Akuntansi

Oleh Titusricko Mikono

28 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi

1. Orang pribadi atau badan yang telah memenuhi kewajiban subjektif maupun
kewajiban objektif disebut ….
A. Wajib Pajak
B. Tahun Pajak
C. Kewajiban Subjektif
D. Kewajiban Objektif
Jawab:
A. Jawaban anda benar, karena orang pribadi merupakan salah satu subjek
pajak
2. Yang termasuk objek pajak penghasilan adalah
A. Warisan
B. Deviden
C. Penghasilan
D. Bantuan sumbangan
Jawab:
C. Jawaban anda benar, karena penghasilan merupakan objek pajak
3. Yang merupakan beban yang mempunyai masa manfaat tidak lebih dari 1
(satu) tahun dan menjadi biaya pada tahun yang bersangkutan, yaitu….
A. Biaya kepatuhan
B. Biaya penyusutan
C. Biaya kesempatan (opportunity cost)
D. Biaya gaji, biaya administrasi dan bunga, dan biaya rutin pengolahan limbah
Jawab:
D. Jawaban anda benar, karena biaya gaji, biaya administrasi dan bunga, dan
biaya rutin pengolahan limbah merupakan beban biaya memiliki masa manfaat
tidak lebih dari 1 (satu) tahun
4. Berikut ini yang bukan merupakan syarat untuk bisa melakukan kompensasi
kerugian fiskal adalah ….
A. Kerugian tidak boleh diakumulasi
B. Kerugian dari selisih kurs mata uang asing
C. Kompensasi kerugian dilakukan secara vertikal dan bukan horizontal
D. Jangka waktu kompensasi kerugian fiskal maksimal 5 (lima) tahun
Jawab:
B. Jawaban anda benar, karena merupakan menghitung besarnya penghasilan
kena pajak bagi wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap
5. Berikut ini merupakan contoh Deductible Expense wajib pajak adalah ….

A. Premi asuransi kesehatan
B. Gaji
C. Deviden
D. Biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham
Jawab:
B. Jawaban anda benar, biaya gaji merupakan bagian dari biaya Deductible
Expenses
6. Berikut ini yang merupakan contoh nondeductible expense adalah
A. Premi asuransi kesehatan
B. Gaji
C. Biaya beasiswa
D. Biaya penelitian
Jawab:
A. Jawaban anda benar, premi asuransi merupakan biaya nondeductible
expense
7. Dalam menetukan harga perolehan atau harga penjualan suatu harta dapat
dikelompokkan menjadi beberapa cara, kecuali
A. Dalam hal terjadi jual beli harta
B. Dalam hal terjadi tukar menukar harta
C. Dalam hal terjadi pengalihan harta dalam rangka likuidasi
D. Dalam hal terjadi penjaminan harta
Jawab:
D. Jawaban anda benar, karena penjaminan harta bukan penentuan harga
perolehan atau harga penjualan
8. PT A dan PT B melakukan penggabungan usaha dan membentuk perusahaan
baru yaitu PT C. Nilai sisa buku dan harga pasar harta dari kedua perusahaan
tersebut adalah sebagai berikut:
PT A PT B
Nilai sisa buku 800.000.000 725.000.000
Harga pasar 850.000.000 750.000.000
Dari transaksi penggabungan usaha tersebut, secara fiskal berapa besar
keuntungan yang didapat dari PT B
A. Rp. 50.000.000
B. Rp. 25.000.000
C. Rp. 100.000.000
D. Rp. 75.000.000
Jawab:

