Bab1 Rama Yusrida {akuntansi Keuangan Dan Standar Akuntansi}

Oleh Rama Yusrida

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Bab1 Rama Yusrida {akuntansi Keuangan Dan Standar Akuntansi}

AKUNTANSI KEUANGAN DAN
STANDAR AKUNTANSI
NAMA : RAMA YUSRIDA
NIM : C1C019108

PEMBAHASAN

1. Akuntansi dan laporan
keuangan
sebagai
bahasa bisnis
2. Akuntansi Keuangan
3. Akuntansi dan Alokasi
Sumber Daya
4. Standar Akuntansi Keuangan
5. Perkembangan IFRS dan IASB
6. Perkembangan DSAK dan
PSAK
7. Kerangka Dasar Penyajian
dan Penyusunan Laporan
Keuangan
8. Perubahan KerangKa
Konseptual Konvergensi IFRS
9. Tantangan Akuntansi di Masa
Mendatang

01
Akuntansi
Keuangan dan
Laporan
Keuangan

Akuntansi yaitu alat untuk menyampaikan
informasi keuangan kepada pihak-pihak yang
memerlukannya sebagai bahan analisa bisnis yang
sedang kita jalankan. Oleh karena itu, akuntansi
disebut bahasa bisnis. Semakin baik bahasa yang kita
gunakan, maka semakin baik pula keputusan yang kita
ambil dalam mengelola keuangan.
Untuk menyampaikan informasi-informasi
tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau
yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan
keuangan yaitu alat komunikasi yang digunakan oleh
manajemen kepada pihak luar perusahaan. Kualitas
komunikasi yang dicapai akan tergantung kepada
kualitas laporan keuangan. Laporan keuangan suatu
perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan,
yaitu Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi
Komprehensif, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan
Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.

02
Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan berkaitan dengan
menghasilkan laporan keuangan untuk pemegang saham,
kreditor, dan orang lain yang berada di luar organisasi
yang bersangkutan. Laporan keuangan utama adalah
laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan laporan
arus kas.
Tujuan laporan keuangan menurut Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1 adalah
memberikan informasi mengenai posisi keuangan,
kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat
bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam
pembuatan keputusan ekonomi.

TUJUAN LAPORAN
KEUANGAN

asi
m
r
a
Info
day
r
e
b
Sum
n
uha
t
n
u
nga
K eb
a
u
Ke
uh
r
a
g
Pen

Memberikan informasi
yang menyangkut
posisi keuangan
Menunjukkan apa yang
telah dilakukan
manajemen dan
pertanggungjawaban
sumberdaya yang
dipercayakan
Memenuhi kebutuhan
bersama sebagian besar
pemakai
Menyediakan pengaruh
keuangan dari kejadian
dimasa lalu.

03
Akuntansi dan
Alokasi Sumber
Daya

Prinisip ekonomi mendasari aktivitas tindakan
manusia bagaimana mengalolasikan sumber daya yang
terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.
Laporan keuangan memberikan informasi agar pengguna
dapat mengalokasikan sumber daya secara efisien dan
efektif.
Laporan keuangan yang relevan dan andal dapat
dihasilkan jika ada standar akuntansi, auditor yang
berkualitas, serta praktik manajemen entitas yang baik
dalam entitas tersebut. Praktik tata kelola perusahaan yang
baik ( good corporate governance-GCG) mengharuskan
perusahaan untuk menerapkan prinsip transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab dan fairness.

Laporan Keuangan
Informasi yang
membantu pengguna
untuk melakukan
keputusan alokasi
sumber daya

Pengguna
Investor, kreditor,
manajemen,
pemasok ,dll

Alokasi Sumber Daya
Proses untuk
menentukan bagaimana
sumber daya
dialokasikan untuk
memaksimalkan hasil.

04
Standar
Akuntansi
Keuangan

Standar akuntansi adalah seperangkat prinsip,
standar, dan prosedur umum yang menentukan dasar dari
kebijakan dan praktik akuntansi keuangan. Standar
akuntansi meningkatkan transparansi pelaporan
keuangan di semua negara.
Di Amerika Serikat, Prinsip Akuntansi yang
Diterima Secara Umum membentuk seperangkat standar
akuntansi yang diterima secara luas untuk penyusunan
laporan keuangan. Perusahaan internasional mengikuti
Standar Pelaporan Keuangan Internasional, yang
ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Internasional
dan berfungsi sebagai pedoman bagi perusahaan nonAS. GAAP yang melaporkan laporan keuangan.

