Akuntansi Syari'ah

Oleh Cherly Syamde

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Syari'ah

AKUNTANSI SYARI’AH
Dosen pengampu : WIRMIE EKA PUTRA, S.E., M.Si.

Sejarah pemikiran akuntansi
Nama : cherly syamde pebrianti
Nim : RRC1C017029

Perkembangan Awal Akuntansi
Pada awalnya akuntansi merupakan bagian dari
ilmu pasti yaitu bagian dari ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan masalah hukum alam dan
perhitungan yang bersifat memiliki kebenaran
absolut.

Sejarah Akuntansi
Akuntansi merupakan salah satu profesi tertua di dunia.Ketika
masyarakat mulai mengenal adanya “perdagangan” maka pada saat
yang sama mereka telah mengenal konsep nilai(value) dan mulai
mengenal sistem moneter(monetary system).Bukti tentang pencatatan
tersebut
dapat ditemukan dari mulai kerajaan Babilonia (4500 SM),Firaun
Mesir dan kode-kode Hammurabi (2250 SM),sebagaimana ditemukan
adanya kepingan pencatatan akuntansi di Ebla,Syria Utara.

Sejarah Akuntansi Syariah
a. Zaman Awal Perkembangan Islam
Pendeklarasian negara Islam di Madinah (tahun 622 M atau bertepatan dengan tahun
1 H) didasari oleh konsep bahwa seluruh muslim adalah bersaudara tanpa
memandang ras, suku, warna kulit dan golongan, sehingga seluruh kegiatan
kenegaraan dilakukan secara bersama dan gotong-royong di kalangan para muslimin.
b.Zaman Empat Khalifah
Pada pemerintahan Abu Bakar, pengelolaan baitul maal masih sangat
sederhana dimana penerimaan dan pengeluaran dilakukan secara seimbang
sehingga hampir tidak pernah ada sisa.

SEKILAS PROSEDUR DAN ISTILAH YANG DIGUNAKAN
Pelaksanaan akuntansi pada Negara islam terjadi terutama adanya
dorongan kewajiban zakat. Al Mazenderany (1363 M) mengenai praktik
akuntansi pemerintah selama dinasti khan II pada buku Risalah falakiyah
kitabus sikayat. System akuntansi Negara islam tersebut pertama kali
dilakukan oleh al khawarizmy pada tahun 976 M.

Ada tujuh hal khusus dalam system akuntansi yang dijalankan oleh Negara islam
sebagaimana dijelaskan oleh Al- khawariszmy dan Al-mazendarany (zaid, 1999) yaitu:
1. System akuntansi untuk kebutuhan hidup
2. System akuntansi untuk kontruksi merupakan system akuntansi untuk proyek pembangunan
3. System akuntansi untuk pertanian merupakan system yang berbasis non- moneter
4.System akuntansi gudang merupakan system untuk mencatat pembelian barang Negara yang
mencatat sehingga hal ini menunjukan system pengendalian intern (intern control)
5. Sisitem akuntansi mmata uang, system ini telah dilakukan oleh Negara islam sebelum abad
ke 14 M. system ini memberikan hak kepada pengelolanya untuk mengubah emas dan perak
yang diterima pengelola menjadi koin sekaligus mendistribusikannya.
6. System akuntansi petrnakan merupakan system untuk mencatat seluruh binatang
7. System akuntansi perbendaraan merupakan system untuk mencatat penerimaan dan
pengeluaran harian Negara baik dalam nilai uang atau barang.

Hal ini merupakan salah satu bentuk pengendalian internal (internal control) penerapan
prosedur audit (audit procedure) serta akuntansi berbasis pertanggung jawaban (responsibility
accounting). Prosedur yang harus dilakukan adalah sebagai berikut (zaid; 1999)
1.Transaksi harus dicatat setelah terjadi
2.Transaksi harus dikelompokan
3.Penerimaan akan dicatat di sisi sebelah kanan dan pengeluaran dicatat di sebalah kiri
4.Pembayaran harus dicatat dan diberikan penjelasan yang memadai di sebelah sisi kiri
halaman
5.Pencatatan transaksi harus dilakukan dan dijelaskan secra hati-hati
6. Tidak diberikan jarak penulisan di sisi sebelah kiri, dan harus diberi garis penutup
7. Koreksi atas transaksi harus dilakukan dan dijelaskan secara hati-hati
8. Jika kun telah ditutup, maka akan diberi tanda tentang tersebut
9. Seluruh transaksi yang dicatat di buku jurnal (al jaridah) akan dipindahkan pada buku khusus
berdasarkan pengelompokan transaksi
10.Orang yang melakukan pencatatan untuk pengelompokan berbeda dengan orang yang
melakukan pencatatan harian
11.Saldo diperoleh dari selisig
12.Laporan harus disusun setiap bulan dan tahun
13. Pada setiap akhir tahun, laporan yang disampaikan oleh al kateb
14.Laporan tahunana yang disusun al kateb akan diperiksa dan di bandingkan dengan tahun
sebelumnya dan akan di simpan di diwan

HUBUNGAN AKUNTANSI MODERN DAN AKUNTANSI
ISLAM
Perkembangan ilmu pengetahuan termasuk system pencatatan pada
zaman dinasti abbaslah (750-1258 M) sudah sedemikian maju, sementara
pada kurun waktu yang hampir bersamaan. Eropa masih berada dalam
periode “the dark age” dari sini, kita dapat melihat hubungan antara luca
paciolli dan akuntansi islam. Pada tahun 1429 M angka dilarang
digunakan oleh pemerintah italia. Luca paciolli selalu tertarik untuk
belajar tentang hal tersebut serta belajar dari alberti seorang ahli
matematika yang belajar dari pemikir arab dan selalu menjadikan karya
pisah sebagai rujukan.

Terimakasih

Judul: Akuntansi Syari'ah

Oleh: Cherly Syamde


Ikuti kami