Akuntansi Dan Lingkungannya

Oleh Adam Al Hafid

22 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Dan Lingkungannya

AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA
Mata Kuliah Pengantar Akuntansi
Dosen Pengampu : Wirmie Eka Putra S.E.,M.Si.

Disusun Oleh :
Adam Al Hafid (C1B020115)

PRODI S1 MANAJEMEN 2020
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS NEGERI JAMBI
2020

Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya saya dapat
menyelesaikan paper ini tepat pada waktunya untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar
Akuntansi. Ucapan terima kasih saya sampaikan khususnya kepada Bapak Wirmie Eka
Putra,S.E.,M.Si. Paper ini dibuat untuk tujuan akademis dan menunjang perkuliahan serta
disusun secara sistematis agar mempermudah mahasiswa dalam memahami materi yang
disajikan didalamnya.
Saya menyadari bahwa paper ini masih jauh dari sempurna, maka dengan segala kerendahan
hati kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan paper ini.
Akhir kata saya mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak dan semoga paper ini dapat
bermanfaat bagi kehidupan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan mampu menjadi acuan
dalam mata kuliah bersangkutan.

Jambi, 19 September 2020

Adam Al Hafid

i

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR....................................................................................

i

DAFTAR ISI...................................................................................................

ii

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................

1

1.1 Latar Belakang......................................................................................
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................
1.3 Tujuan Penulisan .................................................................................
1.4 Manfaat Penulisan................................................................................

1
1
1
2

BAB II PEMBAHASAN.................................................................................

3

2.1 Definisi Akuntansi................................................................................
2.2 Manfaat Informasi Akuntansi...............................................................
2.3 Bidang-bidang Akuntansi.....................................................................
2.4 Proses dan Persamaan Akuntansi Serta Pihak-pihak yang memerlukan
2.5 Hubungan Akuntansi Dengan Keuangan..............................................

3
3
4
5
7

BAB III PENUTUP........................................................................................

8

DAFTAR PUSTAKA......................................................................................

9

ii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Keuangan tak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari, setiap hari kita akan melakukan
transaksi baik itu langsung maupun tidak langsung. Keuangan atau finansial ini sangat penting, jika
tidak dipahami atau transasksi yang dilaksanakan belum direncanakan dengan baik maka kita bisa saja
mengalami kerugian yang bahkan mungkin kita tidak mengetahuinya. Maka dirasa penting untuk
mengetahui pengetahuan yang dapat mengolah keuangan dengan baik.
Pada dasarnya, akuntansi sendiri merupakan sebuah proses untuk menghasilkan informasi
keuangan. Informasi keuangan yang dihasilkan dari proses tersebut kemudian digunakan untuk
pengambilan keputusan dan pengendalian. Ciri dari data dan informasi akuntansi bersifat kuantitatif
dan finansial (keuangan) sehingga sangat akurat untuk dijadikan bahan analisa evaluasi kegiatan
usaha. Proses dari akuntansi ini meliputi pekerjaan-pekerjaan seperti pencatatan, peringkasan,
penggolongan, pelaporan, penganalisaan, dan penginterpretasian data dan informasi akuntansi.
Akuntansi umumnya diterapkan pada berbagai organisasi seperti organisasi bisnis, organisasi
pemerintahan dan organisasi sosial atau nirlaba, oleh karena itu akuntansi dapat digolongakan
kedalam berbagai bidang, salah satunya adalah akuntansi bisnis. Tidak hanya diterapkan pada
berbagai organisasi besar saja, organisasi maupun kegiatan usaha kecil juga menerapkan akuntansi,
sehingga bisa dikatakan ruang lingkup akuntansi cukup besar dalam bidang perekonomian.
Dilandasi dengan latar belakang tersebut maka dirasa penting untuk mengkaji lebih dalam
mengenai akuntansi baik dari segi pengertian, tujuan, bidang, proses, persamaan, pihak-pihak yang
memerlukan informasi akuntansi maupun lingkungan dari akuntansi itu sendiri dan hubungannya
dengan keuangan, maka disusunlah makalah berjudul Akuntansi dan Lingkungannya ini.

