Akuntansi Persekutuan

Oleh Nelsiati Sitompul

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Persekutuan

AKUNTANSI PERSEKUTUAN
1. Akuntansi Persekutuan Orang dengan Orang
Contoh
Tuan A dan tuan B sepakat mendirikan persekutuan, dimana tuan A menyerahkan uang
tunai sebesar Rp 90.000.000 dan peralatan senilai Rp 150.000.000. sedangkan tuan B
menyerahkan uang tunai Rp 50.000.000
Maka jurnalnya adalah
Kas
Peralatan
Modal tuan A
Modal tuan B

Rp 140.000.000
Rp 150.000.000
Rp 240.000.00
Rp 50.000.000

Dari contoh diatas kita buat jurnal apabila Tuan A baru menyerahkan uang tunai Rp
50.000.000, sedangkan tuan B baru menyerahkan uang tunai Rp 30.000.000
Kas

Rp 180.000.000
Modal tuan A yang masih harus disetor

Rp 40.000.000

Modal tuan B yang masih harus disetor

Rp20.000.000

Peralatan

Rp150.000.000

Modal tuan A

Rp240.000.000

Modal tuan B

Rp 50.000.000

2. Akuntansi Persekutuan Orang dengan badan
Contoh
Tuan D dan E sepakat untuk membuat persekutuan. Tuan D telah memiliki perusahaan yang
sudah berjalan, tuan e akan menanamkan modalnya dalam persekutuan sebesar Rp
100.000.000 adapun neraca perusahaan tuan d sebagai berikut:
Perusahaan Tn.D
Aktiva

passiva

Kas

64.800.000

utang dagang

96.000.000

Piutang dagang

80.000.000

modal tuan D

161.000.000

Ck.pitang

(4.800.000)
75.200.00

Pers b.dagang

85.000.000

Perlngkpn akhir 6.400.000
Mebel &alt kantor

48.000.000

Akum. Penyusutan

(22.400.00)
25.600.00

Jumlah

257.000.000

257.000.000

Tuan D meminta beberapa syarat atas neraca tersebut diatas yaitu:
Uang kas diambil seluruhnya oleh tuan D
Piutang dagang senilai Rp4.000.000 dianggap tidak tertagih dan harus dihapus cadangan
kerugian piutang ditetapkan 4% dari piutang baru
Persediaan barang dagang dinilai kembali dengan harga pasar sehingga nilainya menjadi
106.400.000
Mebel dan alat kantor nilai penggantinya Rp.60.000.000 dan telah disusutkan sebesar 50%
sehingga dicatat berdasarkan nilai sehat sebesar Rp30.000.000
Goodwill diberikan kepada tuan D senilai Rp.40.000.000
 Maka kita akan membuat jurnal dengan membuka buku baru tersendiri
Yaitu membuka buku tersendiri
Kas
Piutang dagang
Persediaan barang dagang
Perlengkapan
Mebel dan alat kantor
Goodwill
Cadangan kerugian piutang
Utang dagang
Modal tuan E
Modal tuan D

100.000.000
76.000.000
106.400.000
6.400.000
30.000.000
40.000.000
3.040.000
96.000.000
100.000.000
159.760.000

PENGGABUNGAN PERUSAHAAN

Penyertaan Modal dalam Persekutuan
Proses akuntansi yang spesifik pada persekutuan adalah masalah pencatatan
pengakuan dan pengukuran milik atau penyertaan (hak) masing-masing anggota dalam
persekutuan. Hak masing-masing angota diikhtisarkan dalam rekening modal masing-masing
anggota sekutu.
Pembentukan Awal Persekutuan
Contoh :
Tuan Petruk, Gareng dan Semar sepakat mendirikan sebuah persekutuan dengan investasi
masing-masing sebesar Rp. 7.500.000, Rp. 6.000.000 dan Rp. 8.000.000. dalam persekutuan
tersebut mereka sepakat untuk melakuka pembagian keuntungan dengan perbandingan yang
sama. Pada tahun pertama persekutuan mendapat keuntungan sebesar Rp. 3.000.000,-.
Pencatatan atas modal dan kuntungan masing-masing sekutu adalah sebagai berikut :
Modal Petruk

Modal gareng

Modal Semar

Kekayaan

Keterangan

Bersih
7.500.000

6.000.000

8.000.000

21.500.000 Investasi awal

1.000.000

1.000.000

1.000.000

3.000.0000 Keuntungan

8.500.000

7.000.000

9.000.000

24.500.000

Bentuk jurnal yang dibuat adalah :
Uraian
Kas

D

K

21.500.000

Modal Gareng

7.500.000

Modal Petruk

6.000.000

Modal Semar

8.000.000

Laba Rugi

6.000.000

Pribadi Gareng

1.000.000

Pribadi Petruk

1.000.000

Pribadi Semar

1.000.000

Apabila persekutuan tersebut menderita kerugian kerugian sebesar Rp. 18.000.000, dengan
porsi pembagian rugi di bagi dengan perbandingan yang sama, maka :

Modal Petruk

Modal gareng

Modal Semar

Kekayaan Bersih Keterangan

7.500.000

6.000.000

8.000.000

(6.000.000)

(6.000.000)

(6.000.000)

1.500.000

0

2.000.000

21.500.000 Investasi awal
(18.000.0000) Rugi
3.500.000

Pada saat persekutuan akan dilkuidasi, maka Gareng tidak akan mendapatkan pengembalian
modal karena modal tersebut sudah habis untuk membayar kerugian persekutuan, sedangkan
Petruk dan Semar akan mendapatkan pengembalian sebesar sisa masing-masing modal
setelah di potong dengan kerugian persekutuan.
Pembentukan dengan Menggabungkan Perusahaan yang Sudah Berjalan
Dalam kasus ini ada dua permasalahan yang bisa timbul yaitu yaitu :
1.

