Akuntansi

Oleh Khalid Gusti

532,8 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

Nama : Farhan Abdan Muhammad NPM : 17210135 AKUNTANSI 1. Single Step Income Statement Pada bentuk Single Step, seluruh pendapatan dan keuntungan maupun yang termasuk dalam unsure operasi diletakkan pada awal laporan laba rugi diikuti dengan seluruh biaya dan kerugian yang termasuk kategori operasi. Selisih antara pendapatan dan keuntungan dan biaya dan kerugian menghasilkan laba kotor, selisih laba kotor dan pajak penghasilan menghasilkan laba bersih. UD. AKUN JAYA Laporan Laba Rugi 31 Desember 2016 2. Multiple Step Income Statement Dalam laporan ini transaksi operasi di pisah dengan transaksi non operasi, juga menandingkan biaya dan beban dengan pendapatan yang berhubungan. Ketika laba operasonal diungkapkan makan akan terlihat perbedaan antara aktivitas biasa dengan aktivitas yang tidak biasa atau insidentil. UD. AKUN JAYA Laporan Laba Rugi 31 Desember 2016 1. Transaksi yang sudah ada (terjadi) akan tetapi belum dicatat a. Beban terutama (beban yang harus dibayar) Misalnya : apabila pada akhir suatu periode, diketahui kalau terdapat beban yang harus dibayar maka transaksi tersebut wajib dicatat dalam jurnal penyesuaian (adjustment jurnal). Contoh soal, gaji karyawan di bulan Desember 2006, baru akan dibayarkan tanggal 3 januari 2007 sebesar Rp 3.500.000,00. Sehingga jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2006 seperti dibawah ini : Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Kredit Beban Gaji Rp 3.500.000 Utang Gaji Rp 3.500.000 b. Pendapatan yang masih harus diterima Pada akhir periode yang masih memungkinkan terdapat sejumlah pendapatan jasa yang belum diterima pembayarannya. Contoh soal, diakhir periode pendapatan yang wajib diterima pembayaranya sebesar Rp 4.000.000,oo sehingga jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember sebagai berikut. Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Piutang Jasa Rp 4.000.000 Pendapatan Jasa Kredit Rp 4.000.000 Untuk contoh kasus lainya, contoahnya sebuah perusahaan menerima bunga bank sebanyak dua kali dalam satu tahun, yakni pada 1 April dan 1 Oktober sebanyak Rp 120.000,00 jadi sampai tanggal 31 Desember perusahaan itu masih harus menerima pendapatan bunga untuk 3 bulan Oktober, November, dan Desember yang harus diterima dengan begitu perlu dibuat penyesuaian 3/6 x Rp 120.000,00 = Rp 60.000,00 Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Piutang Bunga Rp 60.000 Pendapatan Bunga Kredit Rp 60.000 c. Penyusutan aktifa tetap Aktifa tetap atau fixed assets mempunyai definisi sebagai aktifa masa pemanfaatanya lebih dari satu periode akuntansi. Dan penyesuaian pada aktiva tetap dilakukan untuk melihat berapa besar nilai dari aktiva yang telah diterima pada periode berjalan. Contohnya : telah dibeli kendaraan dengan harga Rp100.000.000,00 yang mempunyai umur secara ekonomis dalam kurun 10 tahun dan tidak terdapat nilai residu di akhir umur ekonomisnya, nilai penyusutan kendaraan itu pertahun bisa dihitung seperti dibawah ini : Penyusutan Tahunan = 1/10 x Rp 100.000.000,00 = Rp 10.000.000,00 Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Kredit Beban Peny. Kendaraan Rp 10.000.000 Akum. Peny Kendaraan Rp 10.000.000 Apabila ada nilai residu (nilai sisa) di akhir periode dari umur ekonomisnya senilai Rp 10.000.000,00 dimana besar penyusutan tahunanya seperti diabawah ini. Penyusutan tahunan Rp9.000.000,00 = 1/10 x (Rp100.000.000,00 – Rp10.000.000) = 2. Transaksi sudah dicatat akan tetapi belum dikoreksi sebab tidak sesuai dengan keadaan yang suungguhnya. a. Beban yang masih harus dibayar Akun yang digunakan untuk mencatat beban yang dibayar dimuka yakni akun campuran, akun yang didalamnya ada sebagian akun nominal. Terdapat du acara yang dibutuhkan pada akun campuran yakni sebagai berikut : Pembayaran dicatat sebagai harta Walaupun terdapat istilah beban akan tetapi pembayaran yang dianggap sebagai harta wajib dicatat dalam akun “beban bayar di muka” sebab akun itu adalah aktiva lancar. Akan tetapi, diakhir periode wajib dilakukan pemisahan nilai beban pada periode berjalan (beban yang benar-benar terjaadi) serta beban periode yang akan dating dari akun tersebut.  Contoh soal : pada tanggal 1 April 2006 dibayar beban asuransi untuk periode 1 tahun senilai Rp 3.600.000,00. Ketika terjadinya transaksi tersebut lalu akan dibuat jurnal seperti dibawah ini. Tanggal April 2006 1 Keterangan Debet Asuransi dibayar dimuka Rp 3.600.000 Kas Kredit Rp 3.600.000 Ketika akhir dari periode akuntansi penyesuaian dilakukan dengan cara menghitung beban periode berjalan serta beban periode yang akan dating. Hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung jummlah yang termasuk dalam periode berjalan dan jumlah bulan yang masuk kedalam periode akan datang seperti dibawah ini. Lewat bantuan garis waktu maka bisa dilihat kalau dalam akun “asuransi dibayar dimuka” 9 bulan yang sudah menjadi beban periode berjalan an 3 bulan menjadi periode masa depan. Beban yang terdapat pada periode berjalan harus dikelaurkan serta dipindahan kedalam akun “beban asuransi” namun yang menjadi beban pada periode akan datang tetap dalam akun “asuransi dibayar dimuka” Contoh : Beban periode berjalan = 9/12 x Rp 3.600.000,00 = Rp 2.700.000,00 Beban periode mendatang = 3/12 × Rp3.600.000 = Rp900.000,00 Sehingga dari analisis tersebut jurnal penyesuaian bisa dibuat seperti dibawah ini. Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Beban Asuransi Rp 2.700.000 Asuransi dibayar dimuka Kredit Rp 2.700.000 Lewat bantuan garis waktu, jurnal penyesuaian dicatat seperti dibawah ini. Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Asuransi dibayar dimuka Rp 900.000 Beban asuransi Kredit Rp 900.000 Akun beban asuransi mengeluarkan nilan yang menjadi beban periode akan datang 3 bulan sebab pembayaran akan dicatat menjadi beban. Beban pada periode masa depan yakni 3/12 x Rp 3.600.000,00 = Rp 900.000,00 b. Pemakaian perlengkapan Contoh soal : selama suatu periode akuntansi terjadi beberapa pembelian perlengkapan kantor sehingga tercatat dalam neraca saldo “akun perlengkapan kantor” senilai Rp 17.000.000,00 lalu lewat pemeriksaan fisik di akhir periode diperoleh persediaan perlengkapan sebesar Rp 3.200.000,00. Sesuai data diatas makan besar dari nilai perlengkapan menjadi beban bisa dicatat seperti : Pemakaian = Rp17.000.000,00 – Rp3.200.000,00 = Rp13.800.000,00 Jadi jurnal penyesuaian seperti dibawah ini Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Beban Perlengkapan Kantor Rp 13.800.000 Perlengkapan Kantor Kredit Rp 13.800.000 c. Pendapatan di terima dimuka Akun “ pendatan diterima di muka” jika ketika terjadi penerimaan pendapatan dicatat sebagi utama sebab walaupun memakai istilah pendapatan akan tetapi sifatnya ialah utang. Permintaan pendapatan dicatat utang Akun “pendapatan diterima muka” sehingga ketika penerimaan pendapatan dicatat sebagai utang sebab walaupun memakai istilah pendapatan akan tetapi sifatnya ialah utang.  