Akuntansi Perpajakan Konsep Dasar Akuntansi Pajak

Oleh Laras Sari

150,5 KB 5 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Perpajakan Konsep Dasar Akuntansi Pajak

AKUNTANSI PERPAJAKAN Konsep Dasar Akuntansi Pajak DOSEN PENGAMPU : WIRMIE EKA PUTRA,S,E.,M.Si. DISUSUN OLEH : LARAS WIDIANA SARI (C0C018018) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS JAMBI TAHUN ANGKATAN 2018 KATA PENGANTAR Puji sykur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang selalu melimpahkan rahmat serta karuniaNya sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tentang “Konsep Dasar Akuntansi Pajak” dengan tepat waktu. Penyusun mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah mendukung dan membantu dalam menyelesaikan makalah ini.Makalah ini disusun untuk melengkapi tugas Akuntansi Pajak dengan merangkum dari berbagai sumber sehingga penulis dapat melengkapi materi yang disampaikan oleh dosen. Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat kekurangan baik dari segi materi maupun penyusunan makalah. Oleh Karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran untuk memperbaiki makalah ini sehingga kedepan-nya akan menjadi lebih baik lagi.Semoga makalah ini dapat dijadikan referesi dan memberikan manfaat bagi pembaca. Jambi ,18 September 2020 Penyusun i DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Rumusan Masalah 1 1.3 Tujuan Penulisan 2 BAB II PEMBAHASAN 3 2.1 Pengertian Akuntansi Perpajakan 3 2.2 Karakteristik Informasi dalam Laporan Keuangan 4 2.3 Akun-akun yang Berkaitan dengan Akuntansi Pajak BAB III PENUTUP 7 3.1 Kesimpulan 7 DAFTAR PUSTAKA 8 ii 6 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan Subjek Pajak atas penghasilan yang diterima dalam satu tahun pajak (Waluyo ,2010:89).Subjek pajak yang dimaksud adalah baik orang pribadi maupun badan (perusahaan).Penghasilan suatu perusahaan akan dihitung ari catatan,buku,serta dokumen pendukung lainya yah dikelola dalam suatu system akuntansi yang dilakukan oleh perusahaan .dari penghasilan perusahaan inilah yang akan dikenakan tarif pajak penghasilan. Pajak penghasilan merupakan bagian dari laba bersih perusahaan. Pajak mempunyai fungsi sebagai sumber penerimaan Negara.Bedasarkan Fungsi ini ,pajak adalah bagian laba perusahaan yang seharusnya diberikan kepada pemerintah untuk mendukung pembangunan nasional.Semakin besar pajak yag disetorkan oleh perusahaan maka akan semakin baik bagi pemerintah .Disisi lain,bagi perusahaan pajak lebih sering di anggap sebagai pos pengurang laba bersih yang seharusnya bisa diminimalkan oleh perusahaan.Pajak diakui sebgai elemen utama dalam kebijakan pengeluaran perusahaan(Modigliani dan Miller,1958;dalam wibisono,2009).Bagi perusahaan ,pajak penghasilan adalah bagian laba bersih yang dibagikan ke pihak lain (Pemerintah),sehimgga pajak akan mengurangi bagian laba yang seharusnya dapat dibagikan ke pihak manajemen, pemilik modal atau dimanfaatkan untuk peningkatan investasi Perusahaan (Guenther,1994;dalam wibisono.2009). Pencatatatan keuangan dalam akuntnsi dan pajak dilakukan dengan cara atau dengan aturan tertentu.Pengetahuan mengenai prosedur pencatatan akuntansi sangat bermanfaat terutama sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penyusun merumuskan masalah sebagai berikut ini: 1.Apa itu pengertian Akuntansi pajak? 2.Apa saja karateristik informasi dalam laporan keuangan? 3.Apa saja akun-akun yang berkaitan dengan akuntansi Pajak? 1.3 Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah yang terlah dipaparkan oleh penyusun, maka tujuan dari penulisan ini antara lain: 1.Mengetahui pengertian dari akuntansi pajak 2.Mengetahui akun-akun yang berkaitan dengan akuntansi pajak 3.mengetahui informasi dalam laporan keuangan akuntansi perpajakan. 