Siklus Akuntansi

Oleh Davin Purwanto

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Siklus Akuntansi

ABSTRAK

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
karena berkat dan anugerahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “SIKLUS PRODUKSI” ini tepat pada waktunya.
Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu
tugas mata kuliah Akuntansi Keuangan sebagai nilai tugas final.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari
kata sempurna, mengingat keterbatasan pengetahuan dan pengalaman
yang dimiliki. Oleh karena itu, kami selaku penulis mengharapkan kritik
dan saran yang dapat membantu para pembaca demi kesempurnaan pada
pembuatan makalah berikutnya.

Penulis

2

DAFTAR ISI

ABSTRAKSI------------------------------------------------------------------------------1
KATA PENGANTAR--------------------------------------------------------------------2
DAFTAR ISI-------------------------------------------------------------------------------3
BAB I.

PENDAHULUAN-------------------------------------------------------------4

-

LATAR BELAKANG-----------------------------------------------------------4

-

RUMUSAN MASALAH--------------------------------------------------------5

-

TUJUAN--------------------------------------------------------------------------5

BAB II. PEMBAHASAN---------------------------------------------------------------6
-

DEFINISI SIKLUS AKUNTANSI--------------------------------------------6

-

TAHAPAN SIKLUS AKUNTANSI------------------------------------------6-10

-

TAHAPAN TAMBAHAN------------------------------------------------------10-11

-

JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN SECARA UMUM--------------11-12

BAB III. PENUTUP----------------------------------------------------------------------13
DAFTAR PUSTAKA---------------------------------------------------------------------14

3

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam ilmu ekonomi khusus jurusan akuntansi, kita banyak mempelajari
berbagai jenis akuntansi, salah satunya adalah akuntansi keuangan. Dalam
makalah ini, kami mengutarakan bahasan mengenai akuntansi perusahaan jasa.
Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menyediakan berbagai
pelayanan kepada anggota masyarakat yang memerlukan. Makalah ini
menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan akuntansi perusahaan jasa,
seperti definisi siklus akuntansi, tahap-tahap siklus akuntansi, tahapan tambahan
siklus akuntansi, dan pengertian keuangan secara umum.
Tujuan utama akuntansi adalah untuk memberikan informasi keuangan yang
dipergunakan pihak manajemen suatu perusahaan maupun pihak-pihak lain di luar
perusahaan, seperti pemegang saham dan kreditur untuk pengambilan keputusan.
Bagi manajemen perusahaan, akuntansi sebenarnya merupakan alat untuk
memberikan informasi tentang kejadian-kejadian yang bersifat finansial dalam
satu periode tertentu. Dengan demikian manajemen mampu menguasai keadaan
perusahaan dan dapat menguasai jalannya perusahaan.
Majunya dunia usaha juga mengakibatkan pengelolaan data akuntansi yang
semakin kompleks yang tentunya memerlukan pengelolaan data secara
Universitas Sumatera Utara cepat, tepat dan akurat dalam pencapaian tujuan
perusahaan yang efisien dan efektif. Untuk mengatasi hal ini maka kebanyakkan
perusahaan terutama yang berskala besar memanfaatkan dan mempergunakan
perkembagan teknologi yang ada.

4

B. RUMUSAN MASALAH
1. Definisi akuntansi itu seperti apa?
2. Apa-apa saja tahapan dalam siklus akuntansi?
3. Apakah ada tahapan tambahan yang terdapat dalam siklus akuntansi?
4. Apa saja jenis-jenis keuangan secara umum?

C. TUJUAN
1. Mengetahui definisi dari siklus akuntansi
2. Mengetahui tahapan siklus akuntansi
3. Mengetahui Jenis-Jenis Laporan Keuangan Secara Umum

5

BAB II
PEMBAHASAN

4. Definisi Siklus Akuntansi
Informasi berupa laporan keuangan dihasilkan melalui proses
akuntansi yang panjang. Pada proses tersebut terdapat tahap-tahap yang harus
dipenuhi untuk mendapatkan hasil laporan yang baik, valid dan akuntabel.
Tahap-tahap itulah yang kemudian disebut sebagai siklus akuntansi.
Siklus akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan
keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum.
Prinsip-prinsip dan kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metodemetode serta teknik-teknik dari segala sesuatu yang dicakup dalam ruang
lingkup akuntansi dicatat dalam suatu periode tertentu.
Pada umumnya, siklus akuntansi selalu dimulai dari transaksi sampai
pada pembuatan laporan keuangan perusahaan. Dilanjutkan dengan adanya
saldo yang ditutup dengan jurnal penutup atau sampai pada jurnal pembalik.

