Ppt Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi

Oleh Yulianti Fajrin

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ppt Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi

YULIANTI FAJRIN
C1C019102
R14 AKUNTANSI

BAB 2
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
DAN
SIKLUS AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Sistem informasi akuntansi adalah sebuah sistem yang
memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi
yang bermanfaat untuk merencanakan, mengendalikan, dan
mengoperasikan bisnis.

Sistem informasi akuntansi yang baik dan efektif memampukan
manajemen perusahaan dan para pihak yang berkepentingan
mendapatkan informasi secara cepat dan akurat mengenai
perusahaan

PERSAMAAN DASAR
AKUNTANSI

Secara umum, sistem akuntansi yang digunakan
oleh perusahaan adalah sistem pembukuan ganda
(double-entry system), yaitu apabila ada suatu
pencatatan yang dibuat perusahaan, maka akan ada
dampak ganda, yaitu minimal satu pencatatan di
sisi debit dan satu pencatatan di sisi kredit.

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Pencatatan yang dilakukan pada sisi debit atau kredit
ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama dalam dunia
akuntansi yaitu sebagai berikut:
Nama Akun

Debit

Kredit

Aset

+

-

Liabilitas

-

+

Ekuitas

-

+

Pendapatan

-

+

Beban

+

-

SIKLUS AKUNTANSI
Identifikasi peristiwa dan pencatatan
transaksi
Siklus akuntansi
merupakan keseluruhan
proses yang dilakukan
entitas untuk mengolah
data-data keuangan hingga
menjadi informasi yang
bermanfaat bagi pengguna
untuk pengambilan
keputusan.

Jurnal

Jurnal pembalik

Pemindahbukuan
(posting) ke buku besar

Neraca saldo setelah
penutupan

Jurnal penutup

Neraca saldo
Kertas
kerja

Laporan keuangan

Jurnal penyesuaian

Neraca saldo disesuaikan

Peristiwa

IDENTIFIKASI PERISTIWA DAN
PENCATATAN TRANSAKSI

yang

berdampak

eksternal

dan

menimbulkan konsekuensi keuangan dikenal

sebagai

transaksi.

Transaksi

merupakan

peristiwa atau kejadian dalam perusahaan yang

memiliki dampak moneter atau konsekuensi
keuangan.

JURNAL

Pencatatan transaksi harian dilakukan
melalui jurnal umum (selanjutnya disebut
sebagai jurnal) secara kronologis

berdasarkan tanggal.

BENTUK-BENTUK JURNAL UMUM
DAN BUKU BESAR
Tanggal

Akun dan penjelasan

Ref

Debit

Kredit
JURNAL UMUM

(Nama Akun)

(No. Akun)

Dr

Cr

Buku besar “T”

(Nama Akun)

Tanggal

Keterangan

(No. Akun)

Ref

Dr

Tanggal

Keterangan

Ref

Cr

Buku besar skontro atau dua kolom

Tanggal

Keterangan

Ref

Dr

Cr

Saldo

Buku besar tiga kolom

Tanggal

Keterangan

Ref

Dr

Cr

Saldo

Dr

Buku besar empat kolom

Cr

BUKU BESAR
Pemindahbukuan (posting) merupakan langkah untuk
melakukan klasifikasi akun-akun yang sesuai di dalam buku

besar (ledger).

NERACA SALDO
Neraca saldo (trial balance) berisi saldo akhir kumpulan akun pada

akhir periode. Penyusunan neraca saldo disusun berdasarkan saldo
normal akun debit dan kredit, dimulai dari akun aset, liabilitas,
ekuitas, pendapatan, dan beban.

JURNAL PENYESUAIAN

Salah satu konsekuensi entitas
menerapkan prinsip akrual
adalah pengakuan pendapatan
dan beban harus dilakukan
pada periode saat terjadinya
pendapatan atau beban
tersebut. Karena entitas harus
melakukan proses penyesuaian
untuk mengakui prinsip
pengakuan pendapatan dan
penandingan.

Penyesuaian atas
pembayaran di muka
 Beban dibayar di muka

 Pendapatan yang diterima di muka

Penyesuaiana atas akrual
 Pendapatan yang belum diterima
 Beban yang masih harus dibayar

NERACA SALDO DISESUAIKAN
Neraca saldo disesuaikan merupakan daftar
saldo akun-akun setelah adanya penyesuaian
akun tertentu.

LAPORAN KEUANGAN
Neraca saldo disesuaikan yang telah disusun segera
dipilahkan agar dapat disusun menjadi laporan keuangan.

KERTAS KERJA
Untuk mempermudah sekaligus meningkatkan akurasi
penyusunan laporan keuangan, terutama dalam
penyusunan secara manual, maka kertas kerja bisa
menjadi alternatif utama.

JURNAL PENUTUP
Akun-akun yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif disebut sebagai
akun temporer karena akun tersebut hanya untuk menampung jumlah dalam satu
periode dan tidak dipindahkan ke periode selanjutnya. Dengan kata lain, akun-akun
tersebut harus ditutup.

NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN
Setelah adanya jurnal penutup, maka akun-akun temporer akan bersaldo nol, dan hanya
akun riil yang memiliki saldo. Akun riil ini akan disusun dalam neraca saldo setelah
penutupan yang nantinya akan digunakan untuk periode selanjutnya.

JURAL PEMBALIK
Untuk mengurangi resiko ketidaktepatan pencatatn, maka ditawarkan solusi yang sifatnya
opsional, yaitu membuat jurnal pembalik. Jurnal pembalik ini dibuat pada awal periode
selanjutnya dan secara khusus diterapkan untuk dua jenis ayat jurnal penyesuaian, yaitu
beban yang harus dibayar dan pendapatan yang masih harus diterima.

Judul: Ppt Sistem Informasi Akuntansi Dan Siklus Akuntansi

Oleh: Yulianti Fajrin


Ikuti kami