B. Jawaban anda benar, Keuntungan PT B = harga pasar – nilai buku
(750.000.000 – 725.000.000 = 25.000.000)
9. Dengan menggunakan informasi soal no 8, apabila penggabungan usaha
tersebut menggunakan pooling of interest, total harta PT C adalah
A. Rp. 1.525.000.000.
B. Rp. 1.600.000.000
C. Rp. 1.550.000.000
D. Rp. 1.575.000.000
Jawab:
A. Jawaban anda benar, pooling of interest dilihat dari nilai sisa buku. Total
harta PT C adalah nilai sisa buku PT A + nilai sisa buku PT B (Rp. 800.000.000 +
Rp. 725.000.000 = Rp 1.525.000.000)
10. Dengan menggunakan soal no.8, apabila penggabungan usaha
menggunakan metode purchase method, maka total harta PT adalah
A. Rp. 1.525.000.000.
B. Rp. 1.600.000.000
C. Rp. 1.550.000.000
D. Rp. 1.575.000.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar, metode purchase method dinilai dari harga pasar.
Total harta PT C = harga pasar PT A + harga pasar PT B (850.000.000 +
750.000.000 = 1.600.000.000)
11. Berikut ini hal norma penghitungan peredaran bruto dan norma
penghitungan penghasilan neto diterapkan terhadap wajib pajak yang
peredaran bruto sebenarnya tidak dapat diketahui, kecuali
A. Wajib menyelenggarakan pembukuan tetapi tidak bersedia memperlihatkan
pembukuan atau catatan peredaran bruto sehingga peredaran bruto yang
sebenarnya tidak dapat diketahui
B. Dianggap menyelenggarakan pembukuan karena tidak memberitahukan
kepada Dirjen pajak dalam menghitung penghasilan neto, namun ternyata
tidak sepenuhnya menyelenggarakan pembukuan sehingga peredaran bruto
yang sebenarnya tidak dapat diketahui
C. Menyatakan keinginannya kepada dirjen pajak untuk mengjitung
penghasilan nettonya dengan menggunakan norma penghitungan netto,
namun ternyata tidak sepenuhnya menyelenggarakan pembukuan sehingga
peredaran bruto yang sebenarnya tidak dapat diketahui
D. Wajib menyelenggarakan pembukuan, tetapi tidak atau tidak sepenuhnya

menyelenggarakan pembukuan atau tidak memperlihatkan pembukuan atau
bukti-buktinya namun peredaran bruto yang sebenarnya dapat diketahui
Jawab:
D. Jawaban anda benar, hal ini merupakan norma penghitungan penghasilan
netto diterapkan terhadap wajib pajak yang peredaran bruto sebenarnya tidak
dapat diketahui tetapi penghasilan nettonya tidak dapat dihitung
12. Norma penghitungan khusus untuk menghitung penghasilan neto dari
wajib pajak untuk golongan tertentu, yaitu
A. Perusahaan asuransi luar negeri
B. Perusahaan manufaktur
C. Restoran
D. Rumah sakit
Jawab:
A. Jawaban anda benar, perusahaan asuransi luar negeri merupakan
perusahaan yang menggunakan norma penghitungan khusus
13. Apabila wajib pajak orang pribadi dengan status kawin dengan dua anak
(K/2) (PenghasilanTidak Kena Pajak K/2 = Rp.7.200.000) memperoleh
peredaran bruto Rp.500.000.000, dengan norma penghitungan 20% berapakah
besarnya Penghasilan Kena Pajak
A. Rp. 100.000.000
B. Rp. 92.800.000
C. Rp. 7.200.000
D. Rp. 400.000.000
Jawab:
B. jawaban anda benar
Penghasilan bruto = Rp. 500.000.000
Penghasilan neto (20%) Rp. 100.000.000
PTKP K/2 (Rp 7.200.000) PKP Rp. 92.800.000
14. Berikut ini Pemotong Pajak PPh pasal 21 atau PPh pasal 26, kecuali
A. Bendaharawan pemerintah
B. Dana pensiun
C. Badan penyelenggara jaminan social tenaga kerja
D. Pejabat perwakilan diplomatic
Jawab:
D. Jawaban anda benar, pejabat perwakilan diplomatic bukan pemotong pajak
PPh 21 atau PPh 26