5. Tahapan Siklus Akuntansi
Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam membuat siklus
akuntansi secara umum yaitu :
1. Mengindentifikasi Transaksi
Tahapan ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan, yaitu
dengan mencari tahu transaksi apa saja yang berlangsung selama suatu
periode. Dalam tahapan ini kita memerlukan bukti-bukti transaksi yang
ada.
6

Bukti transaksi sendiri adalah dokumen pendukung yang berisi
data transaksi yang dibuat setelah melakukan transaksi untuk kebutuhan
pencatatan keuangan. Fungsi pokok bukti transaksi adalah sebagai
perekam pertama setiap transaksi yang dilakukan perusahaan. Biasanya
berupa kwitansi, cek, faktur, dan lain-lain.
2. Mencatat Transaksi ke dalam Jurnal
Setelah mengidentifikasi transaksi-transaksi apa saja yang terjadi
selama suatu periode, tahapan selanjutnya adalah mencatat transaksitransaksi tersebut ke dalam sebuah jurnal.
Jurnal merupakan aktivitas meringkas dan mencatat transaksi
perusahaan berdasarkan dokumen dasar. Tempat untuk mencatat dan
meringkas transaksi tersebut disebut dengan buku jurnal.
3. Memindahbukukan (Posting) Transaksi pada Jurnal ke Buku Besar
Tahapan selanjutnya adalah memindahbukukan atau posting.
Posting adalah aktivitas memindahkan catatan di buku jurnal ke dalam
buku besar sesuai dengan jenis transaksi dan nama perkiraan masingmasing.
Buku besar adalah buku utama pencatatan transaksi keuangan yang
mengkonsolidasikan masukan dari semua jurnal akuntansi dan merupakan
penggolongan rekening sejenis. Buku besar merupakan dasar pembuatan
laporan neraca dan laporan laba/rugi.

7

4. Menyusun Neraca Saldo
Neraca saldo merupakan pengelompokan saldo akhir di dalam
buku besar atau daftar yang berisi kumpulan seluruh rekening/perkiraan
buku besar. Neraca saldo biasanya disiapkan pada akhir periode atau dapat
juga disiapkan kapan saja. Untuk menyiapkan neraca saldo, saldo tiap
perkiraan harus ditentukan terlebih dahulu. Cara membuat neraca saldo ini
sangatlah mudah, yaitu dengan mengutip atau menyalin saldo semua akun
yang ada dalam buku besar.
5. Membuat Jurnal Penyesuaian
Jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode akuntansi setelah
penyusunan Neraca Saldo. Jurnal penyesuaian dibuat untuk menyesuaikan
angka-angka yang tersebut dalam neraca saldo agar dapat menggambarkan
keadaan yang sebenarnya sesuai dengan tuntutan dalam penyajian laporan
keuangan. Akun-akun yang biasanya memerlukan jurnal penyesuaian
seperti beban yang masih harus dibayar(utang), pendapatan yang masih
harus diterima(piutang), penurunan nilai aktiva (yang bersifat tetap dan
bersifat habis terpakai), beban dibayar di muka, pendapatan diterima di
muka, dan piutang tak tertagih.
Setelah membuat jurnal penyesuaian, seperti setelah membuat
jurnal umum, akan harus dilakukan posting kembali isi jurnal penyesuaian
ke dalam buku besar.

8

6. Menyusun Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Setelah disusun ayat penyesuaian atas akun-akun tertentu, akunakun yang bersangkutan tersebut pasti mengalami perubahan nilai atau
nominal. Sehingga nilai saldonya perlu disesuaikan kembali dengan
menyusun neraca saldo setelah penyesuaian.
Cara membuatnya tidak jauh beda dengan neraca saldo, yaitu
dengan melihat saldo pada buku besar setelah diposting jurnal
penyesuaian ke dalam buku besar.
7. Menyusun Laporan Keuangan
Setelah membuat neraca saldo disesuaikan, tahap selanjutnya
adalah menyusun laporan keuangan berdasarkan neraca saldo tersebut.
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan
pada

suatu

periode

akuntansi

yang

dapat

digunakan

untuk

menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah
bagian dari proses pelaporan keuangan.
Ada 5 jenis laporan keuangan secara umum yaitu, laporan laba
rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, laporan arus
kas, dan catatan atas laporan keuangan. Kelima laporan ini akan dibahas
lebih lanjut nanti.

