Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Manajemen

Oleh Syihabuddin Mr.

50 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Manajemen

Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Manajemen
Disusun oleh: Syihabuddin
Dunia bisnis tentu erat kaitannya dengan proses akuntansi, terutama dalam hal menyajikan informasi
keuangan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan. Informasi tentang posisi keuangan
perusahaan, prediksi laba, hingga strategi perusahaan ke depannya dapat dilaporkan dan diputuskan
dengan bijak menggunakan ilmu akuntansi. Pada dasarnya, akuntansi dapat dibedakan menjadi dua
yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi keuangan biasanya digunakan oleh
orang-orang di luar perusahaan atau organisasi, sedangkan akuntansi manajemen digunakan oleh
orang-orang dalam sebuah perusahaan atau organisasi.
Kedua jenis akuntansi tersebut tentu memiliki tujuan, karakteristik, serta jenis output dan input yang
berbeda. Terkadang, hal ini membingungkan beberapa orang. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami
akan membahas mengenai beberapa perbedaan dari akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
Tujuan
Tujuan dari akuntansi keuangan adalah menghasilkan laporan keuangan yang menggambarkan kondisi
dan performa perusahaan pada periode tertentu. Akuntansi keuangan membantu pihak eksternal untuk
membuat keputusan terkait ekonomi dan investasi sehingga dapat dilakukan evaluasi kinerja
manajemen dalam menjalankan bisnis. Sedangkan, tujuan akuntansi manajemen adalah untuk
menghasilkan laporan secara spesifik dan detail, mengidentifikasi masalah yang timbul serta
menyelesaikan masalah tersebut. Akuntansi manajemen bermanfaat bagi pihak internal perusahaan
karena berisi informasi terkini dan akan datang dari perusahaan, seperti penganggaran, evaluasi kinerja,
optimalisasi operasional, dan sebagainya.
Pengguna Laporan
Akuntansi keuangan digunakan untuk menyajikan informasi keuangan perusahaan bagi pengguna yang
berada di luar perusahaan (pihak eksternal) dan tidak digunakan untuk mengambil keputusan tentang
perusahaan. Misalnya para pemegang saham, pemerintah (instansi pemerintah, dirjen pajak), kreditur,
ataupun analis keuangan.
Sedangkan, Akuntansi manajemen digunakan untuk menyediakan informasi keuangan bagi keperluan
pihak manajemen atau pihak internal perusahaan. Informasi yang dihasilkan nantinya akan dipakai
sebagai bahan evaluasi dan sarana pengambilan keputusan untuk perusahaan. Misalnya para manajer,
eksekutif, sales, karyawan administrasi, ataupun supervisor.
Ruang Lingkup
Laporan dari akuntansi keuangan menyajikan informasi keuangan mengenai perusahaan secara
keseluruhan, misalnya neraca, laporan laba rugi, dan yang lain. Sedangkan laporan akuntansi
manajemen memberikan informasi yang bertujuan untuk melaporkan hanya pada suatu bagian yang ada
dalam perusahaan. Misalnya bagian pemasaran, bagian produksi, dan bagian lainnya.
Rentang Waktu

Akuntansi keuangan menghasilkan laporan keuangan yang kurang fleksibel serta hanya bisa mencakup
rentang jangka waktu tertentu. Misalnya periode satu tahun, setengah tahun, atau bulanan. Sedangkan
akuntansi manajemen memiliki rentang waktu yang jauh lebih fleksibel dibanding dengan akuntansi
keuangan, misalnya harian atau mingguan.
Fokus Informasi
Akuntansi

keuangan

fokus

pada

informasi

masa

lalu

dengan

memberikan

gambaran

pertanggungjawaban manajemen perusahaan atas pengelolaan dana perusahaan. Sedangkan akuntansi
manajemen cenderung berorientasi kepada masa yang akan datang.
Tipe Informasi
Akuntansi keuangan hanya mengukur mengenai keuangan saja dan berpedoman pada Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku. Sedangkan akuntansi manajemen mengukur keuangan dan
operasional serta pengukuran fisik proses, supplier, teknologi, kompetitor, dan juga pelanggan.
Laporan akuntansi manajemen tidak memiliki batasan pada prinsip akuntansi. Selama prinsip-prinsip
yang digunakan itu memberikan manfaat bagi pihak manajemen, baik dalam hal pengukuran dan
perhitungan, maka hal tersebut masih wajar diterapkan.
Sifat Informasi
Sifat informasi dari akuntansi keuangan membutuhkan tingkat ketepatan yang tinggi, obyektif, bisa
diuji kebenarannya, serta akurat. Biasanya pihak manajemen mempergunakan layanan jasa pihak ketiga
yang independen. Sifat informasi pada akuntansi manajemen harus mampu membantu manajemen
dalam pengambilan suatu keputusan baik keputusan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, serta
pengendalian. Oleh karenanya akuntansi manajemen tak hanya mengandalkan satu disiplin ilmu
akuntansi tetapi juga mengambil disiplin ilmu yang lain seperti disiplin ilmu manajemen. Hasil dari
laporan akhir manajemen bersifat tertutup dan tidak dipublish kepada pihak luar perusahaan.
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen adalah dua hal yang berbeda. Anda sebagai pebisnis
harus mengetahui dengan seksama mengenai kedua hal tersebut agar dapat menjalankan proses
akuntansi perusahaan dengan baik
Pengertian dan Penerapan
Pada umumnya, akuntansi manajemen menyajikan informasi dalam bentuk laporan keuangan terkait
data historis untuk melakukan proses manajemen yang meliputi banyak hal mulai dari perencanaan,
pengarahan, pengorganisasian, pengendalian dan penilaian kerja.Setelah itu, laporan keuangan akan
diserahkan kepada pihak-pihak terkait untuk dilihat serta dianalisis. Pihak-pihak tersebut adalah top
manajemen, manajer keuangan, manajer produksi, dan manajer pemasaran. Mereka mengurus aspekaspek perusahaan terkait bidang yang mereka kerjakan.
Proses ini membutuhkan analisa yang akurat agar para manajer beserta top management dapat
mengambil keputusan yang tepat bagi perusahaan. Karena itu, laporan keuangan pada akuntansi
manajemen dibuat lebih rinci dan detil agar dapat memberikan informasi sedetil mungkin kepada
atasan.
Fungsi laporan keuangan akuntansi manajemen

