Makalah Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh Nurul Fitri

30 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

MAKALAH AKUNTANSI
“AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA”

NAMA : NURUL FITRI
NIM : C1B020008
DOSEN PENGAMPU : Wirmie Eka Putra SE.M.Si

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
TAHUN2020

Kata Pengantar
Bismillahirrahmanirrahim,puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan
semesta alam. Atas izin dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah tepat
waktu tanpa kurang suatu apa pun. Tak lupa pula penulis haturkan shalawat serta
salam kepada junjungan Rasulullah Muhammad SAW. Semoga syafaatnya mengalir
pada kita di hari akhir kelak.
Penulisan makalah berjudul “Akuntansi dan Lingkungannya” bertujuan untuk
memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Akuntansi. Pada makalah ini akan diuraikan
penjelesan secara rinci mengenai akuntansi dan lingkungannya.
Penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Wirmie Eka Putra

SE.M.Si, selaku dosen mata kuliah. Tugas yang telah diberikan ini dapat menambah
pengetahuan dan wawasan terkait bidang yang ditekuni penulis. Penulis juga mengucapkan
terima kasih pada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan
saran yang membangun akan penulis terima demi kesempurnaan makalah ini.

Daftar isi
Kata Pengantar…………………………………………………………………………
Daftar isi………………………………………………………………………………..
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang……………………………………………………………..
1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………….
1.3 Tujuan Pembahasan………………………………………………………..
BAB II ISI
2.1. Definisi Akuntansi…………………………………………………………
2.2. Tujuan Akuntansi………………………………………………………….
2.3. Pengguna Informasi Akuntansi…………………………………………….
2.4. Profesi Akuntansi…………………………………………………………..
2.5. Bidang-Bidang Akuntansi…………………………………………………
2.6. Jenis-Jenis Perusahaan……………………………………………………..
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan…………………………………………………………...........
3.2. Saran……………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………..

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam kegiatan ekonomi, akuntansi memiliki peran penting dalam dunia bisnis
khususnya bagi mereka yang profesinya berkaitan dengan analisis data. Oleh
karena itu penting untuk mendalami terlebih dahulu apa itu akuntansi beserta
lingkungannya
1.2 Rumusan Masalah
1) Apa definisi akuntansi?
2) Apa tujuan dari akuntansi?
3) Siapa saja pengguna informasi akuntansi?
4) Apa saja profesi dan bidang-bidang akuntansi?
5) Apa saja jenis-jenis perusahaan?
1.3 Tujuan Pembahasan
1) Memahami definisi akuntansi
2) Mengetahui tujuan dari akuntansi
3) Mengetahui siapa saja yang membutuhkan informasi akuntansi
4) Mengetahui profesi dan bidang akuntansi
5) Mengetahui jenis jenis perusahaan yang menghasilkan laba

BAB II
ISI
3.1 Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses yang diawali dengan mencatat, mengelompokkan,
mengolah, menyajikan data, serta mencatat transaksi yang berhubungan dengan
keuangan sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli
di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan.
Pengertian akuntasi menurut American Accounting Assosiation adalah proses
mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk
memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka
yang menggunakan informasi tersebut.
3.1 Tujuan Akuntansi
1) Memberi informasi keuangan yang bisa dipercaya tentang kewajiban, modal,
dan sumber ekonomi secara handal.
2) Memberi informasi yang bisa dipercaya tentang perubahan yang terjadi pada
sumber-sumber ekonomi di sebuah perusahaan karena kegiatan usaha yang
dijalankan.
3) Memberi informasi keuangan yang dapat membantu para pengguna dalam
memperkirakan potensi perusahaan untuk mendapatkan laba.
4) Memberi informasi penting lainnya tentang perubahan-perubahan pada
sumber ekonomi dan kewajiban-kewajiban perusahaan.
5) Menyajikan informasi keuangan sedalam mungkin yang berkaitan dengan
laporan keuangan sehingga relevan untuk digunakan oleh para pengguna
laporan keuangan.
3.1 Pengguna Informasi Akuntansi
Pihak

