Makalah Pengantar Akuntansi Akuntansi Perusahaan Industri

Oleh Faiza Amanda

201,5 KB 14 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Pengantar Akuntansi Akuntansi Perusahaan Industri

MAKALAH PENGANTAR AKUNTANSI AKUNTANSI PERUSAHAAN INDUSTRI Disusun oleh : Nama : faiza Amanda putri (C1B020148) Kelas: R004 Dosen pengampu:fredy olimsar,S.E,M.Si KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita sanjung tinggikan kehadirat allah swt.sebagai pencipta pemelihara alam semesta berkat rahmad dan hidayahnya kami dapat menyusun makalah yang berjudul “AKUNTANSI PERUSAHAAN INDUSTRI”. ini tepat pada waktunya. Dalam penyusunan tugas ini penyusun banyak menemukan hambatan namun berkat bantuan dan bimbingan dari semua pihak serta masukan dari teman-teman maka penyusun dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. Dalam penyusunan menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini tentunya masih jauh dari kesempurnaan dan akhirnya kami berharap tugas yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi para pembaca umumnya. DAFTAR ISI JUDUL.......................................................................................................................................i KATA PENGANTAR..............................................................................................................ii DAFTAR ISI............................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang........................................................................................................1 1.2. Rumusan Masalah...................................................................................................1 1.3. Tujuan Penulisan.....................................................................................................1 BAB II PEMBAHASAN 2.1. Pengertian Perusahaan Industri...............................................................................2 2.2. Karakteristik Perusahaan Industri...........................................................................3 2.3. Akuntansi Perusahaan Industri................................................................................4 BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan..............................................................................................................6 3.2. Saran........................................................................................................................6 DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Latar belakang disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen dalam rangka membahas tentang Akuntansi Perusahaan Industri. Makalah ini disusun berdasarkan pemahaman penulis tentang akuntansi perusahaan industri/manufaktur. Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang menjual produknya mulai dari proses produksi yaitu dari pembelian bahan baku, proses pengolahan bahan baku hingga menjadi barang jadi. Dalam perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi merupakan penopang perekonomian nasional ditengah ketidakpastian perekonomian dunia karena sektor ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur memerlukan perhatian yang lebih terhadap pengelolaan aktiva lancarnya agar lebih efisien. Hal ini karena proporsi aktiva lancar perusahaan manufaktur biasanya lebih dari setengah total aktiva. Untuk mengukur kondisi keuangan perusahaan biasanya perusahaan melakukan analisis laporan keuangan. Laporan keuangan akan menentukan langkah apa yang dilakukan perusahaan sekarang dan ke depan, dengan melihat berbagai persoalan yang ada, baik kelemahan maupun kekuatan yang dimilikinya 1.2. Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud perusahaan industri/manufaktur? 2. Apa saja karakteristik dan akuntansi perusahaan industri? 1.3. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui konsep perusahaan industru/manufaktur. 2. Untuk mengetahui karakteristik dan akuntansi perusahaan industri. BAB II PEMBAHASAN 2.1. Pengertian Perusahaan Industri Pengertian perusahaan manufaktur menurut para ahli adalah perusahaan yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Dalam proses pengolahannya, bahan baku tersebut dikombinasikan dengan bahan pembantu lainnya dan didukung oleh variable cost (biaya variabel) dan fixed cost (biaya tetap). Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya tergantung pada kuantitas barang jadi yang diproduksi. Biaya variabel akan meningkat jika barang yang diproduksi juga naik. Misalnya, biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Sedangkan biaya tetap adalah biaya yang tidak tergantung pada jumlah barang yang diproduksi. Misalnya, biaya sewa, gaji pegawai tetap, dan pengeluaran biaya bulanan yang jumlah sama. Berikut daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia). Perusahaan manufaktur di Jakarta: • Delta Djakarta Tbk • Indofood Sukses Makmur Tbk • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk • Chandra Asri Petrochemical Tbk • Krakatau Steel Tbk • Titan Kimia Nusantara Tbk • Astra International Tbk • Goodyear Indonesia