Akuntansi Syariah

Oleh Ahmad Jumirin

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Syariah

Akuntansi Perbankan
Syariah
Tim Pengajar STIEI Kayutangi
Banjarmasin

Dasar Penerapan
Akuntansi Perbankan Syariah


Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan
Keuangan Bank Syariah (KDPPLK Bank Syariah)
◦ landasan konseptual
◦ jika tidak diatur, berlaku KDPPLK umum, sepanjang tidak
bertentangan dengan prinsip syariah



PSAK 59: Akuntansi Perbankan Syariah
◦ Landasan Praktis/Operasi

Disahkan 1 Mei 2002
 Berlaku efektif:


◦ untuk penyusunan dan penyajian lapkeu yang dimulai 1 Januari
pada atau setelah 2003.
◦ Penerapan lebih dini dianjurkan


Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia – PAPSI
(Juli 2003)
Akuntansi Bank Syariah

2

Laporan Keuangan Bank Syariah
• Neraca
• Laporan Laba Rugi
• Laporan Perubahan Ekuitas
• Laporan Arus Kas






Bank Syariah:
Investor
Manajer Investasi

Laporan Perubahan
Investasi Terikat

Bank Syariah:
Agen Investasi

Laporan Sumber dan
Penggunaan Dana ZIS
Laporan Sumber dan
Penggunaan Dana Qardhul
Hasan

Bank Syariah:
Pengemban
Fungsi Sosial

Catatan atas Laporan Keuangan
Akuntansi Perbankan Syariah

3

Hubungan antar Komponen
Laporan Keuangan

Neraca
Aset



Saldo Dana

K + ITT + E

Aset

◦ Kas &
Setara
Kas
◦ …



Kewajiban



Investasi
Tidak Terikat



Ekuitas

Laporan Perubahan
Investasi Terikat
Laporan Sumber &
Penggunaan Dana
ZIS
Laporan Sumber &
Penggunaan Dana
Qardhul Hasan

Laporan Arus Kas

Kas &
Setara Kas

Laporan
Perubahan Ekuitas

Laporan Laba Rugi
Penghasilan
Beban

Ekuitas

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Akuntansi Bank Syariah

4

NERACA
BANK SYARIAH


ASET



KEWAJIBAN



INVESTASI TIDAK
TERIKAT



EKUITAS

Akuntansi Perbankan Syariah

5

Aset








Kas
Penempatan pada BI
Giro pada bank lain
Penempatan pada
bank lain
Efek-efek
Piutang





Piutang murabahah
Piutang Salam
Piutang istishna
Piutang
pendapatan ijarah












Pembiayaan
Mudharabah
Pembiayaan
Musyarakah
Persediaan
Aktiva yang diperoleh
untuk ijarah
Penyertaan
Aktiva tetap
Aktiva lain

Akuntansi Perbankan Syariah

6

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Murabahah
1. Negosiasi & Persyaratan
2. Akad Jual Beli
NASABAH

6. Bayar
3. Beli

5. Terima Barang
4. Kirim

PENJUAL
(SUPPLIER)

Akuntansi Perbankan Syariah - Ahmad Jumirin Asyikin STIEI Kayutangi Banjarmasin

7

Tabel 1
Ilustrasi Jurnal Sederhana Transaksi Murabahah
No
Jurnal
Debet
Kredit
1. Pada saat bank syariah menerima uang muka dari
nasabah pembeli sebesar Rp5 juta.
Db. Kas/Rekening Nasabah 5.000.000 Kr. Uang Muka (Urbun)
5.000.000
2.

Pada saat pembelian kendaraan pesanan nasabah
sebesar Rp30 juta.
Db. Persediaan - Kendaraan 30.000.000 Kr. Kas
30.000.000

Akuntansi Perbankan Syariah

8

No
3.

Jurnal

Kredit

Pada saat penyerahan kendaraan kepada pembeli dan
disepakati margin keuntungan untuk bank sebesar Rp2 juta.
Db. Piutang Murabahah
Db. Uang Muka (Urbun)
Kr. Persediaan
Kr. Margin Ditangguhkan

4.

