Akuntansi Publik

Oleh Ferry Bimahwe

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Publik

1. Organisasi sektor publik memiliki beberapa karakteristik, yaitu bertujuan untuk
mensejahterakan rakyat, memberikan pelayanan publik, sumber pembiayaan berasal dari dana
masyarakat yang berwujud pajak dan retribusi, laba, pinjaman pemerintah, serta pendapatan
lain yang sah dan tidak bertentangan dengan perundangan yang berlaku, bertanggung jawab
kepada masyarakat melalui lembaga perwakilan masyarakat, kultur organisasi bersifat
birokratis, formal dan berjenjang.
2. Perbedaan antara Akuntansi Sektor Publik dan Akuntansi Sektor Swasta adalah sebagai berikut :

No
1

2

Perbedaan
Tujuan Organisasi

Sumber Pendanaan

3

Pertanggungjawaban

4
5
6

Struktur Organisasi
Karakteristik Anggaran
Sistem akuntansi

Sektor
Publik/Pemerintahan
Nonprofit motif
Pajak, Retribusi, Utang,
Obligasi Pemerintah,
Laba BUMN/ BUMD,
Penjualan aset Negara,
dsb; Sumbangan, Hibah.
Pertanggungjawaban
kepada publik/
masyarakat dan
parlemen (DPR/ DPRD)
Birokratis, kaku, dan
hirarkis
Terbuka untuk publik
Basis Kas

Sektor Swasta/Komersial
Profit motif
Pembiayaan internal:
Modal sendiri, laba
ditahan, penjualan aktiva.
Pembiayaan Eksternal:
Utang Bank, Obligasi,
penerbitan saham
Pertanggungjawaban
kepada pemegang saham
dan kreditor
Fleksibel: datar, piramid,
lintas fungsional, dsb
Tertutup untuk publik
Basis Akrual

3. Regulasi publik adalah ketentuan yangharus dijalankan dan dipatuhi dalam proses pengelolaan
organisasi publik, baik pada organisasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, partai politik,
yayasan dan lain sebagainya.
4. Faktor yang berpengaruh dalam Pengakuan dan Pengukuran Transaksi Publik
a. Probabilitas Manfaat Ekonomi Masa Depan
Dalam kriteria pengakuan pendapatan, konsep probabilitas digunakan dalam pengertian derajat
ketidakpastian. Manfaat ekonomi masa depan yang berkaitan dengan pos tersebut akan
mengalir dari atau kedalam organisasi. Konsep tersebut dimaksudkan untuk menghadapi
ketidakpastian lingkungan operasi organisasi. Pengkajian terhadap derajat ketidakpastian yang
melekat dalam arus manfaat ekonomi masa depan dilakukan berdasarkan bukti yang tersedia

pada saat penyusunan laporan keuangan sektor publik. Oleh karena itu, biaya yang
merepresentasikan pengurangan manfaat ekonomi yang diharapkan harus diakui.
b. Kendala Pengukuran
Kriteria pengakuan pos kedua adalah ada tidaknya biaya atau nilai yang dapat diukur dengan
tingkat keandalan tertentu (reliable). Pada banyak kasus, biaya atau nilai yang harus diestimasi
merupakan bagian yang esensial dalam penyusunan laporan keuangan sektor publik tanpa
mengurangi tingkat keandalannya. Namun, jika estimasi yang layak tidak mungkin dilakukan, pos
tersebut tidak diakui dalam laporan posisi keuangan atau laporan kinerja keuangan.

Judul: Akuntansi Publik

Oleh: Ferry Bimahwe


Ikuti kami