15. Penghasilan yang dipotong PPh pasal 21 adalah
A. Asuransi kecelakaan
B. Zakat yang diterima
C. Gaji
D. Penerimaan dalam bentuk natura
Jawab:
C. Jawaban anda benar, gaji merupakan penghasilan yang dipotong dalam PPh
21
16. Budi bekerja pada PT X dengan memperoleh gaji sebulan Rp.2.000.000,
dengan biaya jabatan 5% dan membayar iuran pension sebesar
Rp.50.000/bulan. Budi sudah menikah dan belum memiliki anak. Berapakah
pajak PPh 21 yang harus dibayarkan oleh Budi per tahunnya
A. Rp. 894.000
B. Rp. 74.500
C. Rp. 150.000
D. Rp. 1.000.000
Jawab:
A. Jawaban anda benar,
Gaji sebulan 2.000.000
Biaya jabatan 5% x 2.000.000 100.000
Iuran pension 50.000 +
150.000 Penghasilan Netto sebulan 1.850.000
Penghasilan Neto setahun
12 x 1.850.000 = 22.200.000
PTKP setahun
Untuk WP sendiri 2.880.000
Untuk WP kawin 1.440.000
4.320.000 Penghasilan Kena Pajak Setahun 17.880.000
PPh pasal 21 terutang
5% x 17.880.000 = Rp.894.000
17. Berdasarkan informasi soal no 16, berapa jumlah PPh 21 yang harus
dibayarka tiap bulan
A. Rp. 894.000
B. Rp. 74.500
C. Rp. 150.000

D. Rp. 1.000.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar,
Gaji sebulan 2.000.000
Biaya jabatan 5% x 2.000.000 100.000
Iuran pension 50.000 150.000 Penghasilan Netto sebulan 1.850.000
Penghasilan Neto setahun
12 x 1.850.000 22.200.000
PTKP setahun
Untuk WP sendiri 2.880.000
Untuk WP kawin 1.440.000 +
4.320.000
Penghasilan Kena Pajak Setahun 17.880.000
PPh pasal 21 terutang
5% x 17.880.000 = Rp.894.000
Rp.894.000 : 12 bulan = Rp. 74.500
18. Pemungut Pajak PPh pasal 22 adalah
A. Bank Devisa
B. Dana pensiun
C. Pemberi kerja yang membayar gaji
D. Jaminan social tenaga kerja
Jawab:
A. Jawaban anda benar, Bank Devisa merupakan pemungut PPh 22 atas impor
barang
19. Berapa % besarnya tarif pajak atas impor yang menggunakan Angka
Pengenal Importir (API)
A. 7,5%
B. 1.5%
C. 2.5%
D. 0,5%
Jawab:
C. Jawaban anda benar, besarnya tarif PPh 22 atas impor yang menggunakan
API adalah 2,5% dari nilai impor
20. Berikut ini pemungutan PPh 22 yang dikecualikan adalah
A. Premix