2 3 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Akuntansi Pajak Akuntansi pajak adalah sebuah aktivitas pencatatan keuangan pada sebuah badan usaha atau lembaga untuk mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan atau bagian dalam akuntansi yang timbul dari unsur spesialisai yang menuntut keahlian dalam bidang tertentu.Menurut Rochmat Soemitro yang dikutip oleh Mardiasmo(2003:1): “Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara bedasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat imbalan jasa timbal(Kontrapretasi) yang langsung dapat ditujukan dan yang digunakan untukmembayar keperluan Negara” Akuntansi Pajak menurut Waluyo(2011:190) tercipta karena adanyasuatu prinsip dasar yang diatur dalam undang-undang perpajakan dan pembentukanya terpengaruh oleh fungsi perpajakan dalam mengimplementasikan sebagai kebijakan pemerintah .Sisi akuntansi komersial sebagai prinsip-prinsip dasar yang digunakannya bersifat netral (tidak memihak) terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh akuntansi .Oleh karena itu,Prinsip-prinsip dasar akuntansi dapat digunakan atau berlaku bagi akuntansi pajak ,hanya memang terdapat karateristik dan tujuan pelaporan keuangan fiscal yang berbeda. Sedangakan menurut supriyanto (2011:2) menjelaskan bahwa Akuntansi Pajak berasal dari dua kata yaitu akuntansi dan pajak .akuntansi adalah suatu proses Pencatatan penggolongan,pengikhtisaran suatu transakai keuangan dan diakhiri dengan suatu pembuatan laporan keuangan ,sedangakan pajak adalah iuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat (wajib pajak) untuk menutupi penggeluaran rutin Negara dan pembiayaan bangunan tanpa balas jasa n yang dapat ditunjuk secara langsung.Maka akuntansi pajak adalah : “Suatu proses pencatatan,Penggolongan dan pengikhtisaran suatu transaksi keuangan kaitanya dengan kewajiaban perpajakan dan diakhiri dengan pembuatan laporan keuangan fiscal sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yan terkait sebagai dasar pembuatan Surat Pemberitahuan Tahunan” Pada dasarnya ,baik akuntansi biasa maupun akuntansi perpajakan memilik cara kerja yang serupa.Bedanya, Jika akuntansi biasa menghasilkan laporan keuangan sedangkan akuntansi pajak menghasilakan laporan pajak. Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan menekankan pada: 1. Pengukuran dalam Mata Uang 2. Kesatuan Akuntansi 3. Konsep Kesinambungan 4. Konsep Nilai Historis 5. Konsep Taat asas 6. Konsep Materialitas 7. Konsep Konservatisme 8. Konsep Realisasi 9. Konsep Mempertemukan Biaya dan Pengahasilan 2.2 Karateristik Informasi dalam Laporan Keuangan Laporan keuangan merupakan salahsatu bentuk pertanggung jawaban atas seluruh tranaksi keuanganyang dilakukan suatu perusahaan.Informasinyang harus di tampilan dalam laporan keuangan haruslah memenuhi karateristik kulintatif. Karateristik Lapoaran Keuangan adalah segala ukuran normative ang harus diwujudkan dalam system informasi akuntansi untuk memenui tujuan laporan keuangan. Laporan informasi keuangan ini merupakan suatu entitas yang bisa mengambarkan kinerja entitas tersebut di suatu periode akuntansi.Laporan keuangan dibuat dengan tujuan menyajikan informasi tentang kinerja perusahaan dan bermanfaat untuk mengambil keputusan bisnis. Karateristik kualitatif informasi dalam laporan keuangan bedasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik(SAK ETAP).Kualitas penting informasi yang disajikan dalam laporan keuangan adalah kemudahaanya untuk segera dapat dipahami oleh pengguna.Untuk maksud ini, pengguna diasumsikan memiliki penggetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis,akuntansi,serta kemauan untuk mempelajari informasi tersebut dengan ketekunan yang wajar. Berikut karateristik informasi laporan keuangan: 4  Relevan Informasi harus relevan dengan kebutuhan pengguna untuk proses pengambilan keputusan Informasi emiliki kualitas releevan jika dapat mempengaruhi keputusan ekonomi dengan cara membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu ,masa kini,atau masa depan,menegaskan,atau mengoreksi hasil evaluasi mereka di masa lalu.  