Resensi Jurnal Lq Shiftshare

Oleh Fara Zalsabilla

681,5 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Resensi Jurnal Lq Shiftshare

Resensi Jurnal Analisis Sektor Ekonomi Unggulan dalam Pengembangan Potensi Perkonomian di Kota Blitar Fara Zalsabilla – 3614100087 Ekonomi Wilayah Perencanaan Wilayan dan Kota 2017 Judul Penelitian : Analisis Sektor Ekonomi Unggulan dalam Pengembangan Potensi Perkonomian di Kota Blitar 1.1 Deskripsi Isu Pokok Fenomena terus meningkatnya angka pertumbuhan di Blitar berdampak langsung pada kebutuhan ekonomi di kota tersebut, dengan tingginya kebutuhan ekonomi angka permintaan pendapatan masyarakat juga terus bertambah di tiap tahunnya. Selain itu, keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu kota berpengaruh pada ketersediaan lapangan kerja yang optimal dari segi jumlah, produkivitas dan efisiensi. Untuk mengikuti dan menyeimbangkan hal itu selain diperlukan adanya kerjasana pemerintah-swasta juga diperlukan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di setiap tahunnya. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi bisa dilakukan dengan adanya kebijakan yang mendorong berbagai sektor perekonomian di suatu daerah. Kota blitar adalah kota yang belum begitu mengembangkan potensi-potensi sektor perekonomiannya dan masih memiliki sumber daya alam yang terbatas. Pada sektor perdagangan di Kota Blitar, terdapat kebijakan yang melarang berdirinya mall dan supermarket di kota yang terletak di timur jawa ini. Jadi untuk meningkatkan perekonomian daerahnya pembangunan harus lebih dikembangkan pada sektor-sektor yang memberikan dampak pengganda yang besar terhadap sektor lainnya. Karena itu dalam penelitian ini penulis menganalisis tentang sektor ekonomi unggulan di Kota Blitar untuk mengembangkan potensi perekonomian di daerahnya. Penelitian ini menggunakan analisis Location Quotient (LQ) dan shift share untuk menentukan sektor basis dan kompetitif di kota ini. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder time series yaitu data PDRB Kota Blitar dan Provinsi Jawa Timur dari tahun 2006 sampai 2010. Dengan mengetahui sektor basis dan kompetitif di Kota Blitar dapat diketahui sektor unggulan apa yang dapat meningkatkan perekonomian di Kota Blitar sehingga dapat meningkatkan lapangan kerja dan angka pendapatan masyarakat di Kota Blitar 1.2 Penjelasan Analisis Isu Pokok  Location Quotient (LQ) Teknik analisis pertama yang digunakan untuk mengetahui sektor ekonomi unggulan di Kota Blitar adalah Location Quotient (LQ). LQ merupakan teknik analisis perekonomian untuk menentukan sektor ekonomi basis dan non basis dengan cara membandingkan besarnya peranan suatu sektor di wilayah tertenti dengan besarnya sektor di tingkat yang lebih makro seperto provinsi atau nasional dengan menggunakan produk domestik regional bruto atau PDRB Blitar sebagai indikator. Berikut rumusan perhitungan LQ: Atau dengan : Berdasarkan hasil perhitungan LQ tersebut dapat dianalisis dan disimpulkansebagai berikut : a. Jika LQ > 1, merupakan sektor basis, artinya tingkat spesialisasi Kabupaten /kota lebih tinggi dari tingkat propinsi b. Jika LQ = 1 , berarti tingkat spesialisasi kabupaten / kota sama dengan ditingkat propinsi c. Jika LQ <1, adalah merupakan sektor non basis, yaitu sektor yang tingkat spesialisasi kabupaten/kota lebih rendah dari tingkat propinsi. Pada jurnal ini analisis LQ digunakan untuk mengetahui sektor apa saja yang termasuk dalam sektor basis maupun non basis di Kota Blitar. Jika nilai LQ pada sektor tertentu > 1 maka dapat dikatakan bahwa peranan sekotor di kota lebih dominan dibandingkan sektor di tingkat Jawa Timur yang berarti kota surplus pada sektor tersebut. Dengan mengetahui sektor basis dan nilai LQ di kota Blitar, hal ini dapat dijadikan dasar untuk menentukan sektor yang berpotensi untuk dikembangkan karena sektor tersebut tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan di Kota Blitar tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan di daerah lain(surplus). Berikut adalah tabel hasil perhitungan LQ : Hasil analisis LQ rata-rata didapat dari rata-rata nilai LQ sektor i pada tahun 2006-2010, hasil nilai LQ rata-rata ini digunakan untuk menghindari nilai bias tahunan LQ suatu sektor sehingga digunakan nilai LQ rata-rata untuk menghitung nilai LQ suatu sektor. Dari tabel diatas dapat dilihat jumlah LQ rata-rata untuk sektor listrik, gas dan air bersih, konstruksi, pengangkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa berjumlah lebih dari 1. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kelima sektor tersebut merupakan sektor Basis di Kota Blitar  Shift Share Analysis Analisis selanjutnya adalah analisis shift share, analisis ini dilakukan untuk mengetahui sektor ekonomi kompetitif di Kota Blitar dan untuk mengetahui proses pertumbuhan perekonomian Kota Blitar dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur. Dalam jurnal ini variable yang digunakan dalam analisis ini adalah variable pendapatan, yaitu PDRB untuk menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Kota blitar. Penjelasan analisis Shift share dalam jurnal ini terbagi penjadi tiga yaitu: a. Komponen Provincial Share (PS) adalah banyaknya pertambahan PDRBKota blitar seandainya pertumbuhannya sama dengan lajupertumbuhan PDRB Provinsi Jawa Timur selama periode studi. b. Komponen Proportional Shift (P), mengukur besarnya net shift Kota Blitar yang diakibatkan oleh komposisi sektor-sektor PDRB Kota Blitar yang berubah. Apabila P>0, artinya Kota Blitar berspesialisasipada sektor-sektor yang pada tingkat Provinsi Jawa Timurtumbuh relatif cepat dan Blitarberspesialisasi pada sektor-sektor di apabila P<0, berarti Kota tingkat Provinsi Jawa Timur pertumbuhannya lebih lambat atau sedang menurun. c. Komponen Differential Shift (D), mengukur besarnya net shift yang diakibatkanoleh sektor-sektor tertentu yang tumbuh lebih cepat atau lebih lambatdi Kota Blitar dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur yang disebabkan oleh faktorfaktor lokasional intern, seperti sumberdaya yang baik akan mempunyai Differential Shift Component positif (D > 0),sebaliknya apabila secara lokasional tidak menguntungkan akan mempunyaiDifferential Shift Component yang negatif (D < 0). Untuk mengetahui nilai dari PS P dan D diperlukan rumusan perhitungan untuk mengetahui nilai-nilai shift yaitu Keterangan :  Y = nilai tambah bruto  t0 = tahun awal (2006)  t = tahun akhir (2010)  i = sektor i dalam PDRB  jatim = jawa timur sebagai wilayah pembanding yang lebih tinggi cakupannya  bl = kota blitar sebagai wilayah yang diteliti  Perubahan (pertumbuhan) nilai tambah bruto sektor tertentu (i) dalam PDRBKota Blitar merupakan penjumlahan Provincial Share (PS), ProportionalShift (P), dan Differential Shift (D) sebagai berikut: ΔY = PS + P + D Analisis pada jurnal ini dilakukan dengan mengikuti rumus-rumus shift share diatas, perhitungan analisis shift-share dicantumkan pada tabel dibawah ini. Dari tabel tersebut berisi hasil analisis provincial share (PS), proportional shift (P), differential shift (D) serta nilai total ΔY. Menurut hasil perhitungan shift share pada tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa yang termasuk kedalam sektor kompetitif adalah i : (1) sektor listrik, gas dan air bersih, (2) sektor bangunan/konstruksi, (3) sektor perdagangan, hotel dan restoran. 1.3 Kesimpulan pembahasan issue pokok Kesimpulan Dari hasil analisis jurnal yang sudah dipaparkan yang termasuk kedalam sektor basis (LQ>1) yaitu sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan/konstruksi, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan, sektor jasa-jasa. Sedangkan yang termasuk dalam sektor kompetitif dari hasil analisis shift share yaitu sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan/konstruksi, sektor perdagangan, hotel dan restoran. Karena telah mengetahui sektor basis dan kompetitif di Kota Blitar kita dapat menyimpulkan sektor apa saja yang menjadi sektor unggulan yang berpotensi untuk dikembangkan di kota ini, sektor unggulan di Kota Blitar berdasarkan sektor basis dan kompetitif ialah sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan/konstruksi. Kedua sektor dapat dikatakan menjadi sektor unggulan karena sektor tersebut termasuk sektor basis dan kompetitif. Jadi sebaiknya dalam rangka meningkatkan PDRB dan meningkatkan pendapatan masyarakat pemerinntah daerah lebih mempriotitaskan pengembangan pada sektor-sektor unggulan, dengan tidak mengabaikan sektor-sektor yang lainnya. Pembahasan Kelebihan dari jurnal ini adalah jurnal ini mencantumkan rumus-rumus lengkap mengenai analisis yang digunakan di dalam tinjauan pustaka. Dan juga, teknik analisis yang digunakan dalam jurnal ini juga termasuk teknik yang cukup simple karena tidak menggunakan berbagai macam aplikasi pemrosesan, namun dapat menghasilkan hasil yang tepat untuk mendukung kemajuan perekonomian di semua daerah Dalam jurnal ini kurang dipaparkan mengenai penjelasan secara detail cara perhitungan dari masing-masing analisis, terutama dalam menentukan sektor kompetitif melalui metode shift share. Selain itu, dalam jurnal tidak terdapat saran mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi dari sektor unggulan yang sudah ada di Kota Blitar. 1.4 Lesson learned Berdasarkan junal yang telah di resensi ilmu yang telah didapat diantaranya adalah :  LQ merupakan teknik analisis perekonomian untuk menentukan sektor ekonomi basis dan non basis dengan cara membandingkan besarnya peranan suatu sektor di wilayah tertenti dengan besarnya sektor di tingkat yang lebih makro seperto provinsi atau nasional dengan menggunakan produk domestik regional bruto atau PDRB Blitar sebagai indikator.  Shift Share adalah suatu teknik anallisis yang diggunakan untuk mengetahui perubahan dan pergeseransektor padaperekonomian wilayah suatu kota.  Dengan melakukan perhitungan dan analisis dari nilai LQ dan shift share suatu wilayah, kita dapat menentukan sektor basis dan kompetitif. Lalu, dengan mengetahui sektor apa saja yang termasuk dalam dua idikator tersebut kita dapat menentukan sektor unggulan apa saja yang berpotensi untuk dikembangkan suatu wilayah

Judul: Resensi Jurnal Lq Shiftshare

Oleh: Fara Zalsabilla


Ikuti kami