1.2 Rumusan Masalah
1.2.1

Apa arti dari tujuan, bidang-bidang, proses dan persamaan akuntansi serta pihak pihak
yang memerlukan akuntansi?

1.2.2

Apa hubungan antara akuntansi dengan keuangan?

1.3 Tujuan
Pembuatan Makalah Akuntansi dan Lingkungannya ini bertujuan agar mahasiswa dapat:
1.4.1

Mengetahui arti, tujuan, bidang-bidang, proses dan persamaan akuntansi serta pihakpihak yang memerlukannya.

1.4.2

1

Memahami hubungan antara akuntansi dengan keuangan.

1.4 Manfaat
Dengan membuat makalah Akuntansi dan Lingkungannya ini, maka mahasiswa akan semakin
memahami materi yang sebelumnya telah diberikan pada saat perkuliahan. Harapannya, ilmu yang
telah didapat tersebut dapat diaplikasikan baik didalam universitas maupun dalam lingkup masyarakat
nantinya.

2

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Akuntansi
Pengertian akuntasi menurut American Accounting Assosiation adalah proses
mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya
penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka bagi mereka yang menggunakan informasi
tersebut.
Menurut Horngern (2000) dalam Jurnal Gunadarma University (2010)
akuntansi
didefinisikan sebagai proses pencatatan, pengukuran dan penyampaian-penyampaian informasi
ekonomi agar dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan atau kebjaksanaan.
Menurut Sunyanto (1999) dalam Jurnal Gunadarma University (2010) pengertian akuntansi
itu adalah suatu tahapan proses pengumpulan, pengidentifikasian, pencatatan, penggolongan,
peringkasan dan penyajian/pelaporan dari transaksi-transaksi keuangan serta penafsiran hasilnya guna
pengambilan keputusan.
Menurut AICIPA (American Institude of Certified Public Accountant) dalam Jurnal
Gunadarma University (2010) akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran
dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat
keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.
Tujuan utama akuntasi adalah menyajiakan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi
(economic entity) kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
2.2 Manfaat Informasi Akuntansi
Informasi akuntansi digunakan oleh berbagai pengguna (users) dengan masing-masing
kepentingannya, antara lain :
1. Pemilik dan Calon Pemilik (Investor)
Memerlukan informasi untuk mengetahui hak-haknya yang akan diperoleh dari hasil
operasi perusahaan dan dengan demikian dia dapat juga memutuskan untuk menambah modal
yang ditanamkan atau menariknya.
2. Kreditor
Informasi Akuntasi dapat digunakan untuk mengambil keputusan diberi atau tidaknya
kredit yang diajukan oleh debitor serta berapa jumlah kredit yang dapat diberikan kepadanya.
3. Pemerintah
Membutuhkan informasi keuangan dalam menevaluasi pajak dan untuk mengetahui
apakah perusahaan telah mematuhi peraturan-peratutan yang berlaku atau tidak, misalnya
sehubungan dengan upah minimum regional yang berlaku.

3

4. Karyawan/Federasi Buruh
Membutuhkan informasi keuangan untuk menentukan kontrak-kontrak kerja, atau
keputusan-keputusan lain yang diperlukan.
5. Manajer Perusahaan.
Untuk melakukan evaluasi hasil operasi yang telah dilakukan dalam satu periode,
sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan stategik.

2.3 Bidang-bidang Akuntansi
Beberapa bidang spesialisasi dalam akuntansi, antara lain :
1.

Akuntansi Keuangan, meliputi kegiatan pencatatan transaksi, penyusunan laporan-

laporan periodik yang sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan.
2.

