Soal Soal Uts Pengantar Kspl

Oleh Chrystian L O U D R Y Malau

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Soal Soal Uts Pengantar Kspl

1

Soal-soal UTS, Pengantar Kitab Suci Perjanjian Lama
Jum’at, 11 November 2016
Soal 1
Total poin: 3+17+9+6+4+6=45
Perhitungan nilai (poin yang diperoleh mahasiswa dibagi total poin kali 100)
poin mahasiswa
100
total poin (45)
1. Kapan dan di mana kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dinyatakan secara resmi dan definitif?
1) 8 April 1546,
2) dalam Konsili Trente,
3) di Trento, Italia Utara
Poinnya = 3
2. Tuliskan secara urut kitab-kitab yang termasuk dalam kelompok Kitab-kitab Sejarah menurut
Tradisi Katolik!
1) Yosua
6) I Raja-raja
10) Ezra
14) Ester
2) Hakim-hakim
7) II Raja-raja
11) Nehemia
15) I Makabe
3) Ruth
8) I Tawarik
12) Tobit
16) II Makabe
4) I Samuel
9) II Tawarik
13) Yudith
5) II Samuel
Bila berurutan makan poinnya =17
3. Tuliskan penjelasan mengenai pengertian Alkitab!

1

3

Alkitab sebagai buku yang unik
1) Arti kata Alkitab secara etimologis
ALKITAB, dari bahasa Arab
– Al (artikel): sang) Kitab: buku
– Sang Buku
– Penggunaan merujuk pada Al-Quran Nul Karim, Surat Ali ‘Imran (3) ayat 64
2) Bahasa Yunani: ta biblia (jamak), 2 Tim 4:13
3) Diserap dalam bahasa Latin Biblia (tunggal)
4) Mirip nama kota penghasil serat papirus – Byblos
5) Banyak buku dan surat di dalamnya: 73 kumpulan
6) Lebih dari satu bahasa asli (Ibrani, Aram, Yunani)
7) Banyak penulisnya, banyak yang tidak tercantum namanya
8) Banyak jenjang waktu penulisannya (10 abad)
9) Banyak ragam sastranya: prosa, puisi, cerita, hukum, surat, nyanyian
Poinnya= 9
Alkitab sebagai buku iman Gereja
1) Gereja lahir membawa Kitab Suci
2) Gereja yang menyatakan suatu tulisan sebagai Kitab Suci
3) Gereja yang mengumpulkan Kitab Suci, menjadi satu Alkitab
4) Kitab Suci mengandung iman Gereja
5) Kitab Suci menunjukkan identitas Gereja
6) Kitab Suci adalah cermin hidup Gereja
Poinnya =6

2

4

5

Alkitab sebagai buku kesaksian tentang Allah dan jawaban manusia
1) Alkitab berisi tentang Allah yang terlibat dalam sejarah umat manusia dan tanggapan
manusia atas keterlibatan Allah itu
2) Sejarah Israel berinteraksi dengan dunia
3) Interaksi dengan Bangsa Asyur, Babel, Persia, Yunani, Roma
4) Perjanjian Allah dengan para Bapa Bangsa; pembebasan dari Mesir; pengiriman para
nabi, para cendikiawan
Poinnya =4
Alkitab sebagai Sabda Allah dalam bahasa manusia
Sabda Allah:
1) Berisi kesaksian tentang Allah yang terlibat dalam sejarah manusia.
2) Ditulis atas dorongan, embusan dan ilham Roh Kudus (Kis 1:16; 4:25; 28:25; Ibr 3:7;
9:8; 10:15; 2 Ptr 1:20-21)
Bahasa manusia:
3) Dengan perantaraan manusia
4) Dengan cara manusia
5) Terikat pada ruang dan waktu
6) Terikat unsur budaya
Poinnya = 6

