Akuntansi

Oleh Frans Ghr

23 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

http://iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/sak-efektif-2-sak-efektif-per-1-januari-2016

SAK terbaru sejak 01 Jan 2016

AKUNTANSI & MANAJEMEN
Catatan Seputar Dunia Akuntansi dan Manajemen



Home
About Me

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan
Akuntansi Keuangan

perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan
Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan - Ilmu akuntansi dalam
dunia bisnis memiliki peran yang bisa dibilang sangat penting terlebih dalam menyajikan
informasi keuangan yang digunakan dalam pengambilan sebuah keputusan.
Semakin banyaknya kepentingan dan keputusan yang harus diambil dari penggunaan
informasi akuntansi dalam sebuah organisasi perusahaan mengakibatkan semakin
berkembangannya ilmu akuntansi.
Informasi yang dihasilkan tidak hanya sebatas pada penyediaan laporan keuangan untuk
tanggung jawab manajemen saja,

Tapi sebagai alat utama dalam pengambilan sebuah keputusan strategis dimasa yang akan
datang, meramalkan laba perusahaan hingga keputusan akuisisi dan merger.
Walaupun ilmu akuntansi berkembang dengan pesat, namun garis besarnya masih sederhana.
Ilmu akuntansi bisa kita pilah menjadi dua type, Akuntansi Keuangan dan Akuntansi
Manajemen .
Kedua type ini muncul karena dinamika yang berkembang dalam perusahaan.
Ilmu akuntansi berusaha untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya yang berbeda beda,
pengambilan sebuah keputusan yang berbeda membutuhkan informasi keuangan perusahaan
yang juga beda.
Dan apa saja perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan ?
Perbedaan yang paling mendasar antara Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan bisa
terlihat pada:


Pengguna laporan keuangan dan tujuannya



Ruang Lingkup Informasi



Fokus dari Informasi keuangan



Rentang Waktu



Kriteria bagi informasi Akuntansi



Sifat dari informasi keuangan

# Pengguna Laporan

- Akuntansi Keuangan
Akuntansi keuangan bertujuan untuk menyajikan sebuah informasi keuangan perusahaan bagi
pengguna yang berada di luar perusahaan (pihak eksternal).
Misalnya para pemegang saham, kreditur, karyawan, analis keuangan, pemerintah (instansi
pemerintah, dirjen pajak) serta yang lainnya.
Para pemakai laporan keuangan dari luar perusahaan ini dalam mempergunakan laporan
keuangan perusahaan tidak bertujuan untuk pengambilan keputusan tentang perusahaan.
Tetapi lebih kepada mengenai keputusan jenis serta sifat hubungan yang seperti apa yang
akan dijalani dengan perusahaan tersebut dimasa mendatang.

Contohnya investor, apakah akan menambah investasi atau mencabut, atau instansi pajak
yang berkepentingan atas pajak yang harus diterimanya.
- Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen memfokuskan diri dalam menyediakan informasi keuangan untuk
keperluan pihak manajemen atau pihak internal perusahaan.
Informasi yang dihasilkan nantinya akan dipakai sendiri oleh manajemen dan diharapkan bisa
memberi manfaat bagi manajemen sebagai bahan pertimbangan evaluasi dan strategi yang
akan dijalankan.
Contohnya : Manajer disemua divisi/level, eksekutif, karyawan, sales, karyawan administrasi
ataupun supervisor
Baca juga artikel terkait: Pengertian Akuntansi

# Ruang Lingkup

- Akuntansi Keuangan
Laporan akuntansi keuangan menyajikan informasi keuangan mengenai perusahaan secara
keseluruhan.
Contoh : Neraca, Laporan Laba Rugi, ataupun Laporan Perubahan Ekuitas.
Karena akuntansi keuangan akan dipakai oleh pihak luar, maka informasi yang dihasilkan
dan disajikan adalah tentang ringkasan dan gambaran kondisi keuangan perusahaan secara
keseluruhan.
- Akuntansi Manajemen
Ruang lingkup Akuntansi Manajemen cenderung lebih sempit.
Tidak fokus terhadap perusahaan sebagai satu entitas bisnis namun lebih detail lagi karena
informasi yang dihasilkan bertujuan untuk melaporkan suatu bagian yang ada dalam
perusahaan.
Misalnya bagian pemasaran, bagian produksi dan yang lain.
Meskipun begitu, tingkat kompleksitas ruang lingkup informasi yang dihasilkan oleh
Akuntansi Manajemen nanti akan sejalan dengan berbagai tingkat manajemen yang terlibat
langsung dalam membuat suatu keputusan.