Apabila persekutuan akan melanjutkan pembukuan dari salah satu perusahan yang

sudah ada atau membentuk pembukuan tersendiri.
2.

Apakah perubahan atau penilaian tertentu terhadap posisi aktiva, hutang dari masing-

masing perusahaan yang akan digabungkanperlu diadakan atau tidak perlu diadakan.

Contoh :
Tuan Petruk, dan Gareng masing-masing sepakat untuk membentuk persekutuan
Petruk telah memiliki perusahaan yang sudah berjalan, dimana Gareng bermaksud akan
menggabungkan diri ke dalam perusahaan tersebut dengan setoran modal Gareng
sebesar

Rp. 10.000.000,-.

Adapaun neraca perusahaan yang dimiliki oleh Petruk adalah :
PETRUK
NERACA, PER 31 DESEMBER 2007
URAIAN
Kas

D
4,500,000

Piutang Dagang

12,000,000

Cadangan Kerugian Piutang

(1,200,000)

Persediaan Barang Dagangan

14,000,000

Suplies Kantor

1,500,000

K

Peralatan Kantor

5,000,000

Kendaraan

15,000,000

Akumulasi Penyusutan Pralatan

2,000,000

Akumulasi peyusutan Kendaraan

4,500,000

Hutang

37,300,000

Modal Petruk

20,000,000

Jumlah …………..

57,300,000

57,300,000

Dalam pembentukan persekutuan tersebut ke dua belah pihak sepakat dengan perjanjian
sebagai berikut :
1.

Uang kas diambil seluruhnya oleh Petruk

2.

Dari seluruh piutang dagang yang ada, sebesar Rp 4.000.000 dianggap tidak bisa

tertagih dan cadangan kerugian ditetapkan sebesar Rp. 10% dari saldo piutang yang baru.
3.

Setelah diadakan penilian kembali terhadap persediaan barang dagangan berdasarkan

harga pasar, nilai persediaan menjadi Rp. 18.000.000
4.

Kendaraan dinilai sebesar Rp. 20.000.000 tetapi telah disusutkan sebesar 50%,

sehingga menjadi Rp. 10.000.000
5.

Good wil diberikan kepada Petruk atas prestasi perusahaannya sebesar Rp.

15.000.000

Persekutuan yang baru dibentuk melanjutkan pembukun yang sudah ada
a.

Mencatat penilaian kembali berbagai macam aktiva :

Cadangan Kerugian piutang ………

800.000

Persediaan Barang Dagangan …….. 4.000.000
Akumulasi Peny. Kendaraan ……… 4.500.000
Good Will ………………………… 15.000.000
Piutang Dagang ………………………………..

4.000.000

Kendaraan ……………………………………...

5.000.000

Modal Petruk …………………………………… 15.300.000
b.

Mencatat Setoran Modal Gareng

Kas ……………………………… 10.000.000
Modal Gareng ………………………………….. 10.000.000

c.

Mencatat pengambilan uang kas oleh Petruk

Modal Petruk …………………… 4.500.000
Kas ……………………………………………. 4.500.000
Pencatatan dengan membentuk buku-buku baru tersendiri
a.

Mencatata kekayaan Petruk sebagai setoran modal

Piutang dagang …………. ….. 14.000.000,Persed. Brg. Dagangan ……… 18.000.000
Suplies kantor ……………….

1.500.000

Peralatan Kantor ……………

5.000.000

Kendaraan …………………... 10.000.000
Goodwil ……………………. 15.000.000
Cadangan Kerugian …………………….

b.

400.000,-

Hutang ………………………………….

37.300.000

Modal Petruk ……………………………

25.800.000

Mencatat setoran modal Gareng

Kas ………………………… 10.000.000
Modal Gareng ………………………….. 10.000.000

Maka neraca persekutuan Petruk dan Gareng dalah sebagai berikut :
PERSEKUTUAN PETRUK DAN GARENG
NERACA, PER JANUARI 2008
URAIAN

D

K

Kas

10,000,000

Piutang Dagang

14,000,000

Cadangan Kerugian Piutang
Persediaan Barang Dagangan

(400.00)
18,000,000

Suplies Kantor

1,500,000

Peralatan Kantor

5,000,000

Kendaraan

10,000,000

Akumulasi Penyusutan Pralatan

0

Akumulasi peyusutan Kendaraan

0

Goodwill

15.000.000

Hutang

37,300,000

Modal Gareng

10.000.000

Modal Petruk

25,800,000

Jumlah …………..

73.100.000

73.100.000

Judul: Akuntansi Persekutuan

Oleh: Nelsiati Sitompul


Ikuti kami