Akuntansi

Oleh Rika Rediyanti

23 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

BAB I
AKTIVA TETAP DAN AKTIVA TAK BERWUJUD
A. Karakteristik Aktiva Tetap
Perusahaan menggunakan berbagai macam aktiva tetap, seperti peralatan, perabotan,
alat-alat, mesin-mesin, bangunan, dan tanah . Aktiva tetap (fixed assets) merupakan aktiva
jangka panjang atau aktiva yang relatif permanen. Mereka mereupakan aktiva berwujud
(tangible assets) karena terlihat secara fisik. Aktiva tersebut dimiliki dan digunakan oleh
perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasional normal.
Nama-nama deskriptif lain bagi aktiva-aktiva ini adalah aktiva pabrik (plants assets), atau
properti, pabrik, dan peralatan (property, plant, and equitment).
Dalam perusahaan, aktiva teteap bisa menempati bagian yang sangat signifikan pada
total aktiva perusahaan secara keseluruhan. Tampilan 1 menunjukkan persentase total aktiva
tetap dibandingkan total aktiva untuk beberapa perusahaan terpilih yang terbagi menjadi
perusahaan jasa, perusahaan manufaktur, dan peruahaan dagang. Seperti dapa dilihat aktiva
tetap memiliki proporsi yang signifikan dibandingkan dengan jumlah total aktiva mereka. Hal
kontras yang dapat kita lihat adalah Computer Associates yang merupakan perusahaan jasa
konsultasi yang menggunakan lebih sedikit aktiva tetap untuk melayani pelanggannya.
Aktiva Tetap sebagi Persentase Total Aktiva-Perusahaan Terpilih Tampilan 1
Aktiva Tetap
sebagai Persentas Total Aktiv
Perusahaan Jasa
Pacific Gas and Electric Co

47%

Sprint Corporation

59%

Computer Associates

6%

Perusahaan Manufaktur
Sun Microsystems Inc.
Boeing Co.
Dupont E I De Nemours Et Co.

15%
21%
36%

Perusahaan Dagang
Barnes & Noble Inc.
Kroger Company
Wal-Mart Stores Inc.

49%
48%
52%

B. Mengklasifikasikan Biaya
Tampilan 2 membantu menunjukan bagaimana cara mengelompokkan biaya. Jika
barang yang dibeli memiliki masa pakai yang panjang, maka harus dikapitalisasi yang
berarti harus ada pada nerca sebagai aktiva. Disisi lain, biaya yang ditimbulkan harus
dilaporkan pada laporan laba rugi. Biaya yang dikapitalisasi biasanyadiharapkan untuk
memberikan manfaat lebih dari satu tahun. Jika suatu aktiva digunakan untuk tujuan-tujuan
produktif yang melibatkan penggunaan atau manfaat berulang maka aktiva tersebut
dimasukakan dalam klafikasi aktiva tetap, seperti tanah, bangunaan, atau peralatan. Untuk
dikategorikan sebagai aktiva tetap, suatu aktiva tidak harus digunakan secara terus menerus
atau bahkan sering. Termasuk dalam aktiva tetap adalah aktiva yang dalam keadaan siap
pakai bila dibutuhkan ketika peralatan yang biasa dipakai rusak hanya dipakai selama
perode sibuk. Aktiva tetap yang tidak digunakan lagi tidak dapat diklasifikasikan sebagi
aktiva tetap.
Aktiva tetap dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan tidak untuk dijual. Aktiva
berumur panjang yang ditahan untuk dijual kembali tidak diklasifikasikan sebagi aktiva tatap,
namun seharusnya disajikan dalam neraca pada bagian Investasi. Contohnya, tanah yang
belum dikembangkan yang dibeli sebagai investasi untuk dijual kembali, akan
diklasifikasikan sebagai investasi bukan sebagi tanah.
Tampilan 2 Mengklasifikasikan Biaya
Apakah Aktiva yang
dibeli berumur
panajng

Ya

Tidak

Apakah
Beban
aktiva digunakan
untuk tujuan produktif ?

Ya

Aktiva Tetap

Tidak

Investasi

C. Harga Perolehan Aktiva Tetap
Harga perolehan aktiva tetap meliputi semua jumlah yang dikeluarkan untuk
mendapatkan aktiva tetap dan membuatnya siap digunakan. Contoh Intel Corporation
mengungkap[kan pekerjaan dlam penyelesaiannya sebesar $2,7 miliar, yang merupakan lebih
dari 15% dari total aktiva tetapnya.

Rincian aktiva tetap diungkapkan di neraca atau di catatan atas laporan keuangan.
Sebagi contoh, Marriott Internasional Inc. Mengungkapkan informasi yang terkait dengan
aktiva tetap pada neraca tahun terakhir sebagi berikut:
(dalam jutaan $)
Tanah
Bangunan
Furnitur dan Peralatan
Proprerti
Pekerjaan dalam penyelesaian
Total

$ 386
547
676
1.200
180
$3.059

Perusahaan penginapan akan memiliki kategori yang mirip dengan kategori tersebut.
Perusahaan lain akan memiliki kategori yang berbeda yang sesuai dengan jenis usahanya.
Tampilan 3 mengikhtisarkan sejumlah biaya perolehan aktiva tetap yang umum.
Biaya-biaya ini yang dicatat dengan mendebit akun aktiva tetap terkait, seperti Tanah,
Bangunan, Pengembangan Tanah, atau Mesin dan Peralatan.
Hanya biaya yang bermanfaat untuk menyiapka aktiva berumur panjang hingga dapat
digunakan, yang termasuk ke dalam biaya aktiva tetap. Biaya-biaya yang dikeluarkan, tetapi
tidak membuat aktiva tetap siap pakai, tidak menambah manfaat dari aktiva tetap
yang bersangkutan. Biaya-biaya semacam itu jangan dimasukkan sebagai bagian dari total
biaya aktiva tetap. Sebagai contoh, biaya-biaya berikut harus didebit langsung ke dalam akun
beban :






Kerusakan akibatnya kekerasan
Kesalahan pemasangan
Pencurian yang tidak diasuransikan
Kerusakan selama bongkar pasang
Denda akibat tidak lengkapnya izin badan-badan pemerintah

D.Aktiva Donasi

Judul: Akuntansi

Oleh: Rika Rediyanti


Ikuti kami