Contoh soal : Pada tanggal 1 September 2006 diperoleh pendapatan sewa unuk periodee 1 tahun sebesar RP 3.600.000,00 jadi dicatat dalam jurnal sebagai berikut ini Tanggal Sep 2006 1 Keterangan Debet Kas Rp 36.000.000 Sewa diterima dimuka Lewat bantuan garis waktu jadi diperoleh seperti dibawah ini Kredit Rp 36.000.000 Pendapatan periode saat ini = 4/12 x Rp36.000.000,00 = Rp12.000.000,00 Pendapatan yang merupakan hak perusahaan adalah pendapatan selama periode 4 bulan serta 8 bulan ialah pendapatan periode mendatang perusahaan tersebut. Jurnal penyesuaian dari contoh soal ini ialah Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Sewa diterima dimuka Rp 12.000.000 Pendapatan Sewa Kredit Rp 12.000.000 Lihat Juga: Contoh Dan Jawaban Analisis Rasio Keuangan Perusahaan Penerimaan pendapatann dicatat pendapatan Akun “pendapatan sewa” dipakai untuk mencatat apabila pendapatan dicatat menjadi pendapatan sewa Contohnya :  Tanggal Sep 2006 1 Keterangan Debet Kas Rp 36.000.000 Pendapatan Sewa penerimaan Kredit Rp 36.000.000 Lewat bantuan garis waktu, pendapatan yang menjadi sebuah hak perusahaan periode berjalan dan periode masa depan bisa diketahui Contoh jurnal penyesuaianya yakni : Tanggal Des 2006 31 Keterangan Debet Pendapatan Sewa Rp 24.000.000 Sewa Diterima dimuka Kredit Rp 24.000.000 Seperti yang sudah dijelaskan, selain berguna untuk menunjukan data keuangan yang sesungguhnya jurnal penyesuaian ini berguna untuk memperbaiki semua kesalahan pencatatan dalam akuntansi. Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan pencatatan yakni sebagai berikut ini : 1. Melakukan pencatatan kebenaran dari jurnal yang ada kesalahanya 2. Melakukan pencatatan kembali jurnla yang tidak salah Lihat Juga: Pengertian, Fungsi, Contoh Soal dan Format Laporan Laba Rugi Contoh Soal dan Jawaban Ayat Jurnal Penyesuaian Soal 1 Berikut ini terdapat sebagian Neraca Saldo PT RINNAI JAYA yang berakhir 31 Desember 2016 : Keterangan Debet Kas Rp 18.000.000,00 Kredit Keterangan Debet Perelngkapan Toko Rp 3.400.000,00 Perlengkapan Kantor Rp 4.200.000,00 Gedung Rp 25.000.000,00 Akumulasi Penyusutan Gedung Kendaraan Rp 5.000.000,00 Rp 15.000.000,00 Akumulasi Penyusutan Gedung Peralatan Kredit Rp 3.000.000,00 Rp 9.500.000,00 Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp 2.500.000,00 Utang Hipotek 2 % Rp 5.000.000,00 Pajak Penghasilan Rp 2.400.000,00 Data Peyesuaian yang dibutuhkan pada akhir tahun berjalan sbb: 1. Perlengkapan Toko yang sudah digunakan selama periode berjalan sebesar Rp 1.400.000,00 2. Sesudah dihitung secara phisik ternyata perlengkapan kantor yang masih ada sebesar Rp 3.200.000,00 3. Gedung disusutkan sama dengan tahun sebelumnya yakni 5 % dari harga pokok 4. Penyusutan kendaraan ditetapkan 40 % yang dihitung dari nilai buku 5. Peralatan disusutkan dengan memakai metode garis lurus dengan umur ekonomis 5 tahun dari nilai sisa Rp 1.500.000,00 6. Gaji pegawai bulan Desember ini akan dibayar tanggal 3 Januari 2013, jumlah pegawai 10 orang dengan gaji per orang perbulan Rp 500.000,00 7. Pajak penghasilan untuk tahun berjalan ditaksir sebesar Rp 3.000.000,00 8. Bunga hipotek 12 % setahun akan dibayar tiap-tiap 1 Maret dam 1 September Diminta : Ayat Jurnal Penyesuaian yang di perlukan PT RINNAI JAYA JURNAL PENYESUAIAN

Judul: Akuntansi

Oleh: Khalid Gusti

Ikuti kami