# Fokus Informasi

- Akuntansi Keuangan
Akuntansi Keuangan lebih berfokus kepada informasi historical (masa lalu).
Akuntansi Keuangan memberikan gambaran sekaligus menjadi sebuah bentuk pertanggungjawaban manajemen perusahaan atas dana perusahaan yang dikelola
- Akuntansi Manajemen
Dalam hal fokus informasi, Akuntansi Manajemen lebih cenderung berorientasi kepada masa
yang akan datang.
Hal ini karena pengambilan sebuah keputusan selalu menyangkut mengenai hal hal yang
berhubungan dengan kebijakan perusahaan di waktu yang akan datang.
Tetapi untuk sumber informasi yang nanti akan diolah bisa bervariasi, ntah itu mulai dari
biaya pada masa lalu, biaya pada masa saat ini ataupun kemungkinan biaya di masa
mendatang.

# Rentang Waktu

- Akuntansi Keuangan
Dari sudut rentang waktu, Akuntansi Keuangan menghasilkan laporan keuangan yang kurang
fleksibel serta hanya bisa mencakup rentang jangka waktu tertentu.
Misalnya periode satu tahun, setengah tahun, kwartalan atau bulanan.
- Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen memiliki rentang waktu yang jauh lebiih fleksibel dibanding dengan
Akuntansi Keuangan.
Ini bisa terjadi karena tuntutan dari manajemen yang harus mengambil keputusan penting
secara cepat, singkat dan tepat, baik yang terstrukture, semi terstruktur, hingga tidak
terstruktur sekalipun.

Rentang jangka waktu yang diberikan bisa harian, mingguan, bulan, bahkan hingga 10 tahun
periode.

# Kreteria Informasi

- Akuntansi Keuangan
Kriteria informasi akuntansi keuangan merupakan seluruh prinsip akuntansi yang lazim
digunakan atau berterima umum.
Prinsip akuntansi tersebut adalah hasil dari perumusan oleh lembaga yang berwenang seperti
IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) dan BAPEPAM (Badan Pengawas Pasar Modal).
Hal ini merupakan hasil dari sebuah tuntutan dari pengguna eksternal laporan keuangan
perusahaan.
Pengguna eksternal laporan keuangan perusahaan tidak memiliki pengetahuan langsung
tentang hal hal pencatatan didalam perusahaan.
Laporan keuangan adalah satu satu media komunikasi antara manajemen dengan pihak
eksternal.
Maka laporan keuangan membutuhkan suatu standarisasi bentuk laporan keuangan.
Hal ini supaya pemakai laporan keuangan dari eksternal perusahaan bisa membandingkannya
dengan laporan keuangan dari berbagai perusahaan yang beda.
- Akuntansi Manajemen
Bertolak belakang dengan akuntansi keuangan, kriteria informasi dari Akuntansi Manajemen
TIDAK TERBATASI oleh prinsip akuntansi yang berlaku umum.
Tidak ada patokan selama informasi itu memberikan manfaat untuk manajemen perusahaan.
Apakah itu dalam hal pengukuran ataupun perhitungan.
Pada akuntansi manajemen, praktek praktek yang sudah terbukti berhasil serta bermanfaat
pada perusahaan biasanya akan ditiru oleh perusahaan lainnya dan kemudian akan menyebar
secara luas didalam dunia industri.
Selain itu, didalam Akuntansi Manajemen tidak ada komunitas atau organisasi ataupun
peraturan undang undang yang mengatur prakteknya,
Selama hal itu memberi manfaat kepada manajemen perusahaan maka perusahaan akan terus
mempergunakan praktek tersebut.

# Sifat Informasi

- Akuntansi Keuangan
Sifat atas informasi dari Akuntansi Keuangan membutuhkan tingkat ketepatan yang sangat
tinggi, obyektif, bisa diuji kebenarannya, serta akurat.
Karena para penggunanya adalah pihak dari luar perusahaan.
Dalam mendapatkan tingkat ketepatan yang tinggi, pihak manajemen perusahaan terkadang
wajib mempergunakan layanan jasa dari pihak ketiga yang independen dan bebas dari
berbagai kepentingan bentuk apapun.
Untuk memberikan pendapat atas laporan keuangan perusahaan yang telah disusun, yaitu
akuntan publik atau yang lebih dikenal sebagai auditor.
- Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen memberkan informasi yang bisa membantu manajemen dalam
pengambilan suatu keputusan yang berhubungan langsung dengan kebijakan perusahaan.
Baik untuk keputusan perencanaan, pengorganisasiian, pengarahan, serta pengendalian.
Pengambilan keputusan yang berhubungan langsung dengan kebijakan dalam sebuah
perusahaan selalu menyangkut masa mendatang (future).
Oleh karenanya akuntansi manajemen tak hanya mengandalkan satu disiplin ilmu akuntansi
saja tetapi juga mengambil disiplin ilmu yang lain seperti disiplin ilmu manajemen.
Hal ini bertujuan untuk mengatasi dan mengatur sumber daya serta waktu perusahaan.
Dan bahkan akuntansi manajemen juga memakai disiplin ilmu psikologi sosial saat
melakukan estimasi serta peramalan dalam penjualan produk, pengendalian SDM.
Bukan hanya itu, akuntansi manajemen juga sering mengumpulkan informasi yang dirasa
relevan dengan kebutuhan yang bersifat taksiran karena menyangkut mengenai masa yang
akan datang.
Demikian adanya saya kira mengenai perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi
keuangan, banya hal hal mendasar yang membedakannya yang mungkin tidak terpikirkan.
Refferensi : zahiraccounting.com
http://nichonotes.blogspot.co.id/2015/03/perbedaan-akuntansi-manajemen-dan-akuntansikeuangan.html