Akuntansi Biaya, merupakan bidang akuntansi yang penekanannya pada masalah

penetapan dan pengendalian biaya, dari saat produsi siap dimulai sampai dengan barang
selesai diproses/diproduksi.Hasil akhir dari akuntansi adalah “laporan perhitungan Harga
Pokok Produksi”
3.

Akuntansi Manajemen, bidang akuntansi yang mengolah kasus-kasus tertentu yang

dihadapi para manajer perusahaan dari berbagai jenjang organisasi (Intern Perusahaan).
4.

Akuntansi Pajak, adalah bidang akuntansi yang mencakup penyusunan surat

pemberitahuan pajak, mempertimbangkan konsekuensi perpajakan dari transaksi usaha yang
direncanakan.
5.

Sistem Akuntansi, adalah bidang khusus yang menangani perencanaan dan penerapan

prosedur-prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan data keuangan.
6.

Akuntansi Internasional, merupakan bidang akuntasi yang khusus menyangkut

masalah-masalah perdagangan perdagangan internasional dari perusahaan-perusahaan
multinasional.
7.

Akuntansi Anggaran, adalah bidang akuntansi yang menyajikan rencana operasi

keuangan untuk periode tertentu, kemudian membandingkan relalisasi dengan rencana operasi
, sehingga operasi perusahaan dapat dimonitor dan dikendalikan.
8.

Akuntansi Lembaga Nonprofit, adalah bidang akuntasi yang mengkhususkan pada

masalah pencatatan dan pelaporan transaksi dari unit-unit pemerintah dan organisasi non
profit seperti tempat ibadah, lembaga amal dan lembaga pendidikan.
9.

Akuntansi Sosial, adalah bidang akuntansi yang mengukur biaya dan manfaat social,

misalnya mengenai masalah penggunaan dana kesejahteraan social dalam sebuah kota besar.
10.

Akuntansi Pendidik, adalah bidang akuntansi yang menyangkut ruang lingkup

pendidikan.
4

11.

Auditing, meliputi kegiatan pemeriksaan atas catatan-catatan akuntansi secara bebas.

Pemeriksaan akuntan ini meliputi pemeriksaan terhadap system dan prosedur perusahaan,
catatan-catatan yang mendukung laporan keuangan, serta memberikan pendapat mengenai
“kelayakan dan kewajaran” laporan keuangan yang bersangkutan.

Transaksi

Pencatatan

Penggolongan

Pengikhtisaran

Laporan
akuntansi

Menganalisa dan
menginterpretasi
kan

Pemakai
informasi
akuntansi

Identifikasi

Pemrosesan

Pengkomunikasian

Penca-tatan

Gambar 1. Bagan Proses Akuntansi

2.4 Proses dan Persamaan Akuntansi serta Pihak-Pihak yang Memerlukannya

 Proses Akuntansi
Proses dari suatu akuntansi dimulai dari dilakukannya suatu transaksi, pencatatan,
penggolongan, pengikhtisaran atau peringkasan, laporan akuntasi atau pelaporan, penganalisaan
yang nantinya akan digunakan oleh pemakai informasi. Kegiatan akuntansi meliputi:
1. Pengidentifikasian dan pengukuran data yang relevan untuk suatu pengambilan
keputusan
2. Pemrosesan data yang bersangkutan kemudian pelaporan informasi yang dihasilkan
3. Pengkomunikasian informasi kepada pemakai laporan
Kegiatan-kegiatan tersebut diatas merupakan suatu proses yang jika dilakukan secara
berulang maka akan membentuk siklus yang dinamakan siklus akuntansi.
Menurut Jusup, Haryono (1987), kegiatan pencatatan dan penggolongan adalah merupakan
proses yang dilakukan secara rutin dan berulang-ulang setiap kali terjadi transaksi keuangan.
Sedangkan kegiatan pelaporan dan penganalisaan biasanya hanya dilakukan pada waktu-waktu
tertentu.
Pencatatan dan penggolongan yang sifatnya rutin dapat dilakukan dengan tulis tangan
seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kecil contohnya pada UKM, ada pula yang
melakukannya menggunakan alat elektronik, melihat zaman yang sudah semakin maju.
Metode pencatatan akuntansi mempunyai beberapa faktor penting yang harus
dipertimbangkan antara lain besarnnya organisasi, jumlah data yang harus diproses dan jumlah
informasi yang diperlukan juga biaya yang harus dikeluarkan dalam pemakaian tiap metode
tersebut. Setelah dilakukan pencatatan dan penggolongan maka perlu dilakukan pengikhtisaran
atau peringkasan agar dapat dibuat menjadi laporan akuntansi.
5