B. Industri rokok pada saat penjualan rokok di dalam negeri
C. Industri semen pada saat penjualan semen di dalam negeri
D. Barang kiriman hadiah untuk keperluan ibadah u
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Barang kiriman hadiah merupakan barang yang tidak
dikenai PPh 22
21. PT X bergerak di bidang importir hasil perkebunan dari Negara Australia,
setiap kali PT X memasukkan barang ke Indonesia melalui laut, dan yang
berhak memungut Pajak Penghasilan Pasal 22 adalah
A. Dirjen Anggaran
B. Pertamina
C. Dirjen Bea dan Cukai
D. Bank Indonesia
Jawab:
C. Jawaban anda benar, Dirjen Bea dan Cukai memungut PPh atas impor
barang sesuai dengan UU No 17 tahun 2000
22. PT Y bergerak di bidang penjualan bahan bakar (SPBU swasta). Pada bulan
Februari 2012 PT Y berhasil menjual bahan bakar Premium sebesar Rp.
200.000.000,00, solar sebesar Rp 150.000.000.00, premix sebesar Rp
125.000.000. Berapa besarnya utang PPh 22 PT X pada bulan Februari 2012
A. Rp.600.000
B. Rp.1.425.000
C. Rp.1.050.000
D. Rp.825.000
Jawab:
B. Jawaban anda benar, tarif PPh 22 untuk SPBU swastanisasi dikenakan
0.3%dari penjualan
Premium 0,3% x 200.000.000 = 600.000
Solar 0,3% x 150.000.000 = 450.000
Pertamax 0,3% x 125.000.000 = 375.000 +
1.425.000
23. Menggunakan informasi soal no.22, yang berhak memungut utang PPh 22
PT Y adalah
A. Bank Devisa
B. Pertamina
C. Kantor Pajak
D. Kantor Bea dan Cukai

Jawab:
B. Jawaban anda benar, pertamina memungut PPh 22 atas badan usaha yang
bergerak dalam bidang bahan bakar minyak jenis premix, super TT dan gas
sesuai dengan UU No 17 tahun 2000
24. Pajak Penghasilan pasal 23 adalah
A. Pajak penghasilan yang dipotong atas penghasilan yang diterima atau
diperoleh Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap yang berasal dari
modal, penyerahan jasa, atau penyelenggaraan terutang oleh badan
pemerintah atau subjek pajak dalam negeri, penyelenggaraan kegiatan, Bentuk
Usaha Tetap atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnyA.
B. Pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan
pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan
pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan
C. Pajak yang dipungut oleh bendaharawan pemerintah baik pemerintah pusat
maupun pemerintah daerah, instansi atau lembaga pemerintah dan lembagalembaga Negara lainnya berkenaan dengan pembayaran atas penyerahan
barang dan badan-badan tertentu baik badan pemerintahan maupun swasta
dengan kegiatan dibidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain
D. Pajak yang terutang atau dibayarkan di luar negeri atas penghasilan yang
diterima atau diperoleh dari luar negeri yang dapat dikreditkan terhadap pajak
penghasilan yang terutang atas seluruh penghasilan wajib pajak dalam negeri.
Jawab:
A. Jawaban anda benar, hal tersebut mmerupakan pengertian dari PPh pasal
23
25. Yang bukan termasuk objek pajak penghasilan pasal 23 adalah
A. Bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi
B. Royalty
C. Penghasilan yang dibayar atau terutang kepada Bank
D. Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga
Jawab:
C. Jawaban anda benar, penghasilan yang dibayar atau terutang kepada Bank
merupakan objek PPh 23
26. PT A berkedudukan di Tangerang, membayar bunga kepada PT B yang
berkedudukan di YogyakartA. Bunga tersebut sebesar Rp.1.000.000 dibayarkan
melalui bank DANA. Atas dasar pembayaran bunga tersebut dilakukan
pemotongan PPh pasal 23 sebesar
A. Tidak dipotong PPh Pasal 23 karena melalui Bank

