Akuntansi Pemerintahan.docx

Oleh Masita Maharani

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Pemerintahan.docx

AKUNTANSI PEMERINTAHAN
”Laporan Operasional”

DISUSUN OLEH :

MASITA MAHARANI HI.DAUD
C 301 15 162

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS TADULAKO
2016

Laporan Operasional

Laporan Operasional adalah salah satu unsur laporan keuangan yang
menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan
penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah pusat/daerah untuk kegiatan
penyelenggaraan pemerintahan dalam satu periode pelaporan.
Laporan Operasional menyediakan informasi mengenai seluruh kegiatan
operasional keuangan entitas pelaporan yang tercerminkan dalam pendapatan-LO,
beban, dan surplus/defisit operasional dari suatu entitas pelaporan yang penyajiannya
disandingkan dengan periode sebelumnya.
Pengguna laporan membutuhkan Laporan Operasional dalam mengevaluasi
pendapatan-LO dan beban untuk menjalankan suatu unit atau seluruh entitas
pemerintahan, sehingga Laporan Operasional menyediakan informasi:
1. mengenai besarnya beban yang harus ditanggung oleh pemerintah untuk
menjalankan pelayanan;
2. mengenai operasi keuangan secara menyeluruh yang berguna dalam
mengevaluasi kinerja pemerintah dalam hal efisiensi, efektivitas, dan
kehematan perolehan dan penggunaan sumber daya ekonomi;
3. yang berguna dalam memprediksi pendapatan-LO yang akan diterima untuk
mendanai kegiatan pemerintah pusat dan daerah dalam periode mendatang
dengan cara menyajikan laporan secara komparatif;
4. mengenai penurunan ekuitas (bila defisit operasional), dan peningkatan
ekuitas (bila surplus operasional).

Laporan Operasional disusun untuk melengkapi pelaporan dari siklus akuntansi
berbasis akrual (full accrual accounting cycle) sehingga penyusunan Laporan
Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Neraca mempunyai keterkaitan yang
dapat dipertanggungjawabkan.
Entitas pelaporan menyajikan pendapatan-LO yang diklasifikasikan menurut
sumber pendapatan. Rincian lebih lanjut sumber pendapatan disajikan pada Catatan
atas Laporan Keuangan.
Entitas pelaporan menyajikan beban yang diklasifikasikan menurut klasifikasi
jenis beban. Beban berdasarkan klasifikasi organisasi dan klasifikasi lain yang
dipersyaratkan menurut ketentuan perundangan yang berlaku, disajikan dalam
Catatan atas Laporan Keuangan.
Klasifikasi pendapatan-LO menurut sumber pendapatan maupun klasifikasi beban
menurut ekonomi, pada prinsipnya merupakan klasifikasi yang menggunakan dasar
klasifikasi yang sama yaitu berdasarkan jenis.
Surplus dari kegiatan operasional adalah selisih lebih antara pendapatan dan
beban selama satu periode pelaporan.
Defisit dari kegiatan operasional adalah selisih kurang antara pendapatan dan beban
selama satu periode pelaporan. Selisih lebih/kurang antara pendapatan dan beban
selama satu periode pelaporan dicatat dalam pos Surplus/Defisit dari Kegiatan
Operasional.

Judul: Akuntansi Pemerintahan.docx

Oleh: Masita Maharani


Ikuti kami