Pengantar Akuntansi "siklus Akuntansi Perusahaan Jasa"

Oleh Retno Puspita Sari

30 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengantar Akuntansi "siklus Akuntansi Perusahaan Jasa"

MAKALAH

PENGANTAR AKUNTANSI

Tentang :

“Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa”
Disusun oleh :

Nama : Retno Puspita Sari (C1B020174)
Kelas : R-004
Dosen Pengampu :

Wirmie Eka Putra, S.E., M.Si.
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
2020
Jl. Lintas Sumatera Jl. Jambi - Muara Bulian No.Km. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Kabupaten
Muaro Jambi, Jambi 36122

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan
hidayahNya penyusun dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Pengantar Akuntansi
Dalam penyusunan tugas ini penyusun banyak menemukan hambatan, namun berkat
bantuan dan bimbingan dari semua pihak, serta masukan dari teman-teman maka penyusun dapat
menyelesaikan tugas ini dengan baik. Oleh karena itu tidak lupa penyusun mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan tugas

ini tentunya masih jauh dari

kesempurnaan, dan akhirnya kami berharap tugas yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi kami
khususnya dan bagi para pembaca umumnya.
.

Sungai Bahar, Oktober 2020

Penyusun

DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
Bab II Pembahasan
2.1 Penertian dan Ciri Perusahaan Jasa
2.2 Tahap-Tahap Siklus Akuntasi
2.3 Pencatatan Dalam Bukti Transaksi
2.4 Jurnal Umum
2.5 Posting Ke Buku Besar
2.6 Nerca Saldo
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Daftar Pustaka

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Siklus akuntansi adalah proses aktivitas yang dimulai dari analisis dan pencatatan transaksi bisnis
serta berakhir dengan persiapan untuk aktivitas periode akuntansi selanjutnya melalui pembuatan
jurnal penutup.Perusahaan Jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menyediakan berbagai
pelayanan kepada anggota masyarakat yang memerlukan.Makalah ini menjelaskan beberapa hal
yang berkaitan dengan akuntansi perusahaan Jasa, seperti siklus akuntansi jasa, jurnal umum,
posting serta neraca saldo.

1.2 Rumusan Masalah
Dari uraian diatas dapat dirumuskan masalah mengenai :
a. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa
b. Pencatatan dalam Bukti Transaksi :
1. Jurnal Umum
2. Posting ke Buku Besar.
3. Neraca Saldo
1.3 Tujuan
Pada dasarnya makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas yang telah
diberikan kepada penyusun sebagai syarat kelulusan dalam mata kuliah ini dan agar
kita semua mengetahui beberapa hal perihal akuntansi perusahaan jasa, seperti siklus
akuntansinya,jurnal umum, buku besar dan neraca saldo.

BAB II

PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dan ciri perusahaan jasa
Pengertian perusahaan secara ekonomis, merupakan suatu lembaga atau
perkumpulan dari beberapa orang (selaku pendiri) yang melakukan kegiatan bersifat
ekonomi dan sosial pada suatu masyarakat dengan tujuan memperoleh laba. Jadi,
perusahaan jasa adalah suatu usaha atau lembaga yang kegiatannya dibidang jasa.
Ciri-ciri perusahaan jasa, yaitu:
1) Usahanya terus menerus;
2) Secara terang-terangan (mempunyai ijin usaha); dan
3) Yang dihasilkan berupa jasa.
Perusahaan jasa, contohnya: akuntansi publik, servis atau reparasi sepeda motor,
salon kecantikan, dan sebagainya.
Transaksi keuangan perusahaan jasa, meliputi:
a) Investasi pemilik berupa setoran uang maupun barang habis pakai atau aktiva
lainnya;
b) Membeli aktiva tetap;
c) Menerima pinjaman dan membayar utang;
d) Menerima pelunasan piutang;
e) Menggunakan aktiva yang ada; dan
f) Membuat laporan pertanggungjawaban.
Serangkaian kegiatan tersebut dilakukan secara terus menerus demi kelangsungan
usaha dengan tujuan mencari laba. Proses akuntansi berperan pada kegiatan ini,
mulai terjadinya transaksi, mencatatnya, melaporkan, menganalisa sampai dengan
meramalkan kegiatan mendatang.
2.2 Tahap-Tahap Siklus Akuntansi
1. Tahap Pencatatan
Siklus akuntansi dimulai dengan adanya suatu transaksi / kejadian yang harus
dicatat. Tahap pencatatan meliputi pencatatan-pencatatan dalam bukti transaksi /
bukti pembukuan, jurnal, dan buku besar.
a) Transaksi, yaitu tindakan yang mengakibatkan perubahan aktiva / kewajiban dan
ekuitas /modal yang berhubungan dengan pihak luar.
Contoh : – Pembelian barang, perlengkapan, dan peralatan
– Penjualan barang atau jasa