4 PILAR STANDAR AKUNTANSI

1

2

3

Standar Akuntansi

Standar Akuntansi

Standar

Keuangan

Keuangan Entitas

Akuntansi

Tanpa Akuntabilitas

Syariah

Publik

4
Standar Akuntansi
Pemerintahan

05
Perkembangan IFRS
dan IASB

IFRS => IAS => Yang disusun oleh IASC, yang termasuk
organisasi pendahulu dari IASB.
IASC berganti menjadi IASB pada tahun
2001.
Standar baru yang diterbitkan oleh IASB diberi
nama IFRS.
Standar akuntansi disusun melalui proses yang
dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Proses
tersebut disebut sebagai due process yang memiliki
komponen :
• Dewan standar yang independen.
• Proses pengembangan standar yang teliti dan
sistematis
• Bekrjasama dengan investor, regulator, pelaku bisnis,
utama, profesi kuntan global, dan setip tahapan proses
• Berusaha untuk melakukan kolaborasi dengan
komunitas dewan penyusun standard.

06
Perkembangan
DSAK dan PSAK

Sejak 1984 komite PAI mengembangkan
beberapa standar akuntansi, yaitu : PSAK Akuntansi
Dana Pensiun, PSAK Akuntansi Perkoperasian,
PSAK Akuntansi Asuransi Kerugian, PSAK
Akuntansi Minyak dan Gas Bumi, PSAK Akuntansi
Sewa Guna Usaha, dan PSAK Perbankan.
Selama kurun waktu 1994-1998 nama komite
PAI diubah menjadi Komite SAK dan berakhir pada
tahun 1998berubah menjadi Dewan Standar
Akuntansi Keuangan (DSAK). Selama kurun waktu
1994-2008 dikeluarkan standar dan revisi terhadap
standar yang ada untuk disesuaikan dengan praktik
bisnis dan perkembangan standar secara
internasional.PSAK 1994 sebagian besar merupakan
hasil terjemahan dan adaptasi IAS. Dalam proses
adaptasinya, DSAK tidak menyebutkan secara
eksplisit dalam setiap standar rujukan IAS yang
diadaptasi.

07
Kerangka Dasar
Penyajian dan
Penyusunan
Laporan Keuangan

Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian
Laporan Keuangan (KDPPLK) merupakan konsepkonsep dasar yang menjadia pedoman dalam
penyusunan laporan keuangan untuk tujuan umum
dan menjadi pedoman bagi penyusun standar
akuntansi untuk mengembangkan standar akuntansi
di masa yang akan datang dan sebagai pedoman
dalam menyelesaikan permasalahan yang belum
diatur secara khusus di dalam pernyataan standar
akuntansi.

01

Pengguna dan Tujuan Laporan
Keuangan

02

Asumsi

03

Karakteristik Kualitatif

04

Unsur Laporan Keuangan

Pengakuan Laporan Unsur
Keuangan

Konsep Pemeliharaan Modal

08
Perubahan
KerangKa
Konseptual
Konvergensi IFRS

Konvergensi ke IFRS akan meningkatkan
kompleksitas pengenalan konsep nilai wajar dan nilai
tunai dalam pengukuran aset dan liabilitas.
Penggunaan konsep nilai wajar dan nilai tunai dalam
implementasinya banyak menggunakan estimasi dan
pertimbangan
sehingga
memerlukan
tenaga
ahliappraisaldan aktuaris. Di samping itu, terjadi
pergeseran konsep pengukuran laba dari pendekatan
laba rugi (laba akuntansi) menjadi pendekatan neraca
(laba ekonomi).

09
Tantangan
Akuntansi di Masa
Mendatang

Pengukuran non-financial perlu
dikembangkan dan dilaporkan untuk
memberikan informasi tambahan kepada
pemakai.
Informasi lebih detail tentang soft assets
(intangibles) atau harta tak berwujud karena
nilainya dominan untuk industri tertentu,
porsinya meningkat dan menentukan nilai
perusahaan.
Informasi “melihat ke depan”,
sebagai tambahan informasi historis,
perlu disediakan.

Laporan dalam basis waktu yang riil
dan up-to date (bukan hanya secara
periodik).

THANK YOU
Any Question?

Judul: Bab1 Rama Yusrida {akuntansi Keuangan Dan Standar Akuntansi}

Oleh: Rama Yusrida


Ikuti kami