Akuntansi Dewa

Oleh Tarikh Fallah

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Dewa

“BIAYA RELEVEN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN”
Diajukan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
AKUNTANSI MANAJEMEN
DOSEN PEMBIMBING

:Rani Febrianni, M.Pd

DISUSUN OLEH

: KELOMPOK 8
1. DEWI MAHARANI
2. HENDRA YANA PUTRA
3. NOVA SILVIA KAROLINA BR SEMBIRING

.

MANAJEMEN PENDIDILAN ISLAM
SEMESTER II

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM JAM’IYYAH MAHMUDIYAH
TANJUNG PURA
T.A. 2019/2020

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadiratan Allah SWT yang telah menganugerahkan rahmat, karunia,
dan ridha-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini yang
berjudul“Biaya relevan untuk mengambil keputusan”. Adapun tujuan pembuatan makalah
ini adalah sebagai salah satu tugas Kelompok pada mata kuliah “Akuntansi Manajemen”.
Dalam kesempatan ini Penulis tidak lupa mengucapkan Terima Kasih kepada Dosen
pembimbing serta semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan makalah
ini, sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini jauh dari kesempurnaan,
untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran perbaikan dari semua pihak yang
terkait. Sehingga kekurangan yang ada dapat diperbaiki dan disempurnakan.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis berharap semoga makalah ini dapat berguna
dan bermanfaat sebagaimana mestinya, khususnya bagi mahasiswa.
P.Brandan, Maret 2020
Penulis

1

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................................................................. 3
A.

Latar Belakang..................................................................................................................................................... 3

B.

Rumusan Masalah............................................................................................................................................... 3

BAB II.................................................................................................................................................................................. 4
A.

PENGERTIAN BIAYA RELEVAN............................................................................................................. 4

B.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN.................................................................................................................. 4

C.

KEPUTUSAN MEMBUAT SENDIRI ATAU MEMBELI DARI ORANG LAIN.......................5

D.

KEPUTUSAN PERTAHANKAN ATAU HENTIKAN.........................................................................7

BAB III PENUTUP...................................................................................................................................................... 11
A.KESIMPULAN...................................................................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................................................... 12

2

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Biaya relevan bisa disebut disebut sebagai biaya deferensial yaitu biaya yang mempunya
alternative yang berbeda-beda.Kriteria biaya yang relevan adalah biaya yang akan datang,
berbeda di antara alternative.
Dalam biaya relevan ada beberapa alternative biaya yang berbeda yang kemungkinan
akan diambil dalam pengambilan keputusan.

B. Rumusan Masalah
1. Apa itu Biaya relevan?
2. Apa Fungsinya?
3. Bagaimana cara kerjanya?

3

BAB II
PEMBAHASAN
BIAYA RELEVAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN
A. PENGERTIAN BIAYA RELEVAN
Biaya relevan adalah biaya yang terjadi pada masa mendatang dalam berbagai
alternative untuk pengambilan keputusan manajemen. Biaya relevan bisa disebut disebut
sebagai biaya deferensial yaitu biaya yang mempunya alternative yang berbedabeda.Kriteria biaya yang relevan adalah biaya yang akan datang, berbeda di antara
alternative.Biaya relevan merupakan biaya masa yang akan datang karena digunakan untuk
menyusun anggaran, perencanaan laba, dan pengendalian kegiatan yang berlandaskan
program jangka pendek dan jangka panjang.
Dalam biaya relevan ada beberapa alternative biaya yang berbeda yang kemungkinan
akan diambil dalam pengambilan keputusan. Apabila biaya tersebut itu sama semua maka
disebut sebagai biaya tidak relevan. Biaya tidak relevan adalah biaya yang tidak
mempengaruhi pengambilan keputusan, oleh karena itu biaya ini tidak perlu diperhitunkan
atau dipertimbangkan dalam proses pengambilan proses pengambilan keputusan.
CONTOH:
Perusahaan memlih supplier dalam pengambilan bahan baku dengan harga sebagai
berikut :
Harga bahan baku per kg
Biaya pengantaran

SUPLIER A

SUPLIER B

SUPLIER C

Rp.

