Akuntansi Biaya

Oleh Natalia Wida Anggita

22 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi Biaya

METHODE
HARGA POKOK
PROSES PENGANTAR
Oleh:
Nuwun Priyono, S.E., M.Ak., Akt.
FE UNTIDAR

Karakteristik Metode Harga
Pokok Proses
• Produk yang dihasilkan merupakan
produk standar
• Produk yang dihasilkan dari bulan ke
bulan sama
• Kegiatan produksi dimulai dengan
diterbitkannya perintah produksi yang
berisi rencana produksi standar untuk
jangka waktu tertentu









Perbedaan Metode Harga Pokok Proses dengan Pesanan:
Pengumpulan biaya produksi
HP Pesanan mengumpulkan biaya produksi per pesanan,
sedangkan HP proses mengumpulkan biaya produksinya per
departemen produksi per periode akuntansi
Perhitungan harga pokok produksi per satuan
HP pesanan menghitung harga pokok produksi per satuan dengan
cara membagi total biaya yang dikeluarkan untuk pesanan
tertentu dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam
pesanan yang bersangkutan. Sedangkan HP proses menghitung
harga pokok produksi per satuan dengan cara membagi total biaya
produksi yang dikeluarkan selama periode tertentu dengan
jumlah satuan produk yang dihasilkan selama periode yang
bersangkutan
Penggolongan biaya produksi (HP pesanan biaya diproduksi
menjadi biaya langsung dengan biaya tidak langsung, sedangkan
HP proses tidak perlu dibedakan antara by langsung dan tdk lgsg)
Unsur yang digolongkan dalam BOP

Manfaat Informasi Harga Pokok
Produksi
• Menentukan harga jual produk
• Memantau realisasi biaya produksi
• Menghitung laba atau rugi periodik
• Menentukan harga pokok
persediaan produk jadi dan produk
dalam proses yang disajikan dalam
neraca

Metode HP Proses diolah melalui satu
departemen produksi:

Contoh:
PT Risa Rimendi mengolah produknnya secara
massa melalui satu departemen produksi. Jumlah
biaya yang dikeluarkan selama bulan Januari 20X1
berikut ini:
BBB
Rp 5.000.000
BB Penolong
Rp 7.500.000
BTK
Rp 11.250.000
BOP
Rp 16.125.000
Total By produksi
Rp 39.875.000

Jumlah produk yang dihasilkan selama
bulan tersebut adalah:
Produk jadi
2.000 kg
Produk dlm proses akhir bulan 500kg,
dengan tingkat penyelesaian sbb:
BBB: 100%, BB penolong 100%, BTK
50%, BOP 30%

Data Produksi PT Risa Rimendi
Januari 20X1:
 Masuk ke dalam proses: 2.500 kg
 Produk jadi:
2.000 kg
 Produk dalam proses akhir
500 kg

Perhitungan harga pokok produksi
per satuan:
Unsur Biaya
Unit
By prod
Produk
Total By Ekuivalensi Per Satuan
(1)
(2)
(3)
(2:3)
BB
Rp 5.000.000 2.500 Rp 2.000
BP
7.500.000 2.500
3.000
TK
11.250.000 2.250
5.000
OP
16.125.000 2.150
7.500
Total
39.875.000
Rp 17.500

Perhitungan HP Produk Jadi dan
Persediaan Produk dalam proses:
HP produk jadi: 2000x Rp 17.500
HP Persediaan produk dalam proses:

Rp 35.000.000

BBB: 100% x500xRp 2.000= Rp 1.000.000
BBP: 100% x500xRp 3.000= Rp 1.500.000
BTK: 50% x500xRp 5.000= Rp 1.250.000
BOP: 30%x500xRp 7.500= Rp 1.125.000
4.875.000
Jumlah biaya prod januari 20X1
Rp 39.875.000

Jurnal-jurnal:
• Jurnal mencatat biaya bahan baku:
BDP-BBB
Rp 5.000.000
Persediaan BB Rp 5.000.000
• Jurnal mencatat biaya bahan penolong:
BDP-BBP
Rp 7.500.000
Persediaan BP
Rp 7.500.000

Jurnal-Jurnal:
• Jurnal mencatat BTK:
BDP-BTK
Rp 11.250.000
Gaji dan upah
Rp 11.250.000
• Jurnal mencatat BOP:
BDP-BOP
Rp 16.125.000
Berbagai rek di kerditRp 16.125.000

Terimakasih atas perhatiannya

Judul: Akuntansi Biaya

Oleh: Natalia Wida Anggita


Ikuti kami