Akuntansi Perpajakan

Oleh Risa Mayasari

17 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Perpajakan

AKUNTANSI PERPAJAKAN
KELOMPOK 6
Muhammad Al Qhofi qi
Rindra Tri Distra Hariansyah
Risa Mayasari
Sif ak Nur Khudhoif ah

Investasi pada Entitas Asosiasi
(PSAK15) dan Aspek
Perpajaknnya

Entitas asosiasi (associate) adalah suatu
entitas, termasuk entitas nonkorporasi seperti
persekutuan,
dimana
investor
mempunyai
pengaruh signifi kan dan bukan merupakan
entitas anak ataupun bagian partisipasi dalam
ventura bersama.
Entitas anak (subsidiary) adalah suatu entitas,
termasuk
entitas
nonkorporasi
seperti
persekutuan, yang dikendalikan oleh entitas lain
(yang dikenal sebagai entitas induk).

Investasi pada Ekuitas
Tidak ada pengaruh
signifikan

Pengaruh signifikan

Pengendalian
bersama

Pengendalian

< 20%

20% < 50%

≤ 50%

> 50%

Pengendalian
adalah
kekuasaan
untuk
mengatur kebij akan keuangan dan operasional
entitas untuk memperoleh manf aat dari
aktivitas entitas tersebut.
Pengendalian bersama adalah persetuj uan
kontraktual untuk berbagi pengendalian atas
suatu aktivitas ekonomi dan ada hanya ketika
keputusan keuangan dan operasional strategi

A. Pengaruh signifikan dan hak suara potensial
Pengaruh
signifi kan
adalah
kekuasaan
untuk
berpartisipasi dalam keputusan kebij akan keuangan
dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan
atau mengendalikan bersama atas kebij akan tersebut.
Untuk menentukan adanya pengaruh signifi kan
terhadap investee ada 2 cara, yaitu :
-I ndikasi Kuantitatif
j ika investor memiliki secara langsung ataupun tidak
langsung (misal melalui perusahaan atau entitas anak)
hak suara
≥ 20% di investee maka investor itu
dianggap memiliki pengaruh signifi kan, kecuali j elas
dapat dibuktikan sebaliknya tidak memiliki pengaruh;
dan sebaliknya.

-I ndikasi Kualitatif
keberadaan pengaruh signifi kan oleh investor
terhadap investee dibuktikan
dengan satu atau lebih cara sebagai berikut :
 keterwakilan dalam dewan direksi dan komisaris
atau organ setara di
investee
 partisipasi proses pembuatan kebij akan, termasuk
partisipasi pengambilan
keputusan deviden dan distribusi lain
 transaksi material antara investor dengan investee
 pertukaran personel manaj erial
 penyediaan inf ormasi teknis pokok

B. Metode Ekuitas
Metode ekuitas adalah metode akuntansi dimana investasi
pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan dan selanj utnya
disesuaikan untuk perubahan pasca perolehan dalam bagian
investor atas aset neto investee.
Biaya perolehan (cost) pada metode ekuitas akan :
-Ditambah atau dikurangi untuk mengakui bagian laba atau
rugi
investee
setelah tanggal perolehan
-Pengakuan atas pendapatan komprehensif investee diakui
sebagai
pendapatan komprehensif dan kenaikan investasi pada
pembukuan investor
-Distribusi dari investee mengurangi nilai tercatat investasi.
Dengan kata lain adanya hak suara potensial tidak
mempengaruhi bagian laba investor atas laba investee.

C. Penerapan metode ekuitas (Pencatatan)
 Awal penerapan metode ekuitas
- investasi dicatat dengan metode ekuitas sej ak tanggal
terpenuhinya
defi nisi entitas asosiasi (yaitu sej ak diidentifi kasi adanya
pengaruh
signifi kan)
 Akhir penerapan metode ekuitas
- investor kehilangan atau tidak lagi memiliki pengaruh signifi kan
atas
entitas asosiasi dan mencatat sisa investasi sesuai dengan PSAK
55
:
I nstrumen Keuangan : Pengakuan dan Pengukuran dimana
kehilangan
pengaruh signifi kan itu tidak menj adikan entitas asosiasi menj adi
ventura
bersama atau entitas anak sebagaimana didefi nisikan dalam PSAK
12
:
Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama.

D. Rugi penurunan nilai
Rugi penurunan adalah selisih nilai tercatat
dan nilai yang dapat dipulihkan.
Rugi penurunan nilai yang diakui tidak
dialokasikan pada setiap aset, termasuk
goodwiil yang membentuk bagian dari nilai
tercatat investasi pada entitas asosiasi.
Nilai dipulihkan adalah nilai tertinggi antara
nilai waj ar dikurangi biaya penj ualan dengan
nilai pakai.

E. Penyajian di laporan keuangan
I nvestor (entitas induk) dapat menyusun
laporan keuangan tersendiri.
Laporan keuangan tersendiri adalah laporan
keuangan yang disaj ikan oleh entitas induk,
yang mencatat investasi pada entitas anak,
entitas asosiasi, atau venturer pengendalian
bersama
entitas
berdasarkan
bagian
partisipasi kepemilikan ekuitas langsung
bukan berdasarkan pada hasil dan aset neto
yang dilaporkan investee.

F. Pengungkapan di laporan keuangan
 nilai waj ar investasi pada entitas asosiasi (j ika tersedia kuotasi
harga pasar)
 ringkasan inf ormasi keuangan entitas asosiasi, termasuk j umlah
agregat
aset, liabilitas, pendapatan, laba dan rugi
 alasan mengapa mempunyai kepemilikan kuran 20% tetapi
mempunyai
pengaruh signifi kan
 alasan mengapa mempunyai kepemilikan kuran 20% tetapi tidak
mempunyai pengaruh signifi kan
 akhir periode pelaporan keuangan entitas asosiasi (j ika berbeda
dengan
investor)
 ringkasan inf ormasi keuangan entitas asosiasi yang tidak
menggunakan
metode ekuitas

G. Aspek perpajakan entitas asosiasi
Berdasarkan penj elasan pengaturan akuntansi entitas
asosiasi menurut PSAK 15, terdapat perbedaan
mendasar antara akuntansi keuangan dan perpaj akan.
Akuntansi keuangan dan perpaj akan masih sej alan pada
awal perolehan investasi di entitas asosiasi dimana
investasi diakui sebesar biaya perolehan.
Perpaj akan j elas mengatur bahwa penghasilan yang
menj adi obj ek PPh adalah deviden dengan nama dan
dalam bentuk apapun (Pasal 4 ayat (1) Undang- Undang
PPh).
Deviden merupakan bagian laba yang diperoleh
pemegang saham atau pemegang polis asuransi atau
pembagian sisa hasil usaha koperasi yang diperoleh
anggota koperasi.

Thank You 

Judul: Akuntansi Perpajakan

Oleh: Risa Mayasari


Ikuti kami