B. Rp. 150.000 oleh Bank DANA
C. Rp. 150.000 oleh PT A
D. Rp. 150.000 oleh PT B
Jawab:
D. Jawaban anda benar, pendapatan bunga dikenakan PPh 23 sebesar 15% x
Rp.1.000.000 = Rp. 300.000 oleh PT B
27. Berikut ini hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan sumber
penghasilan dalam PPh 24, kecuali
A. Penentuan dari saham dan sekuritas lainnya adalah Negara tempat badan
yang menerbitkan saham atau sekuritas tersebut bertempat kedudukan
B. Penghasilan berupa sewa sehubungan dengan penggunaan harta tak gerak
adalah Negara tempat harta tersebut terletak
C. Penghasilan dari usaha dilakukan dalam tahun pajak diperolehnya
penghasilan tersebut
D. Penghasilan bentuk usaha tetap adalah Negara tempat bentuk usaha tetap
tersebut menjalankan usaha atau melakukan kegiatan.
Jawab:
C. Jawaban anda benar, hal tersebut merupakan bagian penggabungan
penghasilan yang berasal dari luar negeri pada PPh 24
28. Besarnya angsuran perbulan PPh pasal 25 tahun 2011 diperoleh 1/12 dari
sisa pajak terutang….
A. Tahun 2010
B. Tahun 2010 setelah dikurangi kredit pajak
C. Tahun 2009
D. Tahun 2009 setelah dikurangi kredit pajak
Jawab:
B. Jawaban anda benar, besarnya angsuran pajak penghasilan pasal 25 adalah
sebesar pajak penghasilan yang terutang menurut surat pemberitahuan
tahunan pajak penghasilan tahun pajak yang lalu dikurangi dengan pajak
penghasilan yang dipotong dan atau dipungut serta pajak penghasilan yang
dibayar atau terutang diluar negeri yang boleh dikreditkan sebagaimana
dimaksudkan dalam pasal 21, pasal 22, pasal 23, dan pasal 24, kemudian dibagi
12 atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak
29. Berikut ini adalah tipe pemungutan atau perlakuan perolehan modal
barang dalam Pajak Pertambahan Nilai yaitu:
A. PPN sebagai pajak objektif
B. Credit method

C. Prinsip tempat asal (Origin principle)
D. Consumption Type Value Added Tax
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Consumption Type Value Added Tax merupakan salah
satu tipe pemungutan pajak yang digunakan untuk produksi termasuk barang
modal dikurangi dari nilai tambahnya sehingga memberikan sifat netral PPN
atas pola produksi
30. Berikut adalah Barang yang tidak dikenakan pajak pertambahan nilai,
kecuali
A. Hak paten
B. Pasir dan kerikil
C. Beras
D. Garam
Jawab:
A. Jawaban anda benar, hak paten merupakan barang yang tidak berwujud
daan dikenakan PPN
31. Barang yang tidak dikenakan PPnBM adalah
A. Apartemen
B. AC
C. Mobil sedan 2000 CC
D. Mobil ambulan
Jawab:
D. Jawaban anda benar, Mobil ambulan merupakan barang yang tidak
dikenakan PPnBM
32. Objek Pajak yang tidak dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan adalah
A. Jalan tol
B. Gedung sekolah
C. Kolam renang
D. Pagar mewah
Jawab:
B. Jawaban anda benar, gedung sekolah merupakan objek pajak yang tidak
dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan karena melayani kepentingan umum
untuk pendidikan
33. Tuan Budi membeli sebidang tanah seluas 200 m2 dengan harga perolehan
Rp. 200.000.000.00. dengan tarif regional untuk NPOPTKP Rp 50.000.000.00.
Atas pembelian tersebut, berapa BPHTB yang harus dibayar Tuan Budi