Perbandingan akuntansi manajemen dan
akuntansi keuangan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Struktur akuntansi sebagai dokumen oleh International Federation of Accountants
Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan termasuk:[1]
1.
2.
3.

Akuntansi manajemen memberikan informasi kepada orang-orang dalam suatu organisasi sedangkan
akuntansi keuangan terutama bagi mereka yang di luar itu, seperti pemegang saham
Akuntansi keuangan diperlukan oleh hukum sedangkan akuntansi manajemen tidak. Standar khusus
dan format mungkin diperlukan untuk akun hukum seperti dalam Standar Akuntansi Internasional di
Eropa.
Akuntansi keuangan meliputi seluruh organisasi sedangkan akuntansi manajemen mungkin lebih fokus
kepada produk tertentu atau pusat biaya.

Akuntansi manajerial digunakan terutama oleh orang-orang dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Laporan
dapat dihasilkan untuk setiap periode waktu seperti harian, mingguan atau bulanan. Laporan dianggap "mencari
masa depan" dan telah meramalkan nilai bagi mereka yang ada di dalam perusahaan.
Akuntansi keuangan digunakan terutama oleh orang-orang di luar perusahaan atau organisasi. Laporan
keuangan biasanya dibuat untuk jangka waktu yang ditetapkan, seperti tahun fiskal atau periode. Laporan
keuangan secara historis faktual dan memiliki nilai prediktif untuk mereka yang ingin membuat keputusan
keuangan atau investasi dalam suatu perusahaan.
Akuntansi manajemen adalah cabang akuntansi yang terutama berkaitan dengan laporan keuangan rahasia untuk
penggunaan eksklusif dari manajemen puncak dalam sebuah organisasi. Laporan ini dibuat dengan
menggunakan metode ilmiah dan statistik untuk sampai di nilai moneter tertentu yang kemudian digunakan
untuk pengambilan keputusan. Laporan tersebut dapat meliputi:





Laporan perkiraan penjualan
Analisis anggaran dan analisis komparatif
Studi kelayakan
Laporan konsolidasi dan merger

Akuntansi Keuangan, di sisi lain, berkonsentrasi pada produksi laporan keuangan, termasuk persyaratan
pelaporan dasar profitabilitas, solvabilitas likuiditas, dan stabilitas. Sifat laporan ini adalah dapat diakses oleh
pengguna internal dan eksternal seperti pemegang saham, perbankan dan para kreditur.

https://id.wikipedia.org/wiki/Perbandingan_akuntansi_manajemen_dan_akuntansi_keuangan