Debet

27.000.000 5.000.000 30.000.000
2.000.000

Pada saat pelunasan dan pengakuan pendapatan margin
murabahah.
Db. Kas/Rekening Nasabah
Kr. Piutang Murabahah
Db. Margin Ditangguhkan
Kr. Pendapatan Margin Murabahah

27.000.000 27.000.000
2.000.000 2.000.000

Akuntansi Bank Syariah

9

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Salam Paralel
PENJUAL
(SUPPLIER)

4. Kirim
Dokumen

5.Kirim
BarangPesanan

3.Negosiasi
Bayar

PEMBELI

2.Bayar
1.Negosiasi
dan Pesan

BANK
SYARIAH

Akuntansi Bank Syariah

10

Tabel 2
Ilustrasi Jurnal Sederhana Transaksi Salam Paralel
No Jurnal

Debet

Kredit

1.

Pada saat bank syariah menerima uang pelunasan pada
awal akad dari nasabah pembeli akhir sebesar Rp7 juta.
Db. Kas/Rekening Nasabah
7.000.000 Kr. Hutang Salam
7.000.000

2.

Pada saat pembelian 1 ton beras Cianjur kualitas no. 1
dari produsen (pemasok) dengan pelunasan di awal
sebesar Rp 6 juta.
Db. Piutang Salam
6.000.000 Kr. Kas
6.000.000
Akuntansi Bank Syariah

11

No Jurnal
Debet
Kredit
3. Pada saat penyerahan 1 ton beras Cianjur kualitas no. 1
dari produsen (pemasok) kepada bank syariah.
Db. Persediaan – 1 ton beras Cianjur no.1 6.000.000 Kr. Piutang Salam
6.000.000
4.

Pada saat penyerahan 1 ton beras Cianjur kualitas no. 1
dari bank syariah kepada nasabah pembeli akhir.
Db.Hutang Salam
7.000.000 Kr. Persediaan – 1 ton beras Cianjur no.1
6.000.000
Kr. Laba Bersih Salam Paralel
1.000.000

Akuntansi Bank Syariah

12

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Istishna Paralel
PRODUSEN
(PEMBUAT)

5.Kirim
BarangPesanan

KONSUMEN
(PEMBELI)

6.Bayar
4. Tagih

2.Negosiasi
Pesan
BANK
SYARIAH

3. Tagih
1.Negosiasi
dan Pesan

Akuntansi Bank Syariah

13

Tabel 3
Ilustrasi Jurnal Sederhana Transaksi Istishna Paralel
Uraian

Total

Thn 1

Thn 2

Nilai kontrak antara bank syariah dan
nasabah pembeli akhir dan jadwal
pelunasan piutang

1000

500

500

Nilai biaya perolehan yang harus
dibayarkan oleh bank syariah kepada
sub-kontraktor

800

600

200

Keuntungan

200

(100)

300

Jadwal pelunasan hutang oleh bank
syariah kepada sub-kontraktor

800

400

400

Akuntansi Bank Syariah

14

No
1

2

Jurnal

Tahun
1
2
Pada saat penerimaan tagihan dari subkontraktor:
Dr. Aktiva Istishna dalam
600 200
Penyelesaian
Kr. Hutang Istishna
Pelunasan hutang kepada sub-kontraktor sesuai
jadual yang diperjanjikan:
Dr. Hutang Istishna
400 400
Kr. Kas
Akuntansi Bank Syariah

15

No
3

4

Jurnal

Tahun
1
2
Penagihan kepada nasabah (pembeli akhir)
sesuai dengan perjanjian:
Dr. Piutang Istishna
500 500
Kr. Termin Istishna
Penerimaan pembayaran dari nasabah (pembeli
akhir):
Dr. Kas
500
Kr. Piutang Istishna
500 500
Kr. Termin Istishna
500 Akuntansi Bank Syariah

16

No
5

Jurnal

Tahun
1
2
Pada saat pengakuan pendapatan di akhir
periode:
Dr. Aktiva Istishna dalam
Penyelesaian
150 50
Dr. HP Istishna
600 200
Kr. Pendapatan Istishna
750 250

Akuntansi Bank Syariah

17

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Mudharabah (Bank sebagai Shahibul Maal)
Perjanjian Bagi Hasil
Nasabah
(Mudharib)

Keahlian

Modal
100%

Proyek/Usaha
Nisbah
X%

Nisbah
Y%

Pembagian Keuntungan
Modal

Bank
(Shahibul Maal)

Pengembalian
Modal Pokok

Akuntansi Bank Syariah

18

Tabel 5
Ilustrasi Jurnal Sederhana Transaksi Musyarakah
No
1.

