Ppt Akuntansi Keprilakuan

Oleh Novrian Arman

22 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ppt Akuntansi Keprilakuan

MAKALAH
ASPEK KEPRILAKUAN PADA AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN

Oleh ;
NOVRIAN ARMAN
RRC1C017004

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
TAHUN 2020-2021

LATAR BELAKANG

Pada awal berdirinya suatu organisasi, telah dirumuskan tujuan
yang akan dicapai untuk kepentingan bersama.
Pencapaian tujuan organisasi sangat dipengaruhi oleh perilaku manusia dalam organisasi.
Dalam proses menjalankan organisasi, tidak bisa dinafikkan kalau orang - orang yang
terlibat di dalamnya memiliki warna yang berbeda dan kepentingan yang berbeda pula.

PENGERTIAN AKUNTANSI KEPERILAKUAN PERTANGGUNG JAWABAN
Akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting) merupakan istilah
yang digunakan dalam menjelaskan akuntansi perencanaan serta pengukuran dan
evaluasi kinerja organisasi sepanjang garis pertanggungjawaban.
Garis pertanggungjawaban ini meliputi pendapatan serta biaya-biaya yang
diakumulasikan

dan

dilaporkan

oleh

pusat

pertanggungjawaban.

Pusat

perttranggungjawaban merupakan bagian dalam organisasi yang diakumulasikan
secara menyeluruh untuk kepentingan pencatatan.
Akuntansi pertanggungjawaban adalah komponen yang penting dari sistem
pengendalian keseluruhan di suatu perusahaan. Manfaat khususnya berasal dari
fakta bahwa struktur akuntansi pertanggungjawaban memberikan suatu kerangka
kerja yang berarti untuk melakukan perencanaan, agregasi data, dan pelaporan
hasil kinerja operasi di sepanjang jalur pertanggungjawaban dan pengendalian.

JARINGAN PERTANGGUNG JAWABAN
Akuntansi pertanggungjawaban didasarkan atas premis bahwa semua biaya dapat
dikendalikan dan masalah yang ada hanyalah menyediakan sebuah batas akhir bagi
pengendaliannya. Dengan demikian, maka struktur organisasi dijabarkan menjadi
sebuah jaringan pusat pertanggungjawaban individual atau unit organisasi yang
menjalankan sebuah fungsi.
Struktur organisasi diharapkan mampu menjelaskan hubungan pusat-pusat
pertanggungjawaban secara individu, jaringan organisasi, atau pertanggungjawaban
secara ideal mampu menggambarkan bagaimana masing-masing fungsi mampu
mengelola input untuk menghasilkan output secara efisien.

Mereka yang bertanggungjawab terhadap presiden perusahaan meliputi kepala
dari

berbagai

departemen

operasi

dan

staf.

Dibawaahnya

adalah

pusat

pertanggungjawaban lainnya, yang masing-masing dikepalai oleh satu orang yang
bertanggungjawab kepada pejabat yang lebih tinggi atas efisiensi dalam kinerja.
Untuk menciptakan struktur jaringan pertanggungjawaban yang efisien,
tanggung jawab dan lingkup dari wewenang untuk setiap individu, dari eksekutif
puncak sampai ke karyawan di tingkat paling rendah, harus didefinisikan secara
logis dan jelas. Tidak boleh ada tanggung jawab yang tumpang tindih pada hierarki
yang berbeda.

JENIS PUSAT PERTANGGUNG JAWABAN
1. Pusat Pendapatan
Jika tanggung jawab utama dari seorang manajer adalah penghasilan
pendapatan, maka segmennya sebaiknya diperlakukan sebagai pusat pendapatan.
Contoh-contoh dari pusat pendapatan meliputi departemen pemasaran, pusat
distribusi, bagian barang jualan di toko serba ada, atau tenaga penjualan
individual.
2. Pusat Biaya
Pusat biaya merupakan bidang tanggung jawab yang menghasilkan suatu
produk atau memberikan suatu jasa. Manajer yang bertanggung jawab atas pusat
biaya memiliki diskresi dan kendali hanya atas penggunaan sumber daya fisik dan
manusia yang diperlukan untuk melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.
Mereka tidak memiliki kendali atas pendapatan, karena fungsi pemasaran
bukanlah tanggung jawabnya.