Proses pelaporan terdiri atas empat jalur aliran informasi menurut Jusup, Haryono (1987)
seperti digambarkan dibawah ini:

Manajem
en
1)
Data dan
laporan untuk
manajemen

Pemerinta
h

2)

Laporan
untuk
penetapan
pajak

Proses
akuntansi

3)

Laporan
khusus

Badan/
instansi
tertentu

Laporan
keuanga
n
Akuntan
publik
Laporan
keuangan
setelah
diperiksa
4)

Badan/
instansi
tertentu

Kreditur

Investor

Organisasi
buruh

Umum

Gambar 2. Bagan Proses Pelaporan

Jalur 1 : Laporan Untuk Manajemen
Proses untuk menghasilkan dan menganalisa laporan-laporan demikian biasanya
disebut akuntansi manajemen.
Jalur 2 : Laporan Untuk Perpajakan
Laporan untuk perpajakan biasanya ditangani oleh orang-orang yang memahami
peraturan-peraturan pajak.
Jalur 3 : Laporan Khusus
Sebagian dari informasi yang harus dilaporkan pada laporan khusus dapat berupa data
akuntansi yang khusus dipersiapkan untuk instansi yang membutuhkannya.
Jalur 4 : Laporan Keuangan
Laporan keuangan biasanya diterbitkan setahun sekali. Data yang dilaporkan dalam
akuntansi keuangan bersifat historis dan tujuan utamanya memberikan gambaran keuangan
perusahaan secara menyeluruh yang meliputi penentuan laba dan posisi keuangan.
Setelah laporan akuntansi disusun maka laporan tersebut akan dianalisa dan
diinterpretasikan oleh pemakai informasi dengan cara dikomunikasikan.
 Persamaan Akuntansi
AKTIVA = HUTANG + MODAL
Aktiva = Sumber-sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan yang biasanya dinyatakan dalam
satuan uang. Jenis sumber-sumber ekonomi atau lazim disebut kekayaan perusahaan
bisa bermacam-macam. Ada kekayaan yang berupa barang berwujud seperti tanah,
gedung dan mesin. Ada pula yang berupa tagihan yang di dalam istilah akuntansi
6

