Akuntansi

Oleh Rika Rediyanti

123,4 KB 5 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

BAB I AKTIVA TETAP DAN AKTIVA TAK BERWUJUD A. Karakteristik Aktiva Tetap Perusahaan menggunakan berbagai macam aktiva tetap, seperti peralatan, perabotan, alat-alat, mesin-mesin, bangunan, dan tanah . Aktiva tetap (fixed assets) merupakan aktiva jangka panjang atau aktiva yang relatif permanen. Mereka mereupakan aktiva berwujud (tangible assets) karena terlihat secara fisik. Aktiva tersebut dimiliki dan digunakan oleh perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasional normal. Nama-nama deskriptif lain bagi aktiva-aktiva ini adalah aktiva pabrik (plants assets), atau properti, pabrik, dan peralatan (property, plant, and equitment). Dalam perusahaan, aktiva teteap bisa menempati bagian yang sangat signifikan pada total aktiva perusahaan secara keseluruhan. Tampilan 1 menunjukkan persentase total aktiva tetap dibandingkan total aktiva untuk beberapa perusahaan terpilih yang terbagi menjadi perusahaan jasa, perusahaan manufaktur, dan peruahaan dagang. Seperti dapa dilihat aktiva tetap memiliki proporsi yang signifikan dibandingkan dengan jumlah total aktiva mereka. Hal kontras yang dapat kita lihat adalah Computer Associates yang merupakan perusahaan jasa konsultasi yang menggunakan lebih sedikit aktiva tetap untuk melayani pelanggannya. Aktiva Tetap sebagi Persentase Total Aktiva-Perusahaan Terpilih Tampilan 1 Aktiva Tetap sebagai Persentas Total Aktiv Perusahaan Jasa Pacific Gas and Electric Co 47% Sprint Corporation 59% Computer Associates 6% Perusahaan Manufaktur Sun Microsystems Inc. Boeing Co. Dupont E I De Nemours Et Co. 15% 21% 36% Perusahaan Dagang Barnes & Noble Inc. Kroger Company Wal-Mart Stores Inc. 49% 48% 52% B. Mengklasifikasikan Biaya Tampilan 2 membantu menunjukan bagaimana cara mengelompokkan biaya. Jika barang yang dibeli memiliki masa pakai yang panjang, maka harus dikapitalisasi yang berarti harus ada pada nerca sebagai aktiva. Disisi lain, biaya yang ditimbulkan harus dilaporkan pada laporan laba rugi. Biaya yang dikapitalisasi biasanyadiharapkan untuk memberikan manfaat lebih dari satu tahun. Jika suatu aktiva digunakan untuk tujuan-tujuan produktif yang melibatkan penggunaan atau manfaat berulang maka aktiva tersebut dimasukakan dalam klafikasi aktiva tetap, seperti tanah, bangunaan, atau peralatan. Untuk dikategorikan sebagai aktiva tetap, suatu aktiva tidak harus digunakan secara terus menerus atau bahkan sering. Termasuk dalam aktiva tetap adalah aktiva yang dalam keadaan siap pakai bila dibutuhkan ketika peralatan yang biasa dipakai rusak hanya dipakai selama perode sibuk. Aktiva tetap yang tidak digunakan lagi tidak dapat diklasifikasikan sebagi aktiva tetap. Aktiva tetap dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan tidak untuk dijual. Aktiva berumur panjang yang ditahan untuk dijual kembali tidak diklasifikasikan sebagi aktiva tatap, namun seharusnya disajikan dalam neraca pada bagian Investasi. Contohnya, tanah yang belum dikembangkan yang dibeli sebagai investasi untuk dijual kembali, akan diklasifikasikan sebagai investasi bukan sebagi tanah. Tampilan 2 Mengklasifikasikan Biaya Apakah Aktiva yang dibeli berumur panajng Ya Tidak Apakah Beban aktiva digunakan untuk tujuan produktif ? Ya Aktiva Tetap Tidak Investasi C. Harga Perolehan Aktiva Tetap Harga perolehan aktiva tetap meliputi semua jumlah yang dikeluarkan untuk mendapatkan aktiva tetap dan membuatnya siap digunakan. Contoh Intel Corporation mengungkap[kan pekerjaan dlam penyelesaiannya sebesar $2,7 miliar, yang merupakan lebih dari 15% dari total aktiva tetapnya. Rincian aktiva tetap diungkapkan di neraca atau di catatan atas laporan keuangan. Sebagi contoh, Marriott Internasional Inc. Mengungkapkan informasi yang terkait dengan aktiva tetap pada neraca tahun terakhir sebagi berikut: (dalam jutaan $) Tanah Bangunan Furnitur dan Peralatan Proprerti Pekerjaan dalam penyelesaian Total $ 386 547 676 1.200 180 $3.059 Perusahaan penginapan akan memiliki kategori yang mirip dengan kategori tersebut. Perusahaan lain akan memiliki kategori yang berbeda yang sesuai dengan jenis usahanya. Tampilan 3 mengikhtisarkan sejumlah biaya perolehan aktiva tetap yang umum. Biaya-biaya ini yang dicatat dengan mendebit akun aktiva tetap terkait, seperti Tanah, Bangunan, Pengembangan Tanah, atau Mesin dan Peralatan. Hanya biaya yang bermanfaat untuk menyiapka aktiva berumur panjang hingga dapat digunakan, yang termasuk ke dalam biaya aktiva tetap. Biaya-biaya yang dikeluarkan, tetapi tidak membuat aktiva tetap siap pakai, tidak menambah manfaat dari aktiva tetap yang bersangkutan. Biaya-biaya semacam itu jangan dimasukkan sebagai bagian dari total biaya aktiva tetap. Sebagai contoh, biaya-biaya berikut harus didebit langsung ke dalam akun beban :      Kerusakan akibatnya kekerasan Kesalahan pemasangan Pencurian yang tidak diasuransikan Kerusakan selama bongkar pasang Denda akibat tidak lengkapnya izin badan-badan pemerintah D.Aktiva Donasi

Judul: Akuntansi

Oleh: Rika Rediyanti

Ikuti kami