– Pembayaran utang usaha
– Pembayaran beban sewa, gaji
– Penerimaan pendapatan, piutang usaha
b) Kejadian, yaitu tindakan yang terjadi di dalam perusahaan (transaksi intern).
Contoh :
– Penyusutan aktiva tetap
– Pemakaian perlengkapan
– Pembentukan cadangan piutang tak tertagih.
2. Tahap Pengikhtisaran
a) Memproses hasil pencatatan selama periode akuntansi dan
menyesuaikannya dengan keadaan yang sebenarnya pada akhir
periode akuntansi.
b) Tahap ini meliputi penyusunan neraca saldo, jurnal penyesuaian,
penutupan buku besar, dan neraca sisa setelah penutupan.
3. Tahap Pelaporan
a) Penyusunan laporan keuangan yang bersumber dari hasil
pengikhtisaran.
b) Pembuatan laporan keuangan berdasarkan akun–akun buku besar.
c) Laporan keuangan dapat disusun setelah membuat penyesuaian dan
memasukkannya ke dalam akun buku besar atau setelah menyusun
kertas kerja.
2.3 Pencatatan Dalam Bukti Transaksi
A. Bukti Transaksi
Sumber bukti pencatatan dapat dibedakan menjadi :
1) Bukti Intern, merupakan bukti pencatatan transaksi yang dilakukan dilingkungan
perusahaan itu sendiri. Misalnya, memo pencatatan antarbagian atau manajer dengan
bagian-bagian yang ada di perusahaan.
2) Bukti Ekstern, adalah bukti pencatatan transaksi yang berhubungan dengan
pihak di luar perusahaan.
a) Faktur : Adalah bukti pembelian / penjualan barang secara kredit.

b) Kuitansi : Adalah bukti penerimaan sejumlah uang yang ditandatangani oleh
penerima uang dan diserahkan kepada yang membayar sejumlah uang tersebut.
c) Nota Kontan Adalah bukti atas pembelian sejumlah barang secara tunai.
d) Nota Kredit Adalah nota yang dibuat perusahaan sehubungan barang yang dijual
tidak cocok dengan pesanan / rusak.
e) Cek Adalah surat perintah bayar kepada bank sebesar jumlah uang yang
tercantum dalam cek tersebut kepada seseorang atau orang yang membawa cek
tersebut.
B. Analisis Bukti Pencatatan
Setiap bukti transaksi yang akan dicatat ke dalam jurnal perlu dianalisis terlebih
dahulu. Hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisis transaksi :
a) Tentukan pengaruh penambahan dan pengurangan harta, utang, modal,
pendapatan, dan beban.
b) Tentukan perkiraan apa saja yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut.
c) Tentukan debet / kredit dari akun yang bersangkutan.
d) Tentukan jumlah yang harus didebet / dikredit.
Hal ini merupakan penerapan sistem pembukuan berpasangan, yaitu setiap transaksi
yang terjadi akan dicatat dalam dua sisi, sehingga jelas pengaruhnya terhadap harta,
utang, modal, pendapatan, dan biaya.
Prinsip utama sistem ini adalah setiap transaksi akan dicatat dengan mendebet /
mengkredit dari satu unit atau lebih dengan jumlah yang sama.
C. Jurnal
Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara
kronologis (berdasarkan urutan waktu) dengan menunjukkan akun yang harus
didebet dan dikredit beserta jumlahnya masing-masing.
Jurnal merupakan catatan pertama setelah adanya bukti transaksi sebelum dilakukan
pencatatan dalam buku besar, sehingga jurnal sering dikatakan sebagai “the book of
original entry”.
D. Buku Besar
Buku besar merupakan hasil dari analisis transaksi setelah jurnal. Buku besar adalah
kumpulan dari akun – akun yang saling berhubungan dan merupakan suatu kesatuan,
misalnya pada semua akun yang digunakan dalam pembukuan sebuah perusahaan.
2.4 Jurnal Umum

