Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi Ppt

Oleh Muhammad Syahratul Ikhsan

28 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi Ppt

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN
SIKLUS AKUNTANSI
MUHAMMAD SYAHRATUL IKHSAN

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Sistem informasi akuntansi (accounting
information system) adalah sistem
pengumpulan data serta memroses data
transaksi juga melakuakan penyebaran
informasi keuangan perusahaan kepada pihakpihak dinilai perusahaan mempunyai
kepentingan atas hal informasi keuangan
tersebut

Terminologi Dasar

Kejadian (Event)
 Transaksi (Transaction)
 Akun (Account)
 Akun Riil dan Akun Nominal
 Buku Besar (Ledger)


Jurnal
 Pemindahbukuan (Posting)
 Neraca Saldo (Trial Balance)
 Ayat Jurnal Penyesuaian
(Adjusting Entries)
 Laporan Keuangan
 Ayat Jurnal Penutup


Debet dan Kredit
Kata debet dan kredit masing-masing
berarti kanan dan kiri. Kedua kata itu bukan
berarti peningkatan maupun suatu penurunan,
tetapi digunakan sebagai suatu lambang pada
proses pencatatan dengan tujuan dapat
menunjukkan di mana ayat jurnal tersebut
dibuat.

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Untuk menggunakan persamaan dasar
akuntansi, Anda perlu beregang dengan
prinsip keseimbangan antara harta dengan
kewajiban. Oleh karena itu, segala transaksi
yang terjadi akan dianalisa dalam persamaan
dasar akuntansi.

Kekayaan atau aktiva adalah assets atau
bisa disebut juga dengan harta yang dimiliki
perusahaan, dan hak atas harta tersebut
disebut hak atas kekayaan (equality).
Hubungan antara harta dengan hak atas
kekayaan dapat dinyatakan dengan
persamaan sebagai berikut:
Harta (assets) = Hak atas kekayaan (equality)

Persamaan akuntansi dapat dituliskan sebagai
berikut:
Harta = Utang + Modal atau Modal = Harta –
Utang
Contoh: perusahaan Merah putih menerima kas
sebesar
$4.000 atas UTANG
jasa yang diberikan
HARTA
MODAL
+4000

+4000

Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa
penerimaan kas mempengaruhi 2 sisi yaitu,harta

Siklus Akuntansi

Mengidentifikasi dan Mencatat Transaksi
serta Kejadian Lainnya

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam siklus
akuntansi adalah melakukan analisis transaksi dan
kejadian-kejadian tertentu lainnya.
Kejadian terdiri dari dua tipe
(a) Kejadian eksternal
(b) Kejadian Internal

Pembuatan Jurnal
Berbagai transaksi dan kejadian yang memengaruhi unsur-unsur
bisnis dasar dikategorikan dan dikumpulkan dalam akun (accounts).
Tabel Saldo Normal Akun
Nama Akun

Debit

Kredit

Saldo
Normal

Aset(harta)

+

-

Debit

Utang(Kewaji
ban)

-

+

Kredit

Modal

-

+

Kredit

Pendapatan

-

+

Kredit

Beban

+

-

Debit

Contoh:Pada tanggal 1 september pemegang saham
menginvestasikan uang tunai $15.000 dalam perusahaan dengan
imbalan biasa

Pemindahbukuan(Posting)

Ilustrasi pemostingan jurnal ke buku
besar

Neraca Saldo

Neraca saldo merupakan daftar akun dengan jumlah
saldonya pada waktu tertentu. Tujuan utama dari adanya
neraca saldo ini yaitu sebagai bukti adanya kesamaan
matematis dari jumlah debet dan jumlah kredit setelah
terjadinya pemostingan.
Berikut merupakan prosedur dalam membuat neraca
saldo:
1.
Dibuat daftar judul akun serta jumlah saldonya
2.
Dijumlahkannya kolom debet dan kredit
3.
Dibuktikan kesamaan antara kedua kolom tersebut

Ayat Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian(adjustment journal) adalah
penyesuaian tentang catatan atau fakta yang
sebenarnya pada akhir periode. Jurnal Penyesuaian
disusun berdasarkan data dari neraca saldo dan data
penyesuaian akhir periode. Tujuan dari penyusunan
jurnal penyesuaaian antara lain sebagai berikut:


Agar setiap perkiraan rill, khusunya perkiraan harta dan utang
pada akhir periode menunjjukkan jumlah sebenarnya



Agar Setiap perikaraan nominal,yaitu perkiraan pendapatan dan
beban pada akhir periode menunjukkan besarnya pendapat dan
beban yang harus diakui

Saldo-Saldo didalam neraca saldo yang
memerlukan jurnal penyesuaian anatara lain
dapat diuraikan sebagai berikut:


Pemakaian Perlengkapan



Piutang Pendapatan



Utang Biaya atau Biaya yang Masih Harus Dibayar



Utang Pendapatan atau Pendapatan Diterima di Muka



Persekot Biaya atau Biaya Dibayar di Muka



Kerugian Piutang



Penyusutan(Depresiasi)

Neraca Saldo Telah disesuaikan
Setelah ayat jurnal penyeseuaian dibuat
dan diposting, neraca saldo berikutnya
lalu dibuat dari adanya akun-akun di
buku besar. Neraca saldo ini disebut
neraca saldo yang disesuaikan
(adjustment trial balance).

Penutupan
Proses Dasar
Prosedur yang umumnya diikuti dengan tujuan sebagai
pengurang saldo akun nominal agar menjadi nol dalam rangka
persiapan akun- akun tersebut untuk periode selanjutnya
mentransfer semua saldo akun pendapatan dan beban kea kun
kliring atau akun temporer yag disebut Ikhtisar Laba-Rugi.

Ayat Jurnal Penutup
Beberapa hal yang seharusnya perusahaan perhatikan dalam
pembuatan ayat jurnal penutup yaitu sebagai berikut: (a)
Menghindari adanya penggandaan yang tidak disengaja atas saldo
pendapatan dan beban, atau malah menghapusnya. (b) Jangan
menutup Dividen melalui akun Ikhtisar Laba Rugi karena dividen
bukan merupakan beban dan tidak menentukan jumlah laba bersih.

Memposting Ayat Jurnal Penutup
Setelah perusahaan melakukan posing terhadap ayat jurnal
penutup, maka semua akun temporer akan menjadi nol.

Neraca Saldo Penutupan
Neraca saldo setelah penutupan atau yang sering disebut sebagai
neraca saldo pasca-penutupan ini pembuatannya setelah adanya jurnal
penutup, isinya hanya berupa akun-akun riil seperti aktiva, ekuitas
pemilik, dan kewajiban yang tidak ditutup oleh jurnal penutup
Ayat Jurnal Pembalik
Setelah selesainya laporan keuanga dan penutupan pembukuan,
perusahaan biasanya akan melakukan pembalikan sebagian dari ayat
jurnal penyesuaian sebelum mencatat transaksi regular pada periode
berikutnya, ayat jurnal ini biasa disebut dengan ayat jurnal pembalik
(reversing entries).

TERIMAKASIH

Judul: Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi Ppt

Oleh: Muhammad Syahratul Ikhsan


Ikuti kami