Hurriyah Rrc1c017012 R009 Akuntansi Ppt Akuntansi Syariah 6

Oleh Hurriyah Hurriyah

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Hurriyah Rrc1c017012 R009 Akuntansi Ppt Akuntansi Syariah 6

AKUNTANSI SYARIAH
.................................................

................................................

DOSENPENGAMPU :
WIRMIE EKA PUTRA, S.E.,M.Si.
OLEH :
Nama

: HURRIYAH

Nim

:RRC1C017012

Jurusan

: Akuntansi

Pokok pembahasan :
1. Karangka Dasar Penyusunan Dan
Penyajian Laporan Keuangan Syariah
2. Konsep Dasar Akuntansi Menurut AAOIFI
Dan Pemikir Islam

Karangka Dasar Penyusunan Dan Penyajian
Laporan Keuangan Syariah

Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan
Keuangan Syariah (KDPPLK Syariah) merupakan pengaturan
akuntansi
yang
memberikan
konsep
yang
mendasari
penyusunanMdan penyajian laporan keuangan atas transaksi
syariah. Berbeda dengan Kerangka Konseptual Pelaporan
Keuangan (KKPK) pada SAK umum yang mengacu kepada
transaksi konvensional, KDPPLK Syariah memberikan konsep
dasar paradigma, asas transaksi syariah, dan karakteristik transaksi
syariah.

Berdasarkan KDPPLK
berasaskan pada prinsip:

Syariah,

a)

Persaudaraan (ukhuwah)

b)

Keadilan (‘adalah)

c)

Kemaslahatan (maslahah)

d)

Keseimbangan (tawazun)

e)

Unversalisme (syumuliyah)

transaksi

syariah

Beberapa karakteristik transaksi syariah
yang disebutkan dalam KDPPLK Syariah
diantaranya:
a) Tidak mengandung unsur riba;
b) Tidak mengandung unsur kezaliman;
c) Tidak mengandung unsur maysir;
d) Tidak mengandung unsur gharar;
e) Tidak mengandung unsur haram

Sejarah KDPPLK Syariah
KDPPLK ini pertama kali disahkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK IAI) pada 27 Juni
2007 dan masih berlaku hingga saat ini.
Berdasarkan surat Dewan Pengurus Nasional
(DPN) IAI maka seluruh produk akuntansi
syariah yang sebelumnya dikeluarkan oleh
DSAK IAI dialihkan kewenangannya kepada
Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) IAI.

Paradigma Transaksi Syariah
Transaksi syariah berlandaskan pada paradigma dasar bahwa
alam semesta dicipta oleh Tuhan sebagai amanah
(kepercayaan ilahi) dan sarana kebahagiaan hidup bagi
seluruh umat manusia untuk mencapai kesejahteraan hakiki
secara material dan spiritual (al-falah).

Paradigma dasar ini menekankan setiap aktivitas umat
manusia memiliki akuntabilitas dan nilai illahiah yang
menempatkan perangkat syariah dan akhlak sebagai
parameter baik dan buruk, benar dan salahnya aktivitas
usaha.

Karakteristik Transaksi Syariah
Implementasi transaksi yang sesuai dengan paradigm dan asas transaksi syariah harus memenuhi karakteristik
dan persyaratan sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

transaksi hanya dilakukan berdasarkan prinsip saling paham dan saling ridha
prinsip kebebasan bertransaksi diakui sepanjang objeknya halal dan baik (thayib)
uang hanya berfungsi sebagai alat tukar dan satuan pengukur nilai, bukan sebagai komoditas
tidak mengandung unsur riba
tidak mengandung unsur kezaliman
tidak mengandung unsur maysir
tidak mengandung unsur gharar
tidak mengandung unsur haram
tidak menganut prinsip nilai waktu dari uang (time value of money) karena keuntungan yang didapat dalam
kegiatan usaha terkait dengan risiko yang melekat pada kegiatan usaha tersebut sesuai dengan prinsip al
ghunmu bil ghurmi (no gain without accompanying risk)
10. transaksi dilakukan berdasarkan suatu perjanjian yang jelas dan benar serta untuk keuntungan semua pihak
tanpa merugikan pihak lain sehingga tidak diperkenankan menggunakan standar ganda harga untuk satu akad
serta tidak menggunakan dua transaksi bersamaan yang berkaitan (ta’alluq) dalam satu akad
11. tidak ada distorsi harga melalui rekayasa permintaan (najasy), maupun melalui rekayasa penawaran (ihtikar),
dan
12. tidak mengandung unsur kolusi dengan suap menyuap (risywah).