Soal 2,
Total poin = 3+8+7+6+5+6=35
poin mahasiswa
100
total poin (35)
1. Tuliskan macam-macam paralelisme dalam puisi Ibrani (puisi dalam Kitab Suci Perjanjian
Lama)!
1) Sinonim: Baris pertama dinyatakan kembali dalam baris kedua.
2) Antitesis: Baris pertama dinyatakan secara berlawanan dalam baris kedua.
3) Sintesis atau Konstruktif: Baris pertama dikembangkan dalam baris kedua.
4) Kiastik: Urutan gagasan dalam baris pertama dibalik dalam baris kedua, sehingga
membentuk pusat di tengah
5) Akrostik
Poinnya =3
2. Tuliskan secara urut kitab-kitab yang termasuk dalam kelompok Kitab Kebijaksanaan dan
Nyanyian menurut Tradisi Katolik!
1) Ayub
5) Kidung Agung
2) Mazmur
6) Kebijaksanaan Salomo
3) Amsal
7) Yesus Bin Sirakh
4) Kohelet/Pengkhotbah
Jika disebut secara urut poinnya = 8
3. Tuliskan penjelasan mengapa diperlukan adanya ilmu Alkitab!

1

Alkitab sebagai buku yang sulit
1) Kitab Suci sendiri menyatakan, misalnya Kis 8:26-40, kisah sida-sida tidak mengerti
2) Luk 24:13-35, para murid di Emaus tidak mengerti
3) Mat 22:23-33, orang Saduki tidak mengerti

3

2

3

4

4) Maka perlu pengertian (Mat 13:23) dan bimbingan
5) Tetapi terlebih perlu iman
6) Kita kesulitan mengerti sejarah panjang dan sangat kuno
7) Banyak kejanggalan: perulangan, perbedaan.
Poinnya = 7
Keharusan adanya ilmu Alkitab
1) Filologi (bahasa): Ibrani, Aram, Yunani; ragam manuskrip kuno (kritik teks)
2) Geografi Alkitab
3) Sejarah Israel Kuno
4) Sejarah Agama Israel Kuno: iman dan ungkapan iman
5) Eksegese atau Tafsir Alkitab
6) Teologi Biblis
Poinnya = 6
Ilmu pengantar Alkitab
1) Melihat Alkitab secara menyeluruh
2) Dalam Alkitab ada latar belakang sejarah (Kitab Nabi Nabi) dan latar belakang
penulisan (Luk)
3) Di Barat ada sejarah terjadinya Alkitab
4) Ada sejarah Kanonisasi Alkitab
5) Pengantar ke masing masing kelompok kitab
Poinnya = 5
Pentingnya studi Alkitab
1) Untuk membangun, perkembangan hidup iman Gereja.
2) Sumber iman Gereja yang perlu dibuka bagi semua orang
3) Tugas utama para pelayan Gereja
4) Untuk membangun suatu teologi kontekstual
5) Mendarat pada persoalan-persoalan konkret yang dihadapi Gereja dan bangsa
6) Untuk persatuan dan kesatuan umat manusia: ekumenisme (persatuan dan kesatuan
Gereja-Gereja dan persekutuan umat kristen lain), umat yang ber-Kitab Suci, umat
lain
Poinnya =6

Soal 3
Total poin = 6+2+6+5+5+8+4=36
poin mahasiswa
100
total poin (35)
1. Tuliskan macam-macam cabang ilmu Alkitab!
1) Filologi (bahasa): Ibrani, Aram, Yunani; ragam manuskrip kuno (kritik teks)
2) Geografi Alkitab
3) Sejarah Israel Kuno
4) Sejarah Agama Israel Kuno: iman dan ungkapan iman
5) Eksegese atau Tafsir Alkitab
6) Teologi Biblis
Poinnya =6

4
2. Tuliskan dua jenis sastra yang mendominasi teks-teks Kitab Suci Perjanjian Lama!
1) Cerita
2) Puisi
Poinnya =2
3. Tuliskan penjelasan mengenai kanon Kitab Suci Perjanjian Lama!

