Teori Akuntansi - Pertemuan 10 Akuntansi Kas

Oleh Fika Safitri

24,8 KB 23 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Teori Akuntansi - Pertemuan 10 Akuntansi Kas

Modul Teori Akuntansi Akuntansi Pertemuan 10: Akuntansi Kas A. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu menjelaskan kegunaan laporan arus kas bagi para investor, kreditur, dan pemakai lainnnya. B. Uraian Materi Tujuan laporan Arus kas Di USA setelah keluarnya FASB Statement No. 95 sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk melaporkan Laporan Arus Kas (cash Flow Statement) menggantikan Laporan Perubahan Modal Kerja dengan konsep fund.Laporan Perubahan Modal Kerja ini masih berlaku di Indonesia.Sampai saat ini PAI tahun 1986 masih mengandalkan Laporan Posisi Keuangan inisebagai bagian dari laporan utama di samping Neraca dan Laporan Laba Rugi. Sedangkan dalam laporan PSAK No. 2. Penyajian laporan arus kas ini disebut bahwa perusahaan harus menyusun laporan arus kas sesuai dengan persyaratan dalam pernyataan ini dan harus menyajikan laporan tersebut sebagai bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan untuk setiap periode penyajian laporan keuangan. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur yang tidak material. Laporan arus kas ini sangat berguna untuk pengambilan keputusan terutama dalam menilai bagaimana perusahaan mengelola dana dan keuangan dan juga berguna untuk menganalisis laporan keuangan. Sesuai PSAK No. 2 penyajian laporan arus kas dimulai pada tahun buku 1 Januari 1995 atau sebelumnya. Tujuan menyajikan Laporan Arus Kas adalah memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas atau setara kas dari suatu S1 Akuntansi (UNPAM) 1 Modul Teori Akuntansi Akuntansi perusahaan pada suatu periode tertentu. Laporan ini akan membantu para investor, kreditor dan pemakai lainnya untuk 1. Menilai kemampuan perusahaan untuk memasukkan kas dimasa yang akan datang; 2. Menilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya membayardividen dan keperluan dana untuk kegiatan ekstern; 3. Menilai alasan-alasan perbedaan antara laba bersih dan dikaitkan dengan penerimaan dan pengeluaran kas; 4. Menilai pengaruh investasi baik kas maupun bukan kas dan transaksi keuangan lainnya terhadap posisi keuangan perusahaan selama satu periode tertentu; Maksud kas dalam laporan ini adalah kas yang bersifat jangka pedek, dan surat-surat berharga yang sangat lancar yang memenuhi syarat: 1. Setiap saat dapat ditukar dengan kas 2. Tanggal jatuh temponya sangat dekat, kecil risiko perubahan nilai yang disebabkan perubahan terhadap bunga (investasi yang jatuh tempo maksimal tiga bulan) Menurut PSAK No. 2, kas terdiri dari saldo kas, rekening giro, aset setara kas, investasi yang sangat mudah diuangkan tanpa mengalami resiko perubahan harga yang signifikan. Contoh-contohnya adalah sebagai berikut: cash on hand and bank,treasury bills, commercial paper, money market fund, dll. Sebaiknya perusahaan harus membuat rumusan yang baku tentang mana yang masuk cash equivalent tersebut. Menurut PSAK No. 2 setara kas adalah aktiva yang dimiliki untuk memenuhi komitmen kas jangka pendek bukan untuk dimaksudkan kedalam investasi atau tujuan lain. Pos ini harus segera dapat diubah menjadi kas dalam jumlah yang telah diketahui tanpa perubahan nilai yang signifikan. Misalnya investasi surat berharga (saham/obligasi) yang akan segera dijual. Pengelompokan dalam Laporan Arus Kas S1 Akuntansi (UNPAM) 2 Modul Teori Akuntansi Akuntansi Dalam laporan ini penerimaan dan pengeluaran dikelompokkan dari sumber sebagai berikut. Kegiatan Operasi Perusahaan (Operating) Kegitan yang termasuk dalam kelompok ini adalah aktivitas penghasil utama pendapatan perusahaan dan aktivitas lain yang bukan merupakan aktivitas investasi dan akvitas pendanaan; seluruh transaksi dan peristiwa-peristiwa lain yang tidak dapat dianggap sebagai kegiatan investasi atau pembiayaan. Kegiatan ini biasa mencangkup: kegiatan produksi, pengiriman barang, pemberian servis. Arus kas dari operasi ini umumnya adalaj pengaruh kas dan transaksi, peristiwa lainnya yang ikut dalam menentikan laba. Contoh Arus Kas dari Kegiatan Operasi adalah sebagai berikut. a. Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa termasuk penerimaan dari piutang akibat penjualan, baik jangka panjang atau jangka pendek. b. Penerimaan dari bunga pinjaman atas penerimaan dari surat berharga lainya seperti bunga atau deviden. c. Semua penerimaan yang bukan berasal dari sebagian yang sudah dimasukan dalam kelompok investasi pembiayaan, seperti jumlah uang yang diterima dari tuntutan di pengadilan, klaim asuransi, kecuali yang berhudungan dengan kegiatan investasi dan pembiayaan seperti kerusakan gedung, pengembalian dana dari supolier (refund). Contoh arus kas keluar dari kegiatan operasi ini adalah sebagai berikut. S1 Akuntansi (UNPAM) 3 Modul Teori Akuntansi Akuntansi a. Pembayaran kas untuk membeli bahan yang akan digunakan untuk produksi atau untuk dijual, termasuk pembayaran utang jangka pendek atau jangka panjang kepada supplier barang tadi. b. Pembayaran kas kepada supplier lain dan pegawai untuk kegiatan selain produksi barang dan jasa. c. Pembayaran kas kepada pemerintah untuk pajak, kewajiban lainnya berupa bunga. d. Pembayaran kepada pemberi pinjaman dan kreditor lainnya berupa bunga. e. Seluruh pembayaran kas yang tidak berasal dari transaksi investasi atau pembiayaan seperti pembayaran tntutan pengadilan, pengembalian dana kepada pelanggan, dan sumbangan. Arus Kas dari Kegiatan Pembiayaan / Pendanaan (financing) Kegiatan yang termasuk kegiatan pembiayaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah secara komposisi modal dan pinjaman jangka panjang perusahaan, berupa kegiatan merupakan sumber-sumber dana dari pemilik dengan memberikan prospek penghasilan dari sumber dana tersebut, meminjam dan membayar utang kembali atau melakukan pinjaman jangka panjang untuk membayar utang tertentu. Contoh Arus Kas Masuk dari Kegiatan Pembiayaan adalah sebagai berikut. a. Penerimaan dan pengeluaran surat berharga dalam bentuk ekuitas. b. Penerimaan dan pengeluaran obligasi, hipotek, wesel, dan pinjaman pendek lainnya. Contoh Arus Kas Keluar dari Kegiatan Pembiayaan adalah sebagai beriku. S1 Akuntansi (UNPAM) 4 Modul Teori Akuntansi Akuntansi a. Pembayaran deviden dan pembayaran bunga kepada pemilik akibat adanya surat berharga saham (equity) tadi. b. Pembayaran kembali utang yang di pinjam. c. Pembayaran utang kepada kreditor termasuk utang yang sudah diperpanjang. Semua transaksi yang memengaruhi pos utang dimasukan dalam kelompok ini termasuk jangka pendek Arus Kas dari Kegiatan Investasi Kegiatan yang termasuk dalam arus kas kegiatan investasi adalah perolehan dan pelepasan aktiva jangka panjang baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud secara investasi lain yang tidak termasuk kas, antara lain menerima dan menagih pinjaman, utang, surat berharga atau modal, aktiva tetap dan aktiva produktif lainnya yang digunakan dalam proses produksi. Contoh Arus Kas Masuk dari Kegiatan Investasi adalah: a. Penerimaan pinjaman luar baik yang baru maupun saham yang sudah lama b. Penjualan saham baik saham sendiri maupun saham dalam bentuk investasi c. Penerimaan dari penjualan aktiva tetap dan aktiva produktif dan tidak berwujud lainnya Contoh Arus Kas Keluar dari Kegiatan Investasi adalah: a. Pembayaran utang perusahaan dan pembelian kembali surat utang perusahaan b. Pemberlian saham perusahaan lain atau perusahaan sendiri c. Perolehan aktiva tetap dan aktiva produktif lainnya. Pengertian perolehan disini termasuk harga pembelian dan capital expenditure. S1 Akuntansi (UNPAM) 5 Modul Teori Akuntansi Akuntansi C. Latihan Soal/Tugas 1. Jelaskan kegunaan laporan arus kas bagi para investor, kreditur, dan pemakai lainnnya! 2. Jelaskan kegiatan yang mempengaruhi arus kas! D. Daftar Pustaka Suwardjono. 2008. Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Yogyakarta : BPFE Sofyan Syafri Harahap, 2007, Teori Akuntansi. Jakarta : Raja Grafindo S1 Akuntansi (UNPAM) 6

Judul: Teori Akuntansi - Pertemuan 10 Akuntansi Kas

Oleh: Fika Safitri

Ikuti kami