1. Pengertian Jurnal Umum
Jurnal umum adalah buku untuk mencatat analisis tiap transaksi secara kronologis
atau beraturan sesuai dengan tanggal kejadian. Jurnal umum perlu dibuat untuk
menjaga keseimbangan perkiraan didalam buku besar, serta untuk menghindari
terjadinya kesalahan didalam mendebit dan mengkredit perkiraan-perkiraan.
2. Perosedur Jurnal Umum
Prosedur jurnal umum dibagi atas beberapa macam:
a. Setiap lembar jurnal harus diberi nomor halaman untuk
memudahkan penelusuran transaksi dari perkiraan ke jurnal.
b. Tahun pembuatan jurnal harus dicantumkan pada awal lembar jurnal
sebelah kiri atas.
c. Tanggal dan bulan dicatat pada kolom “ Tanggal “ dan harus berurutan
sesuai dengan transaksinya.
d. Perkiraan yang didebit ditulis menepi kekiri pada kolom uraian.
e. Perkiraan yang dikredit ditulis menepi kekanan pada kolom uraian.
f. Jumlah yang didebet ditulis pada kolom debit.
g. Jumlah yang dikredit ditulis pada kolom kredit.
h. Untuk setiap jurnal dibuat garis penutup yang memisahkannya dengan
jurnal lain.
i. Kolom referensi akan berguna sebagai referensi silang.
2.5 Posting
Setelah pencatatan kedalam jurnal selesai, maka tahap selanjutnya adalah
memindahkan catatan yang terdapat dalam jurnal kebuku besar. Pemindahan catatan
dari jurnak kebuku besar ini disebut Posting.
Kegiatan posting memerlukan 4 tahap, yaitu:
1. Pembuatan rekapitulasi jurnal
2. Penyortasian rekening yang akan diisi dengan data rekapitulasi
3. Pencatatan data rekapitulasi dalam rekening yang bersangkutan.
4. Pengembalian rekening terhadap arsip pada urutannya semula.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pemindahbukuan kebuku besar adalah
sebagai berikut.

a. Pindahkan tanggal kejadian yang ada dalam jurnal kelajur akun yang
bersangkutan.
b. Pindahkan jumlah debet atau kredit yang ada dalam jurnal kelajur debet
atau kredit akun yang bersangkutan.Jika menggunakan bentuk akun yang
ada kolom sisanya maka langsung dihitung sisanya.
c. Catat nomor kode akun kedalam kolom referensi jurnal sebagi tanda
jumlah jurnal telah dipindahkan kebuku besar.
d. Catat nomor halaman jurnal kedalam kolom referensi buku besar setiap
pemindahbukuan terjadi.
e. Penjelasan singkat dalam kolom “keterangan” dapat dipindahkan kekolom
yang sama diperkiraan.Kebanyakan penjelasan ini diabaikan.
2.6 Neraca Saldo
Adalah semua transaksi yang terjadi selama periode berjalan diposting yang
berguna untuk memverivikasikan bahwa saldo debit dan saldo kredit jumlahnya
sama dan saldo rekening yang ada diambil langsung dari saldo rekening buku besar
yang belum dilakukan penyesuaian.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Perusahaan jasa adalah suatu usaha atau lembaga yang kegiatannya dibidang jasa. Siklus akuntansi

adalah proses aktivitas yang dimulai dari analisis dan pencatatan transaksi bisnis serta berakhir
dengan persiapan untuk aktivitas periode akuntansi selanjutnya .Siklus Akuntansi meliputi tahap
pencatatan, pengikhtisaran dan pelaporan.

DAFTAR PUSTAKA
https://litastalastina.wordpress.com/2013/10/08/siklus-akuntansi-perusahaan-jasa/
https://www.revisi.id/makalah-siklus-akuntansi-perusahaan-jasa/
https://www.jurnal-doc.com/jurnal/makalah-siklus-akuntansi/

Judul: Pengantar Akuntansi "siklus Akuntansi Perusahaan Jasa"

Oleh: Retno Puspita Sari


Ikuti kami