Mengenal Akuntansi

Oleh Ar Yanni

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Mengenal Akuntansi

HaL 1

SIKLUS AKUNTANSI

HaL 2

LAPORAN KEUANGAN
Jenis laporan keuangan utama dan pendukung laporan keuangan terdiri atas :
1. Laporan Keuangan Utama :
a. Laporan posisi keuangan/Neraca : menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada suatu tanggal
tertentu (aset, kewajiban dan modal).
b. Lapora
c. Laba/Rugi : menggambarkan jumlah hasil pendapatan atau penjualan, biaya dan Laba/Rugi
perusahaan pada suatu periode tertentu.
d. Laporan Arus Kas : menggambarkan sumber dan penggunaan kas dalam suatu periode tertentu.
e. Laporan Perubahan modal : menjelaskan perubahan posisi modal baik saham dalam Perseroan
Terbatas atau Modal dalam perusahaan perseroan.
2. Laporan Pendukung Laporan Keuangan :
a. Laporan harga pokok produksi yang menggambarkan berapa dan unsur apa yang diperhitungkan
dalam harga pokok produksi suatu barang.
b. Laporan Laba Ditahan, menjelaskan posisi laba ditahan yang tidak dibagikan kepada pemilik saham.
AUDIT
Tipe Pendapat Auditor
1. Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian
 Semua Laporan terdapat dalam Laporan Keuangan
 Seluruh Standar Umum dapat dipenuhi
 Bukti cukup dapat dikumpulkan
 Laporan Keuangan disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum di Indonesia
 Tidak ada keadaan yang mengharuskan Auditor untuk menambahkan paragraf penjelasan
2. Pendapat Wajar Dengan Pengecualian
 Tidak Adanya Bukti Kompeten Yang Cukup atau Pembatasan Terhadap Lingkup Audit
 Auditor yakin, atas dasar auditnya, Laporan Keuangan berisi Penyimpangan dari PABUdi Indonesia,
3. Pendapat Tidak Wajar

Laporan Keuangan tidak menyajikan secara wajar laporan posisi keuangan, hasil usaha, arus kas, entitas
sesuai dengan PABU.
4. Pernyataan Tidak Memberikan Pendapat

Diberikan oleh auditor jika auditor tidak melaksanakan audit yang berlingkup memadai untuk
memberikan pendapat, dan juga jika auditor dalam kondisi tidak independen

HaL 3

AUDIT KAS & BANK
 Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas untuk dipergunakan membiayai kegiatan operasi
perusahaan.
 Bank adalah sisa rekening giro perusahaan yang bebas dipergunakan untuk kegiatan operasi perusahaan.
Tujuan Pemeriksaan (Audit Objective) Kas dan Bank
1. Untuk memeriksa apakah terdapat internal control yang baik
 Adanya pemisahan tugas dan tanggungjawab antara bagian penerimaan dan pengeluaran dengan
bagian pencatatan, dan bagian otorisasi.
 Pegawai yang membuat rekonsiliasi bank hrs selain yg mengerjakan buku bank
 Digunakannya imprest fund system dalam mengelola kas kecil
 Penerimaan kas, cek, giro hrs disetor ke bank paling lambat keesokan harinya
 Uang hrs disimpan ditempat yg aman.
 Uang hrs dikelola dgn baik, jangan dibiarkan menganggur.
 Blanko cek dan giro hrs disimpan di tempat yg aman.
 Dihindari penandatanganan cek dalam bentuk blanko.
 Penandatanganan cek hrs dilampiri Bukti pendukung.
 Sebaiknya Cek dan Giro ditulis atas nama, dan ditandatangani oleh 2 orang.
 Kasir sebaiknya diasuransikan.
 Gunakan kuitansi Bernomor urut tercetak.
 Bukti pendukung Pengeluaran kas yg sudah dibayar hrs distempel LUNAS.
2. Untuk memeriksa apakah saldo kas dan bank betul-betul ada dan dimiliki perusahaan
 Lakukan kas opname dan kirim konfirmasi bank
3. Untuk memeriksa apakah ada pembatasan untuk penggunaan saldo kas dan bank.
4. Untuk memeriksa apakah saldo kas dan bank dalam valuta asing sudah dikonversikan ke dalam rupiah
menggunakan kurs tengah BI.
5. Untuk memeriksa apakah penyajiannya di Neraca sudah sesuai dengan PABU.
 Kas dan Bank disajikan diNeraca sebagai harta lancar
 Kas dan bank yang dibatasi penggunaannya dpt dimasukkan dalam aset lancar jika penyisihan
dilakukan utk melunasi kewajiban jangka pendek, atau pembatasan hanya berlaku selama satu tahun.
 Saldo kredit rekening Bank disajikan sebagai Kewajiban jangka pendek.

Judul: Mengenal Akuntansi

Oleh: Ar Yanni


Ikuti kami