Review Jurnal Nurhanifa111710237 Sdmlanjutan

Oleh Nur Hanifa

148,4 KB 3 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Review Jurnal Nurhanifa111710237 Sdmlanjutan

NAMA : NUR HANIFA KELAS : MA.17.C6.MSDM NIM : 111710237 REVIEW JURNAL 1 Judul Judul Volume dan Halaman Tahun Penulis Tujuan Peneliti Subjek Peneliti Metode Peneliti Pengaruh Motivasi, Pengembangan Karir dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan PT PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo Jurnal Emba ISSN 2303-1174 Vol.4 No.4, Hal.223-234 September 2016 Winda J Kojongian Boje Lumanauw Jacky Sumaraw Tujuan Penelitian ; 1. Menguji pengaruh Motivasi, Pengembangan Karir dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan PT PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo 2. Menguji pengaruh Motivasi secara parsial Terhadap Kinerja Karyawan PT.PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo 3. Menguji pengaruh Pengembangan Karir secara parsial Terhadap Kinerja Karyawan PT.PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo 4. Menguji pengaruh Kompensasi secara parsial Terhadap Kinerja Karyawan PT.PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo Seluruh karyawan PT PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo Jenis penelitian yang digunakan jenis penelitian asosiatif dengan menggunakan pendekatan analisis multiple-cross sectional, yaitu penelitian yang mencari pola hubungan dan atau pengaruh dua variable atau lebih. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo dengan waktu penelitian dilakukan selama 5 bulan, mulai dari bulan maret sampai dengan bulan juli 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo dengan jumlah karyawan 177 orang. Sampel dalam penelitian meggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 65 respondenMetode Pengumpulan Hasil Peneliti Data Metode yang digunakan dalam pengumpulan data-data penelitian ini adalah; Studi Pustaka, Observasi, Wawancara dan Angket. Metode Analisis Data Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda , termasuk didalamnya koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, serta uji F dan uji t 1. Pengaruh Variabel Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Motivasi (𝑋1) koefisien regresinya adalah positif, hal ini dapat di artikan apabila Motivasi (𝑋1) meningkat 1% maka Kinerja Kryawan (Y) akan meningkat sebesar 0,244%. Dari hasil Uji t dalam penelitian ini menunjukkan nilai yang signifikan 0,009<0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa 𝐻0 di tolak dan π»π‘Ž diterima maka Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan di dukung dengan hasil analisis regresi di dapatkan dengan tingkat signifiksn pvalue = 0,000<0,05 2. Pengaruh Variabel Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Hasil analisa regresi di dapat dengan tingkat signifikan p-value = 0,000<0,05 maka dapat di simpilkan bahwa Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Untuk variable Pengembangan Karir (𝑋2) koefisien regresinya adalah positif, hal ini dapat di artikan apabila pengembangan Karir (𝑋2) meningkat 1% maka Kinerja Karyawan akan meningkat sebesar 0,233%. 3. Pengaruh Variabel Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Kekuatan Kelemahan Kesimpulan Kompensasi (𝑋3) memiliki regresi yang positif dan searah terhadap Kinerja Karyawan (Y), hal ini dapat di artikan apabila Kompensasi (𝑋3) meningkat 1% maka Kinerja Karyawan akan meningkat sebesar 0,454%. Didukung dengan hasil uji signifikan parsial (Uji t) bahwa Kompensasi (𝑋3) nilai signifikansi 0,000<0,05 sehingga Kompensasi (𝑋3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) Kekuatan penelitian ini yaitu dapat mengetaui hubungan antara motivasi, kompensasi dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan sehingga dapat membantu dalam pengembangan SDM Lamanya pengumpulan data sehingga membutuhkan penyesuaian terhadap responden Hasil persamaan regresi berganda memberikan pengertian bahwa : 1. Nilai constant sebesar 0,155 memberikan pengertian bahwa jika faktor Motivasi, Pengembangan Karir dan Kompensasi tidak dilakukan atau sama dengan nol (0) maka besarnya Kinerja Karyawan adalah 0,155%. 