disebut piutang dagang atau ada pula yang berbentuk pembayaran di muka (uang
muka) atas jasa-jasa tertentu yang baru akan diterima di masa yang akan datang
seperti asuransi.
Hutang = Kewajiban yang menjadi beban perusahaan dengan uang atau jasa pada suatu saat
tertentu di masa yang akan datang. Dengan demikian hutang merupakan tagihan
para kreditur kepada perusahaan. Contoh : utang pembelian kredit
Modal = Pada hakikatnya merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan (aktiva)
perusahaan. Contoh : setoran modal oleh pemilik
 Pihak-Pihak yang Memerlukan Akuntansi
a) Pemilik
Pemilik berkepentingan terhadap sukses dan tidaknya operasi perusahaan serta keadaan
finansialnya, karena pemilik ingin mengetahui seberapa jauh keuntungan menjadi haknya
atas modal yang ditanamkan dan sampai dimana tingkat keamanan dari modalnya itu.
b) Manager
Bagi manager, akuntansi dapat membantu dalam mengevaluasi operasi yang sedang
berjalan dan merencanakan operasi mendatang.
c) Kreditor
Bagi kreditor, akuntansi berguna untuk menilai sehat tidaknya keuangan suatu perusahaan
dan menaksir besarnya resiko sebelum mereka memberikan pinjaman atau memberikan
kredit barang
d) Investor
Bagi investor, akuntansi berguna untuk mengetahui mengenai status keuangan dan prospek
perusahaan di masa yang akan datang
e) Karyawan
Bagi karyawan, akuntansi berguna untuk mengetahui stabilitas dan profitabilitas
perusahaan tempat mereka bekerja
f) Pemerintah
Instansi pemerintah berkepentingan terhadap akuntansi terutama yang berhubungan untuk
kepentingan perpajakan
g) Masyarakat
Masyarakat juga berkepentingan terhadap laporan finansial perusahaan-perusahaan seperti
Bank, Kantor Telepon dan Perusahaan Air Minum Negara. Kemungkinan perubahan tarif
dan jasa yang diberikan dapat tercermin dari laporan finansial Pemerintah Daerah, Negara
maupun unit-unit lainnya.
2.5 Hubungan Akutansi dengan Keuangan
Hubungan ini dapat berupa seperti laporan keuangan yang bertujuan untuk memberikan
informasi. Informasi ini dapat berupa indikator-indikator perusahaan untuk lebih maju di periode
selanjutnya. Indicator ini tidak langsung terbukti perlu beberapa analisa secara cermat. Butuh analisa
lebih lanjut, tetapi laporan keuangan ini sangat membantu untuk memantau keluar masuknya
keuangan dalam perusahaan maupun perseorangan.

7

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Akuntansi merupakan proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi untuk
memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan
informasi akuntansi tersebut. Tujuan utama dari akuntansi ini adalah untuk menyediakan informasi
ekonomi agar dapat digunakan pihak-pihak yang memerlukannya. Ada beberapa bidang dalam
akuntansi antara lain akuntansi keuangan, auditing, akuntansi biaya, akuntansi manajemen, akuntansi
pajak, sistem akuntansi, akuntansi anggaran, akuntansi internasional, akuntansi lembaga nonprofit,
akuntansi sosial, akuntansi pendidik dan auditing. Proses akuntansi berawal dari pengidentifikasian
dan pengumpulan data, kemudian pemrosesandata dan pelaporan, terakhir pengkomunikasian
informasi kepadapemakai laporan. Persamaan umum dari akuntansi adalah sebagai berikut
Setelah proses akuntasi tersebut selesai, maka informasi akuntansi yang didapat dapat
dipergunakan oleh pemilik perusahaan, manajer, kreditor, investor, karyawan, pemerintah, masyarakat
yang membutuhkan.
Akuntansi dan keuangan sangat berkaitan erat, namun memiliki fokus yang berlainan. Akuntansi
sendiri merupakan sub fungsi keuangan. Sedangkan pengendalian dari fungsi keuangan disebut
akuntansi manajerial, sehingga hubungan antara akuntansi dan keuangan ini dapat berupa laporan
keuangan yang kemudian informasi dari laporan tersebut akan membantu analisa usaha.

3.2 Saran
Akuntansi menghasilkan informasi yang dapat dijadikan acuan oleh organisasi maupun
perusahaan, maka alangkah lebih baiknya jika organisasi maupun perusahaan tersebut terutama yang
baru saja dibentuk dapat merencanakan danmelakukan proses akuntansi dengan baik sehingga akan
didapatkan hasil yang baik pula.

8

DAFTAR PUSTAKA

https://dokumen.tips/documents/bab-i-iii-makalah-akuntansi-dan-lingkungannya-fix.html

9

Judul: Akuntansi Dan Lingkungannya

Oleh: Adam Al Hafid


Ikuti kami