Akuntansi Perpajakan

Oleh Angel Lesmana

404,1 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Perpajakan

13/01/2015 AKUNTANSI PAJAK POS-POS POSISI KEUANGAN KAS DAN SETARA KAS KAS ADALAH ALAT PEMBAYARAN YANG SIAP DAN BEBAS DIPERGUNAKAN UNTUK MEMBIAYAI KEGIATAN-KEGIATAN PERSHAN. • TIDAK ADA KENTENTUAN TEKNIK & PEMBUKUAN DIATUR SECARA TERINCI DALAM PERPAJAKAN • ADA PERLAKUA N KHUSUS UNTUK BANK : 1. REKENING GIRO ATAS REKENING GIRO INI PERUSAHAA N AKAN MENERIMA PENGHASILA N BERUPA JASA GIRO DARI SUDUT PERPA JAKAN, PENGHASILAN JASA GIRO INI AKAN DIKENAKA N PPH FINAL SEBESAR 20 % 2. TABUNGAN KELOMPOK TABUNGAN JUGA MEMBERIKA N PENGHASILA N BERUPA BUNGA YANG AKAN DIKENAKA N PAJAK PENGHASILA N BERSIFAT FINAL DSR HUKUM : PP 131 TAHUN 2000 TGL 15 DES 2000 v PENCATATAN AKUNTANSI SEHUBUNGA N DENGAN PENERIMAA N PENGHASILA N JASA GIRO DAN BUNGA TABUNGAN. • PRAKTEK AKUNTANSI KOMERSIAL DAPAT DIIKUTI SEPENUHNYA. INVESTASI PADA EFEK TERTENTU v PENGHASILAN ATAS JASA GIRO DAN BUNGA TABUNGAN INI TIDAK DIGABUNGKAN DENGAN PENGHASILA N LAINNYA (YANG DIKENAKAN TARIF UMUM) AGAR TIDAK ADA PENGENAAN PAJAK 2 KALI Dana kas yang menganggur (idle cash) dimanfaatkan dengan cara membeli atau menanamkannya dalam bentuk surat berharga baik dalam efek utang maupun dalam efek ekuitas. Investasi utang diklsifikasikan dalam 3 kelompok : 1. Dimiliki hingga jatuh tempo ( Held to maturity) 2. Diperdagangkan ( Trading) 3. Tersedia untuk di jual( Available for sale) Investasi ekuitas diklsifikasikan dalam 2 kelompok : 1. Aset Lancar, terdiri atas investasi ekuitas yang diperdagangkan (trading) dan kellompok investasi ekuitas yang tersedia untuk dijual ( available for sale) 2. Aset Tidak Lancar, terdiri dari Investasi pada Entitas Asosiasi dan Entitas Anak 1 13/01/2015 I NVESTASI JANGKA PENDEK • • a. b. c. Dasar pemikiran munculnya investasi adalah karena kelebihan kas yang tidak diperlukan dalam jangka waktu tertentu. PSAK 50, merupakan perluasan dari PSAK 13, menyatakan persyaratan : Mempunyai pasar dan dapat diperjualbelikan dengan segera Dimaksudkan untuk dijual dalam jangka waktu dekat bila dibutuhkan dana untuk operasional Tidak dimaksudkan untuk menguasai perusahaan orang lain SEKURITAS ¢ ¢ ¢ ¢ Sekuritas = Surat berharga Mudah diperjualbelikan karena merupakan investasi sementara untuk memanfaatkan kas berlebih. Keuntungan akibat fluktuasi harga bukan motivasi utama. Bentuk sekuritas dapat berupa saham, obligasi dan surat berharga lain. NILAI DALAM NERACA Akuntansi • Nilai investasi dicatat dalam neraca : Menggunakan nilai perolehan dengan keterangan tambahan mengenai harga pasar • Penilaian ini dapat mengakibatkan penurunan/kenaikan nilai aset. Selisih harga ini disebut kerugian/keuntungan Pajak • UU PPh, Pasal 10 ay 6, penilaian hanya boleh menggunakan harga perolehan. • UU PPh, Pasal 4 ay. 1, mencatat keuntungan dari selisih harga jual dengan harga perolehan PPH ATAS LABA TRANSAKSI SAHAM ¢ Capital gain merupakan keuntungan yang dikenakan objek pajak (Pasal 4 ay 1 UU PPh) ¢ PP No 14 Th 1997 dan KMK 282/KMK.04/97, besarnya PPh