pihak

yang

berkepentingan

dikelompokan menjadi 2, yaitu:
Pihak Internal
1) Pemimpin Perusahaan

dengan

informasi

akuntansi

dapat

Pemimpin perusahaan memerlukan informasi akuntansi sebagai dasar untuk
membuat perencanaan, menentukan kebijakan untuk masa yang akan datang,
mengadakan pengawasan terhadap kegiatan kegiatan perusahaan yang
dikelolanya dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapainya.
2) Direktur dan Manajer Keuangan
Untuk menentukan mampu tidaknya perusahaan dalam melunasi utangnya
secara tepat waktu kepada kreditur (bankir, supplier), maka mereka
membutuhkan informasi akuntansi mengenai besarnya uang kas yang tersedia
di perusahaan pada saat menjelang jatuh temponya pinjaman/utang.
3) Direktur Operasional dan Manajer Pemasaran
Untuk menentukan efektif tidaknya distribusi produk maupun aktivitas
pemasaran yang telah dilakukan perusahaan, maka mereka membutuhkan
informasi akuntansi mengenai besarnya penjualan (trend penjualan).
4) Manajer dan Supervisor Produksi
Mereka membutuhkan informasi akuntansi biaya untuk menentukan besarnya
harga pokok produksi, yang pada akhirnya juga sebagai dasar untuk
menetapkan harga jual produk per unit.
Pihak Eksternal
1) Investor
Mereka mengevaluasi pendapatan yang diperkirakan akan dapat diperoleh
dari investasinya. Dan memonitoring perusahaan dengan menganalisis
laporan keuangan yang diterbitkan perusahaan atau berita-berita keuangan
dalam berbagai surat kabar dan majalah (dilakukan saat investasi sudah
dilakukan)

2) Karyawan
Karyawan berkepentingan untuk mengetahui profitabilitas dan stabilitas
perusahaan dimana mereka bekerja karena kelangsungan hidupnya sangat
tergantung kondisi perusahaan tersebut termasuk pula jaminan hidup setelah
mereka pensiun.
3) Kreditor
Mereka tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk
memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh
tempo. Kreditor membutuhkan informasi untuk menilai kemampuan debitur
atau calon debitur untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman
dan bunganya.
4) Pelanggan
Pelanggan mempunyai kepentingan dengan kelangsungan hidup perusahaan
terutama mereka yang sangat membutuhkan produk produk perusahaan
dalam jangka panjang dan sulit untuk digantikan oleh produk perusahaan
lainnya.
5) Pemerintah
Pemerintah berkepentingan untuk memperoleh informasi yang dapat
digunakan untuk menetapkan jenis pajak dan besarnya kewajiban pajak yang
harus

ditanggung

dan

dibayar

oleh

perusahaan

tersebut.

Mereka

membutuhkan informasi untuk mengatur aktifitas perusahaan, menetapkan
kebijakan pajak dan sebagai dasar penyusunan statistik.
6) Masyarakat
Laporan keuangan dapat menyediakan informasi kecenderungan (trend) dan
perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya.

Informasi ini berguna untuk masyarakat untuk menilai kontribusi perusahaan
terhadap ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang dipekerjakan, jumlah
modal yang ditanamkan dalam perusahaan.
3.1 Profesi Akuntansi
1) Akuntan Publik adalah akuntan yang bekerja dengan membuka kantor
akuntan publik (KAP) yang memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam
bidang audit, penyusunan sistem akuntansi dan jasa lainnya secara
independen.
2) Akuntan Intern adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai dalam bidang
akuntansi di perusahaan milik negara dan daerah serta perusahaan swasta.
3) Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai
pemerintah yang bidang dan aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam
bidang akuntansi, seperti BPK, kantor pajak dan sebgainya.
4) Akuntan pendidik adalah akuntan yang bergerak dalam bidang pendidikan,
baik sebagai dosen maupun sebagai guru di sekolah lanjutan.
5) Akuntan yang bekerja di luar bidang akuntansi, misalnya akuntan membuka
usaha sendiri, akuntan yang bekerja di pemerintahan tetapi tidak dalam
bidang akuntansi dan sebagainya.
3.1 Bidang-Bidang Akuntansi
Bidang-bidang akuntansi dibedakan menjadi dua yaitu akuntansi publik dan
akuntansi intern.
1) Akuntansi Publik


Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaan profesi
akuntansi utama yang diberikan kepada publik (umum). Pemeriksaan
laporan keuangan adalah pemeriksaan secara independen untuk menilai
kewajaran laporan keuangan yang disusun manajemen bagi para investor,
kreditur dan pihak luar lainnya. Hasil pemeriksaan akuntan publik

dituangkan dalam sebuah laporan yang disebut laporan hasil pemeriksaan
akuntan.


Akuntansi perpajakan adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan
masyarakat dengan tujuan utamanya adalah 1) memenuhi peraturan
perpajakan yang berlaku; 2) menekan pajak seminimum mungkin.