Rp.

Rp.

2000

2000

2000

Rp.

Rp.

Rp.

1.100

1.000

1.200

B. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Manajemen selalu mengambil keputusan yang meliputi berbagai macam hal, contoh :
keputusan dalam kegiatan produksi rutin atau keputusan yang diambil dalam masalahmasalah khusus.Pengambilan keputusan kegiatan rutin pada umumnya terjadi dan berkaitan
dalam melaksanakan kegiatan produksi yang dilakukan perusahaan secara rutin dan teratur.
Pengambilan keputusan khusus dalam perusahaan mempunyai banyak jenis diantaranya:
Perusahaan akan membuat komponen sendiri atau membeli dari luar.
1.

Keputusan mempertahankan atau memberhentikan usaha.

2.

Menyewakan atau menjual fasilitas perusahaan.
4

3.

Menerima atau menolak pesanan khusus.

4.

Menjual atau mengolah lebih lanjut.

5.

Mengganti aktiva karena kerusakan fisik dam perkembangan teknologi

C.KEPUTUSAN MEMBUAT SENDIRI ATAU MEMBELI DARI ORANG LAIN
Keputusan khususyang pertama adalah perusahaan dihadapkan dalam pilihan dalam
rangkapengadaan komponen barang dalam memproduksi barang. Perusahaan akan membuat
sendiri atau membeli komponen tersebut dari tempat lain. Akuntansi manajemen membuat
hitungan dari sisi keuangan mana diantara kedua alternative tersebut yang akan dipilih
perusahaan dan mana dari kedua alternative tersebut yang paling menguntungkandari segi
keuangan, Keputusan membuat sendiri atau membeli memiliki dua tipe :
1. Kondisi awal membuat sendiri
2. Kondisi awal biasa membeli
Contoh:
PT.ANDALAS selama ini membeli salah satu komponen untuk produknya sebanyak 20.000
unit dengan harga Rp 19.000 per unit Jadi, jika membeli konponen biaya yang akan
dikeluarkan adlah 20.000 unit x Rp 19.000 = Rp380.000.000
Jika perusaaan membuat sendiri komponen tersebut , biaya produksinya sebagai berikut:
Biaya(RP)

Unit

Jumlah (RP)

Bahan baku:

6.000

20.000

120.000.000

Biaya Tenaga kerja langsung

8.000

20.000

160.000.000

Biaya Overhead pabrik variabel

2.000

20.000

40.000.000

Biaya Tetap
biaya gaji tetap

40.000.000

Biaya depresiasi

40.000.000

JUMLAH

400.000.000

Maka keputusan yang diambil adalah membeli dari luar Rp.380.000.000 karena
biayanya lebih murah dibandingan dengan membuat sendiri yaitu RP. 400.000.000.
Dalam pemilihan alternative, kita perlu mempertimbangkan mana saja yang masukdalam
biaya relevan dan maba saja biaya yang tidak relevan. Yang termasuk biaya tidak relevan
adalah memiliki nilai ciri pada masa lalu atau biaya masa yang akan datang yang sama
diantara alternative. Dalam hal ini biaya yang tidak relevan adalah biaya tetap depresisasi.
5

Jika biaya tetap depresiasi dapat dihilangkan , maka membuat sendiri akan lebih hemat
daripada membeli dari luar, dengan perhitungan sebagai berikut:
Membuat
Unit

Membeli

Biay

Jumla

a

h (RP)

Unit

Biaya

Jumlah

(Rp)

(RP)