Apa Perbedaan Antara Akuntansi Keuangan Dan
Akuntansi Manajemen?
Saat ini, ilmu akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam bisnis, terlebih dalam
menyajikan informasi keuangan yang digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.
Dengan semakin banyaknya kepentingan dan keputusan yang harus diambil dari informasi
akuntansi ini menyebabkan ilmu akuntansi menjadi semakin berkembang. Informasi yang
disajikan tidak hanya sebatas memberikan laporan keuangan sebagai bentuk tanggung jawab
manajemen saja, tetapi juga sebagai dasar untuk mengambil keputusan strategis di masa
datang, memprediksi laba perusahaan, hingga keputusan akuisisi atau merger perusahaan.
Secara garis besar, ilmu akuntansi terbagi menjadi dua jenis, Akuntansi Keuangan dan
Akuntansi Manajemen. Ilmu akuntansi berusaha untuk memenuhi kebutuhan penggunanya
yang berbeda-beda untuk mengambil keputusan yang berbeda, serta membutuhkan informasi
keuangan yang juga berbeda.
Apa saja perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen ?
Akuntansi Keuangan:
Akuntansi keuangan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pihak eksternal, seperti:
pemegang saham, investor, kreditor, pemerintah, pejabat, analis keuangan, vendor, publik
dsb.
Akuntansi keuangan digunakan untuk mempersiapkan laporan keuangan, dimana laporan ini
menunjukkan posisi keuangan suatu bisnis pada tanggal tertentu dan hasil operasional di
periode tertentu. Dengan kata lain, akuntansi keuangan membantu pihak eskternal untuk
membuat keputusan terkait ekonomi dan investasi serta dapat digunakan untuk melakukan
evaluasi kinerja manajemen dalam menjalankan bisnisnya. Laporan keuangan ini terdiri dari
neraca, laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, laporan alur kas, dan catatan atas laporan
keuangan.
Sistem double entry biasanya digunakan untuk merekam dan merangkum transaksi bisnis dan
menyiapkan laporan keuangan. Akuntansi keuangan menggunakan data historis, transaksi
bisnis dan kejadian ekonomi diukur dalam unit moneter (msl: US DOllar, Euro)
Akuntansi keuangan dibutuhkan untuk menjalankan bisnis serta dalam membuat keputusan
yang terkait dengan keuangan, penjualan, produksi, dsb yang memberikan gambaran umum
dalam sebuah bisnis. Namun akuntansi keuangan ini memiliki beberapa batasan, seperti:



Akuntansi keuangan tidak menyediakan informasi yang detil mengenai biaya
Akuntansi keuangan tidak memberikan informasi yang memadai terkait harga produk
dan jasa





Akuntansi keuangan tidak memberikan informasi yang mencukupi untuk pengambilan
keputusan terkait dengan ekspansi bisnis, penghentian operasional, metode baru
produksi, peningkatan produk dsb
Akuntansi keuangan tidak memadai untuk mengukur kinerja karyawan dan
departemen.
Dengan kata lain, akuntansi keuangan tidak memberikan informasi yang cukup untuk
membuat keputusan dalam hal manajerial dan biaya dalam menjalankan bisnis.

Akuntansi Manajerial:
Akuntansi manajerial memberikan informasi yang bermanfaat untuk digunakan oleh pihak
internal. Pihak internal ini meliputi : eksekutif, manajer di semua level, supervisor,
administrasi, sakes, karyawan dsb.
Akuntansi manajerial bisasanya digunakan untuk memberikan informasi terkini dan yang
akan datang (peramalan), serta untuk tujuan perencanaan, kontrol, dan pengambilan
keputusan. Sebagai contoh akuntansi manajerial digunakan sebagai:










penganggaran dan forecasting
menentukan dan mengelola biaya
evaluasi modal investasi
evaluasi efisiensi
menyusun strategi
membuat keputusan terkait dengan harga produk atau jasa, outsourcing
mengukur kinerja (organisasi, departemen)
optimalisasi operasional
kegiatan perencanaan dan pengendalian

Akuntansi manajerial dimanfaatkan sebagai sumber informasi eksternal (akuntansi keuangan)
dan internal (akuntansi biaya) untuk perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.
Misalnya adanya overlap antara akuntansi manajerial dan akuntansi biaaya: akuntansi biaya
digunakan oleh manajemen untuk membuat keputusan tertentu. Sehinga akuntansi manajerial
dan akuntansi biaya saling terkait karena menggunakan data yang sama untuk
mempersiapkan anggaran, laporan kinerja dsb.

inShare 1
Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6 ➨Request Demo
Tags:akuntansi, akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, manajemen
Artikel Terkait

Bagaimana Mendapatkan Izin Membuka Kantor Jasa Akuntan?

5 Komponen Yang Harus Dimiliki Manajemen Bisnis

Bahasa Marketing Dalam Bisnis Online

Menentukan Proyeksi Penjualan dari Laporan Arus Kas, Bisakah?

Kapan Buku Besar Pembantu Digunakan?

Tentang Penulis

Sri Warni

I am at Zahir Surabaya. Call me at (+62-31) 5910444

Artikel Terbaru

o
o

Perlukah Business Owner Selalu Berada Di Kantor?
Fair Trade & Free Trade, Apa Bedanya?

o

HOW TO FIND THE MISSING PARTIAL FIGURES IN
PREPARING FINANCIAL REPORTS OF SMALL BUSINESSES USING
SINGLE-ENTRY BOOKKEEPING

o

APA YANG DIMAKSUD KOMPILASI LAPORAN
KEUANGAN ?

o

TAX AMNESTY (Amnesti Pajak)

Find us on Google+

Judul: Akuntansi

Oleh: Frans Ghr


Ikuti kami