yang dipungut dari transaksi penjualan saham di bursa efek ditentukan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh OP atau badan dari transaksi penjualan saham di bursa efek (saham pendiri dan bukan pendiri) dipungut PPh bersifat final sebear 0,1% dari jumlah bruto nilai transaksi penjualan. Untuk saham pendiri, maka pemilik saham pendiri dikenakan tambahan 0,5% dari nilai saham saat IPO. ¢ Jurnal akuntansi pajak atas penjualan saham : Kas/Bank xxx PPh Pasal 4 ay. 2 xxx Investasi saham pada PT xxx 2 13/01/2015 CONTOH SOAL SAHAM INVESTASI DALAM SAHAM DASAR HK AKT PAJAK : PASAL 10 AYAT 6 UU PPH PENGHASILAN DARI SAHAM BERUPA : •DEVIDIEN •SAHAM BONUS, DR REVALUASI AKTIVA TETAP ATAU KAPITALISASI AGIO •KEUNTUNGAN KARENA PELEPASAN SAHAM, CAPITAL GAIN PERLAKUAN PERPAJAKAN : •PASAL 4 AYAT 3 HURUF G UU PPH DIVIDEN YANG DITERIMA OLEH WP BADAN DN BUKAN MERUPAKAN OBJEK PPH 1 Mar 2013, PT Jualaja menjual saham PT Gulali, yang dibelinya Rp. 1.000.000 dengan harga Rp. 1.100.000. Biaya penjualan (jasa pialang dan biaya lain) Rp. 20.000. Saham PT Gulali adalah saham yang dijual di Bursa saham. I NVESTASI JANGKA PANJANG Jurnal akuntansi pajak PT Jualaja : Investasi jangka panjang dapat berupa : 1. Penyertaan dalam bentuk saham, obligasi, dan surat berharga lainnya 2. Dana untuk melunasi utang jk panjang ata dana khusus lainnya 3. Aset lain-lain, seperti pembelian tanah dengan rencana penggunaan dimasa y.a.d Nilai perolehan investasi jk panjang meliputi a. Hg pembelian, b. Biaya broker, c. Pajak, d. Biaya lain sehubungan perolehan. Bagaimana kalau saham tersebut dijual Rp 950,000 ??? Penghasilan penjualan investasi dipisah dari penghasilan yang diterima dari kegiatan usaha. Dividen atau bunga obligasi yang diterima merupakan penghasilan lain-lain dicatat dengan nilai bersih (setelah pajak) 3 13/01/2015 I NVESTASI • • • JANGKA PANJANG DALAM SAHAM Pd umumnya dicatat dengan nilai perolehan Jika terjadi penurunan nilai yang material dan bersifat permanen, maka selisihnya dapat dibebankan sebagai kerugian dan akun cadangan penurunan investasi (menurut akuntansi komersial). Menurut fiskal, tidak boleh dibebankan sebagai biaya PSAK 15 mengatur jika kepemilikan saham diatas 20% maka dapat diartikan bahwa terjadi hubungan asosiasi. JURNAL AKUNTANSI Cost m ethod (1) (2) Pembelian investasi Inv dlm saham Equity (saham <25%) (3) SAMA kolom 2 Equity (saham >25%) (3) SAMA kolom 2,3 Kas/bank Pengumuman laba No journal Inv dalam saham Pembagian Dividen Kas/bank Kas/bank PPh 23 DDM PPh 23 DDM SAMA kolom 3 Pdpt inv Pdpt div • • a. b. c. JANGKA PANJANG DALAM SAHAM Investasi saham pd perusahaan asosiasi dapat dibukukan pada metode cost atau equity Dalam praktik, akuntansi mengenal 3 metode Harga perolehan; untuk kepemilikan sampai 20% Ekuitas; kepemilikan saham antara 20 s.d 50% Konsolidasi; kepemilikan saham lebih dari 50% INVESTASI JANGKA PANJANG DALAM OBLIGASI PAJAK Transaksi I NVESTASI Kas/bank Inv dlm saham SURAT UTANG NEGARA OBLIGASI DAN SURAT PERBENDAHARAAN NEGARA (SPN) PERLAKUANN YA HAMPIR SAMA DENGAN SAHAM PENGHASILAN