Jurnal Belajar (1-4)

Oleh Nuril Alfi Zuhroh

69,6 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Jurnal Belajar (1-4)

JURNAL BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Pertemuan Ke-1 1. IDENTITAS JURNAL Nama : Nuril Alfi Zuhroh NIM : 201710070311097 Dosen : HUSAMAH, S.Pd., M.Pd Kelas : Biologi II C Pertemuan : 1 (22 februari 2018) Topik : Pembahasan RPS 2. KONSEP PENTING YANG DIPELAJARI penjelasan tentang materi apa saja dan tugas apa saja yang harus kami lakukan selama 1 semester kedepan. 3. KONSEP YANG BELUM DIPAHAMI - 4. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN/PERTANYAAN BESERTA PEMECAHANNYA - 5. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pada pertemuan pertama ini perkuliahan dilakukan dengan menyenangkan dan mengenai penjelasan RPS cukup jelas. 6. REFLEKSI DIRI setelah mengikuti pertemuan pertama saya mengerti bahwa RPS itu penting dan sangat membantu jalannya perkuliahan selama satu semester. Di sini kami juga mengerti dan memahami tugas apa saja yang harus kami kerjakan dan jadwal pengumpulannya semua tertera jelas. JURNAL BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Pertemuan Ke-2 1. IDENTITAS JURNAL Nama : Nuril Alfi Zuhroh NIM : 201710070311097 Dosen : HUSAMAH, S.Pd., M.Pd Kelas : Biologi II C Pertemuan : 2 (1 Maret 2018) Topik : Bab 1 Pendahuluan Konsep Belajar dan Hakikat Belajar 2. KONSEP PENTING YANG DIPELAJARI Mengenai konsep belajar dan hakikatnya 3. KONSEP YANG BELUM DIPAHAMI - 4. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN/PERTANYAAN BESERTA PEMECAHANNYA - 5. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pada pertemuan ini pembelajaran berlangsung lancar, karena sebelumnya kami sudah diminta untuk mempelajari buku maka saat perkuliahan kami tidak terlalu kesulitan untuk memahami materi yang dismpaikan. 6. REFLEKSI DIRI Akan lebih mudah dalam memahami materi saat perkuliahan apabila sebelumnya kita sudah membaca atau mempelajari buku dan ketika di kelas kami hanya mempelajari lebih lagi apa yang kurang dimengerti salah satunya dengan cara menanyakan langsung kepada dosen pengampu atau dengan mendiskusikannya bersama teman-teman. JURNAL BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Pertemuan Ke-3 1. IDENTITAS JURNAL Nama : Nuril Alfi Zuhroh NIM : 201710070311097 Dosen : HUSAMAH, S.Pd., M.Pd Kelas : Biologi II C Pertemuan : 3 (8 Maret 2018) Topik : Bab 2 Teori Belajar Behavioristik 2. KONSEP PENTING YANG DIPELAJARI - Konsep belajar menurut teori behavioristik - Teori belajar behavioristik menurut beberapa tokoh 3. KONSEP YANG BELUM DIPAHAMI - 4. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN/PERTANYAAN BESERTA PEMECAHANNYA - 5. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pada pertemuan ini pembelajaran berlangsung lancar, karena sebelumnya kami sudah diminta untuk mempelajari buku maka saat perkuliahan kami tidak terlalu kesulitan untuk memahami materi yang dismpaikan. 6. REFLEKSI DIRI Akan lebih mudah dalam memahami materi saat perkuliahan apabila sebelumnya kita sudah membaca atau mempelajari buku dan ketika di kelas kami hanya mempelajari lebih lagi apa yang kurang dimengerti salah satunya dengan cara menanyakan langsung kepada dosen pengampu atau dengan mendiskusikannya bersama teman-teman. JURNAL BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Pertemuan Ke-4 1. IDENTITAS JURNAL Nama : Nuril Alfi Zuhroh NIM : 201710070311097 Dosen : HUSAMAH, S.Pd., M.Pd Kelas : Biologi II C Pertemuan : 4 (13 Maret 2018) Topik : Teori Belajar Kognitivistik 2. KONSEP PENTING YANG DIPELAJARI Teori kognitivistik yang mengacu pada psikologi kognitif melibatkan proses mental yang komplek meliputi memori, perhatian, bahasa, pembentukan konsep dan pemecahan masalal. 3. KONSEP YANG BELUM DIPAHAMI - 4. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN/PERTANYAAN BESERTA PEMECAHANNYA a) Endah Sekar (095) Bagaimana jika teori Gestalt yang melibatkan proses pengaturan dalam diri tidak berhasil ? Jawaban : Kita sebagai guru harus bisa membantu peserta didik untuk mengatasi permasalahan tersebut¸setidaknya kita dapat mencoba memberikan solusi. Penjawab : Muhammad Arjuna Salim (108) b) Ummy Kalsum (112) Jelaskan mengenai diasimilasi secara nonarbirter ? Jawaban : ini berarti sesuatu yang dipelajari harus disesuaikan dengan pengelompokan atau tidak diklasifikasikan dengan semaunya, harus ada kriteria tertentu berhubungan dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Penjawab : Muhammad Arjuna Salim (118) c) Afwan Rahmad Drmawan (119) Apa yang bisa diterapkan dari teori Burner ? Jawaban : teori ini mengajarkan bahwa bukan hanya belajar sistematis tetapi bagaimana kita memilih, mengolah dan mengartikan sebuah informasi. Penjawab : Lailatul Khoiriyah (092) d) Nuril Alfi Z (097) Maksud