Akuntansi Leasing

Oleh Anto Andreawan

23 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Leasing

PENGERTIAN

L

easing adalah segala kegiatan
pembiayaan perusahaan dalam bentuk
penyediaan barang-barang modal yang
penggunaanya diserahkan pada suatu
perusahaan,melalui pembayaran secara berkala
dalam jangka waktu tertentu.Lease(sewa guna
usaha) adalah kontrak yang menetapkan syarat
–syarat pengalihan hak pengalihan harta atau
aktiva kepada lease oleh pemiliknya ,yaitu
Leasor.Dalam kegiatan leasing ada dua pihak
yang terkait langsung:

a. Perusahaan yang kegiatanya melakukan
pembiyaan dalam bentuk penyediaan
barang-barang modal untuk digunakan
perusahaan lain.Jenis perusahaan
demikian disebut Perusahaan Sewa
Guna Usaha(Leasing Company).
Selanjutnya bertindak sebagai pihak
yang menyewa atau sebagai Lessor.
b. Perusahaan yang menerima hak untuk
menggunakan barang-barang
modal,bertindak sebagai Penyewa Guna
Usaha atau di sebut Lesee.

KEUNTUNGAN LEASING DARI SEGI EKONOMI
KEUNTUNGAN LEASING DARI SEGI EKONOMI
a. Tanpa ada uang
nilai aktiva dibiayai
muka.sebagian
melalui Lease. Aspek
terbesar pembelian
ini membuat Leasing
harta yang di biayai
menjadi alternative
dengan menuntut
yang menarik bagi
agar sebagian dari
Perusahaan yang
harga beli di bayar
tidak memiliki kas
langsung oleh
yang cukup untuk
peminjam pada saat
membayar Uang
transaksi di
muka atau
lakukan.Hal ini
perusahaan yang
member
ingin menggunakan
perlindungan
modal yang tersedia
tambahan bagi
untuk tujuan operasi
kreditor apabila
serta investasi yang
terjadi kemacetan
lain.
pembayaran dan
b. Menghindari resiko
pengembalian aktiva
pemilikan. Ada
:
banyak resiko dalam
Sebaliknya,kontrakle
pemilihan harta.
ase seringkali di
Resiko ini meliputi
buat sedemikian
kerugian karena
rupa sehingga 100 %
bencana,keausan,ko

1
UNIVERSITAS SEBELAS MARET

ndisi perekonomian
yang berubah,dan
kerusakan fisik.Lesse
boleh menghentikan
lease,meskipun
biasanya dikenakan
denda tertentu,dan
dengan demikian
menghindari
penanggungan
resiko dari kejadian
ini. Keluwesan ini
sangat penting bagi
perusahaan dimana
inovasi dan
perubahan
Teknologi membuat
kegunaan dan
fasilitas tertentu
menjadi sangat tidak
pasti.

ILUSTRASI KASUS LEASING

Pada tanggal 1 januari 1997,PT Rima (lessor0 dan PT.Rina (Lessee) menandatangani perjanjian SGU .
Ketentuan-ketentuan SGU yang telah di sepakati,sebagai berikut :
(1). Jangka waktu SGU adalah 5 tahun . Perjanjian SGU tidak dapat di batalkan .Pembayaran
sewa tahunan dimulai awal tahun (dasar anuitas) masing-masing sebesar Rp. 51.963,24
(2). Nilai wajar aktiva SGU pada inception of the lease adalah Rp. 200.000 dengan taksiran umur
ekonomis 5 tahun,tanpa nilai residu
(3). PT.Rina membayar kos eksekutori secara langsung kepada pihak ketiga,kecuali untuk pajak
kekayaan Rp.4.000 per tahun,yang termasuk dalam pembayaran tahunan(poin a)
(4). Perjanjian SGU tidak berisi opsi untuk memperbarui dan lesse di harapkan mengembalikan
aktiva kepada lessor pada akhir masa SGU
(5). Tingkat bunga inkriminasi lessee sebesar 11 % per tahun
(6). Lesse mendepresiasi aktiva serupa dengan dasar garis lurus
(7). Lessor menentukan sewa tahunan untuk mendapatkan tingkat return sebesar 10 % per
tahun: kondisi ini di ketahui oleh lessee
Jawab
Berdasar kodisi di atas perjanjian SGU memenuhi klasifikasi sebagai capital leasel,sebab memenuhi
criteria :
(1). Jangka waktu lease 5 tahun ;umur ekonomis aktiva SGU 5 tahun ;memenuhi uji periode 75 %
(2). Nilai sekarang pembayaran lease minimum melebihi 90 %dari nilai wajar aktiva SGU.
Jumlah pembayaran lease minimum
= Rp.963,24 x 5
=Rp. 259.816,20
Jumlah kapitalisasi aktiva SGU sama dengan nilai tunai pembayaran lease minimum dengan
mengeluarkan jumlah kos eksekutori (Rp. 4.000)
Tingkat bunga nyang di gunakan adalah tingkat bunga implicit(lessor) sebesar 10 %
Jumlah Kapitalisasi
= (Rp. 51. 963,24- Rp. 4.000)x PV Anuity
Due ; (5 tahun ;I = 10%)
= Rp. 47.963,24 x 4,16986]
= Rp. 200.000
Jurnal yang perlu di buat PT Rina (Lessee) pada tanggal 1 januari 1996 adalah :
Biaya pajak kekayaan
Rp 4.000
Utang SGU
Rp 47.9634,24
Kas
Rp. 51.963,24
Total bunga yang di bayar selama waktu SGU adalah Rp. 59.816,20 merupakan beda antara
nila tunai pembayaran sewa ( Rp.200.00,00) dengan kas actual yang di keluarkan
( Rp.258.816,20).Berdasarkan metode bunga efektif, maka biaya bunga tahunan merupakan
fungsi utang SGU yang beredar ,seperti tampak pada table berikut :

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Tanggal
1/1/97
1/1/98
1/1/99
1/1/99
1/1/00
1/1/01
Total

Sewa
Tahunan (a)

Kos
Eksekutori(b)

Biaya Bunga
10 % ©

Amortisasi
Utang SGU (d)

51,963.24
51,963.24
51,963.24
51,963.24
51,963.24
259,816.2

4,000
4,000
4,000
4,000
4,000
20,000

0
15,203.68
11,927.17
8,324.72
4,360.26
39,815.83

47,963.24
32,759.56
36,035.52
39,639.07
43,602.61
200,000

3
UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Utang SGU
(e)
200,000.00
152,036.76
119,277.20
83,241.68
43,602.61
0.00
-

Judul: Akuntansi Leasing

Oleh: Anto Andreawan


Ikuti kami