Bentuk Laporan Keuangan
1. Posisi Keuangan Entitas Syariah (dalam Neraca)
2. Informasi Kinerja Entitas Syariah (dalam Laporan Laba-Rugi)
3. Informasi perubahan posisi keuangan entitas syariah
4. Informasi lain
5. Catatan dan Skedul Tambahan
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam
laporan keuangan berguna bagi pemakai.Terdapat empat karateristik kualitatif
pokok yaitu:
1. Dapat Dipahami
2. Relevan
3. Keandalan
4. Dapat dibandingkan

Unsur-Unsur Laporan Keuangan
Sesuai karakteristik maka laporan keuangan entitas syariah antara lain
meliputi:
1. komponen laporan keuangan yang mencerminkan kegiatan
komersial
2. laporan posisi keuangan
3. laporan laba rugi
4. laporan arus kas dan
5. laporan perubahan ekuitas
.

6. komponen laporan keuangan yang mencerminkan
kegiatan sosial
7. laporan sumber dan penggunaan dana zakat; dan
8. laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan.
9. komponen laporan keuangan lainnya yang
mencerminkan kegiatan dan tanggung jawab khusus
entitas syariah tersebut.

Pengukuran Unsur Laporan Keuangan
1. Biaya Historis
2. Biaya Kini
3. Nilai Realisasi/penyelesaian

Konsep Dasar Akuntansi Menurut AAOIFI Dan Pemikir Islam
Tujuan Akuntansi Keuangan dan Laporan Keuangan Manfaat dengan
ditentukannya tujuan akuntansi keuangan untuk lembaga keuangan syariah
menurut AAOIFI yaitu sebagai berikut:
1.
2.

3.
4.
5.

Dapat digunakan sebagai panduan bagi dewan standar untuk menghasilkan
standar yang konsisten.
Tujuan akan membantu bank dan lembaga keuangan syariah untuk memilih
berbagai alternatifmetode akuntansi pada saat standar akuntansi belum
mengatur.
Tujuan akan membantu untuk memandu manajamen dalam membuat pertimbangan pada saat akan menyusun laporan keuangan.
Penetapan tujuan yang mendukung penyusunan standar akuntansi yang
konsisten.
Tujuan jika diungkapkan dengan baik, akan meningkatkan kepercayaan
pengguna serta meningkatkan pemahaman informasi akuntansi sehingga
akhirnya akan meningkatkan kepercayaan atas lembaga keuangan syariah .

Pemakai laporan keuangan menurut AAOIFI antara lain sebagai berikut:
a. Pemegang saham
b. Pemegang investasi
c. Pemilik dana (bagi deposan bank)
d. Pemilik dana tabungan
e. Pihak yang melakukan transaksi bisnis
f. Pengelola zakat
g. Pihak yang mengatur Paradigma, Asas, dan Karakteristik Transaksi Syariah Paradigma, Asas, dan
Karakteristik Transaksi Syariah tidak dapat dipisahkan dari ekonomi Islam, karena ekonomi Islam
merupakan pelaksanaan syariah Islam

bentuk laporan keuangan
(laporan keuangan perbankan syariah) yang diminta oleh AAOIFI

antara lain sebagai berikut :
1. Laporan perubahan posisi keuangan
2. Laporan laba rugi
3. Laporan perubahan ekuitas atau laporan perubahan
saldo laba
4. Laporan arus kas
5. Laporan perubahan investasi yang dibatasi dan
ekuivalennya
6. Laporan sumber dan penggunaan dana zakat serta dana
sumbangan
7. Laporan sumber dan penggunaa dana qard hasan

TERIMA KASIH

Judul: Hurriyah Rrc1c017012 R009 Akuntansi Ppt Akuntansi Syariah 6

Oleh: Hurriyah Hurriyah


Ikuti kami