Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh Retno Puspita Sari

112 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

MAKALAH

PENGANTAR AKUNTANSI

Tentang :

“Akuntansi dan Lingkungannya”
Disusun oleh :

Nama : Retno Puspita Sari (C1B020174)
Kelas : R-004
Dosen Pengampu :

Wirmie Eka Putra, S.E., M.Si.
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
2020
Jl. Lintas Sumatera Jl. Jambi - Muara Bulian No.Km. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Kabupaten
Muaro Jambi, Jambi 36122

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat
dan hidayahNya penyusun dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Pengantar Akuntansi
Dalam penyusunan tugas ini penyusun banyak menemukan hambatan, namun berkat
bantuan dan bimbingan dari semua pihak, serta masukan dari teman-teman maka penyusun dapat
menyelesaikan tugas ini dengan baik. Oleh karena itu tidak lupa penyusun mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan tugas

ini tentunya masih jauh dari

kesempurnaan, dan akhirnya kami berharap tugas yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi kami
khususnya dan bagi para pembaca umumnya.
.

Sungai Bahar, September 2020

Penyusun

DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
I. Pendahuluan
Latar Belakang
II. Isi
A.
B.
C.
D.

Definisi Akuntansi
Bidang –bidang Akuntansi
Peranan Akuntansi
Tujuan Akuntansi

III. Penutupan
Kesimpulan
Saran
Daftar Pustaka

I. PENDAHULUAN

Latar Belakang
Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung dan membuat suatu
catatan, yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun menurut
tingkat kebudayaan manusia waktu itu. Pada abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan
perdagangan oleh pedagang- pedagang Venesia. Perkembangan perdagangan ini menyebabkan
orang waktu itu memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik, sehingga dengan demikian
akuntansi juga mulai berkembang.
Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang yang bernama Lucas
Pacioli pada tahun 1494, ahli matematika mengarang sebuah buku yang berjudul
Summa de Aritmatica, Geometrica, Proportioni et Propotionalita,
di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris yang memperkenalkan
dan mengajarkan sistem pembukuan berpasangan yang disebut juga dengan
sistem kontinental.
Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debet
dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang. Cara
seperti ini menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu, karena
perusahaan mendapatkan gambaran tentang laba rugi usaha, kekayaan perusahaan serta hak
pemilik. Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula
perkembangan akuntansi, di mana waktu itu para manajer pabrik misalnya, ingin mengetahui
biaya produksinya. Sebab dengan mengetahui berapa besar biaya produksi mereka dapat
mengawasi efektifitas proses produksi dan menetapkan harga jual. Sejalan dengan itu
berkembanglah akuntansi dengan bidang khusus yaitu akuntansi biaya. Akuntansi biaya
memfokuskan diri pada pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen.
Bagaimana perkembangan akuntansi di Indonesia? Akuntansi di Indonesia pada awalnya
menganut sistem kontinental, seperti yang dipakai di Belanda saat itu. Sistem ini disebut juga
dengan tata buku yang sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi, di mana tata buku
menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan, peringkasan,
penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan
pada data. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang

II. ISI
A. Definisi Akuntansi
Akuntansi berasal dari kata asing yaitu “accounting” yang artinya menghitung atau
mempertanggungjawabkan.
Secara umum, akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas,
mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan
keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah
dimengerti untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Definisi lain, akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian
mengenai nformasi yang akan membantu manager, investor,otoritas pajak dan pembuat
keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan didalam perusahaan,
organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur,
berkomunikasi, dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.
Dipandang dari sudut fungsi atau kegunaannya, akuntansi merupakan aktivitas jasa
yang menyediakan informasi penting untuk penilaian jalannya perusahaan, sehingga
memungkinkan pimpinan perusahaan atau pihak-pihak diluar perusahaan membuat
pertimbangan-pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat.
Dipandang dari sudut kegiatannya, akuntansi merupakan suatu proses yang meliputi
identifikasi (penentuan), pengukuran, dan penyampaian informasi ekonomis.

B. Bidang-bidang Akuntansi
1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Akuntansi keuangan atau sering disebut akuntansi umum merupakan bidang
akuntansi yang berkaitan dengan transaksi keuangan khusus yang meliputi perubahan
aset, hutang (kewajiban) dan modal (ekuitas) perusahaan.
Akuntansi keuangan bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan kepada pihakpihak Eksternal perusahaan, misalnya investor atau pemegang saham,bank,
pemerintah (dirjen pajak) dan yang lainnya yang berkepentingan atas laporan
tersebut. Akuntansi keuangan wajib mengacu dan berdasar pada prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku umum yang telah dinyatakan didalam standar Akuntansi
Keuangan
2. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
Akuntansi manajemen lebih mengkhususkan diri untuk membantu pihak internal
perusahaan. Akuntansi manajemen memberikan tafsiran informasi-informasi yang

3.

4.

5.

6.

7.