Perbedaa
n

(RP)
Bahan

20.000

baku
Biaya

6.00

120jt

120jt

160jt

160 jt

40 jt

40 jt

0
20.000

tenaga

8.00
0

kerja
langsung
Biaya
Overhead

20.000

2.00
0

pabrik
variabel
Biaya
Tetap
Biaya gaji

40jt

tetap
Harga

20.000

19.000

380 jt

-380 jt

pembelian
kompone
n
-20 jt
Dengan melihat hasil diatasdiperoleh biaya untuk membeli komponen diluar yang lebih
murah yaitu sebesar Rp.228.000.000, sedangkan kalau membuat sendiri Rp 232.000.000,
selisih nya sebesar Rp.4.000.000, jadi membeli komponen diluar lebih menguntungkan
disbanding membuat sendiri.
Manajemen dapat mengetahui pada volume berapakah kedua alternative tersebut bernilai
sama. Untuk mengetahuinya dengan menggunakan rumus indifferent cost volume.
Perhitungan Indifferent cost volume:
Total Biaya Beli = Total Biaya membuat sendiri
19.000X = 40.000.000 + (Rp 6.000+Rp 8.000+Rp 2000)X
19.000X = 40.000.000 + (Rp 16.000)X
6

19X = 40.000 + 16X
3X = 40.000
X = 13.333 Unit
Jika volume kedua alternative yaitu membeli dari luar dan membuat sendiri akan
bernilai sama biayanya apabila perusahaan membeli atau membuat 13.333 Unit.

7

D.KEPUTUSAN PERTAHANKAN ATAU HENTIKAN
Dalam Perusahaan yang mempunyai berbagai jenis produk dan kadangkala dari beberapa
produk yang dibuka ini ada yang menguntungkan dan tidak menguntungkan. Dari pihak
manajemen akan melakukan tindakan apa saja untuk dapartemen yang tidak menguntungkan
itu dengan mengguanakan analisis keuangan.
Departemen tersebut menderita kerugian secara terus menerus. Maka pihak manajemen
harus mempertimbangkan pendapatan diferensial dan biaya diferensial. Pengambilan
keputusan dengan menghilangkan salah satu jenis produk/ departemen. Biaya-biaya yang
tidak akan terjadi, Jika suatu jenis produk/departemen ditiadakan. Merupakan biaya relevan
yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan alternative.
Biaya tak terhindarkan (unavoidable cost) adalah biaya yang tetap akan terjadi dengan
pengambilan keputusan jika suatu jenis produk/departemen ditiadakan (dieliminasi). Pada
umumnya merupakan biaya bersama (joint cost) bagi beberapa produk/departemen, sehingga
peniadaan salah satu jenis/departemen tidak mempengaruhi terjadinya biaya tersebut.
Contoh :
Sebuah Departemen Store memeliki 3 departemen Utama, yaitu : Departemen makanan,
departemen kelontong, dan departemen obat-obatan. Berikut ini taksiran perhitungan rugi
laba untuk setiap departemen
DEPARTEMEN
Makanan

Kelontong

Obat-Obatan

Jumlah

Hasil Penjualan

5.000.000

4.000.000

500.000

9.500.000

Biaya Variabel

4.000.000

2.800.000

300.000

7.100.000

Margin

1.000.000

1.200.000

200.000

2.400.000

Konstribusi
Biaya Tetap


Terhindarkan

750.000

500.000

75.000

1.325.000



Tak terhindarkan

300.000

500.000

100.000

900.000

Jumlah

1.050.000

1.000.000

175.000

2.225.000

Laba (Rugi)

(50.000)

200.000

25.000

175.000

Manajemen Departemen Store mengambil keputusan untuk meneruskan atau meniadakan
Departemen makanan yang dalam beberapa tahun ini selalu merugi.
Analisis Pendapatan Diferensial dan Biaya Diferensial:

8

Hasil Penjualan

Alternatif I

Alternatif II

Meneruskan Dept.

Meneruskan Dept.

Makanan

Makanan

Perbedaan

Rp.9.500.000

Rp.4.500.000

Rp.5.000.000

Variabel

Rp.7.100.000

Rp.3.100.000

Rp.4.000.000

Tetap terhindarkan

Rp.1.325.000

Rp.575.000

Rp.750.000

Jumlah

Rp.8.542.000

Rp.3.675.000

Rp 4.750.000

Rp 1.075.000

Rp 825.000

Rp 250.000

Biaya

Laba

sebelum

biaya

tak

terhindarkan
diperhitungkan


Pendapatan yang dikorbankan apabila perusahaan mendapatkan Dept. Makanan adalah
sebesar Rp. 5.000.000, lebih besar dari pada biaya yang dapat dihindarkan, yakni Rp
4.750.000,-



Pada, table perhitungan, jumlah biaya kesempatan (opportunity cost) adalah Rp 5.000.000
(apabila perusahaan memilih untuk meniadakan Dept. Makanan.).