2. Untuk variabel Motivasi (X1) koefisien regresinya adalah positif, hal ini dapat diartikan apabila Motivasi(X1) Meningkat 1%, maka Kinerja Karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,244%. 3. Untuk (X2) koefisien regresinya adalah positif, hal ini dapat diartikan apabila Pengembangan Karir (X2) meningkat 1%, maka Kinerja Karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,233%. 4. Untuk (X3) koefisien regresinya adalah positif, hal ini dapat diartikan apabila Kompensasi (X3) meningkat 1%, maka Kinerja Karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,454%. Secara simultan Motivasi, Pengembangan Karir, dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. Motivasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. Kompensasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. REVIEW JURNAL 2 Judul Judul Volume dan Halaman Tahnun Penulis Tujuan Peneliti Subjek Peneliti Metode Peneliti Pengaruh Motivasi Kerja, Kompensasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai pada Direktorat Sarana dan Prasarana Badan SAR Nasional ISSN : 2443-0633 Vol.12, No.2, Oktober 2018, 89-108 Oktober 2018 1. Indah Damayanti 2. Bulan Tri Fitria Untuk mengetahui bagaimana Motivasi kerja, Kompensasi, Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Kinerja Pegawai Direktorat Sarana Dan Prasana Badan SAR Nasional. Seberapa besar pengaruh Motivasi Kerja, Kompensasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Direktorat Sarana Dan Prasarana Badan SAR Nasional baik secara parsial maupun secara simultan Pegawai Negeri Sipil pada Direktorat Sarana dan Prasarana Badan SAR Nasional. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian metode deskriptif analis. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskriptif, gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Hasil Peneliti Kekuatan Peneliti Kelemahan Peneliti Kesimpulan Sesuai dengan hasil pengolahan data maka untuk pengaruh langsung terbesar adalah motivasi kerja (X1) terhadap kinerja (Y) sebesar 16,56%, selanjutnya adalah kompensasi (X2) terhadap kinerja (Y) sebesar 8,47% dan terakhir adalah pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X3) terhadap kinerja (Y) sebesar 12,96%. Sedangkan untuk pengaruh tidak langsung dari motivasi kerja (X1) ke kompensasi (X2) sebesar 8,23%, selanjutnya adalah pengaruh tidak langsung dari motivasi kerja (X1) melalui pengembangan sumber daya manusia (X3) sebesar 7,58%. Selanjutnya pengaruh tidak langsung dari variabel kompensasi (X2) terhadap motivasi kerja (X1) sebesar 8,23%, kemudian kompensasi (X2) melalui pengembangan sumber daya manusia (X3) sebesar 5,26%, sedangkan pengaruh tidak langung yang memiliki pengaruh terbesar adalah pengembangan sumber daya manusia (X3) melalui motivasi kerja (X1) sebesar 7,58% dan yang terakhir adalah pengembangan sumber daya manusia (X3) melalui kompensasi (X2) sebesar 5,26%. Dan pengaruh total yang terbesar adalah dari motivasi kerja (X1) terhadap kinerja (Y) sebesar 32,37%, selanjutnya pengaruh total dari kompensasi (X2) terhadap kinerja (Y) sebesar 21,96% dan yang terakhir adalah pengaruh total dari pengembangan sumber daya manusia (X3) terhadap kinerja (Y) sebesar 25,79% dan pengaruh keseluruhan antara motivasi kerja (X1), kompensasi (X2) dan pengembangan sumber daya manusia (X3) terhadap kinerja sebesar 80,12%. Hasil pengujian menunjukan adanya pengaruh signifikan motivasi kerja, kompensasi dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai Pegawai Direktorat Sarana dan Prasarana Badan SAR Nasional Untuk mengukur variabel-variabel yang akan diteliti melalui tanggapan reponden digunakan skala likert. Dalam penelitian ini juga peneliti menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis), untuk mengetahui sejauhmana besar pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini masih menggunakan metode deskriptif analis