Jurnal

Kredit

Pada saat bank syariah menyalurkan sebagian dana kepada mitra
musyarakah pada awal akad sebesar Rp7 juta. Misalnya dalam akad ini
mitra musyarakah juga menyetor modal usaha dalam jumlah yang sama
Rp7 juta.
Db. Pembiayaan Musyarakah
Kr. Kas/Rekening Nasabah

2. a

Debet

7.000.000
-

7.000.000

Kondisi 1:
Pada saat pemberitahuan hasil pengelolaan dana/usaha secara periodik.
Misalnya dilaporkan hasil untuk periode tersebut Rp1.000.000,00 dengan
kesepakatan bagi hasil 40% untuk Bank Syariah dan 60% untuk mitra
musyarakah yang juga sebagai mudharib. Bank syariah akan mencatat
pengakuan bagi hasilnya Rp400,000,00 (40% x Rp1.000.000,00).
Db. Piutang Pendapatan Bagi Hasil
Kr. Pendapatan Bagi Hasil

400.000
-

400.000

Akuntansi Bank Syariah

19

No
2. b

Jurnal

Kredit

Kondisi 2:
Pada saat pemberitahuan hasil pengelolaan dana/usaha secara
periodik. Misalnya dilaporkan terjadi rugi (jika menggunakan
profit sharing) sebesar Rp200.000,00 dan bukan karena kesalahan
mudharib, dengan kesepakatan bagi hasil 40% untuk Bank
Syariah dan 60% untuk mitra musyarakah. Bank syariah dan mitra
musyarakah akan mencatat rugi yang terjadi secara proporsional
sesuai modal yang disetorkan. Bank syariah hanya akan
menanggung kerugian separuhnya.
Db. Rugi Usaha Musyarakah
Kr. Pembiayaan Musyarakah

3.

Debet

100.000
-

100.000

Pada saat pelunasan bagi hasil (2.a) dari mitra musyarakah kepada
bank syariah sebesar Rp400,000,00.
Db.Kas dan Setara Kas
Kr. Piutang Pendapatan Bagi Hasil

400.000
-

400.000

Akuntansi Bank Syariah

20

No
4. a

Jurnal

Kredit

Kondisi 1:
Pada saat pelunasan pembiayaan (2.a) dari mitra
musyarakah kepada bank syariah sebesar Rp7.000,000,00,
misalkan menggunakan akad musyarakah permanen.
Db.Kas dan Setara Kas
Kr. Pembiayaan Musyarakah

4. b

Debet

7.000.000 7.000.000

Kondisi 2:
Pada saat pelunasan pembiayaan (2.b) dari mitra
musyarakah kepada bank syariah sebesar Rp6.900.00,00
(Rp7.000,000,00 – Rp100.000,00), misalkan menggunakan
akad musyarakah permanen.
Db.Kas dan Setara Kas
Kr. Pembiayaan Musyarakah

6.900.000 6.900.000

Akuntansi Bank Syariah

21

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Musyarakah
Perjanjian Bagi Hasil
Nasabah
(Mitra)

Modal

Modal

Proyek/Usaha

•Nisbah X%
•Porsi modal Nasabah

•Porsi modal Nasabah

•Nisbah Y%
•Porsi modal bank

Pembagian Keuntungan
Pembagian Kerugian
Modal

Bank
(Mitra)

•Porsi modal bank

Pengembalian
Modal Pokok
Akuntansi Bank Syariah

22

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Ijarah Muntahiyyah Bittamlik
Milik Nasabah
Setelah Pelepasan

