Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

Oleh Widya Ayu Pratami

41 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

AKUNTANSI CABANG
Sistem Akuntansi cabang:
Sistem Sentralisasi
semua pembukuan ada di kantor pusat dan cabang hanya
memcatat kas kecil atau mengerjakan buku-buku tambahan
seperti kartu piutang dan catatan lain yang diperlukan oleh
kantor pusat
Sistem Desentralisasi
cabang melakukan kegiatan akuntansi seperti di kantor pusat

Masalah Umum dalam Akuntansi Cabang
Keterangan
PT Bunga, Jakarta membuka
cabang di Depok dan mengirim
uang tunai sebesar Rp. 15.000

Kantor Pusat

Kantor Cabang

Cabang Depok 15.000
Kas
15.000
Kas
Kantor Pusat
15.000
15.000

Jakarta mengirim barang
dagang ke Depok dengan
harga pokok Rp. 20.000

Metode Perpetual

Cabang Depok 20.000
Persediaan barang
dagangan
20.000

Metode Fisik

Cabang Depok
20.000 Pengiriman Barang Dagang
dari Kantor Pusat 20.000
Pengiriman barang
dagang ke
Kantor Pusat
20.000
Cabang Depok 20.000

Jakarta mengirim barang
dagang ke Depok sebesar Rp.
45.000 dengan ongkos angkut
Rp. 2.300 dibayar pusat

Jakarta mengirim barang
dagang ke Depok sebesar Rp.
45.000 dengan ongkos angkut
Rp. 2.300 dibayar pusat,
dengan menambah harga
perolehan barang dagang

Akuntansi Cabang

Persediaan barang
dagangan
20.000
Kantor Pusat
20.000

Persediaan barang
Cabang Depok 45.000
dagangan
45.000
Biaya
Kantor Pusat
45.000
Pengangkutan 2.300
Persediaan barang
Dagangan
45.000
Kas
2.300
Persediaan barang
Cabang Depok 47.300
dagangan
47.300
Persediaan barang
Kantor Pusat
47.300
Dagangan
45.000
Kas
2.300

1

Keterangan

Kantor Pusat

Jakarta mengirim barang
dagang ke Depok sebesar Rp.
45.000 dengan ongkos angkut
Rp. 2.300 dibayar cabang,
tanpa menambah nilai
perolehan barang

Cabang Depok 47.300
Persediaan barang
Dagangan
45.000
Kas
2.300

Kantor Cabang
Persediaan barang
45.000
dagangan

Biaya
Pengangkutan 2.300
47.300
Kantor Pusat

Sentralisasi
Jakarta membeli peralatan
kantor untuk cabang Depok
Rp. 4.200
Cabang membeli peralatan
kantor kredit Rp. 3.750
Jakarta mengirim kendaraan
bekas untuk operasi Depok.
Nilai kendaraan Rp. 30.000
dengan akumulasi penyusutan
Rp. 5.000
Desentralisasi

Peralatan Kantor 4.200
Kas
4.200
Peralatan Kantor 3.750
Kantor Pusat 3.750
Cabang Depok
3.750
Utang Dagang
3.750
-

-

Cabang Depok 4.200
Kas
4.200

Peralatan Kantor 4.200
Kantor Pusat
4.200

-

Peralatan Kantor 3.750
Utang Dagang 3.750
Kendaraan 35.000
Akum. Peny. Kend 5.000
Kantor Pusat
30.000

Jakarta mengirim nota atas
beban penyusutan aktiva tetap
yg dipakai Depok
- Peny. Kendaraan Rp. 2.000
- Peny. Peralatan Kantor
Rp. 1.000

Akuntansi Cabang

Beban Peny. Kend 2.000
Cabang Depok 3.000
Beban Peny. Peralatan
Akum Peny. Kend
1.000
2.000 Kantor
Kantor Pusat
3.000
Akum. Peny. Peralatan
Kantor
1.000

2

Mencatat Transaksi Cabang dan Kantor Pusat
PT. Bunga
NERACA
per. 1 April 2011
Kewajiban
Lancar

Aktiva Lancar
Kas

40,000

Piutang Dagang

90,000

Persediaan
Barang Dagang
PPN Masukan

Utang Dagang
Utang PPh. Ps.
21

45,000

120,000

PPN Keluaran

3,700

2,500
252,500

Utang Bank

100,000
150,200

25,000
51,000
-10,000
15,000
-6,600
74,400

Modal Saham
Laba Ditahan

100,000
76,700

1,500

Aktiva Tetap
Tanah
Bangunan
Akum. Penyusutan
Inventaris Kantor
Akum. Penyusutan

Total Aktiva

Akuntansi Cabang

326,900

176,700
Total Kewajiban
& Modal

326,900

3

Judul: Akuntansi Cabang Sistem Akuntansi Cabang

Oleh: Widya Ayu Pratami


Ikuti kami