Identifikasi Jurnal (edp Audit)

Oleh Yulianto Juli

197,2 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Identifikasi Jurnal (edp Audit)

Mata Kuliah Tanggal Kelompok 3 : Seminar Akuntansi : 9 April 2016 : A. Identifikasi Jurnal NO PERIHAL YANG DIIDENTIFIKASI JAWABAN 1 Judul PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENENTUAN OPINI AUDIT 2 Nama Penulis TITI SUHARTATI SETYO HARI WIJANTO 3 Nama Jurnal Penerbit/Procedding & Tahun Publikasi/Conference Abstrak (sudah memuat minimal tujuan penelitian, metode pengujian, dan hasil penelitian) SNA 17 Mataram, Lombok Universitas Mataram 24-27 Sept 2014 System informasi, kualitas audit, opini. 6 Keyword (mencerminkan kata kunci substansi penelitian) Fenomena isu yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini 7 Research Gap Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit. Hasil ini berlawanan dengan pendapat (Noviari, 2009) 4 5 1. Tujuan Penelitian ini menguji pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi dan kualitas audit terhadap penentuan opini audit. 2. Metode Pengujian menggunakan pendekatan SEM, sedangkan analisis dengan pengolahan data menggunakan software LISREL. 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi secara statistik tidak berpengaruh terhadap opini audit, sedangkan kualitas audit secara statistik signifikan berpengaruh terhadap penentuan opini audit. Kemajuan sistem informasi yang digunakan oleh klien berdampak dengan keahlian yang harus dikuasai oleh auditor yang semula pendekatan yang dilakukan dengan cara manual maka dengan perubahan tersebut auditor dituntut untuk menguasai proses sistem informasi yang dipakai klien. Agar pelaksanaan auditing dapat berjalan dengan efektif dan efisien, auditor sudah seharusnya menyesuaikan teknikteknik auditnya dengan sistem informasi klien. 1|Page bahwa perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan. 8 Alasan mengapa topik ini penting untuk diteliti Tidak disebutkan dalam jurnal. 9 Ulasan variabel dalam pemaparan di latar belakang yang akan diuji dalam penelitian 1. Sistem Informasi Akuntansi dan Auditing Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu rerangka pengkordinasian sumber daya (data, materials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 2002). 2. Kualitas Audit Menurut Lennox (1999) terdapat dua pendekatan yang digunakan untuk mengevaluasi sebuah keputusan secara umum, yaitu outcome oriented dan process oriented. 3. Opini/Pendapat Audit Pendapat audit merupakan pendapat yang diberikan oleh auditor tentang kewajaran penyajian laporan keuangan perusahaan tempat auditor melakukan audit. 10 Masalah yang ingin diteliti Identifikasi Masalah : Kemajuan sistem informasi yang digunakan oleh klien berdampak dengan keahlian yang harus dikuasai oleh auditor yang semula pendekatan yang dilakukan dengan cara manual maka dengan perubahan tersebut auditor dituntut untuk menguasai proses sistem informasi yang dipakai klien. Agar pelaksanaan auditing dapat berjalan dengan efektif dan efisien, auditor sudah seharusnya menyesuaikan teknik-teknik auditnya dengan sistem informasi klien. Pembatasan Masalah : Berdasarkan variable yang diteliti, yaitu SIA, Kualitas Audit, dan Opini Audit. Perumusan Masalah : Mengenai pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi dan kualitas audit terhadap opini audit. 2|Page 11 Tujuan penelitian Untuk menguji pengaruh penerapan SIA terhadap opini audit dan secara bersama-sama menguji kualitas audit terhadap opini audit. 12 Posisi penelitian (yang unik dari penelitian ini) Penambahan variabel SIA yang diduga memperkuat secara positif hubungan antara kualitas dan opini audit. 13 Grand theory Tidak disebutkan dalam jurnal. 14 Hipotesis penelitian (kalau ada) H1: Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif terhadap Opini Audit H2: Kualitas Audit berpengaruh positif terhadap Opini Audit 15 Model Penelitian (kalau ada) 16 Jenis penelitian Deskriptif Kualitatif 17 Metode uji yang digunakan Software Linear Structural Relationship (LISREL) versi 8.3. 