dari struktur pengetahuan pada Tema pendidikan Brunner ? Jawab : struktur pengetahuan adalah suatu pengetahuan yang sistematik dan saling berkaitan. Kita mampu memprioritaskan mana yang lebih penting untuk dilakukan terlebih dahulu. Penjawab : Muhammad Arjuna Salim (108) Menambahkan : Lailatul Khoiriyah (092), Putri Adelia (122) dan Afwan Rahmad Darmawan (119) e) Putri Adelia (122) Maksud dari objek atau peristiwa tertentu akan dipandang sebagai sesuatu keseluruhan yang terorganisasikan ? Jawab : contohnya kita belajar dari pengalaman kita sebelumnya, kita tekun mempelajari sesuatu hingga khirnya bisa. Jadi proses tersebut seperti sudah berurutan terorganisasi. Membantu Menjawab : Siti Mubashiroh (099) f) Dheba Indar (115) Apa kekurangan teori belajar Ausubel ? Jawaban : Ausubel berpendapat bahwa sangat penting bagi anak untuk belajar dalam kegiatan langsung, tetapi untuk ukluran anak sekolah dasar masih tidak memungkinkan untuk terjun langsung. Jadi teori ini kurang cocok diterapkan pada anak sekolah dasar. Pennjawab : Lailatul Khoiriyah (092) Menambah : Rindi Antika (100) g) Muhammad Nasruddin Lutfi (093) Bagaimana jika kita nantinya menjadi guru agar memberikan pembelajaran yang mengharuskan pemahaman sehingga konsep yang dipelajari akan dipakai secara baik dan tidak mudah dilupakan? Serta dari semua teori yang mankah yang diterapkan di Indonesia? Penjawab : Muhammad Arjuna Salim (108) Jawaban : sebisa mungkin untuk memberikan kesan yang baik dan mendalam pada peserta didik sehingga mereka senang dang mengingat cara penyampaian dari guru. Pada umumnya semua teori yang ada itu berpengaruh pada pendidikan Indonesia tetapi tidak semua yang ada dalam teori-teori tersebut diterapkan. Menambahkan : Afwan Rahmad Darmawan (119), Putri Adelia (122), Siti Mubashiroh (099) dan Rindi Antika (100) h) Berliana (121) Deskripsikan mengenai discovery learning dan bagaimana mencontohkannya dalam persekolahan di Indonesia? Jawaban : Adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan, sebagian atau seluruhnya ditemukan sendiri. Membantu menjawab : Siti Mubashiroh (099) i) Widiya Yuliningsih (087) Apa yang mendasari teori kognitivistik? Jawaban : teori ini didasarkan pada bagaimana proses belajar itu, bukan hasilnya. Proses bagaimana kita mendapat informasi, kemudian apa yang akan kita lakukan dengan informasi tersebut sehingga kita dapat mencapai suatu pemahaman. Penjawab : Lailatul Khoiriyah (092) Menambahkan : Rindi Antika (100) j) Satya Rizky (166) Apa kelebihan dan kekurangan teori kognitivistik? Jawaban : Kelebihan - Dapat meningkatkan motivasi - Dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk memecahkan masalah - Dapat membantu guru untuk mengenal siswa secara individu sehingga dapat mengembangkan kemampuan siswa - Dapat melihat tingkat perkembangan kognitif manusia mulai dari bayi hingga dewasa sehingga memudahkan untuk memilih pelajaran yang tepat bagi anak di usia tertentu - Dapat mempelajari materi pembelajaran yang rumit untuk memecahkan dan untuk menciptakan kreasi atau ide baru Kekurangan - Teori ini dianggap dekat dengan psikologi belajar daripada teori belajar, sehingga dalam proses belajar menjadi tidak mudah. - Teori ini dianggap sulit dipraktekkan secara murni karena seringkali merasa bingung untuk memahami unsur-unsur kognitif menjadi bagian-bagian yang jelas - Teori ini tidak menyeluruh untuk semua tingkat pendidikan - Teori ini sulit dipraktekkan khususnya ditingkat lanjut - Beberapa dari teori ini sulit dipahami dan pemahamannya masih belum tuntas Penjawab : Yessy Afiani (110) Menambahkan : Lailatul Khoiriyah (092) k) Naufal Izzudin H (107) Mengapa teori Piaget sangat berpengaruh pada kemampuan dan perkembangan anak? Jawaban : Teori ini berpandangan bahwa setiap individu sejak kecil memiliki kemmampuan untuk membangun pengetahuannya sendiri dan dapat menimbulkan makna pada dirinya. Perkembangan kognitiv ini didasarkan pada mekanisme biologis dari perkembangan sistem saraf. Penjawab : Muhammad Arjuna Salim (108) dan Lailatul Khoiriyah (092) Menambahkan : Endah Sekar (095) 5.KEGIATAN PEMBELAJARAN Presentasi dari kelompok pertama dengan materi pada bab ke-3 teori kognitivistik, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Seluruh pertanyaan mampu dijawab oleh penyaji dengan beberapa bantuan dari audience. 6. REFLEKSI DIRI Setelah menerima apa yang dipresentasikan oleh kelompok pertama saya mengetahu konsep apa yang ada dalam teori kognifistik yakni proses belajar juga melibatkan proses mental yang kompleks. Sempat ada beberapa pernyataan yang kurang saya mengerti tetapi saya juga sudah mendapatkan penjelasan kembali dari penyaji dan dibantu beberapa teman lainnya (audience).

Judul: Jurnal Belajar (1-4)

Oleh: Nuril Alfi Zuhroh


Ikuti kami