8.

dibutuhkan manajemen dalam menjalankan aktivitas perusahaan untuk mencapai
tujuan bahkan melibatkan diri dalam penyusunan anggaran untuk masa mendatang.
Akuntansi manajemen tidak memerlukan standar-standar khusus yang berlaku umum
dalam prosesnya.
Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan perencanaan,
penetapan, serta pengendalian biaya produksi. Objek utama akuntansi biaya adalah
biaya produksi, jadi jelas akuntansi biaya digunakan untuk memproduksi bahan baku
atau bahan mentah menjadi bahan jadi. Didalam akuntansi biaya, aktivitas
menghitung biaya-biaya yang timbul dalam kegiatan produksi akan dibandingkan
dengan biaya yang berdasarkan taksiran. Akuntansi biaya hanya terjadi diperusahaan
manufaktur yang kegiatan utamanya adalah memproduksi barang mentah menjadi
barang jadi.
Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
Akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan
permasalahan perpajakan. Tujuan akuntansi perpajakan adalah supaya pajak yang
dibayarkan oleh perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, bagaimana hubungan sebuah transaksi yang terjadi dengan tarif dan pajak
yang ada didalamnya. Akuntansi perpajakan lebih dominan digunakan untuk
meminimalisir jumlah pajak yang terhutang perusahaan dengan teknik-teknik yang
tidak melanggar peraturan perpajakan.
Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
Audit adalah sebuah bidang akuntansi yang aktivitasnya fokus pada pemeriksaan
atas catatan akuntansi secara idependen tanpa tekanan dari pihak manapun. Kegiatan
audit memeriksa seluruh pencatatan transaksi yang telah terjadi dan memastikan
apakah pencacatan tersebut sudah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang
berlaku umum.
Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan penyusunan
sebuah rencana pengeluaran perusahaan dan kemudian membandingkan dengan
pengeluaran aktual. Akuntansi anggaran menguraikan aktivitas keuangan untuk
sebuah jangka waktu tertentu yang juga dijalankan dengan sistem analisa dan
pengawasan.
Akuntansi Pemerintah (Government Accounting)
Akuntansi pemerintah adalah bidang akuntansi yang dalam penyajian laporan
keuangannya dilakukan oleh lembaga pemerintah. Bidang akuntansi ini memberikan
informasi melalui data akuntansi dari berbagai aspek pengelolaan administrasi
keuangan pemerintah serta melaksanakan pengendalian terhadap pengeluaran
anggaran.
Akuntansi Pendidikan (Education Accounting)

Akuntansi pendidikan fokus kegiatannya diarahkan kepada bidang pendidikan,
misalnya terlihat kegiatan belajar mengajar akuntansi, penyusunan kurikulum,
penelitian tentang akuntansi serta yang lainnya yang berhubungan dengan
perkembangan ilmu akuntansi.
9. Sistem Akuntansi (Accounting Sytem)
Sistem akuntansi berkaitan dengan penciptaan sebuah prosedur akuntansi dan
juga peralatan pendukungnya yang diiringi penentuan langkah didalam pengumpulan
serta pelaporan data keuangan. Sistem akuntansi mempermudah sebuah pengendalian
internal perusahaan dan menciptakan arus laporan yang sesuai untuk kebutuhan
manajemen.
10. Akuntansi Internasional (International Accounting)
Akuntansi nternasional meliputi permasalahan yang timbul atas transaks-transaksi
perdagangan lintas Negara (internasional) yang umumnya terjadi pada perusahaanperusahaan multinasional.

C.Peranan Akuntansi
1. Pengendalian Keuangan
Pengendalian biaya (cost) merupakan salahsatu faktor utama untuk keberhasilan
usaha. Pengelolaan biaya (overhead) dan biaya produksi akan menentukan perbedaan
antara rugi dan laba.
2. Operasi Perusahaan
Aktivitas akuntansi adalah sebagian dari operasi perusahaan sehari-hari, seperti
penagihan terhadap pelanggan, pembayaran gaji karyawan, pembayaran tagihan
pemasok, pemeliharaan persediaan, dan masing-masing tugas mempunyai peran dari
proses akuntansi.
3. Pelaporan
Laporan-laporan akuntansi termasuk neraca dan laporan laba rugi menyediakan
informasi yang dibutuhkan untuk menilai kinerja perusahaan. Dengan laporanlaporan yang akurat kita dapat mengantisipasi keadaan perusahaan dan dapat
mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi perusahaan tersebut.
4. Perencanaan
Akuntansi mempunyai peran yang sangat penting menggambarkan masa depan
perusahaan, yang sering dicerminkan dalam data akuntansi sehari-hari yang
diakumulasikan. Jika perusahaan mempunyai sistem akuntansi yang baik, kita akan
memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk menetapkan tujuan.

D.Tujuan Akuntansi
Tujuan dari akuntansi yaitu untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang
akurat agar dapat dimanfaatkan oleh manager, pengambilan kebijakan, dan pihak
berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Akuntansi juga
menyediakan informasi yang berkaitan dengan beberapa aspek diantaranya posisi
keuangan, kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi
pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Akuntansi membantu pemilik dan calon pemilik perusahaan mengetahui posisi
keuangan perusahaan dan prospek perusahaan di masa datang.

III. PENUTUP


Kesimpulan
Suatu perusahaan sangat memerlukan ilmu akuntansi karena ilmu tersebut menyajikan
informasi ekonomi dari suatu entitas ( perusahaan/badan usaha/organisasi yang memiliki
kekayaan sendiri) kepada pihak-pihak yang berkepentingan.



Saran
Dengan belajar akuntansi kita dapat mempelajari bagaimana menyajikan data
keuangan dengan mudah dimegerti.

DAFTAR PUSTAKA


https://www.academia.edu/35186190/MAKALAH_AKUNTANSI





https://www.academia.edu/34796921/Akuntansi_dan_Lingkungannya
https://esuprianto.blogspot.com/2011/11/pengertian-definisi-dan-fungsi.html
https://blogkaone.blogspot.com/2013/10/rangkuman-bab-i-akuntansi-dan.html

Judul: Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh: Retno Puspita Sari


Ikuti kami