Materialistas Informasi dipandang materialistas jika kelalaian untuk mencantumkan atau kesalahan dalam mencatat informasi tersebut dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna yang diambil atas dasar laporan keuangan.  Keandalan Agar bermanfaat, informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus andal.Informasi memiliki kualitas andal jika bebas dari kesalahan material dan bias,dan penyajian secara jujur apa yang seharusnya disajikan atau wajar diharapan dapat disajikan.  Subtansi Menggunguli Betuk Transaksi ,peristiwa dan kondisi lain dicatat dan disajikan sesui dengan subtansi realitas ekonomi dan bukan bentuk hukumnya.  Pertimbangan Sehat Pertimbangan Sehat mengandung unsur kehati-hatian saat meakukan pertimbangan yang diperlukan dalam kondisi ketidakpastian,sehingga asset atau penghasilan tidak disajikan lebih tinggi dan kewajiban atau beban tidak disajikan lebih rendah.Pertimbangan yang sehat tidak mengijinkan bias.Penyusunan laporan keuangan harus menggunakan pertimbangan yang sehat.  Kelengkapan Agar dapat diandalkan,informasi dalam laporan keuangan harus lengakap dalam batasan material biaya. 5  Dapat Dibandingkan Pengguna laporan keuangan harus dapat membandingkan laporan keuangan entitas antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan posisi dab kinerja laporan keuangan.  Tepat Waktu Tepat waktu meliputi penyediaan informasi lapora keuangan dalam jangka waktu pengambilan keputusan.  Keseimbangan Biaya dan manfaat Manfaat informasi seharusnya melebihi biaya penyediaanya 2.3 Akun-Akun Akuntansi Perpajakan Nama-nama akun pada laporan keuangan yang berkaitan dengan akuntansi pajak adalah sebagai berikut: 1. NERACA a) Sisi asset Pajak Dibayar Dimuka(Prepaid Tax), pajak dibayar dimuka biasa disajikan sebagai Biaya Dibayar di Muka (Prepaid Expense)dalam asset lancar.Pajak dibayar dimuka dapat terdiri dari: -PPH 22,23,24,25,28A -PPH atas pengalihan ha katas tanah & bangunan -Pajak masukan b) Sisi Kewajiban Utang Pajak (Tax Payable) -PPH 21,23,26,29 -Pajak Keluaran 2. LAPORAN LABA RUGI a. Beban Pajak Penghasilan (Income tax expense) b. PBB (Pajak Masukan yang idak dapat dikreditkan, dan Bea Materai yang dicatat sebagai beban operasional 6 7 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Pemerikasaan pajak adalah kegiatan menghimpun dan mengolah data ,keterangan dam bukti yang dilaksanakan secara objektif dan professional bedasarkan suatu standar pemeriksaan untuk menguj kepatuhan kewajiban perpajakan dan atau untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan.Akuntansi pajak sangatlah penting ,karena menekankan perlunya pemahaman perpajakan yang baik oleh WP( terutama WP badan) agar jangan sampai terjadi kesalahan dalam perhitungan pajaknya karena dapat saja sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan pajak oleh apara pajak/fiskus. 8 DAFTAR PUSTAKA https://www.academia.edu/28758227/KONSEP_DASAR_AKUNTANSI_PAJAK https://makalahubb.blogspot.com/2017/05/makalah-akuntansi-perpajakan-konsep.html?m=1 https://akuntansitax.wordpress.com/tag/karakteristik/ https://id.scribd.com/doc/299327474/Akuntansi-Perpajakan Buku Akuntansi Perpajakan Edisi 3 penerbit Salemba Empat

Judul: Akuntansi Perpajakan Konsep Dasar Akuntansi Pajak

Oleh: Laras Sari

Ikuti kami