Keberadaan laporan keuangan membawa banyak manfaat bagi perusahaan. Berikut fungsinya untuk
perusahaan.
1. Menyajikan laporan keuangan untuk memenuhi tujuan perusahaan
Fungsinya adalah, membantu mereka dalam melakukan review terkait aspek-aspek yang ada
didalam perusahaan seperti, aspek pemasaran, aspek keuangan, dan lainnya. Laporan itu akan
berfungsi sebagai panduan yang dapat membantu mereka untuk membuat perencanaan
mengenai langkah-langkah kedepan.
2. Melakukan identifikasi terkait laporan keuangan
Laporan akuntansi manajemen membantu perusahaan untuk melakukan penilaian terhadap
sejumlah pos-pos tertentu seperti biaya produk, biaya kegiatan, dan biaya yang dikeluarkan
dalam sebuah departemen.
Pihak-pihak yang membutuhkan akuntansi manajemen
Pentingnya laporan akuntansi manajemen membuat setiap perusahaan membutuhkan hal itu. Dalam
perusahaan, ada beberapa pihak yang membutuhkan laporan tersebut agar bisa membuat perencanaan
dan keputusan terkait laporan yang telah dibuat. Berikut pihak-pihak yang membutuhkan laporan
tersebut.
1. Top manajemen
Top manajemen membutuhkan informasi mengenai laporan keuangan dari akuntansi
manajemen untuk membuat beberapa langkah seperti, ekspansi usaha, pengembangan produk,
penyusunan anggaran dan kebijakan investasi. Analisis laporan dapat membantu mereka untuk
mengembangkan keputusan terkait aspek yang ada di perusahaan.
2. Manajer keuangan
Manajer keuangan biasanya membutuhkan informasi terkait keuangan yang ada di sebuah
perusahaan seperti, pendanaan modal kerja, cost of fund pada modal kerja, tingkat
pengembalian modal, rasio keuangan dan lainnya.
3. Manajer Produksi
Untuk manajer produksi, mereka membutuhkan laporan yang berisi rincian biaya cost of good,
total biaya produksi, biaya per unit produk, dan hal lainnya. Setelah itu, mereka bisa membuat
perencanaan terkait produk sebuah perusahaan.
4. Manajer pemasaran
Untuk membuat sebuah perencanaan pemasaran bagi perusahaan, seorang manajer pemasaran
membutuhkan laporan akuntansi manajemen yang berfungsi untuk melihat dan menganalisis
mengenai apa yang perlu dibenahi. Biasanya, manajer pemasaran membutuhkan laporan yang
meliputi beberapa hal seperti, komisi penjualan, marketing fee, nilai diskon dari produk dan
lainnya.
Mengingat pentingnya laporan akuntansi manajemen, setiap perusahaan perlu membuatnya untuk
melaporkan segala aspek yang ada dalam perusahaan secara detil. Selain laporan akuntansi manajemen,
setiap perusahaan juga membutuhkan hal lainnya seperti laporan keuangan.
Akuntansi, akuntansi manajemen, dan akuntansi keuangan berbeda. Akuntansi lebih kepada proses
pencatatan, identifikasi, pengukuran, perhitungan dan penyusunan informasi menjadi sebuah laporan
keuangan bagi perusahaan sebagai tolok ukur untuk mengambil keputusan.

Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen juga berbeda. Akuntansi keuangan adalah laporan
keuangan yang ditujukan untuk pihak internal perusahaan atau eksternal seperti kreditor, investor,
pemerintah, dan lainnya. Akuntansi manajemen hampir sama dengan akuntansi keuangan. Bedanya,
laporan keuangan pada akuntansi manajemen hanya ditujukan untuk kaum internal perusahaan seperti
pengambilan keputusan serta kebijakan-kebijakan yang tidak dipublikasikan ke luar.
Meski berbeda, keduanya sama-sama berhubungan dengan laporan keuangan yang berisi mengenai
laporan keuangan dari sebuah perusahaan. Laporan ini juga memiliki peran yang penting dalam
perusahaan karena, berhubungan dengan pengambilan keputusan.

Judul: Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Manajemen

Oleh: Syihabuddin Mr.


Ikuti kami