Akuntansi manajemen adalah pemeberian jasa yang meliputi aspek yang
luas. Akuntan publik dapat memberikan pertimbangan dan saran kepada
manajemen

untuk

memperbaiki

hasil

operasi

perusahaan

yang

menggunakan jasanya.
2) Akuntansi Intern


Akuntan Umum bertanggung jawab dalam hal pencatatan transaksi
keuangan, penyusunan laporan manajemen dan laporan keuangan umum
(neraca, rugi-laba, perubahan modal, aliran kas). Akuntansi umum
biasanya menghasilkan data dasar (basic data) untuk keperluan fungsi
akuntansi.



Akuntansi biaya menganalisis biaya perusahaan untuk membantu
manajemen dalam pengawasan biaya. Biasanya dalam akuntansi biaya
ditekankan pada biaya produksi, tetapi akhir-akhir ini penekanan atas
biaya pemasaran semakin meningkat.



Peranggaran menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta perencanaan
yang rinci untuk mencapai sasaran tersebut. Penyusunan anggaran selalu
memperhatikan data masa lalu yang dilaporkan dalam laporan akuntansi.
Anggaran digunakan untuk mengawasi jalannya operasi perusahaan
melalui perbandingan antara data sesungguhnya dengan anggaran.



Perancangan sistem informasi mengidentifikasikan kebutuhan informasi
untuk kepentingan intern maupun ekstern. Setelah kebutuhan informasi
diketahui, selanjutnya dirancang dan dikembangkan sistem yang sesuai.
Sistem informasi akuntansi sangat membantu dalam mengawasi jalannya
operasi suatu perusahaan.



Pemeriksaan Intern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan
intern perusahaan. Perusahaan-perusahaan besar umumnya memiliki staf
pemeriksaan intern. Para akuntan intern bertugas mengevaluasi sistem
akuntansi dan manajemen. Tugas pokoknya adalah 1) membantu pihak
manajemen dalam memperbaiki efesiensi operasi dan 2) menjamin bahwa
para karyawan dan bagian-bagian perusahaan telah melaksanakan
prosedur dan rencana yang telah ditetapkan manajemen.

Dalam berbagai literatur akuntansi, pembidangan akuntansi sering
disederhanakan menjadi dua kelompok yang disebut akuntansi keuangan dan
akuntansi manajemen.
1) Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan
laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar.
2) Akuntansi manajemen adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan
informasi untuk kepentingan manajemen. Jenis informasi yang diperlukan
dalam manajemen dalam banyak hal berbeda dengan informasi yang
diperlukan pihak luar. Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen
bersifat sangat mendalam dan diperlukan untuk pengambilan berbagai
keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan kepada umum.
3.1 Jenis-Jenis Perusahaan
Perusahaan

adalah

sebuah

organisasi

yang

beroperasi

dengan

tujuan

menghasilkan keuntungan, dengan cara menjual produk (barang dan Jasa) kepada
para pelanggannya. Tujuan operasional dari sebagian besar perusahaan adalah
untuk memaksimalkan keuntungan.
Dilihat dari jenis usahanya (produk yang dijual), perusahaan dibedakan menjadi:
1) Perusahaan Manufaktur (Manufacturing Business)

Perusahaan jenis ini memproduksi barang dengan kata lain memproses input
atau bahan mentah menjadi output atau barang jadi yang siap dijual kepada
pelanggan (distributor) Contoh perusahaan manufaktur diantaranya adalah:
perusahaan pembuat obat, sepatu, dan pabrik penghasil keramik.
2) Perusahaan Dagang (Merchandising Business)
Perusahaan jenis ini menjual produk atau (barang jadi) namun perusahaan ini
tidak membuat/menghasilkan sendiri produk yang akan dijualnya melainkan
memperolehnya dari perusahaan lain. Contoh

perusahaan dagang

diantaranya adalah Toko Buku, Toko Bahan bangunan dan Toko sembako.
3) Perusahaan Jasa (Service Business)
Perusahaan jenis ini menjual jasa kepada pelanggan bukan menjual barang.
Contoh perusahaan jasa diantaranya adalah perusahaan yang bergerak dalam
bidang pelayanan transportasi (jasa angkut), pelayanan kesehatan (rumah
sakit), jasa konsultasi telekomunikasi dan sebagainya.
Dari karakteristik bentuk organisasinya, perusahaan dibedakan menjadi:
1) Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Perusahaan Perseorangan merupakan bentuk perusahaan yang paling
sederhana. Perusahaan bentuk ini dimiliki oleh satu orang, maka seluruh
keuntungan dan kerugian akan dinikmati serta ditanggung sendiri oleh
pemilik tunggal. Pemilik perusahaan bertanggung jawab secara pribadi atas
seluruh kewajiban maupun tuntutan hukum yang ditujukan kepada
perusahaan, sehingga bila perusahaan bangkrut maka kreditur berhak menyita
kekayaan pribadi pemilik tunggal perusahaan. Kelemahan dari bentuk
perusahaan ini adalah bahwa sumber keuangan/dana yang tersedia bagi
perusahaan hanya sebatas pada jumlah modal yang dimiliki satu orang,
namun untuk pajak penghasilan dalam perusahaan perseorangan berlaku