DARI OBLIGASI : Ø BUNGA ------à DIKENAKAN PPH PASL 4 AYAT 2 DIKENAKAN PPH FINAL UTK OBL YG DIPERDAGANGKAN DI BURSA EFEK (PP 16THAN 2009) : WP DN DAN BUT >>>>>15% WP LN >>>>>>>>>>>>>20% ATAU TERGANTUNG P3B Ø CAPITAL GAIN ----à AKAN DIPERLAKUKAN SEBAGAI PENGHASILAN DI LUAR USAHA Inv salam saham 4 13/01/2015 INVESTASI JANGKA PANJANG DALAM OBLIGASI Obligasi adalah surat utang jk panjang dengan tingkat bunga tertentu • Dibeli dengan nilai nominal atau dengan kurs yg berlaku • Dicatat dengan harga perolehan Contoh : 1 Jul 2013, PT Popaye membeli 10 lbr obligasi PT. Olive dengan hg nominal Rp. 10.000 dan dengan kurs 110%. Bunga obligasi 12% per tahun dibayr tiap 1 Apr dan 1 Okt. Komisi pialang Rp. 8000. Obligasi dilnasi 31 Des 2018 • Jurnal : 1/7/2013 Investasi pada obligasi Pendapatan bunga Utang PPh ps 4 ayat 2 Kas Biaya komisi utang PPh ps 21 400 Kas 110,000 3,000* 1,500** 111,500 8,000 7,600 *) bunga 1 jul – 1 okt = 3/12 x 12% x Rp 100,000 **) PT Popaye harus memotong PPH Pasl 23 atas Premium diskonto obligasi PT Olive, karena premium tersebut merupakan penghslan. PPh 23 : 15% x Rp 10,000,- = Rp 1,500,- DEPOSITO Dikenakan PPh bersifat Final sebesar 20 % dari Bunga yang diterima Jurnal : 1/10/2013 Kas 5,100 PPH 23 dibayar dimuka Penghasilan bunga 900 6,000 *) *) bunga yang akan diterima 1 April – 1 okt = 6/12 x 12% x Rp 100,000 **) PT Olive harus memotong PPH Pasl 23 atas penghasilan bunga obligasi PT Popaye, PPh 23 : 15% x Rp 6,000- = Rp 900,- 5 13/01/2015 LANJUTAN SEHUBUNGAN DENGAN ADANYA PPH YANG FINAL, BAIK UNTUK BUNGA TABUNGAN, BUNGA DEPOSITO, PERUSAHAAN DAPAT MEMBUKUKAN PENGHASILAN DEPOSITO SEBESAR NETTO SETLH PAJAK (TANPA MENCATAT JUMLAH PAJAKNYA ATAU SEBESAR JUMLAH BRUTO DAN MENCATAT PAJAK FINAL YANG NANTI DIKUMPULKAN DG PAJAK FINAL LAINNYA SEBAGAI PENGURANG PADA PENGHASILAN YANG TERSEDIA UNTUK DIBAGI KEPADA PEMEGANG SAHAM PIUTANG USAHA • • • Piutang adalah hak perusahaan kepada pihak lain yang akan diterima dalam bentuk kas. Untuk kebutuhan perpajakan yang mengisyaratkan pemisahan antara piutang biasa dengan piutang yang mempunyai hub istimewa, maka sebaiknya perusahaan mempunyai sistem pembukuan yang langsung dapat memisahkan piutang tersebut. Perpajakan juga mengharuskan piutang harus dapat menjelaskan : nama dan alamat lengkap debitur, saat timbul dan berakhirnya piutang, jenis piutang, hak penerima bunga, piutang yang dihapuskan dan keterangan lain yang dibutuhkan CONTOH APLIKASI DEPOSITO ¢ ¢ ¢ Pada tanggal 1 Januari 2014 PT. GULALI, mendapatkan bunga tabungan sebesar Rp. 1,000,000. Pada tanggal 11 Sept 2013, PT. GULALI mendepositokan uangnya sebesar Rp. 5,000,000 untuk 3 bulan dengan tingkat bunga 7%. Buatlah pencatatan atas transaksi di atas , baik pada saat penerimaan bunga, melakukan deposito dan penerimaan bunga deposito PIUTANG USAHA ¢ ADALAH PIUTANG YANG TIMBUL KARENA PENJUALAN PRODUK ATAU PENYERAH AN JASA UNTUK KEGIATAN USAHA NORMAL PERUSAHAAN. ¢ APABIL A WAJIB PAJAK JUGA PKP, JUGA WAJIB MEMUNGUT PPN ¢ PENGAKUAN DAN PEMBUKUAN TERHADAP PENJUALAN DILAKUKAN PADA SAAT PENGIRIMAN BRG YANG DIIKUTI DENGAN PENERBITAN INVOICE KOMERSIAL . 