Penjual/
Supplier

2. Beli
Obyek
Sewa

Obyek Sewa

Nasabah

3. Sewa
Beli

1. Butuh
Obyek Sewa

Bank Syariah

Milik Bank Syariah
selama masa sewa
Akuntansi Bank Syariah

23

Akuntansi Penggunaan Dana Bank Syariah

Skema Qardh
Perjanjian Qardh
Nasabah

Modal
100%

Proyek/Usaha
100%

Bank Syariah

• Pengembalian Modal Pokok
• Bonus (sukarela)

Keuntungan
Modal
Akuntansi Bank Syariah

24

Kewajiban, Investasi Tidak Terikat dan Ekuitas
KEWAJIBAN

Kewajiban Segera

Simpanan





Kewajiban Lain:



Utang Salam
Utang Istishna

Kewajiban kepada Bank Lain
Pembiayaan yang Diterima
Kewajiban Lain
Pinjaman Subordinasi

Tabungan Mudharabah
Deposito Mudharabah

Bank Lain








Giro Wadiah
Tabungan Wadiah















Simpanan Bank Lainnya




Giro Wadiah
Tabungan Wadiah

INVESTASI TIDAK TERIKAT
 Bukan Bank

Tabungan Mudharabah
Deposito Mudharabah

EKUITAS

Modal disetor

Tambahan modal

Saldo Laba

Modal Sumbangan

Selisih Penilaian Aktiva Tetap

Selisih Penjabaran
Akuntansi Bank Syariah

25

Akuntansi Sumber Dana Bank Syariah

Skema Wadiah Yad Al Amanah
1. Titip barang/uang

Nasabah
(Penitip)

Bank
(Penyimpan)
2. Bebankan biaya penitipan



Wadiah Yad al Amanah

◦ Penyimpan tidak boleh memanfaatkan barang/uang
titipan.
◦ Penyimpan dapat mengenakan biaya penitipan.
Akuntansi Bank Syariah

26

Akuntansi Sumber Dana Bank Syariah

Skema Wadiah Yad Adh Dhamanah
1. Titip Barang/uang

Nasabah
(Penitip)

Bank
(Penyimpan)
4. Beri Bonus



2.
Pemanfaatan
Barang/uang

3.Bagi Hasil

Wadiah Yad adh Dhamanah
◦ Penyimpan boleh memanfaatkan
barang/uang titipan.
◦ Keuntungan sepenuhnya menjadi milik
penyimpan.
◦ Penyimpan dapat memberikan insentif
(bonus) kepada penitip.

Pengguna
Dana
Akuntansi Bank Syariah

27

Investasi Tidak Terikat
AKTIVA


KEWAJIBAN +
INVESTASI TIDAK TERIKAT +
EKUITAS

Dana investasi tidak terikat dengan kriteria
bahwa bank:
◦ punya hak menggunakan, menginvestasikan, dan
mencampur dana;
◦ keuntungan dibagi hasil sesuai nisbah; dan
◦ tidak berkewajiban mengembalikan dana jika rugi.
Akuntansi Bank Syariah

28

Akuntansi Sumber Dana Bank Syariah

Skema Mudharabah (Bank sebagai Mudharib)
Perjanjian Bagi Hasil
Bank
(Mudharib)

Keahlian

Modal
100%

Proyek/Usaha
Nisbah
X%

Nisbah
Y%

Pembagian Keuntungan
Modal

Nasabah
(Shahibul Maal)

Pengembalian
Modal Pokok

Akuntansi Bank Syariah

29

Fatwa No.: 14
Sistem Distribusi Hasil Usaha
Pada prinsipnya, LKS boleh
menggunakan sistem accrual basis
maupun cash basis dalam administrasi
keuangan.
 Dilihat dari segi kemaslahatan (alashlah), dalam pencatatan sebaiknya
digunakan sistem accrual basis;
akan tetapi, dalam distribusi hasil usaha
hendaknya ditentukan atas dasar
penerimaan yang benar-benar terjadi
(cash basis)