sehingga asumsi yang tidak sesuai mungkin akan mengakibatkan informasi yang tidak akurat atau belum jelas kebenarannya Berdasarkan hasil penelitian pada pegawai, maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan motivasi kerja yang di persepsi pegawai termasuk kategori Cukup Baik, Akan tetapi masih terdapat pula pegawai yang mempersepsikan bahwa motivasi kerja pada dirasakan belum optimal. Hubungan Kerjasama yang terjalin diantara Pegawai baik antara atasan dengan rekan kerja lainnyamenurut hasil penelitian termasuk kategori Kurang Baik.Kompensasi yang diterima oleh Pegawai dipersepsikan dalam kategori Cukup Baik.Namun demikian ada sebagian Pegawai yang merasa kompensasi yang diterima masih kurang dengan beban kerja yang diterima pegawai.Kompensasi non finansial yang diberikan institusi berupa bonus, remunerasi gaji serta jasa kesejahteraan keluarga menurut hasil penelitian termasuk pada kategori Kurang Baik.Dengan kata lain masih belum optimal. Pengembangan Sumber Daya Manusia secara keseluruhan termasuk kategori Cukup Baik. Namun demikian ada sebagian pegawai yang merasa pengembangan Sumber Daya Manusia tidak merata sehingga belum Optimal.Dalam pengembangan SDM dan pelatihan dilihat dari hasil penelitian termasuk pada kategori Kurang Baik.Belum mengkondisikan segala sesuatunya dengan baik sehingga belum optimal untuk merubah sikap pegawai menjadi lebih disiplin dalam melaksanakan pekerjaan, yang ditunjang oleh kerjasama dari semua pihak yang terkait.Gambaranvariabel Kinerja Pegawai berada pada kategori Cukup Baik. sehinggaKinerja Pegawai belum optimal.Berdasarkan hasil pengolahan data dapat diihat bahwa pegawai dalam mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan berada pada kategori Kurang Baik. REVIEW JURNAL 3 Judul Judul Volume dan Halaman Tahnun Penulis Tujuan Peneliti Subjek Peneliti Metode Peneliti Pengaruh Pengembangan Karir, Pelatihan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado. ISSN : 2303-1174 Vol.6, No.1 January 2016 January 2016 1. Abraham Samuel Kaengke 2. Bernhard Tewal 3. Yantje Uhing Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui pengaruh : 1. Pengembangan Karir, Pelatihan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado. 2. Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado. 3. Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado. 4. Motivasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado. Seluruh Karyawan PT, Air Manado Data dalam penelitian ini merupakan data primer. Data penelitian ini diperoleh dari angket/kuesioner yang disebarkan kepada responden untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan variabelvariabel penelitian yaitu variabel pengembangan karir, pelatihan, motivasi dan kinerja karyawan. Data ini diambil langsung dari karyawan PT.Air Manado Hasil Peneliti Persamaan regresi linear berganda yang dapat dibangun sebagai berikut Y’ = 0,227 + 0,696X1+ 0,292X2-0.042X3 Data menunjukkan nilai konstanta sebesar 0,227. artinya jika Pengembangan Karir (X1), Pelatihan (X2) dan Motivasi (X3) bernilai nol maka Kinerja Karyawan sebesar 0,227 satuan. Koefisien regresi untuk variabel bebas X1 ( Pengembangan Karir ) sebesar 0,696 menunjukkan adanya hubungan positif atau searah antara Pengembangan karir (X1) dengan Kinerja Karyawan (Y), artinya untuk setiap penambahan satu satuan pada Pengembangan Karir akan menyebabkan meningkatnya Kinerja Karyawan (Y) sebesar 0.696 satuan. Koefisien regresi untuk variabel bebas X2 ( Pelatihan ) bernilai positif, menunjukkan adanya hubungan yang searah antara Pelatihan (X2) dengan Kinerja Karyawan (Y). Koefisien regresi variabel X2 sebesar 0,292 mengandung arti bahwa untuk setiap penambahan Pelatihan (X2) sebesar satu satuan akan menyebabkan meningkatnya Kinerja Karyawan (Y) sebesar 0,292 satuan. Koefisien regresi untuk variabel bebas X3 ( Motivasi ) bernilai negatif, menunjukkan adanya hubungan yang tidak searah antara Motivasi (X3) dengan Kinerja Karyawan (Y). Koefisien regresi variabel X3 sebesar -0,042 mengandung arti bahwa untuk setiap penambahan Motivasi (X3) sebesar satu satuan akan menyebabkan menurunnya Kinerja karyawan (Y) sebesar -0,042 satuan. 