8. Membuat Jurnal Penutup
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode
akuntansi untuk menutup akun-akun nominal sementara. Akibat
penutupan ini, saldo akun-akun tersebut akan menjadi 0 (nol) pada awal
periode akuntansi. Akun yang ditutup adalah akun nominal dan akun
pembantu modal.
9

Agar lebih jelas, akun nominal adalah akun yang pada akhir
periode dilaporkan dalam laporan laba rugi sedangkan akun riil adalah
akun yang pada akhir periode dilaporkan dalam neraca.
Yang termasuk akun nominal adalah pendapatan dan beban,
sedangkan akun pembantu modal adalah prive dan ikhtisar laba/rugi.
Setelah jurnal penutup diposting ke setiap akun, maka yang tersisa adalah
perkiraan riil (assets, liabilities, capital/equity).
Tujuan jurnal penutup ini adalah menghindari terjadinya
perhitungan ulang pada periode akuntansi berikutnya. Jadi, yang ditutup
meliputi akun-akun pendapatan, beban dan perubahan modal.
Seperti jurnal-jurnal sebelumnya, setelah membuat jurnal penutup,
akan harus diposting kembali isi jurnal penutup ke dalam buku besar.
9. Menyusun Neraca Saldo Setelah Penutup
Tujuan dari neraca ini adalah untuk melihat apakah akun telah
seimbang (balance) untuk selanjutnya memulai kegiatan akuntansi pada
periode baru. Cara membuatnya adalah dengan melihat saldo di buku
besar setelah dilakukan posting dari jurnal penutup ke buku besar.
6. Tahapan Tambahan
1) Jurnal Koreksi
Jurnal koreksi atau jurnal pembetulan adalah jurnal yang dibuat hanya jika
seorang akuntan salah dalam menjurnal sebuah transaksi yang ada dalam
suatu periode. Jurnal ini memiliki tujuan untuk membenarkan nominal
atau akun yang salah dan telah terlanjur dicatat pada jurnal lainnya.

10

2) Jurnal Pembalik
Jurnal Pembalik adalah jurnal yang dibuat sebelum awal periode akuntansi
yang baru dimulai dengan tujuan untuk memudahkan proses pencatatan
akuntansi pada periode selanjutnya.
7. Jenis-Jenis Laporan Keuangan Secara Umum
a) Laporan Laba/Rugi
Laporan laba/rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan
yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsurunsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu
laba (atau rugi) bersih.
b) Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas merupakan salah satu dari laporan keuangan
yang harus dibuat oleh perusahaan yang menggambarkan peningkatan
atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode yang
bersangkutan berdasarkan prinsip pengukuran tertentu yang dianut.
c) Laporan Posisi Keuangan
Laporan

Posisi

Keuangan

atau

Neraca

adalah

laporan

yang

menggambarkan posisi Aset, Liabilitas dan Aset Bersih pada tanggal
tertentu. Laporan Posisi Keuangan atau Neraca adalah laporan yang
menggambarkan posisi Aset, Liabilitas dan Aset Bersih pada tanggal
tertentu.

11

d) Laporan Arus Kas
Laporan arus kas adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan
yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran
masuk dan keluar uang (kas) perusahaan.
e) Catatan Atas Laporan Keuangan
Catatan atas Laporan Keuangan adalah catatan tambahan dan informasi
yang ditambahkan ke akhir laporan keuangan untuk memberikan
tambahan informasi kepada pembaca dengan informasi lebih lanjut.

12

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Siklus akuntansi merupakan serangkaian langkah-langkah yang terjadi
selama periode waktu yang telah ditentukan, sehingga menghasilkan laporan
keuangan yang berguna bagi para pemakai laporan keuangan, baik itu pihak internal
maupun pihak eksternal. Dan dimulai dengan terjadinya transaksi-transaksi yang
dicatat dan dikumpulkan secara sistematis. Pada akhir tahun dari daftar kertas kerja
yang memuat semua perkiraan dalam buku besar. Kertas kerja ini sekaligus dipakai
untuk menyusun perhitungan laba-rugi dan neraca setelah diadakan pembenttulan dan
pemindahan pos tertentu yang disebut dengan penyesuaian.

13

DAFTAR PUSTAKA
Rudianto. Pengantar Akuntasi: Konsep dan Teknik Penyusunan Laporan
Keuangan. Jakarta: Erlangga. 2009
Anindya Mika. 13 Oktober 2014. Memahami dengan Mudah Siklus
Akuntansi Perusahaan Dagang. Zahiraaccounting.com
Admin. 13 Februari 2017. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Beserta
Penjelasannya. Dosenakuntansi.com
Warsidi CA. 2017. Siklus akuntansi: tahap-tahap proses akuntansi.
Warsidi.com
Admin. 21 September 2017. Definisi Siklus Akuntansi. Finansialku.com
Carl S. Warren, James M. Reeve, Jonathan E. Duchac. 2014. Pengantar
Akuntansi Adaptasi Indonesia. Edisi 25. Jakarta. Salemba Empat.

14

TUGAS FINAL
AKUNTANSI KEUANGAN
“SIKLUS PRODUKSI”

Disusun Oleh:
Edwin Launardo

1613049

Reynaldi Fansurya

1613051

Davin Purwanto

1613062

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS ATMA JAYA MAKASSAR
2018

15

Judul: Siklus Akuntansi

Oleh: Davin Purwanto


Ikuti kami