Tbk • Gajah Tunggal Tbk • Indomobil Sukses International Tbk • Nippon Indosari Corporindo Tbk Perusahaan manufaktur di Bandung: • Alkindo Naratama Tbk • PT Panasia Indo Resources Tbk • Sunson Textile Manufacturer Tbk • Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk Perusahaan manufaktur di Surabaya: • Sorini Agro Asia Corporindo Tbk • Siantar Top Tbk • Jaya Pari Steel Tbk • PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk • Eterindo Wahanatama Tbk • Trias Sentosa Tbk • Charoen Pokphand Indonesia Tbk • Japfa Comfeed Indonesia Tbk • Siearad Produce Tbk • Surabaya Agung Industri Pulp & Kertas Tbk • Suparma Tbk • Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk • Sekar Laut Tbk • Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk • Gudang Garam Tbk 2.2. Karakteristik Perusahaan Manufaktur Beberapa karakteristik perusahaan manufaktur menurut teori adalah sebagai berikut : 1. Produk yang dihasilkan bisa dilihat secara kasat mata atau memiliki wujud. Sementara pada perusahaan jasa, produk yang mereka hasilkan yakni jasa, tidak bisa dilihat namun hanya bisa dirasakan. 2. Konsumen tidak memiliki peran dalam proses produksi sebuah perusahaan manufaktur. Dalam karakteristik perusahaan manufaktur ini, konsumen hanya akan menikmati hasil produksi saja. 3. Konsumen bisa menilai suatu produk saat belum menggunakan produk tersebut atau juga setelah menggunakan produk tersebut. Sedangkan pada perusahaan jasa, seorang konsumen harus mengkonsumsi layanan jasa untuk bisa memberikan penilaian atas produk yang dihasilkan perusahaan jasa. 4. Untuk proses penyampaian pada konsumen, bisa dilakukan tanpa memerlukan kontak fisik. Salah satunya melalui jasa distributor atau memanfaatkan sistem pemasaran modern menggunakan internet. 5. Adanya ketergantungan konsumen untuk mencari produk yang ada. Sehingga, produsen memiliki kewenangan mutlak untuk menyediakan jumlah barang di pasaran. Hal ini berdampak pada harga jual sebuah produk. Karena makin sedikit barang yang tersedia, makin tinggi harga produk tersebut jika permintaan tidak berkurang. 2.3. Akuntansi Perusahaan Industri 1. Rekening Perusahaan Manufaktur Rekening-rekening utama perusahaan manufaktur pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang. Tapi ada rekening-rekening yang hanya digunakan dalam perusahaan manufaktur, antara lain: Rekening persediaan perusahaan manufaktur: • • • • Persediaan bahan baku Persediaan bahan pembantu Persediaan barang dalam proses Persediaan barang jadi Rekening biaya produksi: • • • • Biaya bahan baku; biaya angkut pembelian bahan baku Biaya tenaga kerja langsung; insentif, upah langsung Biaya overhead pabrik (bop); sewa pabrik, asuransi pabrik, listrik, air, penyusutan Harga pokok produksi 2. Metode Pencatatan Persediaan Metode pencatatan persediaan perusahaan manufaktur ada 2, yaitu: 1) Metode pencatatan periodikal 2) Metode pencatatan perpetual 3) 3. Metode Pencatatan Periodikal Metode pencatatan periodikal adalah metode di mana mutasi jumlah barang tidak dicatat, baik pada saat pembelian atau saat digunakan untuk produksi. 4. Metode Pencatatan Persediaan Perpetual Metode pencatatan persediaan perpetual adalah metode pencatatan persediaan di mana mutasi jumlah barang selalu dicatat. Baik jumlah barang saat pembelian maupun saat digunakan untuk proses produksi. 5. Kombinasi Metode Pencatatan Periodikal dan Perpetual 6. Harga Pokok Produksi Perusahaan manufaktur dalam memproduksi barang ada yang berdasarkan pesanan dan produksi masal. Ada 2 sistem untuk menghitung harga pokok dari 2 sistem produksi tersebut, yaitu: 1. Sistem harga pokok pesanan 2. Sistem harga pokok standar BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan 1. Pengertian perusahaan manufaktur menurut para ahli adalah perusahaan yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Dalam proses pengolahannya, bahan baku tersebut dikombinasikan dengan bahan pembantu lainnya dan didukung oleh variable cost (biaya variabel) dan fixed cost (biaya tetap). 2. Beberapa karakteristik perusahaan manufaktur menurut teori adalah sebagai berikut : • Produk yang dihasilkan bisa dilihat secara kasat mata atau memiliki wujud. • Konsumen tidak memiliki peran dalam proses produksi sebuah perusahaan manufaktur. • Konsumen bisa menilai suatu produk saat belum menggunakan produk tersebut atau juga setelah menggunakan produk tersebut. • Untuk proses penyampaian pada konsumen, bisa dilakukan tanpa memerlukan kontak fisik. • Adanya ketergantungan konsumen untuk mencari produk yang ada. 3.2. Saran 1. Melalui makalah ini diharapkan penulis dan pembaca dapat memahami lebih dalam mengenai Perusahaan Industri/Manufaktur. 2. Melalui makalah ini diharapkan penulis dan pembaca dapat memahami lebih dalam mengenai karakteristik dan akuntansi perusahaan manufaktur. DAFTAR PUSTAKA Wadiyo. 2020. Mengenal Lebih Dekat Akuntansi Untuk Perusahaan Manufaktur.https://manajemenkeuangan.net/perusahaan-manufaktur-adalah/(diakses pada 23 November 2020)

Judul: Makalah Pengantar Akuntansi Akuntansi Perusahaan Industri

Oleh: Faiza Amanda

Ikuti kami