Akuntansi

Oleh Cladyo Hendi Pratama

45 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

Assalamualaikum Wr.Wb

Sejarah Akuntansi
kelompok 4

Nama Anggota
• Arla Ananda Putri
• Aulia Rahma Septiani
• Arya Setiawan
• Christopher O.
• Cladyo Hendi Pratama

• Sejarah akuntansi dimulai sejak manusia mengenal hitungan uang dan
meng­gunakan catatan. Pada abad XIV perhitungan rugi laba telah
dilakukan pedagang-pedagang Genoa dengan cara menghitung harta
yang ada pada akhir suatu pelayaran dan dibandingkan pada saat
mereka berangkat
• Tonggak sejarah akuntansi dimulai pada tahun 1494 pada saat Lucas
Paciolo {Lukas dari Burgos) menerbitkan buku ilmu pasti yang berjudul
“Suma de Arilhmalica, Proportioni et Proportionaiita”. Dalam buku itu
terdapat satu bab, berjudul ‘Tractatus de Computis et Scriptorio”. yang
berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (double
book keeping).

• Akuntansi suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang
dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo,
mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. John Mellis
merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang
merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah
"after the forme of Venice".Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang
berpusat di Londontelah digunakan selama suatu penyelidikan seorang
direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa
perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya
dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and
Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane,
London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar
pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.

Sejarah Akuntansi secara umum
Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat.
Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi (accounting thought ) dibagi
dalam tiga periode:
• tahun 4000 SM – 1300 M
• tahun 1300 – 1850 M, dan
• tahun 1850 M sampai sekarang.
Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record-keeping yang
sangat sederhana, maksudnya hanyalah bentuk pencatatan dari apa saja
yang terjadi dalam dunia bisnis saat itu.
Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama, dikenal
dengan masa lahirnya double-entry bookkeeping .

• Pada periode terakhir banyak sekali perkembangan pemikiran akuntansi,
Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu
akuntansi modern. Pengguna akuntansi juga bervariasi, dari yang sekedar
memahami akuntansi sebagai:
1. alat hitung menghitung
2. sumber informasi dalam pengambilan keputusan
3. sampai ke pemikiran bagaimana akuntansi diterapkan sejalan dengan ajaran
agama.

Sejarah Akuntansi dari abad ke abad
Pada akhir abad XV, sejalan dengan menurunnya pengaruh Romawi,
pusat per­dagangan bergeser ke Spanyol, Portugis, dan Belanda.
Akibatnya, sistem akuntansi yang telah dikembangkan Romawi juga ikut
berpindah dan digunakan di negara-negara tersebut. Sejak itu
perhitungan rugi laba mulai dibuat secara tahunan yang kemudian
mendorong dikembangkannya penyusunan neraca secara rutin pada
akhir jangka waktu tertentu. Pada abad XIX revolusi industri di Eropa
mendorong berkembangnya akuntansi biaya dan konsep penyusutan.
Pada tahun 1930, New York Slock Exchange dan Ameri­can Institute of
Certified Public Accountant membahas dan menetapkan prinsip-prinsip
akuntansi bagi perusahaan-perusahaan yang sahamnya terdaftar di
bursa saham

Perkembangan Akuntansi

• Tahun 1775 : pada tahun ini mulai diperkenalkan pembukuan baik yang single entry maupun double
entry.
• Tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang utama digunakan dalam perusahaan.
• Tahun 1825 : mulai dikenalkan pemeriksaaan keuangan (financial auditing).
• Tahun 1850 : laporan laba/rugi menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting.
• Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan sertifikasi profesi yang dilakukan melalui ujian yang
dilaksanakan secara nasional.
• Tahun 1925 : Mulai diperkenalkan teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan, akuntansi
pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintah. Sistem akuntansi yang manual beralih ke sistem EDP
dengan mulai dikenalkannya“punch card record”.
• Tahun 1950 s/d 1975 : Pada periode ini akunansi sudah menggunakan computer untuk pengolahan data.
Lalu, sudah dilakukan Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP). Hingga Perencanaan manajemen serta
management auditing mulai diperkenalkan.
• Tahun 1975 : Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal. Dan Social
accounting manjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi
lingkungan masyarakat.

Perkembangan Akuntansi di Indonesia
Akuntansi mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 1642. Akan tetapi bukii yang jelas
terdapat pada pembukuan Amphioen Societeit yang berdiri di Jakarta sejak 1747.
Selanjutnya akuntansi di Indonesia berkembang setelah UU Tanam Paksa dihapuskan pada
tahun 1870. Hal ini mengakibatkan munculnya para pengusaha swasta Belanda yang
menanamkan modalnya di Indonesia.
Praktik akuntansi di Indonesia dapat ditelusur pada era penjajahan Belanda sekitar 17
(ADB 2003) atau sekitar tahun 1642 (Soemarso 1995). Jejak yang jelas berkaitan dengan
praktik akuntansi di Indonesia dapat ditemui pada tahun 1747, yaitu praktik pembukuan
yang dilaksanakan Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta (Soemarso 1995).
Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembukuan berpasangan (double-entry
bookkeeping) sebagaimana yang dikembangkan oleh Luca Pacioli. Perusahaan VOC milik
Belanda-yang merupakan organisasi komersial utama selama masa penjajahan-memainkan
peranan penting dalam praktik bisnis di Indonesia selama era ini (Diga dan Yunus 1997).

Kesempatan bagi akuntan lokal (Indonesia) mulai
muncul pada tahun 1942-1945, dengan mundurnya
Belanda dari Indonesia. Pada tahun 1947 hanya
ada satu orang akuntan yang berbangsa Indonesia
yaitu Prof. Dr. Abutari (Soermarso 1995). Praktik
akuntansi model Belanda masih digunakan selama
era setelah kemerdekaan (1950an). Pendidikan dan
pelatihan akuntansi masih didominasi oleh sistem
akuntansi model Belanda. Nasionalisasi atas
perusahaan yang dimiliki Belanda dan pindahnya
orang orang Belanda dari Indonesia pada tahun
1958 menyebabkan kelangkaan akuntan dan
tenaga ahli (Diga dan Yunus 1997).

Terima kasih
atas
perhatiannya

Judul: Akuntansi

Oleh: Cladyo Hendi Pratama


Ikuti kami