6 13/01/2015 LANJUTAN PUITANG USAHA ¢ CONTOH JURNAL PIUTANG USAHA Dr A/R XX Cr SALES PPN OUT XX XX LANJUTAN YANG DIPERBOLEHKAN ADALAH “DIRECT WRITE OFF” , DENGAN SYARAT SBB : SYARAT-SYARAT 2. 3. 4. TELAH DIBEBANKAN SEBAGAI BIAYA DALAM LABA RUGI KOMERSIAL TELAH DISERAHKAN PERKARA PENAGIHANNYA KEPADA PENGADILAN NEGERI ATAU BADAN URUSAN PIUTANG DAN LELANG NEGARA (BUPLN) ATAU ADANYA PERJANJIAN TERTULIS ANTARA KREDITUR DAN DEBITUR YBS ATAU TELAH DIPUBLIKASIKAN DALAM PENERBITAN UMUM DAN KHUSUS WAJIB PAJAK HARUS MENYERAHKAN DAFTAR PIUTANG YANG TIDAK DAPAT DITAGIH KEPADA DJP. ASPEK PERPAJAKANNYA : TRANSAKSI PENGHAPUSAN PIUTANG DIANGGAP SEBAGAI PENGHASILAN BAGI DEBITOR BAGAIMANA PERLAKUAN PEMBAYARAN KEMBALI PIUTANG YANG SUDAH DIHAPUS ????? PIUTANG Pasal 6 ay 1 huruf h (syarat penghapusan piutang yang nyata tidak dapat ditagih) ¢ Pasal 9 ay 1 huruf c dan PMK-81/PMK.03/2009 (memperkenankan pembentukan cadangan untuk jenis usaha tertentu) MISALNYA : BANK, SGU, ASURANSI. PIUTANG LAIN-LAIN ¢ 1. PENGHAPUSAN ¢ ADALAH PIUTANG YANG TERJADI KARENA TRANSAKSI DI LUAR AKTIVITAS USAHA. MIS : PIUTANG KARYAWAN PIUTANG DIREKSI PIUTANG PEMEGANG SAHAM PIUTANG PADA PERSH AFILIASI ¢ ¢ KALAU KAITANNYA DENGAN PERUSAHAAN AFILIASI MAKA AKAN BERDAMPAK PADA PASAL 18 UU PPH YAITU ADANYA HUBUNGAN ISTIMEWA. KALAU KAITANNYA DENGAN PIUTANG PEMEGANG SAHAM, AKAN BERDAMPAK UNSUR DEVIDEN YANG MERUPAKAN PENGHASILAN BAGI PEMEGANG SAHAM/ DIREKTUR. 7 13/01/2015 CONTOH SOAL PIUTANG PERSEDIAAN ¢ PT • PSAK 14 , Aset yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, baik barang dagangan untuk usaha perdagangan maupun F/G, WIP, R/M dalam usaha manufaktur ¢ AKUNTANSI PERSEDIAAN BERKAITAN DENGAN SISTEM PENCATATAN DAN SISTEM PENILAIAN PERSEDIAAN Ogah Rugi menjual barang secara kredit sebesar Rp. 5.500.000 (incl. PPN 10%) pd tgl 10 Feb 2013. PT ini sudah PKP. Sistem pencatatan persediaan adalah sistem perpetual, yang menunjukkan HPP sebesar Rp. 3.500.000. Tanggal 30 Apr 2013, ada retur sebesar Rp. 2.000.000 dengan HPP sebesar Rp. 500.000. Tgl 2 Mei 2013, ada piutang yang dihapuskan sebesar Rp. 1.000.000 (syarat penghapusan piutang memenuhi ketentuan perpajakan LANJUTAN PERSEDIAAN ¢ SISTEM PENCATATAN PERSEDIAAN MENURUT AKT KOMERSIAL DAN AKT PAJAK BOLEH MENGGUNAKAN PERIODICAL SYSTEM ATAU PERPETUAL SYSTEM LANJUTAN PERSEDIAAN ¢ 1. 2. v ¢ ALOKASI HARGA POKOK PERSEDIAAN. AKT KOMERSIAL : 1. FIFO Cost Flow Method 2. AVERAGE COST 3. GROSS PROFIT METHOD Estimasi Persediaan 4. RETAIL PRICE METHOD AKT PAJAK : FIFO AVERAGE COST APABILA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN SISTEM ALOKASI HARGA POKOK YANG TIDAK DIPERKENANAKAN OLEH FISKAL MAKA PERLU DIADAKAN PENYESUAIAN MELALUI KOREKSI FISKAL 8 13/01/2015 CONTOH APLIKASI • Tgl 13 Mar 2013, PT. Untung Selalu membeli 100 unit barang seharga 5,000,000 (incl. PPN). Tgl 31 Mar 2013, menjual 30 unit seharga Rp. 7,000,000 (incl. PPN). • Bgmn jurnal jk PT. Untung Selalu adalah PKP dan non PKP 9

Judul: Akuntansi Perpajakan

Oleh: Angel Lesmana

Ikuti kami