Akuntansi 1

Oleh Dinda Ridig

20 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Akuntansi 1

Contoh pembelian secara tunai:
- PT Bunga membeli barang dagang secara tunai dari PT Mawar sebesar Rp 510.000
Pembelian Barang Dagang 510.000
Kas
510.000
Contoh pembelian secara kredit:
- PT Bunga membeli barang dagang secara kredit dari PT Mawar sebesar Rp 925.000
Pembelian Barang Dagang 925.000
Hutang Usaha
925.000
Contoh pembelian dengan adanya potongan pembelian
- Jan 01 PT Bunga membeli barang dagang dari PT Mawar seharga Rp 15.000, dengan syarat
pembayaran 2/10, n/30.
Jan 01 Pembelian Barang Dagang 15.000
Hutang Usaha
15.000
- Jan 11 PT Bunga membayar hutangnya kepada PT Mawar atas transaksi tgl 01 jan.
Jan 11 Hutang Usaha 15.000
Potongan Pembelian (2% * 15.000) 300
Kas (15.000 - 300)
14.700
- Tapi jika PT Bunga melakukan pembayarannya tanggal 31 jan, maka jurnalnya:
Jan 31 Hutang Usaha 15.000
Kas
15.000
Contoh pembelian dengan potongan dan retur pembelian
- Jan 01 PT Bunga membeli barang dagang dari PT Mawar seharga Rp 15.000, dengan syarat
pembayaran 2/10, n/30
Jan 01 Pembelian Barang Dagang 15.000
Hutang Usaha
15.000
- Jan 03 PT Bunga mengembalikan barangnya yang rusak kepada PT Mawar, dengan
membawa nota debet No 18, sebesar Rp 3.000
Jan 03 Hutang Usaha 3.000
Retur dan pengurangan pembelian 3.000
Jan 11 PT Bunga membayar hutangnya kepada PT Mawar Jan 11 Hutang Usaha 12.000
Potongan Pembelian (15.000 - 3.000) * 2%
240
Kas (15.000 - 3.000) - 240
11.760
- Tapi jika PT Bunga membayarnya tanggal 31 jan, maka jurnalnya:
Jan 31 Hutang Usaha
Kas

12.000
12.000

Contoh Penjualan secara tunai:
- PT Melati menjual barang dagangannya kepada PT Mawar secara tunai sebesar Rp 18.725.
Kas
Penjualan Barang Dagang

18.725
18.725

Contoh Penjualan secara kredit:
- PT Melati menjual barang dagangannya kepada PT Mawar secara kredit sebesar Rp 18.725.
Piutang Usaha
18.725
Penjualan Barang Dagang
18.725
- Penjualan yang pembayarannya dengan kartu kredit bukan bank, sebesar Rp 100.000 dilakukan dan
dilaporkan kepada perusahaan yang mengeluarkan kartu kredit pada tanggal 20 januari. Pada tanggal 27
januari, perusahaan pengelola kartu kredit memotong ongkos jasa sebesar Rp 5.000 dan mengirimkan
uang sebesar Rp 95.000.
Jan 20 Piutang Usaha 100.000
Penjualan Barang Dagang 100.000
Jan 27 Kas
95.000
Beban penagihan kartu kredit 5.000
Piutang Usaha
100.000
- PT Bakti menjual barang dagangannya pada PT Makmur sebesar Rp 100.000 dengan syarat kredit
2/10, n/30 pada tanggal 1 maret 1995. Pada tanggal 11 maret 1995, PT Bakti menerima pembayaran dari
PT Makmur atas transaksinya tertanggal 1 maret 1995.
Jurnal
Mar 01 Piutang Usaha 100.000
Penjualan Barang Dagang 100.000
Mar 11 Kas (100.000 - 2.000)
Potongan penjualan (100.000 * 2%)
Piutang usaha

98.000
2.000

Perhitungan:
Potongan penjualan : 100.000 * 2% = 2.000

100.000
Kas : 100.000 - 2.000 = 98.000

- Jika PT Bakti menerima pembayaran dari PT Makmur tanggal 31 maret, maka
Mar 31 Kas 100.000
Piutang Usaha 100.000
- PT Bakti menjual barang dagangannya pada PT Makmur sebesar Rp 100.000 dengan syarat kredit 2/10,
n/30 pada tanggal 1 maret 1995. Tanggal 5 maret PT Makmur mengembalikan barang yang dibelinya
karena barang yang di terimanya ada yang cacat sebesar Rp 20.000 .Pada tanggal 11 maret 1995, PT
Bakti menerima pembayaran dari PT Makmur atas transaksinya tertanggal 1 maret 1995
Jurnal
Mar 01 Piutang Usaha 100.000
Penjualan Barang Dagang 100.000
Mar 05 Retur dan pengurangan penjualan 20.000
Piutang Usaha 20.000
Mar 11 Kas (100.000 - 20.000) - 1.600 78.400
Potongan penjualan (100.000 - 20.000) * 2% 1.600
Piutang usaha 80.000
-