3|Page 18 Hasil Penelitian (penerimaan/penolakan hipotesis) 1. Hasil uji coba model menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit, sehingga hipotesis pertama (H1) tidak terbukti. Hasil ini diperoleh berdasarkan nilai tvalue yang tidak signifikan (-0.23). Sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit. 2. Hasil uji coba model menyimpulkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit, jadi hipotesis kedua (H2) terbukti. Hasil ini diperoleh berdasarkan nilai t-value yang signifikan (2.21). Hubungan antara kualitas audit dan opini audit menunjukkan hasil yang signifikan, hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit. 19a Pembahasan (penjelasan mengenai makna hasil temuan) 1. Sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit. Penelitian ini lebih menekankan pada keamanan atas sistem informasi akuntansi dengan melihat segi keberadaan, reabilitas dan integritas data (Wilkinson, 2000). Sedangkan penelitian lain melihat dari sisi lingkungan teknologi memungkinkan perusahaan untuk memajukan kinerjanya. Teknologi informasi (TI) dan kinerja akuntan memiliki hubungan simbiosis. Perkembangan yang terjadi selama ini mencakup perkembangan infrastruktur TI, yakni hardware, software, data, dan komunikasi (McNurlin dan Sprague, 2002: 11). 2. Kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit. Hal ini dapat diartikan bahwa rotasi kantor akuntan publik tidak bersifat produktif, dan bahwa lamanya keterikatan KAP dengan klien identik dengan semakin meningkatnya kualitas audit. 4|Page 19b Pembahasan (konsistensi dengan dengan teori atau dengan penelitian sebelumnya) 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit. Hasil ini berlawanan dengan pendapat (Noviari, 2009) bahwa perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan. 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya terkait masa penugasan audit (audit tenure), Bamber dan Iyer (2002) menemukan bahwa lamanya keterikatan auditor dengan klien berhubungan dengan makin tingginya kualitas audit. Temuan ini konsisten dengan kesimpulan Ghosh dan Moon (2005) tentang persepsi investor yang menyatakan bahwa lamanya keterikatan KAP dengan klien identik dengan semakin meningkatnya kualitas audit. 20 Implikasi penelitian Tidak disebutkan dalam jurnal. 21 Kesimpulan penelitian Berdasarkan analisis dan pembahasan pada bagian sebelumnya, maka dapat disimpulkan, bahwa hasil uji kecocokan atas keseluruhan model pengukuran (Goodness of Fit) menunjukkan hasil yang baik, close fit dan marjinal fit kecuali CFI masih poor fit. Hasil uji coba model menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit, sehingga hipotesis pertama (H1) tidak terbukti. Hasil ini diperoleh berdasarkan nilai t-value yang tidak signifikan (-0.23). Hasil uji coba model menyimpulkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit, jadi hipotesis kedua (H2) terbukti. Hasil ini diperoleh berdasarkan nilai tvalue yang signifikan. 22 Keterbatasan Penelitian Sampel penelitian yang terbatas dan data yang diperoleh dari pengembalian kuesioner yang masih belum memenuhi kriteria pengolahan data menggunakan model SEM dan software LISREL, sehingga hal tersebut mempengaruhi hasil Penelitian dan hasilnya tidak bisa digeneralisasikan. Dalam melakukan analysis juga peneliti memiliki keterbatasan pengetahuan dalam memahami SEM dan penggunaan software LISREL sehingga terdapat beberapa tahapan prosedur SEM yang masih belum dilaksanakan. 23 Rekomendasi Penelitian Sebaiknya sampel penelitian diperluas baik dalam 5|Page jumlah atau dalam waktu penelitian sehingga menghasilkan kesimpulan yang memadai. Peneliti selanjutnya harus lebih memahami SEM dan LISREL. 