Ppt Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh Nurul Fitri

72 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ppt Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA
NAMA : NURUL FITRI
KELAS : R-003
NIM : C1B020008

DEFINISI AKUNTANSI
Pengertian akuntasi menurut American Accounting Assosiation adalah
proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi,
untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas
bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

TUJUAN AKUNTANSI
1. Memberi informasi keuangan yang bisa dipercaya tentang kewajiban, modal, dan sumber
ekonomi secara handal.
2. Memberi informasi yang bisa dipercaya tentang perubahan yang terjadi pada sumbersumber ekonomi di sebuah perusahaan karena kegiatan usaha yang dijalankan.
3. Memberi informasi keuangan yang dapat membantu para pengguna dalam
memperkirakan potensi perusahaan untuk mendapatkan laba.
4. Memberi informasi penting lainnya tentang perubahan-perubahan pada sumber ekonomi
dan kewajiban-kewajiban perusahaan.
5. Menyajikan informasi keuangan sedalam mungkin yang berkaitan dengan laporan
keuangan sehingga relevan untuk digunakan oleh para pengguna laporan keuangan.

PENGGUNA INFORMASI AKUNTANSI
Pihak pihak yang berkepentingan dengan informasi akuntansi dapat
dikelompokan menjadi 2, yaitu pihak internal dan pihak eksternal

PIHAK INTERNAL
1.
2.
3.
4.

Pemimpin perusahaan
Direktur dan Manajer Keuangan
Direktur Operasional dan Manajer Pemasaran
Manajer dan Supervisor Produksi

PIHAK EKSTERNAL
1. Investor : memonitoring perusahaan dengan menganalisis laporan keuangan yang diterbitkan
perusahaan atau berita-berita keuangan dalam berbagai surat kabar danberbagai media informasi.
2. Karyawan : berkepentingan untuk mengetahui profitabilitas dan stabilitas perusahaan dimana mereka
bekerja.
3. Kreditor : Kreditor membutuhkan informasi untuk menilai kemampuan debitur atau calon debitur
untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman dan bunganya.
4. Pelanggan : Pelanggan mempunyai kepentingan dengan kelangsungan hidup perusahaan terutama
mereka yang sangat membutuhkan produk produk perusahaan dalam jangka panjang dan sulit untuk
digantikan oleh produk perusahaan lainnya.
5. Pemerintah : Mereka membutuhkan informasi untuk mengatur aktifitas perusahaan, menetapkan
kebijakan pajak dan sebagai dasar penyusunan statistik.
6. Masyarakat : Informasi ini berguna untuk masyarakat untuk menilai kontribusi perusahaan terhadap
ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang dipekerjakan, jumlah modal yang ditanamkan dalam
perusahaan.

PROFESI-PROFESI AKUNTANSI
1. Akuntan Publik adalah akuntan yang bekerja dengan membuka kantor akuntan publik (KAP)
yang memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam bidang audit, penyusunan sistem
akuntansi dan jasa lainnya secara independen.
2. Akuntan Intern adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai dalam bidang akuntansi di
perusahaan milik negara dan daerah serta perusahaan swasta.
3. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah yang bidang
dan aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi, seperti BPK, kantor
pajak dan sebgainya.
4. Akuntan pendidik adalah akuntan yang bergerak dalam bidang pendidikan, baik sebagai
dosen maupun sebagai guru di sekolah lanjutan.
5. Akuntan yang bekerja di luar bidang akuntansi, misalnya akuntan membuka usaha sendiri,
akuntan yang bekerja di pemerintahan tetapi tidak dalam bidang akuntansi dan sebagainya.

BIDANG-BIDANG AKUNTANSI
Bidang-bidang akuntansi dibedakan menjadi dua yaitu akuntansi
publik dan akuntansi intern.

AKUNTANSI PUBLIK
1. Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaan profesi akuntansi utama
yang diberikan kepada publik (umum).
2. Akuntansi perpajakan adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat dengan
tujuan utamanya adalah 1) memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku; 2) menekan pajak
seminimum mungkin.
3. Akuntansi manajemen adalah pemeberian jasa yang meliputi aspek yang luas. Akuntan publik
dapat memberikan pertimbangan dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki hasil
operasi perusahaan yang menggunakan jasanya.

AKUNTANSI INTERN
1. Akuntan Umum bertanggung jawab dalam hal pencatatan transaksi keuangan, penyusunan
laporan manajemen dan laporan keuangan umum (neraca, rugi-laba, perubahan modal, aliran
kas).
2. Akuntansi biaya menganalisis biaya perusahaan untuk membantu manajemen dalam pengawasan
biaya.
3. Peranggaran menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta perencanaan yang rinci untuk
mencapai sasaran tersebut.
4. Perancangan sistem informasi mengidentifikasikan kebutuhan informasi untuk kepentingan intern
maupun ekstern.
5. Pemeriksaan Intern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan intern perusahaan.

v

Dalam berbagai literatur akuntansi, pembidangan
akuntansi sering disederhanakan menjadi dua
kelompok yaitu :
1. Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang bertujuan untuk
menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar.
2. Akuntansi manajemen adalah akuntansi yang bertujuan untuk
menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen.
Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen bersifat sangat
mendalam dan diperlukan untuk pengambilan berbagai
keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan kepada
umum.

JENIS-JENIS PERUSAHAAN
Dilihat dari jenis usahanya (produk yang dijual),
1. Perusahaan Manufaktur (Manufacturing Business) yaitu perusahaan yang
memproduksi barang mentah menjadi barang jadi. contoh yaitu perusahaan
pembuat obat, sepatu.
2. Perusahaan Dagang (Merchandising Business) yaitu perusahaan yang menjual
barang jadi. contoh took buku, sepatu.
3. Perusahaan Jasa (Service Business) yaitu perusahaan yang bergerak di bidang
pelayanan. Contoh yaitu perusahaan transportasi

Dari karakteristik bentuk organisasinya
1. Perusahaan Perseorangan (Proprietorship), Perusahaan Perseorangan merupakan
bentuk perusahaan yang paling sederhana. Perusahaan bentuk ini dimiliki oleh satu
orang, maka seluruh keuntungan dan kerugian akan dinikmati serta ditanggung
sendiri oleh pemilik tunggal.
2. Perusahaan Persekutuan (Partnership), Perusahaan bentuk ini dimiliki oleh dua
orang atau lebih yang dibentuk atas dasar kepercayaan. Asset yang diinvestasikan
atau disetor ke dalam perusahaan oleh masing-masing anggota sekutu akan
menjadi milik bersama (joint assets) bagi seluruh anggota sekutu yang ada.
3. Perusahaan Perseroan (Corporation), Kepemilikan persero terbagi ke dalam lembar
saham. Modal perusahaan diperoleh dari hasil penjualan saham kepada para
pemegang saham yang dinamakan sebagai modal saham atau modal disetor.

SEKIAN
DAN
TERIMAKASIH

Judul: Ppt Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh: Nurul Fitri


Ikuti kami