ketentuan non taxable entity, yang artinya bahwa penghasilan yang diperoleh
perusahaan akan dikenakan pajak hanya pada level individu bukan pada
entitas/perusahaan. Dengan kata lain bahwa tidak ada pajak atas nama
badan(entitas) melainkan pajak atas nama pribadi.
2) Perusahaan Persekutuan (Partnership)
Perusahaan bentuk ini dimiliki oleh dua orang atau lebih yang dibentuk atas
dasar kepercayaan. Asset yang diinvestasikan atau disetor ke dalam
perusahaan oleh masing-masing anggota sekutu akan menjadi milik bersama
(joint assets) bagi seluruh anggota sekutu yang ada. Nantinya bila firma
dibubarkan, klaim dari masing-masing anggota sekutu terhadap harta
kekayaan perusahaan akan diukur berdasarkan pada jumlah saldo masingmasing. Masing-masing anggota sekutu memiliki tanggung jawab yang tidak
terbatas kepada kreditur atas seluruh utang/kewajiban yang ditimbulkan oleh
perusahaan. Pajak akan dikenakan pada level individu, yaitu pada masingmasing anggota sekutu yang menerima bagian atas laba perusahaan dengan
kata lain perusahaan/entitas tidak dikenakan pajak. Namun partnership
memiliki umur yang terbatas artinya perusahaan dapat dibubarkan apabila
ada seorang anggota sekutu yang mengundurkan diri; jika kegiatan bisnisnya
masih ingin dilanjutkan, maka dapat dibentuk kembali dengan membuat
perjanjian/kesepakatan firma yang baru.
3) Perusahaan Perseroan (Corporation)
Kepemilikan persero terbagi ke dalam lembar saham. Modal perusahaan
diperoleh dari hasil penjualan saham kepada para pemegang saham
(stockholders) yang dinamakan sebagai modal saham (capital stock) atau
modal disetor (paid-in capital). Namun kewajiban pemegang saham kepada
kreditur perusahaan hanya sebatas pada besarnya investasi atau jumlah saham
yang dibeli/dimiliki. Persero yang sahamnya diperjualbelikan secara luas
kepada publik di bursa efek/pasar modal dinamakan public corporation,

sedangkan persero yang sahamnya diperdagangkan hanya pada sekelompok
kecil investor dinamakan non public/private corporation.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Akuntansi merupakan proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan
informasi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan
tegas bagi mereka yang menggunakan informasi akuntansi tersebut. Tujuan
utama dari akuntansi ini adalah untuk menyediakan informasi ekonomi agar
dapat digunakan pihak-pihak yang memerlukannya. Ada beberapa bidang dalam
akuntansi antara lain akuntansi keuangan, auditing, akuntansi biaya, akuntansi
manajemen, akuntansi pajak, sistem akuntansi, akuntansi anggaran, akuntansi
internasional, akuntansi lembaga nonprofit, akuntansi sosial, akuntansi pendidik
dan auditing. Proses akuntansi berawal dari pengidentifikasian dan pengumpulan
data, kemudian pemrosesan data dan pelaporan, terakhir pengkomunikasian
informasi kepada pemakai laporan.
Setelah proses akuntasi tersebut selesai, maka informasi akuntansi yang didapat
dapat dipergunakan oleh pemilik perusahaan, manajer, kreditor, investor,
karyawan, pemerintah, masyarakat yang membutuhkan.

3.1 Saran
Akuntansi menghasilkan informasi yang dapat dijadikan acuan oleh organisasi
maupun perusahaan, maka alangkah lebih baiknya jika organisasi maupun
perusahaan tersebut terutama yang baru saja dibentuk dapat merencanakan dan

melakukan proses akuntansi dengan baik sehingga akan didapatkan hasil yang
baik pula.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-akuntansi-dan-pentingnya-dalam-bisnis/
https://www.jurnal.id/id/blog/apa-yang-dimaksud-dengan-akuntansi-lingkungan-pahamilebih-lengkap/
https://docplayer.info/51251370-Bab-1-akuntansi-dan-lingkungannya.html
https://maradana.wordpress.com/modul/pengantar-akuntansi/akuntansi-dan-lingkungannya/

Judul: Makalah Pengantar Akuntansi "akuntansi Dan Lingkungannya"

Oleh: Nurul Fitri


Ikuti kami