1

2

3

Arti istilah Perjanjian Lama
1) Berasal dari 2 Kor 3:14: Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab
sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka
membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang
dapat menyingkapkannya.
2) Bahasa Ibrani, tyrib. (transliterasi: bərît, dibaca berit)
Bahasa Yunani διαθήκη (dibaca diatheke)
3) Musa, Kel 24:8: Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada
bangsa itu serta berkata: "Inilah darah perjanjian yang diadakan TUHAN
dengan kamu, berdasarkan segala firman ini."
4) Yeremia, Yer 31:31-34, Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah
firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel
dan kaum Yehuda,
5) Yesus, Luk 22:20, Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia
berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang
ditumpahkan bagi kamu. Lihat juga Mat 26:28; 1 Kor 11:25; 2 Kor 3:6; Ibr 8:613; 9:15; 12:24.
6) Perjanjian Lama adalah sebutan untuk Kitab Suci yang sudah ada sebelum Yesus
dan Perjanjian Baru adalah sebutan untuk Kitab Suci sesudah Yesus.
Alkitab kita adalah terbitan LAI (lembaga dari Protestan). Ada 3 bagian dalam
terbitan itu: Perjanjian Lama, Deuterokanonika, Perjanjian Baru
Poinnya = 6
Kanon Kitab Suci
1) Dalam bahasa Babilonia qanu, berarti "batang gelagah”
2) Dalam bahasa Ibrani qaneh ‫( קָ נֶה‬Yeh 40:3), berarti tongkat pengukur
3) Dalam bahasa Yunani kanon, κανών (Gal 6:16), berarti patokan
4) Pengertian asli “batang gelagah” berkembang menjadi "tongkat pengukur" yang
dipakai tukang kayu atau tukang batu, akhirnya, kata itu mendapat arti kiasan,
yaitu "pedoman" atau "norma“. Arti kiasan inilah yang kita pakai kalau kita
berbicara tentang kanon Alkitab.
5) Yang dimaksud dengan Kanon Alkitab adalah daftar resmi semua Alkitab yang
diakui oleh Gereja sebagai kitab yang diwahyukan oleh Allah atau diilhami Roh
Kudus.
– Setiap kitab yang termasuk dalam daftar ini disebut kitab kanonik.
– Semua kitab yang tidak termasuk daftar disebut kitab tidak kanonik.
– Semua kitab kanonik mempunyai sifat normatif, mengikat untuk iman dan
perilaku Gereja.
Poinnya = 5
Proses kanonisasi agama Yahudi
1) Sebuah sekolah Rabi Yahudi di Yamnia, Palestina, cemas dengan Septuaginta
yang digunakan oleh orang Kristen. Kelompok ini mengumpulkan kitab-kitab

5

4

Ibrani pada akhir abad pertama.
2) Ini menjadi tuntutan identitas mereka terhadap pengaruh Septuaginta yang
digunakan oleh Jemaat Kristian waktu itu. Kupulan kitab mereka belum definitif,
berjumlah antara 22 atau 24 kitab.
3) Kitab-kitab dalam Kanon Yahudi dikelompokkan dalam 3 bagian:
 Taurat (Kitab Taurat Musa)
 Neviim (Kitab Para Nabi)
 Ketuvim (Kitab Tulisan)
 Disingkat TANAK
Pengelompokan ini disebut dalam Luk 24: 27, 44; Mat 5:17; 22:40; Kis 24:14; bdk
Mat 23:35; Luk 11:51, kriteria pengelompokan kitab-kitab itu ialah:
4) Kandungan kitab-kitab itu sesuai dengan identitas Israel
Taurat: Kisah Israel sebagai bangsa dan hukum untuk hidup bersama
Neviim: Sejarah Israel dari pendudukan hingga pembuangan, yang diwarnai
perutusan nabi-nabi
5) Campuran tulisan dari para tokoh dan digunakan untuk ibadat tahunan Yahudi.
Pengumpulan dan waktu pengakuan kitab-kitab itu sebagai kanon
 Taurat: abad 4 SM
 Neviim: abad 2 SM
 Terakhir diakui, pada zaman Yesus jumlahnya belum ditetapkan
Poinnya = 5
Proses kanon Perjanjian Lama
1) Yesus dan para Rasul tidak menggunakan Kitab Suci Ibrani, karena bahasa Ibrani
tidak digunakan lagi pada zaman Yesus selain untuk liturgi. Yesus dan para Rasul
menggunakan Septuaginta, terjemahan dalam bahasa Yunani dari Aleksandria,
karena bahasa Yunani menjadi bahasa umum di Timur Tengah waktu itu.
2) Masing-masing Gereja lokal (Palestina, Antiokhia, Asia Kecil, Yunani, Roma,
Afrika Utara dan Mesir) pada awalnya punya daftar kitab-kitab masing-masing.
Sebagian besar daftar kitab itu sama, tapi tidak semua lengkap.
3) Meski daftar kitab-kitabnya tidak persis sama, tidak muncul masalah bagi mereka.
4) Persoalan muncul ketika berdebat dengan orang Yahudi.
 Yahudi mengutip kitab berbahasa Ibrani dan orang Kristen mengutip kitab
berbahasa Yunani
 Beberapa tokoh Kristen yang tidak mau berdebat tidak suka mengutip
Septuaginta
 Origenes, tokoh Kitab Suci dari Aleksandria, di abad ke-3, membela
penggunaan Septuaginta, sebagai Kitab Suci Kristen
5) Tahun 1529, Martin Luther mengusulkan daftar Kitab Perjanjian Lama dari kanon
Palestina atau Kitab berbahasa Ibrani, yang berjumlah 39 kitab.
 Ajaran Luther ini memunculkan gerakan Reformasi
 Luther mengikuti kanon Yahudi dan menolak kitab-kitab: Tobit, Yudit,
Barukh, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh, 1-2 Makabe
6) Sebagai tanggapan terhadap gerakan Reformasi Luther, Gereja Katolik
mengadakan Konsili Trente
7) Keputusan Konsili Trente, tgl 8 April 1546, berupa Kanon Perjanjian Lama yang
terdiri dari 45 kitab (atau 46 kitab, jika Kitab Ratapan dan Kitab Yeremia