A. Rp. 5.000.000,00
B. Rp. 7.500.000,00
C. Rp. 8.000.000,00
D. Rp. 6.000.000,00
Jawab:
B. Jawaban anda benar, tariff BPHTB adalah 5%
Harga perolehan 200.000.000
NPOPTKP 50.000.000 NPOKP 150.000.000
Pajak terutang
5% x 150.000.000 = 7.500.00
34. Pada awal tahun 2010 Sebuah mesin produksi dibeli dengan harga
Rp.150.000.000,00 dengan masa manfaat 4 tahun. Bila menggunakan metode
saldo menurun, berapa besarnya penyusutan mesin produksi tersebut pada
tahun 2012
A. Rp. 37.500.000,00
B. Rp. 10.000.000,00
C. Rp. 20.000.000,00
D. Rp. 18.750.000,00
Jawab:
D. Jawaban anda benar, dengan masa manfaat 4 tahun, tarif penyusutan
dengan saldo menurun yaitu 50% setiap tahun
Tahun 2010 50% x 150.000.000 = 75.000.000
Tahun 2011 50% x 75.000.000 = 37.500.000
Tahun 2012 50% x 37.500.000 = 18.750.000
35. Laporan keuangan fiscal merupakan laporan keuangan yang digunakan
untuk melaporkan besarnya pajak penghasilan yang terutang. Berikut ini tiga
pendekatan yang dilakukan dalam penyajian lapotan keuangan, kecuali:
A. Laporan keuangan bisnis
B. Laporan keuangan harian
C. Laporan keuangan fiscal disusun beriringan dengan laporan keuangan bisnis
D. Laporan keuangan fiscal merupakan extra compatible dengan laporan
keuangan bisnis
Jawab:
B. Jawaban anda benar, hal ini bukan merupakan pendekatan dalam penyajian
laporan keuangan

36. Berikut ini yang termasuk penerimaan Negara bukan pajak yang dikelola
oleh lembaga negara yaitu ...
a. Hasil Tambang
b. Lelang, SIM dan Pass Kayu
c. Gas Negara
d. Minyak mentah
e. Hasil Laut.
37. Reformasi perpajakan dilakukan dengan dasar yaitu penerimaan negara
tidak mungkin hanya mengandalkan sektir migas, sedangkan tujuan reformasi
perpajakan diantaranya yaitu ...
a. Untuk menjaga keseimbangan pasar uang
b. Untuk menjaga moneter
c. Untuk pembiayaan sarana dan prasarana Negara
d. Untuk kemandirian pembangunan nasional
e. Untuk menjaga stabilitas permintaan dab penawaran nilai pasar
38. Asas paja yang menyebutkan bahwa sebaiknya pajak yang dipungut tidak
mengganggu kegiatan produksi dan perdagangan sehingga tidak
mengakibatkan terjadinya penurunan perekonomian masyarakat dinamakan ...
a. Asas Certainty
b. Asas Economic
c. Asas Convinience
d. Asas Equality
e. Asas Multiguna
39. Asas perpajakan yang menyebutkan bahawa dalam proses pemungutan
pajak dilakukan sehemat-hematnya, jangan sampai biaya pemungutan lebih
rendah dari pendapatan dinamakan ...
a. Asas Finansiil
b. Asas Certainty
c. Asas Yuridis
d. Asas Multiguna
e. Asas Equality
40. Berikut ini yang termasuk Pajak Daerah Tingkat I adalah ...

a. Pajak Hotel.
b. Pajak Kendaraan Bermotor
c. Pajak Restoran.
d. PBB Pertambangan
e. Bea Materai.
41. Berikut ini yang termasuk Pajak Pusat yaitu ...
a. Pajak Hotel.
b. Pajak Kendaraan Bermotor
c. Pajak Restoran.
d. PBB Perkotaan dan Pendesaan
e. Bea Materai
42. Metode pengenaan pajak yang dihitung didasarkan pada keadaan yang
sesungguhnya (riil) setelah berakhirnya tahun pajak, dinamakan ...
a. Stelsel Campuran
b. Stelsel Riil
c. Stelsel Fictive
d. Stelsel Inovatif
e. Stelsel Simbolatif
43. Berikut ini yang termasuk Pajak Daerah Tingkat II yaitu ...
a. Pajak Rokok..
b. Pajak Kendaraan Bermotor
c. Pajak Restoran.
d. PBB Pertambangan
e. Bea Materai.
44. Berikut ini yang merupakan ciri-ciri Official Assessmen System pada sistem
pemungutan pajak yaitu ...
a. Pajak ditentukan Pihak Ketiga
b. Wajib Pajak bersifat pasif.
c. Fiscus hanya mengawasi.
d. Wajib Pajak bersifat aktif.
e. Pajak ditentukan Wajib Pajak.

