Makalah Akuntansi

Oleh Aldiba Syaputra

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Akuntansi

MAKALAH AKUNTANSI
PRINSIP-PRINSIP DASAR AKUNTANSI

Nama : Aldiba Syaputra Syanu
Kelas : X-AKL 4

1

KATA PENGANTAR
Asaalamualikum Wr.WbSegala puji bagi Allah SWT yang
telah memberikan nikmat selama ini, shalawat beriring salam
kitahaturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW yang telah
memberikan suri tauladan yang baik.Alhamdulilah makalah yang
MAKALAH PRINSIP DASAR AKUNTANSI Semoga makalah ini dapat
menjawab mengenai sedikit banyak nya tentang
pengelolaan pendapatan.Kami menyadari makalh kami masih jauh dari
kesempurnaan, maka dari itu kritik dan saran darisegala pihak sangat kami
butuhkan demi untuk menyempurnakan karya tulis ini. Atas
segala perhatian dan saran kami ucapkan terimakasih.

2

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………… 1
BAB 1
Pendahuluan……………………………………………………………………………………………3
Latar belakang……………………………………………………………………………………… 3
Rumusanmasalah
…………………………………………………………………………………………
3
Tujuan ……………………………………………………………………………………………
.... 3BAB 11
Pembahasan…………………………………………………………………………………………
4
Pendapatan……………………………………………………………………………………………
4Pengertian Pendapatan
……………………………………………………………………………….
4Sumber-Sumber Pendapatan
………………………………………………………………………….
5Proses Pendapatan
……………………………………………………………………………………
6Penilaian, Pengukuran, Pengakuan, dan Pengakuan Pendapatan
…………………………………….
6
Kriteria Pengakuan Pendapatan
………………………………………………………………
11Metode pengakuan pendapatan untuk penjualan jasa
……………………………………
11Konsep dasar yang diperkirakan dalam pengakuan pendapatan
…………………………… 12
BAB 111
Kesimpulan…………………………………………………………………………………………...13
Penutup
……………………………………………………………………………………………….13

3

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
Akuntasi memang sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan karena dengan
Akuntansi kita bisamemantau kinerja perusahaan dan kondisi perusahaan yang
kita jalani, apakah memperoleh laba ataumenderita kerugian.dengan
akuntansi kitapun dapat memperoleh informasi yang nantinya
bergunauntuk pemakainya,baik itu pihak ekstern maupun
intern.Dengan adanya informasi ini kita juga bisamembayar pajak
kepada pemerintah demi kesejahteraan sosial.Semua informasi dia tas terkait
halnyadengan seberapa banyak pendapatan yang kita peroleh dari kegiatan
perusahaan kita,
karena pendapatan adalah sesuatu yang sangat penting dalam setiap pe
rusahaan.Tanpa ada pendapatanmustahil akan didapat
penghasilan .Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari
aktivitas perusahaan yang biasa dikenal atau disebut
penjualan, penghasilan jasa(fees), bunga, dividen,royaltidan sewa.
1.2. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan pendapatan?2. Jenis-jenis/sumber-sumer p
endapatan?3. Apa itu proses pendapatan?
1.3. Tujuan
1. Mengetahui pengertian pendapatan2. Mengetahui sumber-sumber
pendapatan3. Mengetahui apa itu proses pendapatan

4

BAB II
PEMBAHASAN
2. Pendapatan.
Pada bab ini akan membahas mengenai konsep pendapatan yang menguraikan pengertian
pendapatan,sumber-sumber pendapatan, proses-proses pendapatan, penilaian, pengakuan, dan
pengukuran pendapatan serta metode pengakuan pendapatan
2.1 Pengertian Pendapatan
Pendapatan sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan, semakin besar pendapatan
yangdiperoleh maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk membiayai segala pengeluaran
dankegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh perusahaan. Selain itu pula pendapatan juga
berpengaruhterhadap laba rugi perusahaan yang tersaji dalam laporan laba rugi. Dan yang
perlu diingat
lagi, pendapatan adalah darah kehidupan dari suatu perusahaan. Tanpa pendapatan
tidak ada laba, tanpalaba, maka tidaka ada perusahaan. Hal ini tentu saja tidak mungkin
terlepas dari pengaruh pendapatandari hasil operasi perusahaan.Pengertian tentang pendapatan itu
sendiri ada beberapa macam, berikut ini ada beberapa pandanganyang menegaskan arrti konseptual
dari pendapatan. Sebelum penulis lebih lanjut menelaah mengenai pengertian pendapatan,
maka terlebih dahulu perlu diketahui mengenai konsep kesatuan usaha.Konsep kesatuan
usaha menurut Zaki Baridwan (1992 : 8 ) adalah sebagai berikut:
“Konsep ini menyatakan bahwa dalam akuntansi perusahaan dipandang sebagai suatu kesatuan usaha
atau badan usaha yangberdiri sendiri, bertindak atas namanya sendiri da terpisah dari pemilik
dan
pihak lain yang menanamkan dana dalam perusahaan”.
Berdasarkan konsep kesatuan usaha diatas, konsep tersebut mempunyai koknsekuensi yaitu
bahwa pendapatan dan laba harus dipandang sebagi kenaikan kekayaan perusahaan, sedangka
n biaya danrugi sebagai pengurang kekayaan perusahaan. Oleh karena itu, Standar Akuntansi
harusmenyelesaikan pengertian pendapatan dan biaya dengan memandangnya sebagai perubahan
kekayaan, buka sebagai kenaikan atau penurunan kekayaan pemilik atau pemegang
saham.Ikatan akuntan Indonesia dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan PSAK) No.
23mendefinisikan pendapata sebagai berikut:
Menurut Zaki Baridwan dalam Buku Intermediate Accounting merumuskan
pengertianpendapatan adalah:

Pendapatan adalah aliran masuk atau kenaikan lain aktiva suatu badan usaha atau pelunasan
utang(atau kombinasi dari keduanya) selama suatu periode yang berasal dari penyerahan atau
pembuatan barang, penyerahan jasa, atau dari kegiatan lain yang merupakan kegiatan lain yang
merupakankegiatan utama dan usaha


5

Disamping definisi yang dinyatakan diatas terdapat definisi pendapatan dari
zaki baridwan
“Pendapatan merupakan kenaikan kotor atau garis dalam modal pemilik yang dihasilkan
dari penjualan barang dagangan, pelayanan jasa kepada klien, penyewaan harta, peminjaman
uang dan
semua kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh penghasilan”.
Eldon Hendriksen mengemukakan definisi mengenai pendapatan sebagai berikut: :Konsep
dasar pendapatan adalah pendapatan merupakan proses arus, yaitu penciptaan barang dan jasa
selama jarak
waktu tertentu”.
Definisi-definisi diatas memperlihatkan bahwa ada 2 konsep tentang pendapatan yaitu
sebagaiberikut:
1. Konsep Pendapatan yang memusatkan pada arus masuk (inflow) aktiva sebagai hasil darikegiatan
operasi perusahaan. Pendekatan ini menganggap pendapatan sebagai inflow of net asset.
2. Konsep Pendapatan yang memusatkan perhatian kepada penciptaan
barang dan jasa serta penyaluran konsumen atau produsen lainnya, jadi pendekatan ini mengang
gap pendapatan sebagaioutflow of good and services.Konsep dasar pendapatan yang
diungkapkan oleh Patton dan Littleton dinamakan sebagai produk perusahaan
yang menekankan bahwa pendapatan merupakan arus yaitu penciptaan
barang dan jasaoleh perusahaan.
2.2 Sumber-Sumber Pendapatan
Soemarso SR mengatakan pendapatan dalam perusahaan dapat diklasifikasikan sebagai pendapatanoperasi
dan non operasi. Pendapatan operasi adalah pendapatan yang diperoleh dari aktivitas uama
perusahaan. Sedangkan,
pendapatan non opearsi
adalah pendapatan yang diperoleh bukan dari
kegiatan utama perusahaan.Jumlah nilai nominal aktiva dapat bertambah melalui berbagai
transaksi tetapi tidak semua transaksimencerminkan timbulnya pendapatan. Dalam penentuan laba
adalah membedakan kenaikan aktivayang menunjukkan dan mengukur pendapatan kenaikan
jumlah nilai nominal aktiva dapat terjadi dari:
1. Transaksi modal atau endapatan yang mengakibatkan adanya tambahan dana yang ditanamkanoleh
pemegang saham.
2.Laba dari penjualan aktiva yang bukan berupa “barang dagangan” seperti aktiva tetap, surat
-surat berharga, atau penjualan anak atau cabang perusahaa.
.3. Hadiah, sumbangan, atau penemuan.
4. Revaluasi aktiva.
5. Penyerahan produk perusahaan, yaitu aliran penjualan produk.Dari kelima sumber
tambahan aktiva diatas hanya butir kelima yang harus diakui sebagai
sumber pendapatan walaupun laba atau rugi mungkin timbul dalam hubungannya dengan pen
jualan aktivaselain produk sebagaimana yang disebutkan dalam butir ke-dua.

6

Judul: Makalah Akuntansi

Oleh: Aldiba Syaputra


Ikuti kami