24 Keterhubungan antara paragraf Saling terhubung / terkait. Jumlah referensi yang tidak tercantum dalam daftar pustaka (atau sebaliknya) 1) Tidak tercantum daftar pustaka : - Wilkinson (2002) - Arens et,al (2007) - Noviari (2009) - Levitt,1998 dalam Fanny & Saputra, 2005 - Dopuch et al.2003, Bazerman et al.1997 - Hoyle,1997 dan Mc Laren,1958 dalam Care & Simnett, 2006 - Bamber & Iyer (2002) - Ghosh & Moon (2005) - Craswell dkk (1995) - Ratnawaty & Sugiharto (2005) 2) Dalam pembahasan tidak ada, namun di daftar pustaka tercantum : - Brown.Clifford D. & K. Raghunandan, (2007) - Deis, Donald R. Jr & Gary A.Giroux, (2002) - Dye,R, (2003) - Elitzur Ramy dan Haim Failk, (2006) - Khomsiyah & Nur Indriantoro, (2008) - Laudon, K.C., Jane P. Laudon, (2006) - Mardiasmo, (2000) - Mautz,R.K& H.A.Sharaf, (1961) - McLeod, Raymond, George Schell. (2004) 25 Jumlah kesalahan dalam penulisan/pengetikan (tunjukkan) - System = dalam bahasa indonesia seharusnya Sistem - Dalam daftar pustaka seharusnya Utama bukan Utomo B. Kritisi Jurnal 6|Page Lakukan kritik secara mendalam terhadap jurnal, minimal meliputi aspek-aspek berikut ini: NO 1 POINT-POINT YANG DIKRITISI Bagaimana pendapat anda terkait dengan kekinian dan keunikan isu yang diteliti serta relevansi isu dengan bidang kajian yang diteliti? Jika menurut Anda sudah out of date, tidak unik, dan tidak relevan, apa rekomendasi Anda? Jawab: Isu yang diteliti sampai dengan saat ini masih relevan dan bisa dikatakan unik, karena banyak peneliti hanya meneliti variabel kualitas dan opini audit tanpa memasukkan variabel SIA. 2 Bagaimana komentar Anda atas redaksional judul penelitian ini? Jika ada saran, bagaimana seharusnya? Coba Anda buat alternatif redaksi judul lain untuk jurnal ini dengan tanpa mengurangi substansinya! Jawab: Untuk redaksional penulisan jurnal penelitian ini sudah baik dan dapat dipahami secara lugas oleh pembaca. 3 Sampai seberapa jauh abstrak pada jurnal mampu merepresentasikan/menggambarkan penelitian secara utuh? Meliputi aspek: tujuan penelitian, populasi penelitian, kerangka sampling, metode sampling, metode pengujian data, dan kesimpulan Jawab: Dalam hal penyusunan abstrak, berdasarkan dari pengamatan kami untuk kekurangan yang belum tercakup adalah dari sisi tujuan penelitian tersebut, penulis tidak menjelaskan tujuan dari dilakukan penelitian tersebut di dalam abstrak. 4 Sampai seberapa jauh peneliti mampu memilih key words (kata kunci) yang dapat merepresentasikan substansi penelitian? Jawab: Untuk penentuan keyword, penulis sudah bisa mempresentasikan isi dari penulisan penelitian tersebut, hal tersebut terbukti dengan kata kunci ketiga variable, yaitu system informasi, kualitas audit, opini. Namun, kami berpendapat akan lebih jika keyword “opini” ditambahkan menjadi “opini audit”. 5 Apakah peneliti sudah menyajikan fenomena isu yang yang relevan dengan isu 7|Page yang diteliti? Apa saran Anda? Berikan contoh yang tepat fenomena isu yang semestinya layak untuk ditampilkan! Jawab: Menurut pendapat kami penulis sudah menyajikan fenomenan isu yang terjadi secara relevan. Dapat dilihat dari pemaparan sebagai berikut : kemajuan sistem informasi yang digunakan oleh klien berdampak dengan keahlian yang harus dikuasai oleh auditor yang semula pendekatan yang dilakukan dengan cara manual maka dengan perubahan tersebut auditor dituntut untuk menguasai proses sistem informasi yang dipakai klien. Agar pelaksanaan auditing dapat berjalan dengan efektif dan efisien, auditor sudah seharusnya menyesuaikan teknik-teknik auditnya dengan sistem informasi klien. 6 Apakah peneliti sudah menunjukkan posisi penelitian dibanding penelitian sebelumnya? Jika sudah, dimana posisinya? Jika belum, bagaimana posisi seharusnya dibanding penelitian-penelitian setopik? Jawab: Dalam penelitian ini, peneliti sudah mengungkapkan mengenai adanya modifikasi dari penelitian sebelumnya. Terbukti dengan adanya penjelasan pada pembahasan. 7 Apakah peneliti sudah mengungkapkan alasan mengapa topik ini penting untuk diteliti? Jika belum, menurut Anda, apa alasan yang tepat topik ini penting untuk diteliti? Jawab: Peneliti masih belum mencantumkan pentingnya topik ini untuk diteliti. Menurut pendapat kami, topik ini layak dan pantas untuk diteliti karena pada penelitian sebelumnya tidak ada yang mencantumkan variable SIA. 8 Apakah masalah penelitian yang ada dalam penelitian ini sudah terungkap secara jelas? Jika ya, tunjukkan! Jika belum, menurut Anda, apa masalah penelitian yang seharunya diungkap dalam penelitian ini? Jawab: Menurut pendapat kami, penulis telah mengungkapkan masalah-masalah yang ada dalam penelitian tersebut, hal itu dapat dilihat dari narasi yang diungkapkan oleh penulis yaitu mengenai pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi dan kualitas audit terhadap opini audit, dan sudah terjawab dalam pembahasan. 