Pengertian Akuntansi

Oleh Denny Ntok

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengertian Akuntansi

PENGERTIAN AKUNTANSI
I.1 Pengertian Akuntansi Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan
informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi
mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Akuntansi sebagai seni :
Akuntansi adalah seni mencatat, menggolongkan dan meringkas transaksi dan kejadian yang bersifat
keuangan dengan cara tertentu dan dalam bentuk satuan uang, serta menafsirkan hasil-hasilnya,
dikatakan sebagai seni maka yang dimaksud adalah cara menerapkannya.
Akuntansi sebagai sains :
Akuntansi sebagai bidang pengetahuan yang menjelaskan fenomena akuntansi secara objektif, apa
adanya, dan bebas nilai.
Akuntansi sebagai teknologi :
Penggunaan pengetahuan ilmiah dalam suatu wilayah negara untuk menyediakan informasi
keuangan dalam rangka mencapai tujuan sosial dan ekonomik. Perekayasaan pelaporan keuangan
dalam suatu masyarakat (negara) dalam rangka pencapaian tujuan Negara.
I.2 Manfaat Informasi Akuntansi
Informasi akuntansi keuangan menunjukkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan yg
digunakan oleh para pemakai sesuai dgn kepentingan masing-masing.
Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan
suatu entitas.
Tujuan laporan keuangan memberikan informasi mengenai:


posisi keuangan,



kinerja keuangan



arus kas entitas

yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan
ekonomi.
Laporan keuangan menunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber
daya yang dipercayakan kepada mereka.


Laporan keuangan menyajikan informasi :


aset;



liabilitas;



ekuitas;



pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan kerugian;



kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik



arus kas

Manfaat Laporan Keuangan
Investor. Penanam modal berisiko dan penasihat mereka berkepentingan dengan risiko yang
melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan
informasi untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan atau menjual investasi
tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai
kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
Karyawan. Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi
mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Mereka juga tertarik dengan informasi yang
memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa,
manfaat pensiun, dan kesempatan kerja.
Pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan
mereka untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.
Pemasok dan kreditor usaha lainnya. Pemasok dan kreditor usaha lainnya tertarik dengan informasi
yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayar pada
saat jatuh tempo. Kreditor usaha berkepentingan pada perusahaan dalam tenggang waktu yang
lebih pendek daripada pemberi pinjaman kecuali kalau sebagai pelanggan utama mereka tergantung
pada kelangsungan hidup perusahaan.
Pelanggan. Para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenai kelangsungan hidup
perusahaan, terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau
tergantung pada perusahaan.
Pemerintah. Pemerintah dan berbagai lembaga yang berada di bawah kekuasaannya
berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena itu berkepentingan dengan aktivitas
perusahaan. Mereka juga membutuhkan informasi untuk mengatur aktivitas perusahaan,
menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan
statistik lainnya.
Masyarakat. Perusahaan mempengaruhi anggota masyarakat dalam berbagai cara. Misalnya,
perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti pada perekonomian nasional, termasuk jumlah
orang yang diperkerjakan dan perlindungan kepada penanam modal domestik. Laporan keuangan
dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan (trend) dan
perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya.

I.3 Bidang Akuntansi
Bidang – bidang akuntansi diantaranya adalah:
1.

Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)

Bidang ini berkaitan dengan akuntansi untuk suatu unit ekonomi secara keseluruhan. Bidang ini
berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak di luar perusahaan. Laporan yang
dihasilkan bersifat serba guna (general purpose). Akuntansi Keuangan adalah bidang akuntansi yang
kegiatannya meliputi pencatatan kegiatan finansial yang bertujuan untuk dapat menyajikan laporan
keuangan yang meliputi neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan modal atau laporan laba
ditahan selama jangka waktu tertentu. Laporan keuangan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak- pihak
yang membutuhkan sebagai informasi guna pengambilan keputusan dan kebijakan yang rasional dan
relevan.
2.

Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)

Pemeriksaan akuntansi (auditing) adalah bidang Akuntansi yang melaksanakan kegiatan
pemeriksaan terhadap hasil pencatatan dan laporan keuangan suatu badan, baik perusahaan
maupun pemerintah. Bidang ini berhubungan dengan audit secara bebas terhadap laporan yang
dihasilkan oleh akuntansi keuangan. Walaupun tujuan utama audit adalah agar informasi akuntansi
yang disajikan dapat dipercaya namun terdapat tujuan lainnya seperti ketaatan terhadap kebijakan,
prosedur serta menilai efesiensi dan efektifitas suatu kegiatan. Konsep yang mendasari auditing
adalah objektifitas dan independensi dari pemeriksa serta kerahasiaan serta pengumpulan buktibukti yang cukup relevan.
3.

Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Akuntansi Manajemen adalah bidang Akuntansi yang bertujuan memberikan informasi kepada
manajemen dalam menjalankan usahanya. Banyak hal yang terdapat dalam Akuntansi Biaya yang
data-datanya dimanfaatkan oleh Akuntansi Manajemen. Jadi, meskipun kedua bidang akuntansi ini
berbeda tujuannya, namun dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara bersamaan
Beberapa kegunaan akuntansi manajemen adalah mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor
arus kas, dan menilai alternatif dalam pengambilan keputusan. Pengendalian perusahaan melalui
aktivitas yang dijalankan (activity based management) merupakan tren baru dalam akuntansi
manajemen.
4.

Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi Biaya adalah bidang Akuntansi yang mencatat dan menghitung serta menganaiisis data
biaya pada perusahaan industri dalam usaha menentukan besalnya harga pokok produksi suatu
barang atau produk. Untuk itu dengan Akuntansi Biaya akan didapatkan laporan harga untuk
menyusun laporan keuangan.
Bidang ini menekankan pada penetapan dan kontrol atas biaya. Akuntansi biaya telah mengarahkan
pada penetapan biaya berdasarkan aktivitas (activity based costing). Fungsi utama akuntansi biaya
adalah mengumpulkan dan menganalisis data mengenai biaya, baik biaya yang telah maupun yang
akan terjadi.

5.

Akuntansi Perpajakan

Perpajakan adalah bidang akuntansi yang menekankan pada masalah pajak yang harus dibayar oleh
perusahaan atau perseorangan kepada pemerintah. Dalam perpajakan akan dibahas tentang hukumhukum dan perhitungan-perhtiungannya dalam usaha menetapkan besamya pajak tersebut.
6.

Peranggaran (Budgeting)

Peranggaran adalah bidang Akuntansi yang melakukan kegiatannya dengan menyusun anggaran,
baik pendapatan maupun biaya atas dasar. pedoman-pedoman tertentu maupun standar dari suatu
badan. Anggaran merupakan pedoman bagi perusahaan, perorangan atau pemerintah dalam
melakukan kegiatan finansialnya di masa yang akan datang.
Bidang ini berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan perusahaan
untuk jangka waktu tertentu di masa datang serta analisis dan pengawasannya. Anggaran adalah
sarana untuk menjabarkan tujuan perusahaan. Anggaran berisi rencana kegiatan yang akan
dilaksanakan serta nilai uangnya di masa datang.

7.Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)
Akuntansi Pemerintahan adalah bidang Akuntansi Keuangan yang diterapkan di lembaga
pemerintahan. Akuntansi Pemerintahan ini bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan,
pengendalian dan pengawasan keuangan pemerintah/negara. Akuntansi pemerintahan diharapkan
dapat mengatur administrasi keuangan negara dengan baik’
Bidang ini mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan transaksi-transaksi di
badan pemerintahan. Akuntansi pemerintahan menyediakan laporan akuntansi tentang aspek
kepengurusan dari administrasi keuangan negara.
8. Sistem Akuntansi (Accounting System)
Sistem Akuntansi adalah bidang Akuntansi yang melaksanakan kegiatan dengan merancang cara
melakukan pencatatan akuntansi supaya aman, efektif dan efisien, mulai dari mengorganisir
dokumen, formulir-formulir dan menyusun prosedur pencatatannya.
9. Akuntansi Pendidikan
Akuntansi Pendidikan adalah bidang akuntansi berupa pelayanan pendidikan akuntansi kepada
masyarakat melalui berbagai lembaga pendidik yang ada agar menghasilkan para akuntan terampil
dan professional.
I.4 Profesi Akuntansi
Bidang profesi akuntan dapat digolongkan menjadi beberapa yaitu:
1. Akuntan Publik

2. Akuntan Swasta
3. Akuntan Pemerintah
4. Akuntan Pendidik

Judul: Pengertian Akuntansi

Oleh: Denny Ntok


Ikuti kami