yang mantap dan
objektif sehingga angka laba dapat diukur dan
disajikan dalam statement keuangan. Terdapat 2
kriteria pengukuran dalam pengukuran laba :
Pendekatan transaksi

Pendekatan kegiatan

Pengukuran/penilaian kapital
 Skala pengukuran

 Jenis kapital
1. Kapital finansial
2. Kapital fisis

1. Skala nominal
2. Skala daya beli

 Dasar/atribut pengukuran
1. Kos historis
2. Kos sekarang

Pengukuran laba dengan mempertahankan
kapital
 Berbagai pendekatan penilaian kapital dan imolikasinya

terhadap penentuan laba antara lain :
1. kapitalisasi aliran kas harapan
2. penilaian pasar atas aset bersih perusahaan
3. setara kas sekarang
4. harga masukan historis
5. harga masukan sekarang
6. pemertahanan daya beli konstan

Konsep laba dalam tataran pragmatik
 Diantaranya dengan menanyakan langsung kepada

para pengguna, mengenali bagaimana informasi laba
digunakan secara nyata, dan mengukur reaksi pasar
modal terhadap pengumuman laba akuntansi dalam
satu periode.
 Bila dikaitkan dengan laba, tataran ini membahas
apakah informasi laba bermanfaat atau apakah
informasi laba nyatanya digunakan.

Prediktor aliran kas ke investor
 Aliran kas yang diterima atau diharapkan investor

akan dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan untuk
menciptakan kas yang cukup untuk :

1. Membayar semua kewajiban pada
saatnya
2. Memdanai dana operasi
3. Reinvestasi
4. Membayar bunga
5. Membayar deviden

Laba dan harga saham
 Kebermanfaatan laba dapat diukur dari hubungan

antara laba dan harga saham. Laba merupakan
prediktor aliran kas keinvestor yang sebenarnya
menunjukan bahwa laba menentukan harga saham.
 Aliran kas masa datang ke investor digunakan untuk
menentukan apa yang di sebut nilai intrinsik sekuritas
atau saham.

Perkontrakan efisien
 Toeri perkontrakan efisien merupakan turunan dari

teori keagenan.
 Teori ini didasarkan atas berbagai aspek dan implikasi
hubungan keagenan.
 Hubungan keagenan adalah hubungan antara
principal dan agen yang didalamnya agen bertindak
atas nama dan untuk kepentingan principal dan atas
tindakannya tersebut agen mendapat imbalan
tertentu.

Pengendalian manajemen
 Dalam tataran pragmatik,laba digunakan sebagai

pengukur kinerja divisi atau manajernya.
 Laba mempunyai peran penting dalam suatu sistem
pengendalian manajemen.
 Sistem ini dirancang untuk mengarahkan prilaku para
manajer agar mereka memaksimumkan kepentingan
perusahaan secara keseluruhan juga tercapai. Bila hal
ini tercapai, terjadilah apa yang disebut keselarasan
tujuan.

Teori pasar efisien
 Pasar dikatakan efisien dalam kaitan dengan informasi

atau signal tertentu hanya jika harga saham berprilaku
seakan-akan semua pelaku pasar menangkap signal
tersebut dan segera merevisi harga saham harapannya
kemudian mengambil strategi sehingga terjadi
ekuilibrium baru.

Bentuk efisiensi pasar
Bentuk lemah
Bentuk semi-kuat
Bentuk kuat

Laba sebagai signal
 Laba merupakan sarana untuk menyampaikan signal-

signal dari manajemen yang tidak disampaikan secara
publik. Laba mempunyai kandungan informasi yang
penting bagi pasar modal. Sementara itu, investor
berusaha untuk mencari informasi untuk memprediksi
laba yang akan diumumkan atas dasar data yang
tersedia secara publik. Oleh karna itu, informasi laba
sangat diharapkan para analisis untuk menangkap
informasi privat atau dalam yang dikandunganya dan
untuk mengkonfirmasi laba harapan investor.

Laba dan teori entitas
 Laba adalah kenaikan kemakmuran suatu entitas yang

dapat dikonsumsi tanpa mempengaruhi kapital semua.
 Teori entitas yang banyak dibahas dalam literatur teori
akuntansi adalah :
1. entitas usaha bersama
2. entitas usaha/bisnis
3. entitas investor
4. entitas pemilik
5. entitas pemilik residual
6. entitas pengendali
7. entitas dana

MATUR SUWUN 

Judul: Teori Akuntansi

Oleh: Nona Silvani


Ikuti kami