Akuntansi Diferensial

Oleh Danny Rizqi

24 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Diferensial

KELOMPOK 1
1. ECA KARTIKA
2. EKO FITRIANA
3. NUR MAULIDA R
4. FAQIH ABDUL AZIZ
5. AGUM NURUL ADHIM
6. LALANG ADHI CARAKA
7. GURUH SETIYO W

CONTOH KASUS
“MEMBELI ATAU MEMBUAT SENDIRI DALAM INDUSTRI MAJU”

A. Keputusan Membeli atau Membuat Sendiri ( Buy or Make Decision)
Dalam keputusan ini dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam yakni sebagai berikut :
1. Keputusan yang dihadapi oleh perusahaan yang sebelumnya memproduksi sendiri
produknya, kemudian mempertimbangkan akan membeli produk tersebut dari pemasok
luar.
2. Keputusan yang dihadapi oleh perusahaan yang sebelumnya membeli produk tertentu
dari pemasok luar, kemudian mempertimbangkan akan memproduksi sendiri produk
tersebut.
KEPUTUSAN 1
Apabila Keputusan yang pertama yang Diambil, maka ada 2 (dua) kemungkinan yang
dihadapi oleh manajemen dalam pengambilan keputusan ini, yakni :
a. Fasilitas yang digunakan untuk memproduksi tidak dapat dimanfaatkan jika produk
dihentikan produksinya karena manajemen memilih alternative membeli dari luar.

b. Fasilitas yang digunakan untuk memproduksi dapat dimanfaatkan untuk usaha lain yang
mendatangkan laba, jika produk dihentikan produksinya karena manajemen memilih
alternative membeli dari luar.

KEPUTUSAN 2
Sedangkan keputusan pada alternative kedua dapat dibagi menjadi dua yakni sebagai berikut :
a. Tidak diperlukan tambahan fasilitas poduksi. Apabila biaya diferensial lebih kecil dari
harga beli yang dapat dihindari , maka keputusan membuat yang dipilih. Akan tetapi
apabila biaya diferensial yakni harga beli yang dapat dihindari lebih kecil dari biaya
untuk membuat, maka keputusan membeli yang dipilih.
b. Diperlukan tambahan fasilitas produksi.
B. Membeli

atau

Membuat

Sendiri

dengan

Pendekatan

Konvensional

dan

Pendekatan Activity Based Costing.
Contoh :
Alternatif 1 (Membuat Sendiri)
Rincian Biaya pembuatan suku cadang pada PT “ Andalas Putra” adalah sebagai berikut
(Jml Produksi : 100.000 unit)
Biaya Bahan baku

Rp. 500.000

Biaya tenaga kerja

Rp. 2.000.000

Biaya Overhead Variable

Rp. 800.000

Biaya Overhead Tetap
Biaya tetap langsung.
Biaya Supervisi

Rp. 500.000

Biaya Sewa equipment

Rp. 700.000

BIaya Tetap tidak langsung .

Rp. 3.000.000 +

Total Biaya.

Rp.

7.500.000

Alternatif -2 Membeli dari Pihak luar
Jika perusahaan membeli dari pihak luar, maka harga yang ditawarkan adalah sebesar Rp.
70 per unit.
Pendekatan Konvensional
Keputusan Membeli atau membuat sendiri berdasarkan pendekatan konvensional, biaya
terhindarkan secara sederhana hanya diidentifikasikan berdasarkan besarnya biaya variable
dan biaya tetap langsung. Biaya variable dan tetap langsung dianggap akan dapat dihindarkan
jika alternative membeli suku cadang dari pemasok luar dipilih. Biaya tetap tidak langsung
bukan merupakan biaya diferensial, karena alternative manapun yang dipilih, tidak akan
terpengaruh oleh keputusan yang diambil.
Analisis Biaya Diferensial Alternatif Membuat atau Membeli dengan Pendekatan
Konvensional
Alternatif Membuat :
Biaya Bahan baku

Rp. 500.000

Biaya tenaga kerja

Rp. 2.000.000

Biaya Overhead Variable

Rp. 800.000

Biaya Overhead Tetap
Biaya tetap langsung.

Rp. 500.000

Biaya Sewa equipment

Rp. 700.000

Total Biaya

Rp. 4.500.000

Biaya per unit :

Rp. 4.500.000 / 100.000
Rp. 45 per unit

Alternatif Membeli :
Biaya Membeli = Rp. 70 x 100.000 = Rp. 7.000.000
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka dapat disimpul kan bahwa membeli dari luar
tidak menguntungkan karena biaya yang dikeluarkan dalam alternative membeli lebih besar
Rp. 2.500.000 daripada alternative membuat sendiri.

Pendekatan Activity Based Costing.
Dengan pendekatan dalam konsep ABC (Activity Based Costing) biaya untuk
pembuatan produk di atas dapat dirinci lagi ke dalam bentuk activity selain biaya-biaya
dengan pendekatan tradisional.
Misal Perincian biaya tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
Keterangan

Cost Driver dan Tarif per Cost
Driver
Cost Driver

Tarif per unit

Konsumsi Cost

Cost Driver

Driver

Kwh

Rp. 30

50.000

Biaya Inspeksi

Jam Inspeksi

Rp. 150

10.000

Biaya penanganan

Frekw pindah

Rp. 200

.5000 x

Jam persiapan

Rp. 100

8.000

Order rekayasa

Rp. 25.000

20

BOP
Unit Level
Biaya Tng List
Batch Related

Bahan
Biaya persiapan
Produksi
Prod. Sustaining
Biaya rekayasa

Dari informasi di atas dapat dibuat suatu perhitungan analisis dengan pendekatan Activity
Based Costing dalam pengambilan keputusan membuat sendiri atau membeli dari pihak luar.
Penentuan Biaya Diferensial dalam alternative Membuat Sendiri
Biaya bahan baku

Rp. 500.000

Biaya tenaga kerja

Rp. 2.000.000

Biaya overhead pabrik variable

Rp. 800.000

Biaya Overhead Pabrik :
Unit level
Biaya tenaga listrik

Rp. 1.500.000

Batch Related
Biaya penanganan bahan

Rp. 1.000.000

Biaya persiapan produksi

Rp. 800.000

Biaya inspeksi

Rp. 1.500.000

Product sustaining
Biaya rekayasa

Rp. 50.000

Biaya sewa ekuipmen

Rp. 700.000 +

Jumlah Biaya Diferensial

Rp. 8.850.000

Keputusan :
Berdasarkan alternative di atas, apabila dibandingkan antara alternative membuat
sendiri dan membeli dari pihak luar, maka keputusan membeli dari pihak luar merupakan
pilihan yang paling tepat, karena dengan membeli dari pihak luar berarti perusahaan dapat
menghemat sebesar Rp. 8.850.000 – Rp. 7.000.000 = Rp. 1.850.000

Judul: Akuntansi Diferensial

Oleh: Danny Rizqi


Ikuti kami