Akuntansi Bank Syariah

30

Laporan Laba Rugi

20XB

20XA

XXX
XXX
XXX
XXX

XXX
XXX
XXX
XXX

XXX

XXX

(XXX)

(XXX)

XXX

XXX

(XXX)

(XXX)

XXX

XXX

BEBAN NON OPERASI

(XXX)

(XXX)

ZAKAT

(XXX)

(XXX)

PAJAK

(XXX)

(XXX)

PENDAPATAN OPERASI UTAMA
• Pendapatan dari Jual Beli
• Pendapatan dari Sewa
• Pendapatan dari Bagi Hasil
• Pendapatan Operasi Utama Lainnya
TOTAL
HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL ITT
PENDAPATAN OPERASI LAINNYA
BEBAN OPERASI LAINNYA
PENDAPATAN NON OPERASI

Akuntansi Bank Syariah

31

1

Tahapan Penentuan Hak Pihak Ketiga atas Bagi
Hasil Investasi Tidak Terikat
Pendapatan Operasi Utama dalam laporan laba rugi
direkonsiliasi menjadi Pendapatan Operasi
Utama yang telah diterima kasnya.
 Buat Tabel Alokasi untuk menentukan porsi
Pendapatan Operasi Utama yang telah diterima
kasnya yang didanai dari:
◦ simpanan masyarakat (nasabah) dengan akad
mudharabah dan akad wadiah; dan
◦ dana lain
 Tentukan Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil Investasi
Tidak Terikat dengan menggunakan Tabel
Profit/Revenue Distribution.


Akuntansi Bank Syariah

32

2

Rekonsiliasi

PENDAPATAN OPERASI UTAMA (Akrual)
PENGURANG

XXX

• Pendapatan Tahun Berjalan yang Kasnya Belum Dierima
• Pendapatan Margin Murabahah
• Pendapatan Istishna
• Hak Bagi Hasil:
•Pembiayaan Mudharabah
•Pembiayaan Musyarakah
• Pendapatan Sewa

(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)

(XXX)

TOTAL
PENAMBAH
• Pendapatan periode sebelumnya yang kasnya baru diterima pada
periode berjalan:
• Penerimaan pelunasan piutang:
• Margin Murabahah
• Istishna

• Pendapatan Sewa

XXX
XXX
XXX

• Penerimaan piutang bagi hasil:
•Pembiayaan Mudharabah
•Pembiayaan Musyarakah

XXX
XXX

TOTAL
PENDAPATAN OPERASI UTAMA (Kas)

XXX
XXX
Akuntansi Bank Syariah

33

3

Tabel Alokasi Porsi Pendapatan
(Alternatif Kemungkinan yang Terjadi)

No.

Penghimpunan Penyaluran
dana
dana

Pendapatan
Penyaluran

Pendapatan yang
harus dibagi hasil

1.

150.000

150.000

325

325

2.

150.000

175.000

350

300

3.

150.000

125.000

275

275

Keterangan
Semua pendapatan dibagi
hasil antara bank dan
nasabah

150.000/175.000 x 350
(Pendapatan dibagi hasil
sebesar porsi
penghimpunan dana)

Semua pendapatan
dibagi hasil antara
bank dan nasabah
Ada dana yang belum
tersalurkan

Akuntansi Bank Syariah

34

4

Tabel Distribusi Bagi Hasil
Jenis
Penghimpunan

Saldo
Pendapatan yang
Rata-rata harus dibagi hasil

Porsi
Pemilik Dana

Porsi
Pengelola Dana

Nisbah Jumlah Nisbah Jumlah
C
D
E
F

A

B

Giro Wadiah

A1

B1

0,00

D1

1

F1

Tabungan Mudharabah

A2

B2

0,55

D2

0,45

F2

1 Bulan

A3

3 Bulan
6 Bulan

A4
A5

12 Bulan

A6

B3
B4
B5
B6

0,60
0,65
0,67
0,70

D3
D4
D5
D6

0,40
0,35
0,33
0,30

F3
F4
F5
F6

A

B

C

D

E

F

Deposito Mudharabah

TOTAL

Akuntansi Bank Syariah

35

Contoh Penghitungan:








A = Total Saldo Rata-Rata Penghimpunan Dana
=
150.000
A2 = Total Saldo Rata-Rata Tabungan Mudharabah
=
50.000
B = Total Pendapatan yang Harus Dibagi-hasil
=
300
B2 = Total Pendapatan Tabungan Mudharabah
yang Harus Dibagi-hasil
= = A2 ?/ A x B = 50.000 / 150.000 x 300 = 100
B2
D2 = Total Porsi Pendapatan Bagi Hasil untuk Nasabah
(0,55)
= x?B2 = 0,55 x 100 = 55
D2
= 0,55
F2 = Total Porsi Pendapatan Bagi Hasil untuk Bank
F2
= 0,45
(0,45)
= x? B2 = 0,45 x 100 = 45

Akuntansi Bank Syariah

36

Metode Distribusi Bagi Hasil
 Dua

metode:

◦ Bagi laba (profit sharing), atau
◦ Bagi pendapatan (revenue sharing)
◦ Revisi fatwa:
 Bagi pendapatan (net revenue sharing)

 Fatwa

No. 15/DSN-MUI/IX/2000:
“Lebih maslahat revenue sharing
untuk saat ini”
Akuntansi Bank Syariah

37

Contoh:
Uraian







Penjualan
100
Harga pokok penjualan
65
Laba Kotor
35
Beban
25
Laba/rugi bersih
10

Metode


Revenue Sharing



Net Revenue Sharing



Profit Sharing

Akuntansi Bank Syariah

38

Bank Syariah
Laporan Perubahan Dana Investasi Terikat
Untuk Periode yang berakhir pada 31 Des 20X2 dan 31 Des 20X1
Uraian

Portofolio
Portofolio A
20X2

20X1

Portofolio B
20X2

20X1

Total
20X2

20X1

Saldo awal

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Jumlah unit Investasi awal periode

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

Nilai per unit investasi

Rp.
xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp. xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp. xxx/unit

Penerimaan dana

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Penarikan dana

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

Keuntungan (rugi) investasi

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Biaya administrasi

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

Fee bank sebagai agen/manajer
investasi

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

(Rp. xxx)

Saldo investasi pada akhir periode

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Jumlah unit investasi akhir periode

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

xxx unit

Nilai unit investasi akhir periode

Rp.
xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp. xxx/unit

Rp.
xxx/unit

Rp. xxx/unit

Akuntansi Bank Syariah

39

Laporan Sumber dan Penggunaan
Dana ZIS

20XB

20XA

• Zakat Pemilik
• Zakat Nasabah
• Zakat Masyarakat Bukan Nasabah
• Infak dan shadaqah

XXX
XXX
XXX
XXX

XXX
XXX
XXX
XXX

TOTAL
PENGGUNAAN DANA

XXX

XXX

• Fakir
• Miskin
• Amil
• Muallaf
• Gharim
• Hamba Sahaya (Riqab)
• Fisabilillah
• Ibnu Sabil/Musafir

(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)

(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)
(XXX)

TOTAL
KENAIKAN/PENURUNAN
SALDO AWAL
SALDO AKHIR

(XXX)
XXX
XXX
XXX

(XXX)
XXX
XXX
XXX

SUMBER DANA

Akuntansi Bank Syariah

40

Laporan Sumber dan Penggunaan
Dana Qardhul Hasan
20XB
SUMBER DANA
• Infak dan shadaqah
• Denda
• Sumbangan/hibah
• Pendapatan non halal

20XA

XXX
XXX
XXX
XXX

XXX
XXX
XXX
XXX

XXX

XXX

(XXX)
(XXX)

(XXX)
(XXX)

TOTAL

(XXX)

(XXX)

KENAIKAN/PENURUNAN

XXX

XXX

SALDO AWAL

XXX

XXX

SALDO AKHIR

XXX

XXX

TOTAL
PENGGUNAAN DANA
• Pinjaman
• Sumbangan/hibah

Akuntansi Bank Syariah

41

Judul: Akuntansi Syariah

Oleh: Ahmad Jumirin


Ikuti kami