Pengantar Akuntansi

Oleh Iqbal Haqiqi

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengantar Akuntansi

Nama/NPM
Kelas
Jurusan
Dosen

: M. Iqbal H. / 14.11.32202.10793
: Reguler Malam
: Akuntansi di STIE PANCASETIA
: YUDI RAHMAN, SE, MM

Pengantar Akuntansi

Mata kuliah

Akuntansi
Merupakan seni pencatatan pengklarifikasian dan pengikhtisaran dengan cara yang sepatutnya
dalam satuan uang atas transaksi dan kejadian yang setidaknya sebagian mempunyai sifat keuangan serta
penginterpretasian hasil pencatat tersebut. Akuntansi merupakan suatu sistem informasi, berdasarkan
pihak yang berkepentingan dalam usaha mengambil keputusan.
Macam bidang akuntansi
-

Keuangan / berhubungan dengan pekerjaan, penghitungan, laba/rugi dalam satu periode yang
disebut laporan keuangan.
- Biaya / berhubungan dengan pekerjaan, penghitungan biaya produksi.
- Manajemen / memberikan informasi untuk memberikan tujuan perusahaan.
- Auditing / menilai kebenaran laporan keuangan.
Pemakai informasi akuntansi dibagi menjadi 2 yaitu :
a. Pihak intern : karyawan
b. Pihak ekstern : kreditur (pemberi pinjaman), pemerintah
Macam profesi akuntansi
1. Publik
Pemeriksa berkas terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi. Misal, seorang
akuntan yang membuka jasa konsultan akuntansi.
2. Pemerintahan
Akuntansi yang bekerja dibadan pemerintahan dengan tugas mengawasi keuangan serta
kekayaan negara.
3. Pendidikan
Bekerja dibidang pendidikan dan pengembangan akuntansi. Misal, dosen yang mengajar di
perguruan tinggi tapi memiliki profesi akuntan.
4. Manajemen
Akuntan internal disebuah perusahaan atau menjadi pegawai perusahaan.
Prinsip akuntansi Indonesia
Pedoman menyusun laporan keuangan yang merupakan himpunan prinsip, preosedur, metode,
tekhnik akuntansi.

Tujuan laporan keuangan
1. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan pada suatu
saat tertentu.
2. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai hasil perusahaan selama periode akuntansi
tertentu.
3. Informasi keuangan yang dapat membantu pihak yang berkepentingan untuk menilai atau
menginterpretasikan kondisi dan potensi suatu perusahaan.
4. Informasi penting yang relevan dengan kebutuhan pihak yang berkepentingan dengan laporan
keuangan yang bersangkutan.

Syarat laporan keuangan
1. Relevan / data yang diolah dan disajikan dalam bentuk laporan keuangan hanyalah data yang
ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak ada kaitannya dengan
kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan .
2. Jelas dan dapat dimengerti / informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan
harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa sehingga jelas dapat dipahami oleh semua
pembaca laporan keuangan dengan demikian para pemakai laporan keuangan dapat
mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.
3. Dapat diuji kebenaran / data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus
dapat ditelusuri kepada bukti asal baik dalam bentuk dokumen dasar formulir berharga
maupun fisik aktiva yang bersangkutan semua data informasi yang disajikan harus dapat
dipertanggung jawabkan oleh manajemen perusahaan.
4. Netral / laporan keuangan harus disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak laporan
keuangan dan tidak ditunjukkan untuk memenuhi pihak tertentu harus dibuat dari satu macam
sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai.
5. Tepat waktu / laporan keuangan harus memiliki pelaporan sehingga jelas batas pelaporan
dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan
waktu penyajian harus dinyatakan dengan jelas disajikan dalam batas waktu yang wajar dalam
arti tidak terlalu terlambat hingga dapat dipergunakan oleh manajemen dalam mengambil
keputusan yang sifatnya manajerial maupun tekhnikal.

Siklus akuntansi tahapan pencatatan

a. Siklus akuntansi
Transaksi

Laporan keuangan

Pencatatan

Pengikhtisaran

Penggolongan

b. Bukti transaksi
Kegunaan bukti transaksi adalah untuk memastikan keabsahan transaksi yang dicatat.
Selain itu, bukti transaksi dapat digunakan sebagai rujukan apaila terjadi masalah dikemudian
hari. Bukti transaksi dapat dibuat pihak perusahaan maupun pihak pihak luar. Namun, pada
gunanya bukti transaksi dari pihak luar kuat dibandingkan bukti transaksi yang dibuat oleh pihak
perusahaan. Dan bukti yang dibuat bukti ekstern.
Jurnal
Berasal dari kata “JOUR” bahasa perancis yang artinya “hari jurnal” adalah formulir
yang dipakai untuk mencatat setiap bukti pencatatan secara kronologis menurut nama akun dan jumlah
yang harus diDebet dan diKredit.
Saldo normal
Jumlah penambahan yang dicatat dalam suatu akun biasanya biasanya sama atau lebih besar
daripada jumlah pengurangannya, oleh karena itu saldo normal semua akun adalah positif. Aturan
“debet-kredit” dan saldo normal untuk tiap jenis akun.
Jenis akun
Aktiva
Kewajiban
Modal
Prive
Pendapatan
Beban

Penambahan
D
K
K
D
K
D

Pengurangan
K
D
D
K
D
K

Saldo normal
D
K
K
D
K
D

Fungsi jurnal
a.
b.
c.
d.