6

5

dipisahkan). Ketetapan ini sesuai dengan daftar Perjanjian Lama yang terdapat
dalam kanon Aleksandria, Kitab Septuaginta.
8) Kriteria kitab kanonik:
 Penggunaan secara terus-menerus dalam Gereja untuk ibadat
 Penggunaan secara terus-menerus dalam Gereja untuk katekese
 Penggunaan secara terus-menerus dalam Gereja untuk teologi
Poinnya = 8
Pembagian kanon Perjanjian Lama
Poinnya = 4

TAURAT

KITAB-KITAB SEJARAH

KITAB KEBIJAKSANAAN

KITAB PARA NABI

1. Kejadian
2. Keluaran
3. Imamat
4. Bilangan
5. Ulangan

6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.

22. Ayub
23. Mazmur
24. Amsal
25. Kohelet/Pengkhotbah
26. Kidung Agung
27. Kebijaksanaan Salomo
28. Yesus Bin Sirakh

NABI-NABI BESAR
29. Yesaya
30. Yeremia
31. Ratapan
32. Baruk
33. Yehezkiel
34. Daniel
12 NABI KECIL
35. Hosea
36. Yoël
37. Amos
38. Obaja
39. Yunus
40. Mikha
41. Nahum
42. Habakuk
43. Zefanya
44. Hagai
45. Zakharia
46. Maleakhi

Yosua
Hakim-hakim
Ruth
I Samuel
II Samuel
I Raja-raja
II Raja-raja
I Tawarik
II Tawarik
Ezra
Nehemia
Tobit
Yudith
Ester
I Makabe
II Makabe

Soal 4
Total poin = 19+3+5+5+5+4+5 = 46
poin mahasiswa
100
total poin (35)
1. Tuliskan secara urut kitab-kitab yang termasuk dalam kelompok Kitab Nabi-Nabi menurut
Tradisi Katolik!
1. Yesaya
4. Baruk
7. Hosea
11. Yunus
15. Zefanya
2. Yeremia
5. Yehezkiel 8. Yoël
12. Mikha
16. Hagai
3. Ratapan
6. Daniel
9. Amos
13. Nahum
17. Zakharia
10. Obaja
14. Habakuk
18. Maleakhi
Jika penyebutannya urut maka poinnya = 19

7

2. Tuliskan nama-nama terjemahan kuno bahasa Yunani dan Latin yang dikenal oleh Gereja!
1) Septuaginta
2) Vetus Latina
3) Vulgata
Poinnya = 3

