Belajar Akuntansi

Oleh M Qudratulloh

21 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Belajar Akuntansi

Jurnal
Jurnal adalah suatu buku harian tempat mencatat semua transaksi yang terjadi
dalam perusahaan secara sistematis dan kronologis, pencatatan dilakukan
berdasarkan bukti-bukti dengan menyebutkan rekening yang didebet dan
dikredit. Prosesnya disebut menjurnal (journalizing).
Berikut ini bentuk jurnal.

Penjelasan kolom-kolom jurnal :
a.Kolom tanggal diisi tanggal, bulan dan tahun.
b.Kolom No. bukti diisi nomor bukti transaksi. Adakalanya kolom ini ditiadakan.
c.Kolom Keterangan diisi nama perkiraan atau akun yang dijurnal.
d.Kolom Ref (referensi) diisi nomor kode akun.
e.Kolom

Debet

diisi

jumlah

atau

nilai

perkiraan

yang

akan

didebet.

f. Kolom Kredit diisi jumlah atau nilai perkiraan yang akan dikredit.
Fungsi jurnal
Fungsi jurnal umum sebagaiberikut :
a. Mencatat/record : mencatat semua transaksi dan kejadian atau peristiwa yang
mengakibatkan perubahan posisi harta,utang dan modal.
b. Historis : mencatat transaksi/kejadian yang telah berlalu secara urut
waktu/kronologis
c. Analisis : menganalisis pengaturan transaksi/kejadian terhadap posisi harta,
utang dan modal

sehingga dapat diketahui akun mana yang bertambah dan

berkurang
d. Instruktif : memberikan instruksi atau perintah untuk mencatat (menggolonggolongkan)

e. Informatif : memberikan penjelasan tentang waktu dan peristiwa ekonomi
yang terjadi, pengaruhnya terhadap akun yang bersangkutan, nama debitur atau
kreditur dan sebagainya..
Contoh jurnal dan buku besar untuk perusahaan yang sudah beroperasi lebih dari
satu periode akuntansi.
Saldo berbagai akun pada tanggal 1 Desember 2011 dan bukti-bukti transaksi
selama bulan Desember pada Salon “Jessica”.
Untuk lebihi jelasnya bawah ini contoh jurnal umum

Buku Besar
Pengertian Buku Besar
Buku besar adalah himpunan rekening-rekening yang saling berhubungan yang
menggambarkan pengaruh transaksi terhadap perubahan harta, utang dan modal.

Pemindahbukuan semua pos-pos jurnal ke buku besar disebut posting. Nama akun
yang dipakai pada ayat-ayat jurnal harus sama dengan nama akun di buku besar.

posting

Neraca Saldo (Trial Balance)
Adalah daftar seluruh akun dengan mencatat di debet dan kredit untuk melihat
apakah saldonya sudah seimbang.
Apabila perkiraan-perkiraan buku besar telah didebet dan dikredit untuk setiap
transaksi selama satu periode akuntansi, besarnya saldo sudah tampak. Jadi,
jumlah saldo-saldo debet akan sama dengan jumlah saldo-saldo kredit.

Untuk itu, secara berkala dibuat daftar yang disebut neraca saldo. Penyusunan
sebuah neraca saldo pada akhir suatu periode akuntansi merupakan tahap
pengikhtisaran atau ringkasa.

Jurnal Penyesuaian (Adjusment)
Anggaran mengenai kebenaran jumlah-jumlah dalam neraca saldo tidak berlaku
untuk semua perkiraan. Ada beberapa perkiraan tidak mencerminkan keadaan
yang sebenarnya. salah satu penyebabnya ialah belum dibuatnya dokumen pada
akhir periode sehingga transaksi belum dicatat.
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat karena :

1.suatu

transaksi

sudah

terjadi

tetapi

belum

dicatat

dalam

perkiraan

2. transaksi sudah dicatat, tetapi saldonya perlu dikoreksi

Ayat jurnal penyesuaian (adjusting journal entries) terhadap perkiraanperkiraan tertentu, dibuat untukmengoreksi perkiraan-perkiraan tersebut
sehingga mencerminkan keadaan harta, utang, modal, pendapatan dan beban yang
sebenarnya.
Beberapa transaksi yang terjadi di akhir periode dan perlu dibuatkan jurnal
penyesuaiannya adalah :

a.Penyusutan aktiva tetap
Misal : mesin, peralatan, kendaraan dan gedung. Nilai atau jumlah yang dicatat
adalah sebesar yang disusutkan.

b.Pemakaian perlengkapan
Nilai

yang

dicatat

adalah

sebesar

yang

terpakai.

