Akuntansi Salam

Oleh Ahmad Jumirin

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Salam

Akuntansi Bai’ Salam

AS SALAM
• Salam

• Adalah pembiayaan berdasarkan jual beli
tangguh/ pesanan sebagaimana terdapat dalam
karekteristik “Salam”.
• Dalam pembiayaan ini bank bertindak selaku
pembeli sedangkan nasabah bertindak selaku
penjual. Uang pembelian diberikan dimuka
kepada nasabah.
• Karena barang akan dikirimkan kemudian, maka
nasabah selaku penjual berhutang kepada bank
• Biasanya diterapkan untuk pembiayaan produk
pertanian (agrobased industries) atau produk2
yang terstandarisir.

AS SALAM
Skema Salam :
(1)

(2)

PRODUSEN/
PENJUAL

Produksi Barang
(4)

Negosiasi
Akad Salam

Bayar Harga Barang
(3)

Barang

(1)

(2)

PEMBELI

Kirim Barang
(5)

AS SALAM
• Bank hanya mendapat keuntungan apabila komoditi yang
dikirim oleh nasabah dijual ke pihak ketiga dengan harga
yang lebih tinggi.
• Bank dapat menjual barang tersebut sebelum jatuh
tempo kepada pihak lain dengan cara yang sama (salam)
tapi tidak boleh dikaitkan dengan Salam yang pertama.
Produk ini disebut Salam Paralel
• Apabila dijual kembali kepada nasabah dengan harga
yang lebih tinggi dikhawatirkan terkena hukum riba.
• Apabila nasabah gagal (wan prestasi, default)
menyerahkan barang yang dipesan, maka kewajiban
terhadap bank tidak berubah. Artinya penyerahan barang
harus tetap dilakukan, meskipun harus ditunda karena
kegagalan.
• Jika disepakati, modal bank dikembalikan senilai ketika
diberikan pertama kali.

AS SALAM
Syarat Salam :
Pembeli dan penjual ( Muslam & Muslam Ilaih) cakap
hukum, tidak dalam keadaan terpaksa dan tidak ingkar janji.
Penjual (Muslam Ilaih) harus memiliki kapasitas dan
kemampuan untuk memproduksi barang yang diperjual-belikan.
Barang yang diperjual-belikan (Muslam Fiih) harus jelas
jenis, ukuran, mutu dan jumlahnya serta tidak dilarang
syariah. Sedangkan waktu penyerahannya disepakati bersama.
Harga barang (Ra’sul Maal) harus pasti dan dibayarkan
segera (dimuka).

Akuntansi Salam
Saat Bank Syariah Membiayai Nasabah Petani
Piutang Salam
10.000.000
Kas
10.000.000
Saat menerima beras Rojolele 2500 Kg dari Nasabah Petani
Barang dagangan Salam
10.000.000
Piutang Salam
10.000.000
Saat penjualan kepada Bulog Rp 4400/Kg
Kas
11.000.000
Barang Dagangan Salam
10.000.000
Keuntungan Salam
1.000.000

Aktiva
1. Kas

- 10.000.000
+11.000.000
+ 1.000.000

1. Piutang Salam

+10.000.000
-10.000.000

1. Barang dagangan salam

+10.000.000
-10.000.000

1. Keuntungan Salam

Kewajiban

Ekuitas

+1.000.000

AS SALAM
Salam Paralel Dalam Teknis Perbankan
Pengertian :
1. SALAM PARALEL merupakan transaksi pembelian atas
barang tertentu yang dilakukan oleh bank dari pihak produsen
atau pihak ketiga lainnya dengan pembayaran dimuka, untuk
kemudian dijual kembali kepada nasabah dengan waktu
penyerahan yang disepakati.
2. Pembayaran oleh nasabah kepada bank dapat dilakukan dimuka
pada saat ditanda-tanganinya akad Salam atau secara tunai pada
saat penyerahan barang (Salam Wal Bai’ Al Mutlaqah) atau
dengan cara mengangsur (Salam Wal Murabahah).

AS SALAM
Salam Paralel Dalam Teknis Perbankan
Pengertian :
3. Apabila pembayaran oleh nasabah dilakukan secara tunai atau
dengan cara mengangsur, biasanya bank mensyaratkan agar
nasabah terlebih dahulu membayar sejumlah uang muka yang
diperlukan.

AS SALAM
Salam Paralel Dalam Teknis Perbankan
Aplikasi :
Pembiayaan MODAL KERJA
Misalnya untuk modal kerja usaha pertanian, peternakan
atau industri yang menghasilkan barang-barang konsumsi.
Pembiayaan INVESTASI
Misalnya untuk pengadaan barang-barang modal, seperti
mesin-mesin dan sebagainya.

AS SALAM
Skema Salam Paralel :
(1)
(2)

PEMBELI-I
/PENJUAL-II
Akad
Salam (2a)
Negosiasi (1a)
Bayar Hrg Brg (3a)
Kirim Dokumen (5a)

Negosiasi
Akad Salam

Bayar Harga Barang
(3)

PRODUSEN/
PENJUAL-I

Produksi
Barang
(4)

(1)
(2)

PEMBELI-II

Barang

Kirim
Barang
(5)

AS SALAM
Skema Salam Paralel : Aplikasi Perbankan
(1)
(2)

Bank
Syariah
Akad
Salam (2a)
Negosiasi (1a)
Bank Garansi (3)
Bayar Rp. 1,5 M (5)
Kirim Faktur (7a)

Negosiasi
Akad Salam

(1)
(2)

Bayar Uang Muka Rp. 300 Juta
(4)
Bayar Angsuran
(8)

KUD

Produksi
Jagung
(6)

PT. AS

Jagung

Kirim
Jagung
(7)

Judul: Akuntansi Salam

Oleh: Ahmad Jumirin


Ikuti kami