9 Apakah tujuan penelitian yang ada dalam penelitian ini sudah terungkap secara 8|Page jelas? Jika ya, tunjukkan! Jika belum, menurut Anda, apa tujuan penelitian yang tepat untuk penelitian ini? Jawab: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan SIA terhadap opini audit dan secara bersama-sama menguji kualitas audit terhadap opini audit. Tujuan ini sudah terungkap dan tertuang dalam pembahasan. 10 Apakah kronologis dalam mengungkapkan latar belakang penelitian ini sudah jelas dan mudah dipahami oleh pembaca? Jika ya, jelaskan! Jika belum, bagaimana seharusnya? Jawab: Untuk kronologis menurut pendapat kami, peneliti sudah menjelaskan secara terperinci, hal tersebut dapat dilihat di introduction. 11 Bagaimana komentar Anda mengenai kejelasan latar belakang penelitian secara keseluruhan? Apa ada saran? Jawab: Menurut pendapat kami, penulis sudah menjelaskan latar belakang dari penelitian ini. 12 Apakah teori yang diungkapkan sudah relevan? Jika sudah, tunjukkan! Jika belum, apa rekomendasi Anda? Jawab: Menurut pendapat kami teori-teori yang diungkapkan sebagian besar tidak relevan digunakan saat ini, karena masih banyak yang menggunakan teori dengan periode jauh di bawah tahun penelitian. 13 Jika ada hipotesis penelitian, sampai seberapa jauh ketepatan peneliti dalam menyusun telaah literatur (termasuk riset sebelumnya) serta tingkat ketepatan logical thinking yang mengarah pada hipotesis penelitian? Apakah dukungan riset-riset sebelumnya untuk menyusun hipotesis sudah memadai? Jika belum, mestinya bagaimana? Jika sudah, coba tujukkan! Jawab: Berdasarkan Jurnal ilmiah yang telah kami baca, telaah literaturnya sudah tepat dan mengarah pada hipotesis penelitian. Dukungan riset-riset sebelumnya untuk menyusun hipotesis sudah cukup memadai untuk pengaruh Kualitas Audit terhadap Opini Audit, namun untuk pengaruh penerapan SIA terhadap opini audit masih belum memadai. 14 Apakah penelitian ini harus ada model penelitian? Jika ya, sampai seberapa 9|Page jauh ketepatan peneliti dalam menyusun model penelitian yang mampu memecahkan/menjawab research problem? Jika tidak, mengapa? Jawab: Penelitian ini harus ada model penelitiannya karena penelitian ini menggunakan pendekatan SEM sehingga harus ada model penelitiannya. Namun ketepatan peneliti dalam penggunaan SEM belum tepat karena ada beberapa tahapan prosedur SEM yang masih belum dilaksanakan. 15 Apakah metode sampling yang digunakan sudah tepat? Jika ya, tunjukkan dan berikan alasannya! Jika tidak, apa saran Anda? Jawab: Metode sampling yang dilakukan sudah tepat karena responden yang diambil tidak hanya berasal dari kantor akuntan publik Big 4, namun dari beberapa kantor akuntan publik yang Non Big 4. 16 Apakah sumber data yang digunakan untuk mengambil data sudah tepat? (Jika data primer, apakah partisipannya sudah tepat? Jika data sekunder, apakah sumber data tersebut memang merupakan sumber yang tepat?). Jelaskan! Jawab: Pengambilan data primer sudah tepat. Partisipan yang diikutsertakan dalam penelitian ini juga sudah tepat yaitu para auditor yang bekerja di kantor akuntan publik Big 4 dan Non Big 4. 17 Apa unit analisis penelitian ini? Apakah sudah tepat? Jelaskan argumentasi Anda! Jika belum, apa saran Anda? Jawab: 18 Sampai seberapa jauh peneliti mampu memilih alat uji yang tepat untuk menjawab research problem? Apakah ada usulan Anda metode uji yang lain yang lebih tepat? Jawab: Metode uji yang dipilih oleh penulis menurut kami sudah tepat dengan menggunakan SEM karena untuk data primer lebih baik menggunakan SEM. 19 Bagaimana peneliti dalam melakukan operasionalisasi variabel penelitian? Apakah sudah komprehensif? Jika sudah, coba tunjukkan! Jika belum, seharusnya bagaimana? Jawab: Menurut pendapat kami variabel penelitian ini sudah cukup komperhensif karena sudah mencakup aspek-aspek untuk menjelaskan pengaruh antara variabel independen dan dependen. 