Akuntansi Keperilakuan Tufli

Oleh Mas Tufli

15 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Keperilakuan Tufli

AKUNTANSI
KEPERILAKUAN

http://www.free-powerpoint-templates-design.com

Pemateri Kelompok 1

17 121 066

17 121 060

17 121 082

Tuflihun
Masmul

Syawaluddin

Tifanny Semar
Dewi

Agenda
pembahasan

01 Konsep Jurnal utama
02

Kelebihan & Kekurangan
Jurnal utama

03 Konsep Jurnal pembanding
04

Kelebihan & Kekurangan
Jurnal pembanding

05

Perbandingan antara Jurnal
utama & Jurnal pembanding

Konsep Jurnal utama
Judul
HUBUNGAN ANTARA SISTEM
PENGENDALIAN MANAJEMEN
DENGAN PERILAKU
DYSFUNCTIONAL: BUDAYA
NASIONAL SEBAGAI VARIABEL
MODERATING (Survey pada
Perusahaan Ritel Modern di
Kota Jambi)

Authors
Dewi Saraswati, S.E.,
M.S.Ak. Dosen Program
Sarjana Akuntansi
Universitas Adiwangsa
Jambi Email:
dewisaraswatidr@yahoo.c
o.id

62%
40%

31%

75%

Pendahuluan
Pada praktek menjalankan sistem pengendalian
manajemen dalam perusahaan, sering kali terjadi
suatu penyimpangan perilaku atau pelanggaran yang
disengaja di luar dari aturan dan prosedur sistem
pengendalian manajemen. Dalam hal ini adalah
manajer perusahaan.
Dalam penelitian ini perilaku dysfunctional
(dysfunctional behavior) ada dua bentuk yaitu
perilaku dysfunctional dalam memanipulasi informasi
(dysfunctional behavior– information manipulation)
dan manipulasi ukuran kinerja di dalam pemilihan
tindakan (dysfunctional behavior-gaming).

Metode Penelitian

S
OPPORTUNITIES

PENGUJIAN HIPOTESIS
pada penelitian ini adalah analisis regresi linier
sederhana dan analisis regresi variabel
moderasi dengan metode uji nilai selisih
mutlak.

W

SWOT

WEAKNESS

POPULASI DAN SAMPEL
Top management level dan middle management
level dengan teknik penarikan sampel purposive
sampling.

STRENGTHS

T
O

THREATS

Pembahasan
Uji Asumsi Klasik

01

02

03

Uji Normalitas

Uji Multikolinieritas

Uji Heterokedastisitas

Pembahasan
Uji Regresi

04

Hasil Uji Regresi Linier

05

Hasil Uji Regresi Linier
dengan Variabel Moderasi
(Metode Uji Nilai Selisih
Mutlak)

Hasil Penelitian
Your Picture Here

Perilaku dysfunctional
berpengaruh terhadap sistem
pengendalian manajemen pada
perusahaan ritel modern di Kota
Jambi.

Budaya nasional tidak
memoderasi hubungan antara
sistem pengendalian
manajemen dengan perilaku
dysfunctional pada perusahaan
ritel modern di Kota Jambi.

Kelebihan & Kekurangan Jurnal
Utama
Kekurangan

Kelebihan
• pembahasan dari awal hingga
akhir mudah dipahami.
• penulisan dan penyusunan
jurnal rapi, dan terstruktur.
• Adanya Referensi.

• data populasi dan sampel yang
sedikit.

S
W

Konsep Jurnal
Pembanding
Pengaruh Sistem Pengendalian
Manajemen pada Perilaku
Disfungsional (Survei pada
BUMN Kategori Industri
Strategis di Indonesia Tahun
2015-2016)

01
02

Authors
Karsama*
Universitas Pembangunan Jaya,
karsam.sunaryo@upj.ac.id,
Indonesia

Pendahuluan
Dalam menjalankan sistem pengendalian
manajemen dalam perusahaan, perilaku-perilaku
disfungsional para manajer unit pertanggungjawaban
selalu terjadi.
Perilaku manajer yang tidak sesuai tersebut antara
lain perilaku manajer memanipulasi laba guna
meningkatkan kinerja perusahaan

Metode Penelitian
Populasi dan Sampel
menggunakan metode survei penjelasan (explanatory
survey method), terhadap manajemen puncak (top
management).

Teknik Pengumpulan Data
data primer diperoleh melalui penelitian
“kualitatif”.

Pembahasan
model persamaan struktural (pengaruh budaya
organisasi terhadap sistem pengendalian
manajemen adalah 0,284 atau 28,4%). Uji
signifikansi menunjukkan bahwa t-hitung
sebesar 2,028 lebih besar dari t-tabel sebesar
1,995.

Nilai R2 sebesar 0,701 atau 70,1% Sisanya 29,9%.
Nilai Fhitung sebesar 35,96 lebih besar dari F-tabel
sebesar 2,35.

pengaruh sistem pengendalian manajemen
terhadap perilaku disfungsional adalah 0,481
atau 48,1. Uji signifikansi menunjukkan
bahwa t-hitung sebesar 2,048 lebih besar dari
t-tabel sebesar 1,972.

Hasil
Penelitian

terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap
sistem pengendalian manajemen dan berdampak
pada perilaku disfungsional.
sistem pengendalian manajemen dapat
mempengaruhi perilaku disfungsional yang
ditentukan oleh budaya organisasi.

Kelebihan & Kekurangan Jurnal
Pembanding
memiliki e-ISSN pada
jurnal

penyusunan dan
struktur jurnal rapi
sehingga mudah
dipahami

menyertakan
referensi

Kelebihan

Kekurangan

Penelitian ini hanya
terbatas kepada
subjek BUMN
dengan kategori
industri strategis

Perbandingan Jurnal Utama
dan Pembanding
Jurnal utama
memiliki nomor e-ISSN.
memiliki Rangkaian Hipotesis
Variabel Moderasi menggunakan
Budaya Nasional dan tidak
berpengaruh terhadap variabel y
(perilaku functional)

Jurnal pembanding
tidak memiliki nomor ISSN
tidak memiliki rangkaian hipotesis
variabel moderasi menggunakan
budaya organisasi dan
berpengaruh terhadap variabel y
(perilaku functional)

Thank You
Stay Health, Be Smart

Judul: Akuntansi Keperilakuan Tufli

Oleh: Mas Tufli


Ikuti kami