Jurnalnya :

c.Piutang tak tertagih
Adalah taksiran mengenai jumlah piutang yang mungkin tak dapat diterima
pembayarannya.
Jurnalnya :

d.Beban-beban yang dibayar dimuka (sekaligus)

Adalah pembayaran beban yang digunakan untuk beberapa kali pemakaian,
misalnya sewa, iklan dan asuransi.

e.Beban yang masih harus dibayar (utang), misalnya gaji dan bunga bank.
Jurnalnya :

f.Pendapatan yang telah diterima dimuka
Merupakan utang karena pekerjaan harus dilakukan dahulu, misalnya sewa diterima di
muka.

g.Pendapatan yang masih harus diterima
Merupakan piutang karena pekerjaan telah selesai, tetapi pembayarannya belum
diterima, misalnya bunga bank.
Jurnalnya :

Sebagai ilustrasi membuat jurnal penyesuaian, perhatikan akun-akun yang
terdapat pada neraca saldo pada Salon “Jessica” diatas.
Data yang digunakan untuk membuat jurnal penyesuaian pada tanggal 31
Desember 2011 adalah sebagai berikut: :
a.Berdasarkan hasil penilaian akhir, nilai perlengkapan salon tersisa Rp
1.200.000,00.
b.Sewa yang telah digunakan Rp 600.000,00

c.Peralatan salon disusutkan 10% per tahun
d. Gaji karyawan yang masih harus dibayar Rp 400.000,00

KERTAS KERJA (Work Sheet)
Adalah kertas berkolom (neraca lajur) yang digunakan sebagai kertas kerja
dalam penyesuaian laporan keuangan. Penggunaan kertas kerja dapat mengurangi
kesalahan. Di samping itu, kertas kerja juga dapat digunakan untuk memeriksa
ketepatan perhitungan yang dilakukan dan memungkinkan penyesuaian daftar
secara logis.

Di dalam kertas kerja memuat kolom-kolom yang terdiri dari :
Neraca saldo, Penyesuaian, Neraca saldo setelah penyesuaian, Rugi/laba dan
Neraca. Masing-masing kolom terdiri dari debet dan kredit.

a. Isilah kolom neraca saldo dengan angka-angka dari saldo masing-masing buku
besar.
b. Pindahkan angka-angka yang terdapat dalam ayat jurnal penyesuaian ke dalam

kolom penyesuaian.Jika nama akun belum tercantum di dalam kolom nama akun,
tulislah nama akun yangbaru dibawah jumlah neraca saldo.
c. Hitunglah neraca saldo penyesuaian untuk data yang mengalami penyesuaian,
sedangkan jika tidak mengalami penyesuaian, tuliskan saja angka-angka dari
kolom neraca saldo sesuai debet dan kreditnya.
d. Pindahkan angka-angka neraca saldo penyesuaian untuk kelompok rekening
beban dan pendapatan ke kolom Rugi/laba. Hitunglah selisih jumlah pendapatan
dan jumlah beban. Hasilnya merupakan laba (pendapatan > beban) dan rugi
(pendapatan

<

beban)

e. Pindahkan angka-angka neraca saldo penyesuaian untuk kelompok harta, utang,
modal, prive dan akumulasi penyusutan ke kolom neraca.
Bentuk Kertas Kerja
Pada umumnya kertas kerja yang digunakan dapat berbentuk 6 kolom, 8 kolom, 10
kolom dan 12.
Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah contoh-contoh bagan berikut :
1. Bentuk kertas kerja 6 kolom

2. Bentuk kertas kerja 8 kolom

3. Bentuk kertas kerja 10 kolom

4. Bentuk kertas kerja 12 kolom

Judul: Belajar Akuntansi

Oleh: M Qudratulloh


Ikuti kami