Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

Oleh Widya Ayu Pratami

17,8 KB 6 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

AKUNTANSI CABANG Sistem Akuntansi cabang: Sistem Sentralisasi semua pembukuan ada di kantor pusat dan cabang hanya memcatat kas kecil atau mengerjakan buku-buku tambahan seperti kartu piutang dan catatan lain yang diperlukan oleh kantor pusat Sistem Desentralisasi cabang melakukan kegiatan akuntansi seperti di kantor pusat Masalah Umum dalam Akuntansi Cabang Keterangan PT Bunga, Jakarta membuka cabang di Depok dan mengirim uang tunai sebesar Rp. 15.000 Kantor Pusat Kantor Cabang Cabang Depok 15.000 Kas 15.000 Kas Kantor Pusat 15.000 15.000 Jakarta mengirim barang dagang ke Depok dengan harga pokok Rp. 20.000 Metode Perpetual Cabang Depok 20.000 Persediaan barang dagangan 20.000 Metode Fisik Cabang Depok 20.000 Pengiriman Barang Dagang dari Kantor Pusat 20.000 Pengiriman barang dagang ke Kantor Pusat 20.000 Cabang Depok 20.000 Jakarta mengirim barang dagang ke Depok sebesar Rp. 45.000 dengan ongkos angkut Rp. 2.300 dibayar pusat Jakarta mengirim barang dagang ke Depok sebesar Rp. 45.000 dengan ongkos angkut Rp. 2.300 dibayar pusat, dengan menambah harga perolehan barang dagang Akuntansi Cabang Persediaan barang dagangan 20.000 Kantor Pusat 20.000 Persediaan barang Cabang Depok 45.000 dagangan 45.000 Biaya Kantor Pusat 45.000 Pengangkutan 2.300 Persediaan barang Dagangan 45.000 Kas 2.300 Persediaan barang Cabang Depok 47.300 dagangan 47.300 Persediaan barang Kantor Pusat 47.300 Dagangan 45.000 Kas 2.300 1 Keterangan Kantor Pusat Jakarta mengirim barang dagang ke Depok sebesar Rp. 45.000 dengan ongkos angkut Rp. 2.300 dibayar cabang, tanpa menambah nilai perolehan barang Cabang Depok 47.300 Persediaan barang Dagangan 45.000 Kas 2.300 Kantor Cabang Persediaan barang 45.000 dagangan Biaya Pengangkutan 2.300 47.300 Kantor Pusat Sentralisasi Jakarta membeli peralatan kantor untuk cabang Depok Rp. 4.200 Cabang membeli peralatan kantor kredit Rp. 3.750 Jakarta mengirim kendaraan bekas untuk operasi Depok. Nilai kendaraan Rp. 30.000 dengan akumulasi penyusutan Rp. 5.000 Desentralisasi Peralatan Kantor 4.200 Kas 4.200 Peralatan Kantor 3.750 Kantor Pusat 3.750 Cabang Depok 3.750 Utang Dagang 3.750 - - Cabang Depok 4.200 Kas 4.200 Peralatan Kantor 4.200 Kantor Pusat 4.200 - Peralatan Kantor 3.750 Utang Dagang 3.750 Kendaraan 35.000 Akum. Peny. Kend 5.000 Kantor Pusat 30.000 Jakarta mengirim nota atas beban penyusutan aktiva tetap yg dipakai Depok - Peny. Kendaraan Rp. 2.000 - Peny. Peralatan Kantor Rp. 1.000 Akuntansi Cabang Beban Peny. Kend 2.000 Cabang Depok 3.000 Beban Peny. Peralatan Akum Peny. Kend 1.000 2.000 Kantor Kantor Pusat 3.000 Akum. Peny. Peralatan Kantor 1.000 2 Mencatat Transaksi Cabang dan Kantor Pusat PT. Bunga NERACA per. 1 April 2011 Kewajiban Lancar Aktiva Lancar Kas 40,000 Piutang Dagang 90,000 Persediaan Barang Dagang PPN Masukan Utang Dagang Utang PPh. Ps. 21 45,000 120,000 PPN Keluaran 3,700 2,500 252,500 Utang Bank 100,000 150,200 25,000 51,000 -10,000 15,000 -6,600 74,400 Modal Saham Laba Ditahan 100,000 76,700 1,500 Aktiva Tetap Tanah Bangunan Akum. Penyusutan Inventaris Kantor Akum. Penyusutan Total Aktiva Akuntansi Cabang 326,900 176,700 Total Kewajiban & Modal 326,900 3

Judul: Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

Oleh: Widya Ayu Pratami

Ikuti kami