Jika Biaya kesempatan lebih besar daripada biaya terhindarkan apabila perusahaan
meniadakan Dept. Makanan, maka sebaiknya perusahaan meneruskan Departemen tersebut.



Sebaliknya jika biaya kesempatan

lebih kecil daripada biaya terhindarkan apabila

perusahaan meniadakan Dept. Mkanan, Maka sebaiknya perusahaan memutuskan untuk
meniadakan departemen tersebut.


Biaya terhindarkan seringpula disebut penghemat biaya tambhan (incremental cost saving)



Jika dengan meniadakan Dept. Makanan , perusahaan bermaksud menambah Dept. batu
yaitu Dept.Kosmetik



Perusahaan harus menganalisis pendapatan diferensial dan biaya diferensial antara tetap
menuruskan dept. makanan dengan meniadakan dept. makanan

dan menambah dept.

kosmetik (mengganti dept. makanan dengan dept kosmetik)


Data Dept. Kosmetik. Taksiran hasil penjualan Rp.3.000.000 biaya variable Rp.2.100.000
dan biaya tetap terhindarkan Rp 300.000.

Altenatif I

Alternatif II

meneruskan

menggantinya

9

Perbedaan

Dept.Makanan

dengan Dept.
Kosmetik

Hasil Penjualan

Rp 9.500.000

Rp.7.500.000

Rp 2.000.000

-Variabel

7.100.000

5.200.000

1.900.000

-Tetap terhindarkan

1.325.000

925.000

400.000

Biaya

Jumlah

Rp 2.300.000

Laba sebelum biaya tak

Rp 1.075.000

Rp 1.375.000

(Rp 300.000)

terhindarkandiperhitungka
n


Manajemen akan memilih alternative II karena biaya kesempatan jika alternative II dipilih
adalah (Rp 2.000.000) Lebih kecil dibandingan dengan biaya dapat dihindarkan (Rp
2.300.000)



Jika memilih

alternative I, Laba yang diperoleh (Rp 175.000 = Rp 1.750.000 – Rp

900.000)Lebih kecil jika dibandingkan dengan jika alternative II yang dipilih (Rp 475.000 =
Rp 1.375.000 – Rp 900.000)


Kesimpulan yang dapat diambil: peniadaan Dept. Makanan dapat dibenarkan, jika
departemen tersebut diganti dengan Dept. kosmetik.

10

BAB III
PENUTUP

A.KESIMPULAN
Biaya relevan adalah biay masa memdatang dlam berbagai alternatif untuk
mengambil kepoutusan manajemen. Biaya relevan seriring disebut biaya deferensiasial yaitu
biaya yang berbeda –beda akibat adanya tingkat priduksi yang berbeda yang mengakibatkan
perbedaan biaya tetap. Kedua jenis biaya hakikatnya sama, yakni berbagai alternatif biaya
yang disebabkan olelh tingkat produksi.
Biaya relevan merupakan hasil pengolahan data historis oleh akuntan intern, oleh
ahli yang lainnya. Ia disebut relevan karena berhubungan erat dengan penaaagambilan
keputusan manajemen. Ia merupakan biaya masa datang karena digunakan untuk menyusun
anggaran, perencanaan laba, dan pengendalian kegiatan yang bertumpu pada priggram
jangka pendek dan jangka panjang.

11

DAFTAR PUSTAKA
Abdul Halim dan Bambang, Supomo. Muh syam kusufi 2013.Edisi 2,
Akuntansi Manajemen, Yogyakarta: BPFE

12

Judul: Akuntansi Dewa

Oleh: Tarikh Fallah


Ikuti kami