Akuntansi Manajemen.doc

Oleh Qari Islami

21 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Manajemen.doc

2.3. Proses Pembuatan Tahu
Proses produksi tahu berasal dari biji kedelai yang diolah sehingga menjadi tahu . Kedelai yang
telah direndam sampai empuk selama 3 jam dari jam 06.00 pagi, siap untuk diproses. Proses produksi
adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan biji kedelai yang telah dicuci ke dalam wadah.
2. Menyiapkan dan membersihkan alat - alat yang akan digunakan dalam proses produksi.
3. Biji kedelai digiling menggunakan alat hingga menjadi halus
4. Dalam 2 tempat yang telah menjadi ukuran dijadikan 1 dalam wajan dan dimasak (menggunakan uap
dari kompor) sekitar 5-10 menit.
5. Sambil diaduk, wajan diisi air terus menerus sehingga hampir penuh.
6. Siapkan tempat saringan untuk tahu yang telah dibersihkan dan kain kasa untuk menyaring tahu
tersebut.
7. Masukkan tahu yang telah dimasak ke dalam kain kasa dan digoyang-goyangkan. Lalu diperas
sehingga sisa dalam kain kasa tersebut yang berupa ampas disendirikan di dalam karung.
8. Sari dari kedelai yang telah diperas lalu diberi cuka agar menggumpal.
9. Setelah airnya jernih, cuka dikembalikan ketempatnya.
10. Siapkan cetakan tahu yang sudah dibersihkan dan kain kasa.
11. Sari kedelai yang sudah diberi cuka dituangkan ke dalam cetakan yang telah diberi kasa lalu dipres
sekitar 15 menitan.
12. Sari kedelai yang sudah menjadi tahu siap dipotong - potong dan dimasukkan ke dalam tempat yang
diberi air atau cuka.
13. Tahu mentah telah jadi.

2.4. Analisa Biaya pabrik Tahu UD Kencana
A. Modal
Modal merupakan salah satu yang tidak pasti bagi industri kecil. Untuk menggunakan modal bisa
dengan menggonakan modal pribadi atau dengan pinjaman di lembaga keuangan seperti koperasi atau
bank. Dalam bentuk industri tahu jumlah modal yang pabrik Tahu UD Kencana alokasikan adalah dengan
Rp 19.571.000 dengan perenci sebagai berikut
Untuk pembelian peralatan :
1. Mesin giling (Rp. 4.000.000)
2. Drum (Rp. 4.000.000)
3. Panci (Rp.900,000 )
4. Kompor ( Rp.300.000)
5. Cetakan tahu (Rp. 900.000)
6. Peralatan lain-lain ( Rp 600.000)
TOTAL ( Rp. 10.700.000)
Untuk pembelian bahan baku selama satu bulan :
1. Kedelai ( Rp 6.000.000)
2. Cuka (Rp 400.000)
3. Lain - lain (Rp 900.000)
TOTAL ( Rp 7.300.000)
Untuk biaya operasional selama satu bulan :
1. Biaya listrik ( Rp 30.000)
2. Biaya air (Rp 41.000 )
3. Biaya sewa tempat ( Rp 500.000 )
4. Biaya tenaga kerja (Rp 500.000 )
5. Biaya lain-lain (Rp. 500.000)
TOTAL (Rp 1.571,000)

Harga Pokok Penjualan
1. Biaya bahan baku (Rp. 7.300.000 )
2. Biaya tenaga kerja (Rp 500.000 )
3. BOP ( Rp 571.000)
4. Biaya Produksi ( Rp 8.371.000 )

B. Target Pemasaran
Pemasaran merupakan aspek yang sangat mendukung dalam suatu usaha atapun industri. Tahu
adalah makanan yang menggunakan bahan dasar kedelai hitam, jadi pililah kedelai yang memiliki
kualitas baik. Pabrik Tahu UD Kencana menjalin kerja sama dengan petani kedelai. Untuk pemasaran
tahu pabrik Tahu UD Kencana menjalin kerja sama dengan pedagang sayur atau pedagang tahu lainnya.
C. Sumber Daya Manusia
Penggunaan Sumberdaya pada industri tahu pada umnya sangat sederhana. Pabrik Tahu UD
Kencana menggunakan SDM untuk bagian produksi dan bagian pemasaran .
D. Penentuan Harga
Penetapan harga tahu bisa dengan menyesuaikan pasar. Dalam menentukan harga jual ini
sangat mempengaruhi keuntungan yang akan didapat oleh pabrik Tahu UD Kencana .
E. Asumsi Pendapatan
Jika pabrik Tahu UD Kencana menggunakan modal sebesar Rp 19.571.000 dengan penghasilan
penjualan dalam satu bulan adalah Rp.11.250.000, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
Laba kotor :
Penjulan (Rp 11.250.000) - Harga Pokok Penjualan (Rp 8.371.000) =Rp 2.879.000
Laba bersih :
Laba Kotor (Rp 2.879 .000) - Total Biaya Produksi (Rp1. 571.000)= Rp 1.308.000

Laporan Perubahan Modal :
Modal Awal (Rp. 19.571.000) + Laba Bersih (Rp. 1.308.000) =
Modal Akhir ( Rp.20.876.000)

Dari analisa keuangan di atas dapat disimpulakan bahwa dalam satu bulan pabrik Tahu UD Kencana
memperoleh Pendapatan sebesar Rp. 11.250.000 dan memperoleh Laba bersih sebesar Rp. 1.308.000,
maka sudah nampak modal pabrik Tahu UD Kencana akan bertambah menjadi Rp 20.879.000

Bab 3 . PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Proses produksi di Pabrik Tahu UD Kencana ini masih menggunakan proses produksi yang sederhana
( tradisional ), dengan alat - alat dan tenaga kerja yang sederhana sehingga dapat menghasilkan tahu
yang alami tanpa bahan pengawet. Alat untuk memasak tahu yang digunakan merupakan kompor yang
tak biasa. Kompor yang didesain untuk proses produksi ini menggunakan kayu bakar dan uapnya yang
akan digunakan dalam proses membuat tahu.
Kelebihan dari pabrik ini adalah tahu yang diproduksi tidak menggunakan bahan pengawet seperti
beberapa perusahaan tahu lainnya, sehingga setiap hari tahu yang diproduksi sangat fresh. Tahu ini bisa
bertahan antara 3-4 hari, lebih dari itu tahu akan basi dan masam. Selain itu, ada sistem pengelolaan
limbah yang baik, sehingga tak mencemari lingkungan.
Tahu ini hanya dijual untuk daerah Surabaya saja. Tahu yang diproduksi akan dibeli oleh agen yang telah
memesan, sehingga Pabrik Tahu UD Kencana ini tidak perlu memasarkan produknya ke toko-toko. Hal ini
menyebabkan Pabrik Tahu UD Kencana tidak perlu menanggung resiko atas produk yang tidak laku.

Judul: Akuntansi Manajemen.doc

Oleh: Qari Islami


Ikuti kami