20 Apakah instrumen (jika menggunakan data primer) atau proxy (jika 10 | P a g e menggunakan data sekunder) yang digunakan untuk mengukur variabel ini sudah tepat? Jelaskan argumentasi Anda! Apakah ada alternatif lain yang bisa Anda usulkan? Jika ada, sebutkan! Jawab: Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur variabel sudah cukup lazim dipergunakan yaitu dengan menggunakan teknik kuesioner. 21 Sampai seberapa jauh hasil penelitian dapat menjawab research problem? Jika belum, bagaimana seharusnya? Jika sudah, coba tunjukkan! Jawab: Dalam penelitian ini sudah cukup menjawab bagaimana penyelesaian research problem, karena hasil penelitian sudah sesuai dengan perumusan masalah yang dibuktikan dalam pembahasan. 22 Apakah peneliti sudah membahas secara mendalam mengenai temuan atas hasil penelitian? Bagaimana konsistensi dengan hasil penelitian sebelumnya? Tunjukkan! Jawab: Untuk temuan permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini, peneliti sudah mengupasnya secara mendalam. Konsistensi dengan hasil penelitian sebelumnya : 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap opini audit. Hasil ini berlawanan dengan pendapat (Noviari, 2009) bahwa perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan. 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap opini audit. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya terkait masa penugasan audit (audit tenure), Bamber dan Iyer (2002) menemukan bahwa lamanya keterikatan auditor dengan klien berhubungan dengan makin tingginya kualitas audit. Temuan ini konsisten dengan kesimpulan Ghosh dan Moon (2005) tentang persepsi investor yang menyatakan bahwa lamanya keterikatan KAP dengan klien identik dengan semakin meningkatnya kualitas audit. 23 Apakah bagian kesimpulan sudah mampu menjawab masalah penelitian secara komprehensif? Tunjukkan! Jawab: Kesimpulan di penelitian ini belum menjawab masalah penelitian secara komprehensif dikarenakan masih belum mencantumkan saran-saran dan rekomendasi perbaikan untuk para auditor yang bekerja di KAP. 24 Apakah peneliti sudah mengungkapkan keterbatasan hasil penelitiannya? Coba 11 | P a g e Anda ungkapkan keterbatasan yang lain yang ada dalam jurnal ini selain yang sudah diungkapkan oleh peneliti? Dan apa rekomendasi Anda untuk mengatasi keterbatasan tersebut? Jawab: Keterbatasan dalam penelitian sudah diungkapkan dalam jurnal ini, dapat terlihat dari kata-kata: ”....peneliti memiliki keterbatasan pengetahuan dalam memahami SEM dan penggunaan software LISREL sehingga terdapat beberapa tahapan prosedur SEM yang masih belum dilaksanakan.” Rekomendasi dari kami untuk penelitian selanjutnya adalah bahwa peneliti selanjutnya harus lebih memahami SEM dan LISREL. Dan sebaiknya sampel penelitian diperluas baik dalam jumlah atau dalam waktu penelitian sehingga menghasilkan kesimpulan yang memadai. 25 Sampai seberapa jauh konsistensi antara judul penelitian dengan research problem, the purpose of study, basis teori yang digunakan, metode uji yang digunakan, model penelitian (jika ada), hasil penelitian, pembahasan penelitian, dan kesimpulan. Coba tunjukkan! Jawab: Konsistensi antara judul penelitian dengan research problem and the purpose of study sudah konsisten, basis teori tidak disebutkan dalam jurnal, metode uji, model penelitian hasil penelitian, pembahasan penelitian, dan kesimpulan sudah konsisten 26 Bagaimana kejelasan struktur kalimat tiap paragraf dan keterhubungan antar paragraf yang satu dengan yang lainnya? Tunjukkan! Jawab: Untuk struktur kalimat sudah cukup jelas, hanya saja masih terdapat kesalahan dalam pengetikan. Bisa dilihat dari Identifikasi Jurnal poin 25. 27 Bagaimana kekinian dan relevansi referensi yang digunakan? Tunjukkan! Jawab: Untuk referensi yang dipergunakan bisa dibilang kurang up to date, karena sumber-sumber yang dipergunakan diperoleh dari buku-buku terbitan lama dan belum tentu realiable dengan kejadian saat ini. Hal tersebut dapat dilihat dari daftar pustaka : :Lennox S. Clive, (1999), Audit Quality & Auditor Size: An Evaluation of Reputation and Deep Pockets Hypotheses. Journal of Business Finance & Accounting, 26(7) & (8).Sept/Oct.” 12 | P a g e

Judul: Identifikasi Jurnal (edp Audit)

Oleh: Yulianto Juli


Ikuti kami