3. Tuliskan penjelasan mengenai sastra Kitab Suci Perjanjian Lama (cerita dan puisi)!

1

2

Jenis-jenis sastra dalam Alkitab
1) Taurat - Sejarah: didominasi cerita
2) Kebijaksanaan dan nyanyian - Nabi-nabi: didominasi puisi
3) Sastra Alkitab agak tercampur, bahkan ada hukum seperti Kitab Imamat.
4) Cerita sebagai Seni=
a. Mengandung daya pikat untuk kelompok
b. Sarana mengenal dunia dan diri sendiri
c. Fabel: bercermin dari binatang
d. Mitos: imajinasi bentuk hidup yang lebih tinggi daripada yang kelihatan.
5) Mengandung kebijaksanaan yang mau dibagikan
Poinnya = 5
Jenis sastra ceritera dalam Alkitab
1) Jenis-jenis cerita dalam Alkitab: penciptaan, keluarga, perang, kisah pendek,
perumpamaan, bersambung
2) Cirinya: keterangan atau konjungsi (lalu, kemudian, sesudah itu, pada waktu itu,
setelah semua itu, kemudian, maka, sekali peristiwa
3) Dalam cerita ada:
o Persoalan
o Alur (plot)
o Ketegangan (konflik)
o Klimak (puncak)
o Penyelesaian (anti klimaks)
4) Cerita merupakan penafsiran atas kehidupan
o Cerita bukan informasi seluruh kejadian, tidak semua hal diungkapkan atau
ditulis, yang ditulis adalah perspektif yang mau disampaikan
o Dalam cerita juga ada latar belakang waktu dan tempat
o Dialog: untuk menyampaikan karakter para tokoh
o Tiap tokoh memiliki pikiran, pandangan, perasaan dan dorongan-dorongan
dalam menghadapi persoalan
o Membuka wawasan iman kita untuk memahami persoalan-persoalan kita
o Cerita ≠ laporan atau informasi
5) Cerita ditulis secara padat, tidak banyak kata tapi sarat makna
o Memberikan banyak perspektif
o Memunculkan banyak pertanyaan yang tidak terjawab
o Mengundang untuk duduk bersama dan berbagi pandangan
o Melatih terbuka terhadap pendapat dan pertanyaan yang timbul
o Membentuk persaudaraan yang terbuka terhadap perbedaan pendapat
Poinnya = 5

8

3

4

5

Jenis sastra puisi dalam Alkitab
1) Puisi digunakan karena
a. Puisi menyentuh sisi emotif, keseluruhan pribadi orang (bukan hanya rasio,
intelek, kecerdasan, tetapi kemauan-kehendak, dan emosi).
b. Puisi memberi efek daya memikat hati & pikiran yang tidak terdapat pada
gaya prosa.
c. Puisi merupakan cara untuk mengungkapkan sesuatu tanpa mengatakannya
secara langsung.
d. Puisi adalah adalah cara untuk mengungkapkan kebenaran yang mendalam
dengan cara yang memikat.
2) Ciri-ciri Kalimat pendek-pendek, padat
3) Terkesan adanya perulangan atau penegasan
4) Kadang-kadang baris-baris dalam kalimat diatur mengikuti irama tetap berdasar
suku kata.
5) Kadang-kadang memiliki rima persamaan bunyi, dan selalu memiliki rima makna.
Poinnya = 5
Puisi dua larik dengan paralelisme:
1) Sinonim: Baris pertama dinyatakan kembali dalam baris kedua.
2) Antitesis: Baris pertama dinyatakan secara berlawanan dalam baris kedua.
3) Sintesis atau Konstruktif: Baris pertama dikembangkan dalam baris kedua.
Ada juga pola kiastik: urutan gagasan dalam baris pertama dibalik dalam baris
kedua, sehingga membentuk pusat di tengah. Dan ada lagi akrostik, yakni pola
mengikuti urutan abjad Ibrani di awal tiap baris
Poinnya = 4
Metafora dalam puisi
1) Puisi menggunakan bahasa kiasan, yang tujuan kiasan adalah visual dan afektif.,
hampir selalu, tidak harfiah
2) Kiasan kadang mengandung kejanggalan namun merupakan bahasa untuk
menyampaikan makna.
3) KSPL adalah karya sastra, Firman Allah ditulis dalam bahasa manusia maka harus
didekati juga dari sudut sastra
4) Sastra puisi adalah, bahasa hati
5) Puisi ditulis pendek-pendek dengan irama supaya gampang diingat
Poinnya = 5

Judul: Soal Soal Uts Pengantar Kspl

Oleh: Chrystian L O U D R Y Malau


Ikuti kami