Tapi jika PT Bakti menerima pembayaran dari PT Makmur tanggal 31 maret, maka
Mar 31 Kas 80.000
Piutang Usaha 80.000

- Pada tanggal 10 juni, PT Dunia membeli barang dari PT Bola, secara kredit seharga Rp 900.000,
dengan syarat franko gudang penjual, 2/10, n/30, dengan biaya transportasi yang dibayar di muka oleh
penjual sebesar Rp 50.000 yang ditambahkan ke faktur.
Jurnal (Bagi pihak pembeli)
Jun 10 Pembelian barang dagang 900.000
Biaya transportasi masuk
50.000
Hutang Usaha
950.000
Jun 20 Hutang Usaha 950.000
Kas (900.000 - 18.000) + 50.000 932.000
Potongan Pembelian (900.000 * 2%) 18.000
Jurnal Bagi pihak penjual
Jun 10 Piutang Usaha
950.000
Penjualan Barang Dagang 900.000
Kas
50.000
Pajak penjualan ini terhutang pada saat terjadi transaksi penjualan, tanpa memandang syarat penjualan
tersebut. Dalam penjualan tunai, penjual langsung memungut pajak penjualan. Sedangkan penjualan
dilakukan secara kredit, pajak penjualan dibebankan kepada pembeli.
Contoh:
Penjualan secara kredit sebesar Rp 100.000 dan terkena pajak penjualan sebesar 10%.
Piutang Usaha 110.000
Penjualan barang dagang 100.000
PPN keluaran 10.000

NAMA

: DINDA GENTA WICARA,SE,.MM
NIDN

: 1013129001

MAKUL
T.A

: Akuntansi I (smester 1 C2) STIE-RIAU
: Ganjil 2015/2016

BERI PENJELASAN PENGERJAAN SOAL DIBAWAH INI DAN BUAT PERSAMAAN
AKUNTANSINYA !
1. Tgl. 1 Desember 2015 FIFI menanamkan uangnya sebesar Rp. 100.000.000 untuk usaha

Salon Kecantikan “FIFI“yang bari didirikanya.
Penjelasan :
2. Tgl. 1 Desember 2015 Dibayar sewa rumah untuk tempat penyelenggaraan kegiatan

usahanya sebesar Rp. 3000.000.
Penjelasan :
3. Tgl. 1 Desember 2015 Membeli peralatan salon seharga Rp. 5000.000 tunai.

Penjelasan :
4. Tgl. 5 Desember 2015 FIFI membeli persediaan salon berupa bahan-bahan pcmbersih

kulit, make up seharga Rp.2000.000 secara kredit.
Penjelasan :
5. Tgl. 16 Desember 2015 Dalam Waktu 1 minggu Salon "FIFI" telah mendapatkan

langganan cukup banyak Sebagai promosi pelanggan dapat membayar jasa yang diterima
beberapa minggu kemudian. Jumlah tagihan sampai tanggal 15 Desember sebesar Rp.
6000.000.
Penjelasan :
6. Tgl. 20 Desember 2015 Dibayar hutang atas pembelian perlengkapan salon tanggal 5

Desember 2015 sebesar Rp1000.000.
Penjelasan :
7. Tgl. 31 Desember 2015 Dibayar gaji pegawai Rp. 1000.000

Penjelasan:

8. Tgl. 31 Desember 2015 Diterima pembayaran dari para langganan yang telah menerima

jasa dari Salon Manis sebesar Rp. 3000.000
Penjelasan :
9. Tgl. 31 Desember 2015 FIFI mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar

Rp.2500.000.
Penjelasan :
10. Tgl 31 Desember 2015 Persediaan yang tersisa pada tanggal 31 Desember sejumlah Rp.

1000.000. hal ini berarti bahwa selama Bulan Desember telah dipakai persediaan salon
sebesar Rp. 1000.000
Penjelasan :
PENYELESAIAN
Berikut ini adalah Penyusunan persamaan akuntansinya:
Aktiva
Kas
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
10)

+ Piutang

+ persediaan + Peralatan

= Utang/Hutang

+ Modal

=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=

+ Modal FIFI

Hutang

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
Untuk neraca percobaan lihat di (directory akuntansicatatan
eracalajur - excel)
Data-data yang diperlukan untuk penyesuaian perkiraan PT ABC diringkas sebagai berikut:
Persediaan barang dagang 31 desember 1994 124.300
Persediaan perlengkapan 31 desember 1994:
Perlengkapan toko
Perlengkapan kantor
1.920
960
Asuransi yang terpakai selama tahun 1994:
Peralatan toko
Gedung dan peralatan kantor
4.160
1.660 5.820
Penyusutan selama tahun 1994 adalah:
Gedung
Peralatan kantor
Peralatan toko
9.000
2.980
6.200
Gaji yang harus dibayar 31 desember 1994:
Gaji - penjualan
Gaji - kantor
1.560
744 2.304

Judul: Akuntansi 1

Oleh: Dinda Ridig


Ikuti kami