1. Variabel pengembangan karir, t-hitung=12,596> t-tabel= 1,660, signifikansi p-value = 0,000 <0,05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian hipotesis 2 yang menyatakan ada pengaruh signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan diterima atau terbukti. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan penelitian Kakui dan Gachunga, 2016; Dewi dan Susila, 2016; Harlie, 2011. Pimpinan PT.Air perlu memperhatikan pengembangan karir karyawannya agar mereka bisa berkinerja baik. 2. Variabel pelatihan, t-hitung = 4,593>t-tabel = 1,660, dari signifikansi p-value = 0,000< 0,05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh signifikan pelatihan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian hipotesis 3 yang menyatakan ada pengaruh signifikan pelatihan terhadap kinerja karyawan diterima atau terbukti. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan penelitian Agusta dan Sutanto, 2013; Julianry, Syarif dan Affandi, 2017; Tuage, Tewal dan Uhing, 2014. Pimpinan PT. Air harus meningkatkan standar pelatihan yang diberikan agar supaya bisa memperoleh karyawan yang mempunyai skill yang baik dan dapat memberikan kinerja yang baik untuk perusahaan. 3. Variabel motivasi, t-hitung = -0,798< t-tabel = 1,660, dari Kekuatan Peneliti Kelemahan Peneliti Kesimpulan signifikansi p-value = 0,427> 0,05, dengan demikian Ho diterima dan, Ha ditolak yang berarti tidak ada pengaruh negatif tapi tidak signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian hipotesis 4 yang menyatakan ada pengaruh signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan ditolak atau tidak terbukti. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan penelitian Julianry, Syarif dan Affandi, 2017;Muchtar, 2016. Pimpinan harus memperhatikan lingkungan sekitar tempat bekerja, contohnya dalam hal menangani banjir yang sering terjadi dilokasi tersebut, karena karyawan akan nyaman bekerja jika suasana lingkungan tempat bekerja itu baik. Alat yang digunkan oleh peneliti berupa data dan kuesioner, wawancara, cukup mudah sehingga subjek yang digunakan oleh peneliti dalam pengambilan data tidak dibutuhkan terlalu lama seperti metode kualitatif Teknik pengumpulan data yang kurang banyak . Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Pengembangan Karir, Pelatihan dan Motivasi secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado 2) Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado 3)Pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado 4. Motivasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT. Air Manado REVIEW JURNAL INTERNATIONAL 4 Judul Judul Volume dan Halaman Tahun Penulis Tujuan Peneliti Pengaruh Motivasi Kerja, Kompensasi dan kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari e-ISSN : 2301-8313 DOI:doi.org/10.21009/JRMSI | Vol.9, No.1 2018 2018 1. Widya Parimita 2. Siti Khoiriyah 3. Agung Wahyu Handaru Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui deskripsi motivasi kerja, kompensasi dan kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari, 2) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan pada PT Tridaya Eramina Bahari, 3) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan Subjek Peneliti Metode Peneliti Hasil Peneliti PT Tridaya Eramina Bahari, 4) Untuk mengetahui motivasi kerja dan kompensasi dapat memprediksi kepuasan kerja pada karyawan pada PT Tridaya Eramina Bahari. Penelitian ini dilakukan terhadap 70 karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. karyawan PT Tridaya Eramina Bahari Penelitian menggunakan metode deskriptif dan explanatory. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer yang didapatkan melalui wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder didapatkan dari buku-buku, jurnal dan skripsi dari penelitian terdahulu. Metode pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 70 responden dati total populasi yang berjumlah 85 karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. 