Akuntansi Perpajakan

Oleh Vivik Adawiyah

18 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Perpajakan

AKUNTANSI PERPAJAKAN
OLEH: VIVIK ADAWIYAH (C0D018027)
PERPAJAKAN F 2020

KARAKTERISTIK INFORMASI DALAM
LAPORAN KEUANGAN
1. Dapat Dipahami (Understandabillity)
2. Relevan (Relevance)
3. Keandalan (Reliability)
 Penyajian Jujur
 Substansi Mengungguli Bentuk
 Netralitas
 Pertimbangan Sehat
 Kelengkapan
4. Dapat Dibandingkan

AKUNTANSI PERPAJAKAN
Akuntansi
Pajak
adalah
suatu
seni
dalam
mencatat,
menggolongkan, mengihtisarkan serta menafsirkan transaksitransaksi finansial yang dilakukan oleh perusahaan dan bertujuan
untuk menentukan jumlah penghasilan kena pajak yang diperoleh
atau diterima dalam suatu tahun pajak untuk dipakai sebagai
dasar penetapan beban dan/atau pajak penghasilan yang
terutang oleh perusahaan sebagai wajib pajak.
Pajak terbagi menjadi 2 jenis yaitu:
1. Pajak Langsung
2. Pajak Tidak Langsung

PERLAKUAN PAJAK ATAS AKUNTANSI PAJAK
Cara penyusunan Laporan Keuangan Laba berdasarkan Akuntansi Pajak:
• Transaksi
Pada saat terjadi transaksi perlu diperhatikan apakah ada komponen pajak yang
ada dalam transaksi tersebut.
• Jurnal
Pada saat penyusunan jurnal perlu diperhatikan apakah dalam suatu transaksi
terdapat komponen pajak.
• Buku Besar
Dalam penyusunan Buku besar perlu dibuat akun-akun yang mengakomodir
transaksi yang mengandung pajak.
• Laporan Laba Rugi
Penyusunan Laporan Laba Rugi disusun berdasarkan Akuntansi Keuangan yang
berpedoman pada PSAK

• Laporan Neraca
Untuk penyusunan Laporan Neraca perlu diperhatikan bahwa tidak ada
Laporan Neraca Khusus Pajak, yang ada adalah Laporan Neraca Komersial
berdasarkan PSAK.

PRINSIP AKUNTANSI PERPAJAKAN
• Kesatuan
Penggunaan akuntansi pajak sendiri menunjukkan bahwa negara benarbenar menganggap badan usaha sendiri sebagai bagian dari ekonomi
• Historis
Pencatatan
keuangan
yang
dilakukan
oleh
perusahaan
sendiri
mengharuskan memiliki prinsip historis yakni sebenar-benarnya terhadap
pembiayaan yang dilakukan.
• Pengungkapan Penuh
Ketika melakukan pembukuan terhadap setiap transaksi yang dilakukan
perlu dicatat dengan detail dan bersifat informatif.

FUNGSI AKUNTANSI PERPAJAKAN
• Pencatatan yang sangat mendetail dalam pembukuan perpajakan sendiri bisa
menjadi sumber perhitungan dan strategi tentang bagaimana pajak akan dilakukan
di masa depan.
• Keberadaan kegiatan ini menjadi kemudahan tersendiri bagi perusahaan untuk
melakukan penghitungan sendiri terhadap kegiatan keuangan yang dilakukannya.
• Pencatatan seperti ini menjadi petunjuk bahwa sebuah perusahaan telah melakukan
kegiatan dengan performa yang baik juga.
• Pencatatan pajak perusahaan ketika dilakukan dengan prinsip pengungkapan penuh
dapat menyajikan data aktual bagaimana kondisi keuangan badan usaha tersebut.

AKUN AKUNTANSI PAJAK
• Neraca
Sisi Aset, terdapat nama-nama akun sebagai berikut:
Pajak dibayar dimuka (prepaid tax)
Pajak dibayar dimuka bisa disajikan sebagai Biaya Dibayar di Muka
(prepaid Expense) dalam aset lancar.
Sisi Kewajiban, terdapat nama-nama akun sebagai berikut:
 Utang Pajak (Tax Payable)

• Laporan Laba Rugi
 Beban pajak penghasilan (income tax expense)
 PBB, Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan, dan Bea Materai dicatat
sebagai beban operasional (opersional expense)

TERIMA KASIH

Judul: Akuntansi Perpajakan

Oleh: Vivik Adawiyah


Ikuti kami