Historis / pencatatan setiap bukti transaksi dilakukan secara kronologis.
Mencatat / semua transaksi harus dicatat dalam buku jurnal.
Analisis / pencatatan dalam jurnal merupakan hasil analisis transaksi.
Instruktif / catatan dalam jurnal merupakan perintah menDebet dan mengKredit akun buku
besar.
e. Informatif / catatan dalam jurnal memberikan penjelasan mengenai transaksi yang terjadi.
Jurnal umum
1. 02/12/2014 Ny. Lisda mendirikan “Salon Tia” untuk modal pertama Rp. 1.500,- ke bank atas
nama rekening salon tia (001)
Jawab :
Kas
Rp. 1.500,Modal
Rp. 1.500,2. 03/12/2014 membayar sewa ruangan bulan desember Rp. 120,- (002)
Jawab :
Beban sewa
Rp. 120,Kas
Rp. 120,3. 04/12/2014 membeli tunai peralatan salon Rp. 900,- (003)
Jawab :
Peralatan
Rp. 900,Kas
Rp. 900,4. 05/12/2014 dibeli cleaning cream, hair-dry lotion dan perlengkapan lainnya secara kredit Rp.
200,- (004)
Jawab :
Perlengkapan
Rp. 200,Utang dagang
Rp. 200,5. 06/12/2014 dibayar beban pemasangan iklan mini harian kompas Rp. 50,- (005)
Jawab :
Beban iklan
Rp. 50,Kas
Rp. 50,6. 15/12/2014 dibayar gaji karyawan Rp. 72,- (006)
Beban gaji
Rp. 72,Kas
Rp. 72,7. 15/12/2014 diterima uang kas Rp. 340,- dari penjualan tunai (007)
Jawab :
Kas
Rp. 340,Pendapatan
Rp. 340,8. 28/12/2014 permohonan Ny. Lisda untuk mendapatkan kredit investasi kecil guna pembelian
peralatan yang baru dari BNI Rp. 3.000,- (008)
Jawab :
Kas
Rp. 3000,Utang bank
Rp. 3000,9. 29/12/2014 dibeli peralatan salon tunai Rp. 3.600,- (009)
Jawab :
Peralatan
Rp. 3.600,Kas
Rp. 3.600,10. 29/12/2014 dibayar gaji Rp. 96,- (010)
Jawab:
Beban gaji
Rp. 96,Kas
Rp. 96,11. 31/12/2014 diterima uang kas Rp. 360,- penjualan tunai (011)
Jawab :
Kas
Rp. 360,-

Pendapatan
Rp. 360,12. 31/12/2014 Ny. Lisda mengambil uang buat kebutuhan pribadi Rp. 100,- (012)
Jawab :
Prive
Rp. 100,Kas
Rp. 100,Neraca saldo
Kesamaan antara debet-kredit dalam buku besar harus selalu diperiksa, pada setiap akhir periode
tertentu. Hasil pemeriksaan ini akan diperlihatkan dengan membuat neraca saldo (TRIAL BALANCE),
demikian kesamaan debet-kredit dalam neraca saldo tidak selalu berarti pencatatan telah dilakukan
dengan benar. Misal, pemindahan akun ke pembukuan yang salah, tidak akan mempengaruhi
keseimbangan debet-kredit walaupun itu kesalahan.
Fungsi neraca saldo
Merupakan titik awal yang baik untuk menyusun laporan keuangan. Banyak darijumlah yang
dicantumkan didalamnya dapat langsung disajikan dalam neraca, laporan laba/rugi, dan laporan
perubahan modal. Misal, saldo yang tercantum dalam arus kas, biasanya juga merupakan jumlah aktiva
yang dimiliki perusahaan pada akhir suatu periode akuntansi.
SALON TIA
NERACA SALDO
PER 31 DESEMBER 2012
Kode
Akun
11
12
13
21
22
31
41
51
53
59
32

Nama Akun

Saldo
Debet

Kas
Perlengkapan
Peralatan salon
Hutang dangang
Hutang bank
Modal Ny. Dewi
Pendapatan jasa salon
Beban gaji
Beban sewa
Beban serba-serbi
Prive Ny. Dewi
Jumlah

Kredit
262,200,4.500,168,120,50,100,5.400,-

200,3.000,1.500,700,5.400,-

Judul: Pengantar Akuntansi

Oleh: Iqbal Haqiqi


Ikuti kami