1. Pengaruh Variabel Motivasi terhadap Kepuasan Kerja terhadap Kepuasan Kerja variabel motivasi kerja memiliki thitung sebesar 4,568. Dengan demikian thitung (4,568) > ttabel (1,996) serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan dari hipotesis 1 bahwa Ho dan Ha diterima yaitu motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. 2. Pengaruh Variabel Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Kekuatan Peneliti Kelemahan Peneliti Kesimpulan Dari hasil penelitian nilai thitung untuk variabel kompensasi sebesar 4,772, serta nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal tersebut bahwa thitung> ttabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan dari hipotesis 2 bahwa H0 dan Ha diterima yaitu kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadaap kepuasan kerja kerja karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. Teknik pengumpulan data yang di gunakan sudah cukup mewakili karyawan PT Tridaya Eramina Bahari yang membuat hasil penelitian lebih akurat Penulisan Abstrak belum begitu baik karena tidak di jelaskan dan belum ada gambaran menyeluruh mengenai kegiatan penelitian Berdasarkan dari hasil penelitian mengenai β€œPengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Pada Karyawan PT Tridaya Eramina Bahari”, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Deskripsi motivasi kerja, kompensasi dan kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari adalah: a. Motivasi kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari termasuk dalam kriteria rendah. b. Kompensasi pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari termasuk dalam kriteria kurang layak. c. Kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari termasuk dalam kriteria kurang puas. 2. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. Jika motivasi kerja meningkat, maka kepuasan kerja juga akan meningkat. 3. Kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT Tridaya Eramina Bahari. Jika kompensasi dalam perusahaan meningkat, maka kepuasan kerja juga akan meningkat. DAFTAR PUSTAKA Harlie. 2011. Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi dan Pengembangan Karier terhadapKinerja Pegawai Negeri Sipil pada Pemerintah Kabupaten Tabalongdi Tanjung Kalimantan Selatan.Jurnal,Aplikasi Manajemen, Vol.10, No.4. http://www.jurnaljam.ub.ac.id/index.php/jam/article/viewFile/473/511. Diakses tanggal 20 September 2017. Hal 860-867. Badrianto, Y., & Ekhsan, M. (2020). EFFECT OF WORK ENVIRONMENT AND JOB SATISFACTION ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN PT. NESINAK INDUSTRIES. Journal of Business, Management, and Accounting, 2(1). Ekhsan, M., Aeni, N., Parashakti, R., & Fahlevi, M. (2019, November). The Impact Of Motivation, Work Satisfaction And Compensation On Employee's ProductivityIn Coal Companies. In 2019 1st International Conference on Engineering and Management in Industrial System (ICOEMIS 2019). Atlantis Press. Ekhsan, M. (2019). THE INFLUENCE JOB SATISFACTION AND ORGANIZATIONAL COMMITMENT ON EMPLOYEE TURNOVER INTENTION. Journal of Business, Management, and Accounting, 1(1), 48-55. Fahlevi, M., Zuhri, S., Parashakti, R., & Ekhsan, M. (2019). Leadership Styles Of Food Truck Businesses. Journal of Research in Business, Economics and Management, 13(2), 24372442. Fahlevi, M., Saparudin, M., Maemunah, S., Irma, D., & Ekhsan, M. (2019). Cybercrime Business Digital in Indonesia. In E3S Web of Conferences (Vol. 125, p. 21001). EDP Sciences. Gomez-Mejia, L. R., Berrone, P., & Franco-Santos, M. (2014). Compensation and organizational performance: Theory, research, and practice. Routledge. Badriyah, Mila. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pustaka Setia. Ghozali, Imam. (2013). Aplikasi Analisis. Semarang: Badan Penerbit Undip. Kadarisman. (2012). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Judul: Review Jurnal Nurhanifa111710237 Sdmlanjutan

Oleh: Nur Hanifa


Ikuti kami