Hasil kinerja dilaporkan secara periodik kepada manajer dalam bentuk laporan yang
membandingkan biaya aktual yang terjadi dengan biaya yang dianggarkan. Laporanlaporan ini mengarahkan perhatian kepada bidang-bidang masalah yang sebaiknya
diinvestigasi. Secara umum pusat biaya dibagi menjadi dua yaitu :
 Pusat Biaya Teknik/Pusat Biaya Standar
Pusat biaya teknik merupakan pusat biaya yang sebagian besar biayanya memiliki
hubungan fisik yang erat dengan output yang dihasilkan. Manajer pusat biaya teknik ini
akan diukur efisiensi dan efektifitasnya.
 Pusat Biaya Kebijakan
Pusat biaya kebijakan adalah pusat biaya yang sebagian besar biayanya tidak mempunyai
hubungan erat dengan output yang dihasilkan.

3. Pusat Laba
Pusat laba adalah segmen di mana manajer memiliki kendali baik atas pendapatan
maupun atas biaya; manajer dievaluasi berdasarkan efisiensi mereka dalam
menghasilkan pendapatan dan mengendalikan biaya.
4.Pusat Investasi
Manajer pusat investasi bertanggung jawab terhadap investasi dalam aktiva serta
pengendalian atas pendapatan dan biaya. Mereka bertanggung jawab untuk mencapai
margin kontribusi dan target laba tertentu serta efisiensi dalam penggunaan aktiva.

PERBEDAAN AKUNTANSI PERTANGGUNG JAWABAN DENGAN AKUNTANSI
KONVENSIONAL

Akuntansi konvensional mengklasifikasikan data berdasarkan pada sifat atau
fungsi dari biaya, sedangkan akuntansi pertanggungjawaban lebih menitikberatkan
pada pertanggungjawaban atas kejadian dan kontrol secara individual.
Akuntansi pertanggung jawaban memperbaiki hubungan antara informasi
akuntansi dan memperhatikan aspek manusia dari segi perencanaan, akumulasi data
dan pelaporan setiap struktur organisasi dan pertanggung jawaban secara hirarki
serta mendorong keberhasilan manajer mancapai tujuan.

KORELASI STRUKTUR ORGANISASI

1. Struktur Vertikal
Dalam struktur vertikal, organisasi dibagi berdasarkan fungsi-fungsi utama. Tanggung
jawab secara keseluruhan untuk fungsi produksi, penjualan, dan keuangan diberikan
kepada wakil direktur, yang mendelegasikan tanggung jawab mereka ke struktur di
bawahnya sesuai dengan hierarki. Tetapi, tanggung jawab akhir untuk setiap fungsi tetap
berada di tangan mereka.
2. Struktur Horizontal
Jika maksudnya adalah untuk membebankan tanggung jawab atas laba dan investasi
kepada beberapa direktur, maka struktur horizontal untuk pendelegasian tanggung jawab
adalah yang paling sesuai.
3. Pemilihan Struktur
Tidak satu pun struktur tersebut di atas yang lebih superior. Efisiensi penggunaannya
bergantung pada berbagai faktor lingkungan

KESIMPULAN
Akuntansi pertanggungjawaban merupakan salah satu kajian dalam akuntansi
yang lebih memfokuskan diri pada aspek-aspek tanggung jawab dari satu atau
lebih anggota organisasi atas suatu pekerjaan, bagian, atau segmen tertentu. Tidak
hanya hal itu saja, akuntansi pertanggungjawaban juga melibatkan aspek-aspek
keperilakuan dari anggota organisasi. Hal ini disebabkan karena akuntansi
pertanggungjawaban dapat dipandang sebagai alat pengendalian bagi organisasi.
Masing-masing individu, kelompok, maupun divisi dapat dijelaskan kinerjanya dari
laporan-laporan yang diungkapkan dalam akuntansi pertanggungjawaban.

TERIMAKASIH

Judul: Ppt Akuntansi Keprilakuan

Oleh: Novrian Arman


Ikuti kami