45. Negara berhak memungut pajak karena Negara melindungi keselamatan
jiwa, harta benda dan hak-hak rakyatnya, oleh sebab itu rakyat harus
membayar pajak untuk jaminan perlindungan. Pernyataan tersebut termasuk
teori ...
a. Asuransi
b. Gaya Pikul
c. Kepentingan
d. balas budi
e. Asas daya beli.
46. Sebagai masyarakat yang berbakti kepada negara, rakyat harus sadar
bahwa pembayaran pajak merupakan suatu kewajiban. Hal tersebut
merupakan teori ...
a. Teori Asas daya beli.
b. Teori Asuransi
c. Teori Kepentingan
d. Teori Bakti
e. Teori balas budi
47. Sistem pemungutan pajak dimana wajib pajak menetapkan jumlah pajak
yang terutang sendiri, dalam sistem ini inisiatif dan kegiatan dalam menghitung
dan menetapkan pajak sepenuhnya berada pada wajib pajak system ini
dinamakan ...
a. Rental Offcial system
b. Official assessment system
c. Withholding system
d. Selft assessment system
e. Economic Official system
48. Cara pengenaan pajak yang didasarkan atas suatu anggapan dan anggapan
tersebut tergantung pada ketentuan UU. COntohnya penghasilan seseorang
wajib pajak pada tahun berjalan dianggap sama dengan penghasilan pada
tahun sebelumnya dinamakan ...
a. Stelsel Simbolatif

b. Stelsel Campuran
c. Stelsel Fictive
d. Stelsel Riil
e. Stelsel Inovatif
49. Fiskus akan mengenakan pajak berdasarkan anggapan yang ditentukan UU
yang selanjutnya setelah berakhirnya tahun pajak dilakukan pengenaan pajak
sesuai keadaan yang sesungguhnya (riil), dinamakan ...
a. Stelsel Simbolatif
b. Stelsel Kreative
c. Stelsel Rill
d. Stelsel Fictive
e. Stelsel Campuran
50. Sistem pemungutan pajak yang mana perhitungan pemotongan,
pembayaran, dan = pelaporan pajak dipercayakan kepada pihak ketiga oleh
Negara dinamakan sistem...
a. Rental Offcial system
b. Multimatic system
c. Withholding system
d. Official Assesmen system
e. Economic Official system

II. ESSAY
1. Tuan Beno bekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji sebulan Rp
2.000.000 dan juga membayar iuran pensiun sebesar Rp 100.000. tuan
Beno sudah menikah dan mempunyai 1 anak . Hitunglah PPh per bulan
yang di bayarkan Tuan Beno!
2. Tuan Retno bekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji sebulan Rp
2.300.000 dan juga membayar iuran pensiun sebesar Rp 150.000. tuan
Beno sudah menikah dan mempunyai 4 anak . Hitunglah PPh per bulan
yang di bayarkan Tuan Retno!

3. Tuan Edgar bekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji sebulan Rp
2.500.000 dan juga membayar iuran pensiun sebesar Rp 200.000. tuan
Beno sudah menikah dan belum mempunyai anak . Hitunglah PPh per
bulan yang di bayarkan Tuan Edgar!
4. Tuan Ricky nbekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji sebulan Rp
2.700.000 dan juga membayar iuran pensiun sebesar Rp 210.000. tuan
Beno sudah menikah dan mempunyai 2 anak . Hitunglah PPh per bulan
yang di bayarkan Tuan Ricky!
5. Tuan Ricko bekerja di suatu perusahaan swasta dengan gaji sebulan Rp
2.900.000 dan juga membayar iuran pensiun sebesar Rp 300.000. tuan
Beno sudah menikah dan mempunyai 5 anak . Hitunglah PPh per bulan
yang di bayarkan Tuan Ricko!

Judul: Akuntansi

Oleh: Titusricko Mikono


Ikuti kami